YUMNA

YUMNA
Episode 147


__ADS_3

Di Rumah Aditya .


*


*


Aditya datang ke rumah membawa berkas yang ketinggalan .


" Ada apa Dit kok pulang ? " Tanya Ibu saat membawa kopi untuk Ayah .


” Berkasku ketinggalan Bu , Oya Bu persiapan buat nanti malam udah beres ? Bibi masak apa ? ”


" Emang kamu mau di masakin apa sih . udah selesai tinggal masak aja nanti sore . ”


" Oke . ”


" Dit tunggu sebentar , Duduk sini . ”


” Ada apa Bu ? ”


" Tadi Ibu ketemu Yumna lho . Bekas karyawan kamu dulu . Dia sangat manis ya Dit . ”


" Oh . ”


” Dia gak berubah lho dit , Masih ramah dan cantik . Ya ampun ibu seneng deh ketemu dia . ” Pujinya lagi .


" Ya udah Bu aku mau ke kantor lagi . ”


" Tunggu dong dit . Ibu kan belum selesai ngomong . Maen tinggal aja .. ”


" Apa lagi ? ”


" Ibu dengar hubungan kalian baik . Kamu gak pernah ada rasa apa sama Yumna ? Dia manis gitu kok dit . Dia malah udah nikah sama pria lain ? ”


" Kok jadi kesitu sih Bu ? ibu Jangan lupa kalo aku minta ibu dan ayah pulang ke Jakarta buat kenalin calon aku ke kalian lho . ”


" Emang salah kalo ibu tanya gitu ? kok kamu sewot sih ? Tinggal jawab aja kenapa sih ? ”


" Ya jawab apa ? Aku dan Yumna tidak punya hubungan khusus . Kami hanya teman , Dia sudah menikah dan aku udah punya calon . ”


" Ah kamu payah Dit . Masa kamu gak ada ketertarikan sedikit pun sama Yumna . Dia pantes banget dijadikan istri tau . ”


" Udahlah bu , Ibu jangan bahas ini . Nanti kalo makan malam jangan bahas tentang Yumna saat ada pacarku . ”


" Dih . Emang kenapa ? Pacarmu cemburuan ? ”


" Bukan gitu , Ya ibu harus menghargai perasaan pacarku dong. ”


" Gak janji . ”


" Bu !!!! ”


" Udah sana kamu ke kantor aja . ”


Aditya pun pergi Meninggalkan Ibunya yang cemberut .


" Udahlah bu . Kamu nih suka rewel kalo ketemu anakmu . Kasian dia , Kita ketemu dia aja jarang kok . Sekali nya ketemu malah di ajak ribut. ”


” Siapa yang ngajak ribut coba . Habis putraku itu lho aneh , Masa iya wanita seperti Yumna di anggurin . Udah tau ibu suka dia dari dulu . Sekarang dia malah udah nikah dan hamil . Nyesek banget sih Yah . ” Keluhnya .


" Kalo Aditya gak suka mau digimanain ? Ibu gak bis a maksa Adit . ”


" Ya habis pikir ibu ya , Seandainya Aditya dan Yumna menikah . mungkin mereka akan sangat serasi sekali lho Yah . Anak mereka akan sangat cantik dan tampan .. Tapi kenapa mereka gak berjodoh . ” Keluhnya lagi .


" Mungkin Yumna sudah menikah dengan kekasihnya dulu , Siapa ya namanya .. Dulu ayah pernah dikenalin .. Kalo gak salah Raka namanya . ”


" Raka ? ”


" Iya , Kalo gak salah dulu mereka sudah serius pacaran Bu . ”


" Ibu sih yakin kalo Aditya putraku gak kalah keren dari Raka itu. Cakep gak orang nya ? ”

__ADS_1


" Ya lumayanlah cakep . ”


” Lebih ganteng mana dengan Aditya ku ? ”


" Pasti lebih ganteng putramu . ” Bela ayah agar mengehentikan Omelan istrinya.


" Itu pasti . ”


" Jadi stop bahas Yumna di depan Aditya dan pacarnya nanti saat kita makan malam . ”


" Dih si ayah . Ayah ngomong gitu karena ayah gak ketemu sama Yumna sih . Coba kalo ayah ketemu dia .. Beuhh jiwa ayah akan meronta-ronta seperti ibu . Betapa ayah ingin dia menjadi menantumu . ” Timpal ibu tidak berhenti .


" Ayah kira maksud ibu , Ayah akan meronta-ronta ingin dia menjadi istri ayah . ” Ledek Ayah cekikikan .


" Dih . Ibu mau dikemanakan ? Ibu masih cantik lho Yah . ”


" Oya ? coba bilang yang jujur . Ibu sama Yumna cantikan Siapa hayo ?? ”


" Pertanyaan yang berat dong Yah . Yumna kan masih muda .. kulitnya masih kenceng . ”


" Jadi ibu mengakuinya ya ? Tapi buat ayah , Ibu tuh masih cantik lho .. Ayah aja ini kelepek-kelepek sampe sekarang . ”


" Paling bisa kalo gombal . Pinter . ”


1 Jam Sudah berlalu Yumna dan ibu pulang setelah bertemu dengan teman-teman ibu mertuanya di restoran.


Dia pulang membawa belanjaan .


" Bibi .. Tolong bantuin . ” Pintanya .


” Iya non . ”


" Na sini duduk , Belanjaan biar mang Anto yang urus . " Pinta ibu .


" Ada apa Bu ? ”


" Tadi kamu kok kayaknya akrab banget sama ibunya temen kamu . ”


" Sikap nya sama kayak mantan calon ibu mertuamu dulu . Itu lho yang di labrak Dennis . ”


" Ibunya Raka ? emang sama gimana gitu Bu ? ”


" Iya Kalian tuh kayak Deket banget . Keliatannya sayang banget sama kamu . ”


” Masa sih Bu . Mungkin karena udah kenal lama kali Bu . Kan ibu juga tau kalo aku hampir mau menikah sama Raka . Kami berhubungan sudah 5tahun .. Dan aku udah sangat dekat dengan keluarganya . ”


” Ya maksud ibu , Kasih sayang mereka ke kamu itu keliatan banget. Kalo Dennis liat pasti sebel dan uring-uringan . ”


" Kenapa mas Dennis harus sebel ? Kan mereka bagian dari masa lalu aku Bu ? ”


" Ya kamu jangan terlalu dekat lah sama mereka . Selain Dennis , Ibu juga enggak suka . ”


” Kenapa ibu gak suka ? ”


" Ya pokoknya ibu gak suka aja liat kamu kayak gitu sama mereka . ”


Yumna merasa heran dengan ucapan ibu , Tapi dia tidak ingin menanyakan yang lebih jelas dengan ucapan ibu mertuanya.


" Sayang , Ibu cemburu . " Lontarnya pelan .


" Apa ? ”


" Ibu pulang ya , Kamu istirahat ya . " Lontar ibu lalu mencium kening Yumna .


Yumna masih bungkam setelah mendengar pernyataan dari ibu mertuanya barusan .


Dia bahkan tidak tau jika dulu yang memberikan Poto dirinya bersama ibu Raka kepada Dennis adalah ibu mertuanya .


Yumna mencoba melupakan hal tersebut lalu pergi menuju dapur .


" Saatnya bikin makan siang buat Mas Dennis. Ini udah jam 11 . ”

__ADS_1


Saat dia siap untuk masak , Tiba-tiba Natan menghampirinya .


" Non . ”


" Natan ? ”


" Saya udah sehat . Saya siap antar non kemana pun . " Lontarnya .


" Oh ya udah , Nanti kamu anterin bekal makan siang buat Mas Dennis ya ke kantor . ”


" Iya non . ”


" Ya udah nanti aku Panggil kalo udah selesai ya . ”


" Baik Non . Saya tinggal dulu . ”


” Oke . ”


Natan pun pergi meninggalkan Yumna di dapur sendiri .


" Bibi bantu ya non . ”


" Bibi gak capek . Istirahat aja .. Aku cuman masakin Mas Dennis doang kok gak repot . ”


" Masa non masak , Bibi malah santai . Gak kebalik apa non . Ini bibi keenakan kerja sama non . ”


" Ih bibi .. Ya udah bikinin kopi aja buat Pak Anto , Pak Danang sama yang lainnya di depan tuh . Tadi aku juga beli cookies bawain buat mereka ya Bi . ”


" Siap non . " Lontar bibi semangat .


5 menit sudah berlalu , Bibi memberikan kopi yang sudah dia buat untuk para pekerja yang lain ke depan .


” Dih bibi lagi baik ya . Kok repot-repot segala . ” Kata Pak Danang.


” Ini yang suruh non Yumna kok . Diminum gih kopinya . ”


" Makasih ya Bi . Enak panas-panas gini ngopi . " Lontar mang Anto .


" Saya mah gak heran kenapa Tuan tergila-gila sama non Yumna . Aduh , udah baik , Pengertian , Cantik , Perduli lagi sama sesama . " Lontar pak Danang .


" Iya ya Mang .. Non Yumna gak pernah nganggep kita pekerjanya . Kalo nyuruh selalu senyum sama bilang tolong . ” Kata bibi .


" Saya juga heran non Yumna kok baik sekali ya . Kalo gak ada beliau , Kemarin saya sudah di pecat tuan gara-gara video itu . Terang-terangan non Yumna mengancam tuan di hadapan saya , Kalo tuan pecat saya , Dia tidak akan membiarkannya . Saya suka gak enak sama tuan , Demi saya non Yumna rela bertentangan dengan tuan. " Lontar Pak Anto .


” Sudah rezeki kita bekerja dengan mereka . Orang yang baik hati .. Saya sangat bersyukur bisa bekerja untuknya. ” Lontar Salah satu satpam .


" Kalo di ingat-ingat dulu saat kita ketemu Tuan pertama kali di rumah ini .Saat beliau belum menikah , Kita merasa bahwa dia sangat galak ya. Wajahnya yang datar dan bicara yang tegas cukup bulu kuduk kita merinding . Saya pernah mengira kalo kita bakal tidak kuat kerja padanya. ” Kata bibi lagi .


" Ah iya juga . Tapi , Saya masih heran lho bi .. Dulu perasaan non Yumna kok kayak benci banget sama tuan ya . Mereka tuh bertentangan Mulu ya gak ? ”


" Saya gak ngerti sih . Dulu saya pernah mendengar pertengkaran mereka , Non Yumna menangis dan menyalahkan Tuan karena . " Lontar pak Danang terhenti sembari menengok situasi .


" Kalian tau gak , Katanya Tuan itu merebut Non Yumna dari pacarnya . waktu itu mereka hendak menyiapkan pernikahan . " Lontar pak Danang pelan .


" Ah masa sih ? " Kata bibi tidak percaya .


" Iya , Kamu ingat gak bi dulu kita pernah di ajakin ke kebun bunga sama non Yumna . Dia lagi ketemu pacarnya Waktu itu . Saya dengar , Non Yumna tidak bisa lepas dari Tuan . Sebab , Tuan akan mengambil Aset perusahaan pamannya . ”


" Kamu nguping dong . Bukannya kamu gak di ajak ke dalam ? " Sela bibi .


" Iya , Tapi pas kalian masuk . Saya penasaran pengen masuk liat ke dalam . ”


" Eh udah-udah ada Mas Natan tuh . " Kata Bibi pelan .


" Kopi Mas . ” Sapa Bibi .


" Gak usah bi . Lagi ngapain tumben pada ngumpul ? ”


" Iya nih Mas Natan . kita lagi santai .. ”


" Oh gitu . ”

__ADS_1


__ADS_2