YUMNA

YUMNA
Episode 137


__ADS_3

Sore itu setelah Sinta selesai menjenguk Yumna diruangan nya , Dia pergi ke ruangan Natan seorang diri .


” Bagaimana keadaan kamu ? ” Tanya nya .


” Aku sudah baikkan . Luka nya juga sudah agak kering . Bagaimana dengan nona Yumna ? ”


” Dia sudah siuman . Jangan cemaskan dia , Kamu fokus saja dengan dirimu sendiri . ”


” Terimakasih sudah datang , Kehadiran non berharga buatku . ” Lontar Natan tulus .


” Jika sudah pulih carilah pekerjaan yang lebih baik , jangan jadi supir Dennis lagi .. Pekerjaan darinya sangat berbahaya , Dia begitu banyak musuh . ”


” Pekerjaan apa yang bisa saya dapatkan Non , Ijazah saya saja hanya SMK . Selain itu saya tidak punya keahlian apapun . ”


” Apa saja yang penting halal . Aku akan membantu kamu . ”


” Tidak usah repot non , Saya sudah nyaman dengan pekerjaan ini . Saya sudah lama ikut tuan . ”


” Jadi kamu mau celaka lagi ? Kamu tidak perduli meski aku mengkhawatirkanmu ? Kamu tau gak gimana aku sangat takut saat aku dengar mobil yang kamu bawa berada di jurang ? Melihat kondisi mu kemarin , Aku hampir gila .. Jadi berhentilah bekerja padanya . ”


" Non Sinta masih mengkhawatirkan saya ? ” Tanya Natan tergesa-gesa .


” Apa itu perlu kamu tanyakan ? Apa kamu kira aku sudah tidak perduli dengan mu ? ”


Natan bahagia mendengar jawaban darinya .


” Terimakasih non , Tapi .. Apa aku pantas menerima keperdulian Non lagi setelah semua perbuatan ku ? ”


” Semua perbuatan kamu memang tidak pantas untuk di maafkan , Tapi hatiku ini masih saja memperdulikan kamu . ”


” Lalu bagaimana dengan Ken ? ”


” Dia hanya teman . ”


" Tapi beberapa kali saya dengar dia mengeluh karena nona menganggapnya teman biasa kepada Nona Yumna . ”


" Lalu kamu ingin aku bagaimana ? Kamu ingin aku bersamanya ? ”


" Entahlah Non , Saya tidak pantas buat Non . ”


” Kenapa ? Apa karena kamu supir atau karena semua dosamu padaku . ”


” Karena semua itu . ”


" Sudahlah jangan membahas itu , Hatiku selalu sakit jika membahas hal itu . ”


20 menit kemudian , Sinta keluar dari ruangan Natan . Tiba-tiba Ayah dan ibunya melihat hal itu .


" Sin . ” Lontar ibu heran .


” Ibu . ”


” Ikut Ibu . " Ibu menarik dan membawanya ke tempat lain .


Sementara Ayah mengikuti anak dan ibunya ke tempat mereka akan bicara .


” Kamu masih temui pria itu ? ” Tanya ibu bak mengintrogasi .

__ADS_1


” Aku mengkhawatirkannya . ” Jawab Sinta sembari menunduk .


” Hanya sekedar Khawatir atau ? ”


” Aku masih menyukainya . ” Jawaban Sinta membuat wajah Ibunya berubah .


” Kamu sadar dengan apa yang telah kamu katakan barusan ? Sin , Kamu lupa kalo dia sudah memperdaya kita ? ”


” Aku tau Bu , Tapi aku tidak bisa membohongi perasaanku . Aku masih menyukai kak Natan . ” Jawab nya kembali membuat Ibu menggeleng kepala .


” Sinta , Ibu tidak suka pria seperti dirinya . Penipu dan kurang ajar . Lupakan saja perasaan mu itu ..”


” Maaf Bu , Aku benar-benar tidak bisa melepaskan dia . ”


” Kamu mau mengecewakan ibumu ini ? Ingat satu hal sin , Dia tidak pantas mendapatkan kamu .. Dia sudah menyia-nyiakan kamu , Kamu lupa ? ”


" Aku tau , Tapi dia juga mencintai ku . Kami saling menyukai Bu . ”


" Apa gunanya , Karena sudah ketahuan dia bilang dia menyukai mu .. Dia ingin menjerat kamu untuk yang kedua kalinya ? Sadarlah sin . ”


” Dia tulus menyukai ku , Dia memang pernah membuat kesalahan , Tapi bu semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua . ”


” Kesempatan ? Kamu tau bagaimana ayahmu berlutut Kepada Dennis ? Itu karena tipu daya Supir itu . ”


" Bu , Bukankah Dennis juga bersalah , Dia otak dari semua kejahatan ini ..Tapi ayah dan ibu membiarkan dia begitu saja , Apa ayah dan ibu menyuruh Mbak Yumna untuk meninggalkan Dennis ? Tidak kan .. Apa karena Dennis banyak uang sementara lain dengan kak Natan , Dia hanya supir makanya ibu tidak ingin aku bersama nya . ”


” Plakk . ” Ibu menampar Sinta tidak sengaja .


” Ibu tidak ingin membahas hal ini lagi . Tinggalkan dia atau kamu akan melihat ibumu ini mati . ” Lontar ibu lalu pergi meninggalkan Sinta .


” Nak . ”


” Ayah !! Panggil nya dengan linangan air mata .


Dia memeluk Ayahnya sembari menangis sesenggukan .


” Ibu mu sangat kecewa dengan nya . Dia tidak mau jika kamu di lukai lagi .. Percayalah Nak , Di dunia ini tidak ada orang tua yang rela jika putrinya dilukai oleh siapapun . Jangan kamu kira dia tidak sayang dengan kamu karena dia tidak menginginkan kamu bersama Natan . ”


" Ayah .. Aku sudah mencobanya , Aku berupaya untuk melupakan kak Natan .. Dengan seluruh hatiku aku membenci dirinya , Tapi .. Aku tidak bisa berbohong lagi , Aku sungguh menyukai dia . " Lontarnya sembari menangis putus asa .


” Kenapa kamu tidak meneruskan untuk melupakan dia . Sayang .. Kamu dan Nayla adalah harta ayah dan ibu .. Kami sangat hancur saat kamu di campakkan dia kemarin . Semua adalah masalah waktu saja Nak , Kamu pasti bisa melupakan dia . ” Bujuk ayah membuat Sinta semakin sedih .


” Ayah , Aku sudah menganggap ayah adalah ayahku .. Hatimu lembut dan kasih sayang mu berharga bagiku , Aku mohon jangan seperti ibuku yang ingin aku melepaskan Cinta ku . Aku butuh ayah untuk meyakinkan ibu . " Pintanya membuat Ayah tidak tega .


" Baiklah Nak , Ayah tidak akan mempersulit kemauan kamu .. Tapi dengar , jika dia kembali melukai putri ayah lagi , Ayah tidak segan untuk membunuhnya . ”


Sinta menangis dan memeluk Ayahnya setelah mendengar ucapan darinya .


" Ayah bisa menghabisinya jika dia kembali mencampakkan aku . ”


" Ayah pegang omongan kamu ini . Katakan padanya , Ayah mempunyai banyak koleksi belati , Jika dia macam-macam lagi , Nyawanya akan berakhir ditangan ayah . ”


Sinta malah semakin menangis sesegukkan mendengar ancaman ayahnya .


" Aku mencintaimu ayah . ”


" Ayah tau , Berhenti menangis .. Orang pikir jika ayah yang sudah membuat kamu menangis seperti ini . ”

__ADS_1


" Baiklah , Berarti aku hanya harus meluluhkan hati ibu kan ? ”


" Jangan bilang ibumu jika ayah memberikan kamu lampu hijau ya . Ibumu pasti akan marah 7hari 7malam . ”


" Ayah .. Makasih ya .. ”


Ayah kembali memeluk putrinya itu .


Di ruangan Yumna .


*


*


” Aku tidak apa-apa . Mas makan gih sana keluar .. Nanti kamu sakit . ” Bujuk Yumna .


" Aku Takut dia datang dan berusaha melukai kamu lagi . ”


" Bukankah dia sudah di tangkap . ”


" Bisa saja dia membayar orang untuk mencelakakan kamu lagi . ”


" Ah kamu mas parno gitu . Enggak kok gak bakalan . Ayo cepetan sana cari makan .. Kamu mau sakit ? ”


" Gak apa-apa sakit daripada aku ninggalin kamu . ”


" Sayang . ”


Tiba-tiba terdengar suara pintu terbuka , Rupanya Jihan Dan Diana datang menjenguk.


" Na .. Ya ampun kamu kenapa bisa kayak gini sih ? " Lontar Jihan khawatir .


" Tuh mas Ada Jihan dan Diana kok , Kamu bisa keluar nyari makan .. Kamu gak usah khawatir . ”


" Ya udah aku tinggal sebentar ya . Kalian jangan tinggalin istriku sebelum aku datang ya .. Awas !!! ”


" Dih . Udah sana minta tolong kok gitu sih . " Gerutu Jihan .


Dennis pun pergi meninggalkan mereka .


" Kamu nih Na ada-ada aja deh .. Gimana kejadiannya sampe bisa kayak gini ? ”


" Ya seperti yang udah kalian dengar , Aku gak nyangka kalo aku masih bisa di selamat kan . ”


" Dennis akan gila kalo kamu tiada Na . ” Sela Jihan .


” Dia menjadi lebih overprotektif setelah kejadian ini . Dia tidak mau ninggalin aku sendiri .. Meski aku udah bujuk dia tetep aja gak mau . ”


" Terus gimana kasus nya . Jani pasti di hukum berat kan ? ”


" Sepertinya sih iya . Aku dengar pembicaraan suamiku lewat telepon dengan pengacara . Han .. Sebenarnya aku tidak mau semuanya menjadi seperti ini , Kasian mas Rendy . ”


" Rendy ? Kamu jangan suka mikirin orang lain Na . stop bersikap kayak gitu , mengingat semua yang dilakukan oleh Jani , ini udah lebih dari kasus kriminal .. Dia Sampe mau bunuh kamu 2x kamu masih mikirin dia . ”


" Bukan Jani , Tapi Mas Rendy , Dia pasti sangat sedih karena istrinya . ”


" Na .. Berhenti memikirkan dia . Percaya deh , Dia pasti baik-baik aja kok . ”

__ADS_1


__ADS_2