
Yumna dan Dennis duduk di meja makan untuk sarapan .
Yumna masih menekuk wajahnya , Sementara lain dengan Dennis .
Sorot matanya berbinar , Membuat Yumna semakin sebal padanya .
" Senyuman mu itu membuatku risih ."Lontarnya sembari menyendokkan nasi .
" Apa sih , Emang gak boleh aku senyum ?"
" Aku meminta duplikat kunci kamarku ..Kamu harus memberikannya , kalau enggak ?"
" Kalo enggak apa , Kamu punya apa buat mengancam ku ?"
" Buat apa sih kamu punya kunci duplikat kamarku ..Awas ya kalo kamu masuk dan tidur seperti semalam ? "Ancamnya.
" Ancaman kamu apa ,Kamu mau apa kalo aku masih menyelinap ke kamar mu , Aku tidak takut kalau sekedar menggertak ."
" Aku akan menghabisi mu ."
" Bagaimana kamu melakukannya ?"
" Seekor semut juga akan menggigit jika dia terus di injak ..Apa lagi aku ."
" Semut hanya bisa menggigit ,Dia tidak akan bisa membunuh ."
" Makan dan tutup mulutmu ."
" Bagaimana aku bisa makan jika aku harus menutup mulutku ."
" Aku sudah kenyang ." Yumna beranjak dari kursinya .
" Nanti buatin makan siang ya , Aku ingin makan masakan mu , Sudah lama sekali ..Antar ke kantor ..kita makan bersama dan ."
" Aku tidak mau ." Gertaknya.
" Jangan menolak karena ini perintah .. tau lah apa yang akan aku lakukan ."
" Jam berapa ?" Tanya nya sambil mengepalkan tangan .
" Jam 1 siang , Oya Aku juga ingin di buatin kue coklat buatan Nenek ,.kamu bisa kan ?"
Yumna berjalan menuju kamarnya , Dia tidak perduli dengan ocehan suaminya .
" Supir akan mengantarmu , Aku tunggu ." Teriak Dennis Sementara Yumna tak menoleh dan tetap berjalan .
" Dia lakukan semuanya semaunya ..Dia membuatku susah ."Gerutunya sambil merapikan kamar .
Tiba-tiba HP nya berbunyi , Rendy mengiriminya pesan .
" Aku ingin ketemu kamu , Aku tunggu di tempat biasa jam 9 ." Isi pesannya .
" Mas Rendy pasti akan menanyakan perceraian ku .. Setiap hari aku gelisah.." Yumna terduduk dan memijat dahinya..dia begitu stres.
Lalu Dennis Masuk ,Dia melihat Yumna sedang gelisah .
" Kamu ngapain ?"
" Kamu ngapain lagi kesini , Berangkat sana ."
" Jadilah isteri yang baik ,Antar suamimu ke depan pintu , memberiku semangat ."
" Mau mu banyak banget sih Nis , Kamu bahkan gak biarin aku bernafas dengan lega ..sekarang pergilah ."
" Baiklah , Aku pergi ya ." Dennis mencium pipi Yumna dan berlari sambil tersenyum .Yumna sudah kehabisan kata-kata untuk memaki suaminya itu .
" Monster jahat ." Teriaknya .
1 jam berlalu Yumna pulang dari pasar untuk belanja sayur .Dia memenuhi keinginan Dennis untuk membuat makan siang .
__ADS_1
Yumna di antar oleh bibi dan supirnya..
Dalam perjalanan.
*
*
*
" Non lebih memilih ke pasar daripada ke Swalayan sih ?" Celetuk pak Anto ,Supirnya .
" Di pasar lebih terjangkau harganya , Saya biasa belanja ke pasar pak ."
" Oh begitu , habis ini kita langsung pulang atau mau kemana lagi Non ?"
" Pak kita ke Taman bunga Rainbow sebentar ,Aku ada urusan sebentar ."
" Baik Non .."
Yumna begitu malas bertemu Rendy ,Karena dia bingung harus menjawab semua pertanyaan darinya .Tapi mau tak mau dia harus menemuinya .
Setibanya disana , Yumna keluar dari mobil .
" Bi mau ikut ? Ayo pemandangan nya sangat indah disana ." Ajak Yumna kepada bibi .
" Ah jangan Non ,bibi di mobil saja ."
" Ayo ." Yumna menarik tangan bibi .
" Pak tunggu sebentar ya gak lama kok ."
" Iya Non ."
Yumna dan bibi masuk ke taman tersebut .
" Wah sepagi ini tempatnya sudah buka ya ..bunganya bagus banget ."
" Boleh Non ?"
" Boleh dong ."
Bibi pergi mencari tempat yang bagus , Sementara Yumna menemui Rendy yang sedang duduk menunggunya di sebuah rumah-rumahan kayu ,Tempat favorit mereka .
" Nunggu lama ya ." Lontar Yumna sambil duduk .
" Gak apa-apa ,Kamu tadi datang sama Siapa? "
" Bibi di rumah ,dan supir . Ada apa Mas ngajakin ketemu ?"
" Yumna ,Aku dengar Sinta sudah pulang lalu kapan Dennis menceraikan mu ?"
" Belum tau Mas ."
" Kamu gak nanya dia ?"
" Belum ." Yumna hanya menunduk dia bingung harus bagaimana menjawab semua pertanyaan dari Rendy .
" Sayang , kenapa belum ? Kita kan akan menyiapkan pernikahan kita ."
" Mas sabar ya ..Ini tuh gak mudah tau Mas ."
" Gak mudah Gimana ? Kamu tinggal minta cerai selesai , Menunggu masa idah kamu 3 bulan lalu kita menikah ."
" Mas , kita gak bisa menyiapkan pernikahan secepatnya ,Kamu tau lah pasti makan banyak waktu untuk itu ."
" Aku tau , Tapi aku rela nunggu kamu ..Bukannya kamu pengen kita buru-buru nikah ."Tanya nya lagi semakin membuat Yumna bingung .
" Untuk sekarang kayaknya belum bisa deh Mas ." Jawab Yumna sambil memalingkan wajah .
__ADS_1
" Kenapa Yumna, Ada apa ? Apa dia tidak mau menceraikan kamu ? Apa ada sesuatu yang gak aku tau ?"
" Kok mas Tanya gitu ?"
" Aku liat ada kebingungan di wajah kamu , cerita ada apa ?"
" Mas ." Yumna tak sanggup menyampaikan kebenaran kepada Rendy .
Bicaranya terputus dan wajahnya semakin gelisah ,Rendy semakin yakin jika Yumna menyembunyikan sesuatu darinya .
" Apa dia menyukai mu ?" Tanya nya sambil menatap wajah gadis yang sangat dia cintai .
Yumna tak menjawab apapun , membuat Rendy semakin cemas .
" Yumna akan lebih baik kamu tidak menutupi apapun dariku ." Lontar Rendy berusaha membujuk agar Yumna mau bicara .
" Sepertinya kita tidak bisa menikah ." Jawab Yumna sambil melihat Rendy dengan penyesalan yang dalam .
" Apa ?"
" Dia tidak akan menceraikan aku walaupun Sinta sudah kembali ."
" Jadi dia menyukaimu ?" Tanya nya membuat Yumna diam .
" Baru kemarin kan kalian menikah , Kenapa kamu membuatnya menyukaimu ..Baru 3hari Yumna ,Baru 3hari kalian menikah ."
" Maafin aku ya Mas , Aku tidak bisa menggugatnya .Karena .."
" Apa ? Kenapa ? Jangan membuatku bingung..beri tau aku ."
" Pamanku , Dia akan kehilangan segalanya jika aku menceraikan Dennis .Selain itu dia akan di penjarakan ...Aku tidak bisa membiarkan itu padanya ." Jelas Yumna sambil menangis .
" Jadi kamu di Ancam , Berapa hutang Paman ?"
Tanyanya sembari memegang kedua bahu Yumna.
" Aku tidak tau , Tapi sangat banyak hingga Pamanku tidak bisa menjual asetnya hanya untuk menutupi hutangnya .
" Yumna ."
" Jadi kita putus saja ."
" Jangan bilang seperti itu , Aku akan mencari cara untuk semua masalah ini ..Tolong jangan meminta putus ."
" Mas , Kita tidak bisa melakukan apapun ."
*
*
*
2 Jam berlalu ,Yumna menuju kantor membawa makanan untuk Dennis .
" Akhirnya makan siangku tiba ." Lontar Dennis dengan wajah yang bahagia ketika melihat kedatangan isterinya .
" Aku tidak sempat membuat kue pesanan mu ..Lain kali saja . Sekarang makan lah ." Lontar Yumna sembari membukakan kotak makan yang di bawanya .
" Akan lebih enak jika makan dari tanganmu ." Pinta Dennis .
" Kamu punya tangan Kamu bisa melakukannya sendiri .. Cepat habiskan ,Aku ingin pulang ."
" Ada pahala yang besar untuk Isteri yang meladeni kemauan suaminya , biarkan aku merasakannya ,Saat kita memakan makanan bekal mu dari rumah ..Kamu ingat ?"
Yumna tak ingin berdebat lebih lama lagi ,Dia menyuapi Dennis seperti keinginannya .
Saat Yumna menyuapinya ,Dia ingat beberapa waktu yang lalu saat dia menjadi karyawan Dennis , Dennis selalu meminta bekal dan menyuapinya .
Saat cinta hadir di hati Yumna waktu itu .
__ADS_1
" Satu kesempatan yang pernah kamu beri dan aku sia-siakan , Apa sekarang aku boleh memintanya lagi ..Aku Janji tidak akan membiarkanmu menangis lagi ." Lontar Dennis tulus sambil memandangi wajahnya .
Yumna hanya terdiam mendengar permintaan suaminya .