
Malam pun tiba , Aditya membawa Diana ke rumah dan bergegas untuk makan malam bersama kedua orang tua nya .
” Bu , Kami pengen cepetan nikah . " Lontar Aditya disusul Senyuman .
" Ya tinggal nikah aja dit . ” Jawab ibu biasa saja menanggapi ucapan Aditya.
” Sayang , Kamu mau konsep yang kayak gimana kalo kita nikah ? Outdoor atau gimana ? ”
" Aku sih terserah kalian aja Mas . Gak usah terlalu mewah .. Yang penting hikmat aja . ” Jawab Diana .
" Ya ampun calon menantu kita ini Bu sangat sederhana sekali ya . " Puji ayah .
Namun Ibunya sama sekali tidak menanggapi ucapan suaminya . Dia sibuk mengaduk makanan nya dan bersikap dingin kepada Diana .
Sadar akan hal itu , Ayah dan Aditya berusaha mencairkan suasana agar Diana tidak berpikir yang tidak-tidak.
" Oya ibu tau desainer yang bagus gak buat merancang gaun pengantin ? " Tanya Aditya .
" Enggak . Ibu kan gak tinggal disini . Kenapa tanya ibu ,, cari aja sendiri . " Jawab ibu agak ketus .
Aditya menghela nafas menghadapi kelakuan ibunya.
Sementara itu Diana mengusap tangan Aditya , Dan menganggukkan kepalanya . sebagai kode kalo Aditya harus sabar menghadapi ibunya itu .
" Oya Tante , Makasih ya undangan makan malam nya . Diana seneng sekali bisa makan disini . kenalan sama Tante dan Paman . " Lontar Diana tidak berhenti tersenyum .
" Sama Dii .. Paman dan Tante juga seneng banget lho bisa kenalan sama Diana . Kalian udah berapa lama pacaran ? ” Tanya ayah Adit .
" Belum lama ya Mas . kira-kira 5bulan . ” Kata Diana lagi .
” Oh , Jadi kapan rencananya kalian nikah . Ayah gak sabar nih pengen cucu . ”
" Hehe do'akan aja yah. Aku juga gak sabar .. Lagi nabung dulu . ” Kata Adit .
20 Menit kemudian . Mereka beralih tempat .. Kini mereka duduk santai di ruang tamu .
Susana terasa kaku melihat Ibu Aditya yang sama sekali tidak berupaya menanyakan apapun kepada Diana . Yang sibuk bicara cuma Aditya dan ayahnya . Sementara Ibunya hanya sibuk memainkan HP .
Aditya tampak kesal dengan sikap ibunya .
Ibunya tersenyum saat dia melihat-lihat akun media sosial milik Yumna .
" Dia sangat manis . " Lontarnya sembari tersenyum .
Aditya kembali tak berdaya di hadapan Diana karena ulah ibunya itu .
" Tante sedang melihat apa ? ” Tanya Diana sembari beranjak dan duduk menghampiri ibu Adit .
__ADS_1
” Oh bukannya itu Yumna ? " Lontarnya .
" Kamu kenal dia ? ”
" Tentu , Dia teman baikku Tan . Tante juga kenal ? ”
" Kenal dong , Dulu kan dia karyawan Aditya . Tadi kami tidak sengaja ketemu . Dia semakin Manis dan cantik . " Pujinya kepada Diana .
Aditya semakin kesal dibuatnya , Mendengar Ibunya memuji Yumna .
” Oh iya . Mas Adit juga pernah bilang sama aku . Kami udah lama kenal. Dia sangat baik dan ramah .. Aku juga sangat suka dia . " Timpal Diana mengabaikan perasaannya .
Dia tersenyum melihat gelagat Ibu Adit yang bersemangat ketika membicarakan Yumna .
” Lain kali apa kita bisa jalan bersama . Ajaklah dia untuk pergi sama-sama ? " Pinta Ibu Adit .
" Nanti aku telepon dia ya . Dia pasti mau. Biasanya kami shoping bareng dan mencari diskon yang besar-besaran lho Tan . ”
" Oya ? kamu ajakin dong ya . ”
” Iya Tan . Nanti aku hubungi Yumna ya . "
" Makasih ya Dii . Ngomong-ngomong Tante boleh minta alamat rumah Yumna gak ? Ini Tante minta kok gak di bales-bales ya sama Yumna . Apa dia lagi sibuk kali ya . ”
" Tante mau main kesana ? Kalo gitu besok ke rumah Yumna aja sama aku . ”
" Mau dong , Janji ya . Duh kamu baik banget sih. ”
" Kok sewot sih. Apa salahnya kalo Ibu main ke rumah Yumna ? ”
" Bu , Kita sedang membahas tentang aku dan Diana . Kenapa ibu malah sibuk membicarakan Yumna . Ibu punya hati gak sih ? Gak menghargai perasaan pacarku banget . Aku kan udah bilang , Jangan membicarakan tentang Yumna pada pacarku ? ”
" Memangnya kenapa ? Apa dia punya masalah dengan Yumna ? Diana .. Kamu keberatan dengan itu ? ” Tanya ibunya kesal .
" Enggak kok Tan . ” Jawab Diana .
" Tuh , Masalah kamu tuh Sebenarnya apa sih Dit ? Ibu tuh heran sama kamu . ”
” Tante , Mas Adit pernah menyukai Yumna . " Lontar Diana membuat mereka terkejut apalagi dengan Aditya .
” Apa ? ”
” Tolong Jangan bertengkar . Mas , Sungguh aku tidak apa-apa kok . Kamu tidak perlu cemas dengan perasaan ku . Kenapa kamu tidak bilang yang sebenarnya kepada Paman dan Tante .”
” Sayang itu kan dulu . Sekarang aku sukanya sama kamu . ”
” Terus apa salahnya kalo Tante membahas tentang Yumna ? ”
__ADS_1
” Dit , Kenapa kamu gak bilang sama ibu ? ”
” Buat apa Bu ? Ibu bisa apa .. Percuma , Itu sudah berlalu . Sekarang perempuan satu-satunya yang ada didalam hati ku hanya Diana . Jadi jaga sikap ibu untuk nya . Aku mohon .. Aku pernah melukai dan menyia-nyiakan dia . Aku tidak mau ibu juga melukai gadis yang sangat mencintai putramu ini . Dia yang Sudi menunggu dan memahami meski itu sangat melukainya , Ibu tidak pernah tau pengorbanan apa yang sudah dia lalui untuk membuatku membuka mata. "
Aditya pergi meninggalkan rumah tanpa menoleh lagi. Diana hanya terpaku melihat wajah kedua orang tua Adit.
" Tante , Jangan masukin ke dalam hati ya ucapan Adit . mungkin dia sedang kesal . ”
" Pergilah temui Adit Nak . " Pinta Paman .
" Kalo gitu , Diana pamit ya Tan , Paman. ”
Setelah Diana mencium tangan keduanya , Dia pergi mencari keberadaan Aditya.
" Kemana perginya tuh orang . ”
10 Menit berlalu , Diana menemukan Aditya sedang duduk di bangku taman rumah nya .
Entah apa yang sedang ia lamunkan .
” Aku telepon kok gak di jawab. Kamu kenapa sih mas , Lagi PMS ya .. Marah-marah gitu ? " Ledek Diana sembari duduk di samping Adit .
" Maafin ibuku ya . Aku tuh gak habis pikir sama dia . Dia gak jaga perasaan kamu banget Dii . ”
" Apa yang Tante lakukan gak ada apa-apanya dibanding dengan semua yang kamu lakukan . ”
" Sayang ? ”
" Aku udah bilang aku udah kebal , Kamu tau gak .. Saat kamu ngejar Yumna dulu , Setiap hari setiap detik kamu telepon aku untuk membicarakan Yumna . Kamu gelisah karena Yumna tidak ingin bertemu sama kamu .. Itu lebih menyakitkan daripada apa yang Tante lakukan . Mas , Jangan berbicara keras kepada ayah dan ibumu .. Walau mereka salah bagimu , Tapi kamu tidak boleh bicara seperti itu padanya . jika jalan satu-satunya untuk mengambil hati ibumu lewat Yumna , Aku tak apa . Aku tidak akan berjuang satu kali lagi , Tapi seribu kali lagi .. Aku mau , Aku sanggup untuk kamu . ”
Aditya menangis mendengar kesungguhan hati Diana yang terasa tulus baginya .
" Apa aku membuat kamu sedih ? Kamu itu seorang pria . bagaimana kamu bisa menangis dengan mudah . " Ledek Diana .
" Aku ingin memeluk mu . ”
" Aku lupa tidak memakai deodorant . Jadi sebaiknya tidak usah. Aku ingin buru-buru kesini sampe aku lupa memakai deodorant . ”
Aditya tak menghiraukan nya sama sekali , Dia menarik dan memeluk nya .
" Aku tidak perduli dengan bau badanmu . Tolong maafkan aku Dii .. Maafkan aku yang baru sadar setelah waktu yang sangat lama bagimu . Terimakasih karena masih bersedia sabar menghadapi aku . ”
.
" Aku melakukannya bukan untukmu , Aku menyukaimu . itu alasan ku tetap disini . ”
.
__ADS_1
Aditya melepaskan pelukannya dan memandangi wajah Diana begitu dalam .
Tanpa pikir panjang , Dia menciumi kekasihnya .