YUMNA

YUMNA
Episode 65


__ADS_3

Dennis pergi ke kantor meninggalkan Ibu dan isteri nya di rumah .


Ibu mengetuk pintu kamar Yumna pelan .


" Tok tok tok ..Na kamu udah bangun ? Ini Ibu ."


Yumna keluar membuka pintu.


" Tante ."Ibu Dennis melirik menantunya itu dari ujung kaki sampai ujung rambut .


Dia melihat mata Yumna sembab .


" Ibu dong sayang kok Tante sih ."


" Lupa Tan ..Ada apa tumben pagi-pagi sekali udah kesini ?"


" Dennis nyuruh temenin kamu sarapan , Katanya dia gak bisa temenin kamu sarapan , dia harus buru-buru ke kantor ..Kamu udah mandi ?"


" Udah Bu ."


" Ya udah yuk kita sarapan ." Lontarnya sembari menuntun Yumna menuju meja makan .


" Ini Dennis nyuruh Tante kesini buat apaan , Jangan-jangan dia bilang soal ..."


Ibu menyendokkan nasi untuk Yumna ,


" Kamu mau ayam atau udang ? Sayur ya .."


" Makasih Tan eh Bu ."


" Yumna belum terbiasa ya .. Gak apa-apa pelan-pelan juga bisa kok ."


" Iya Bu ."


Yumna menyantap sarapan nya , Sementara wajah Ibu Dennis terlihat berbinar .Entah apa yang sedang ia pikirkan .


30 menit berlalu Ibu tiba di rumahnya .


" Ada apa lagi dengan putra mu itu ,Apa dia membuat masalah lagi ?" Tanya Ayah .


" Yah nyuruh nengokin aja sih ."Jawab ibu sambil tersenyum .


" Kenapa senyum-senyum ?"


" Ayah kepo ih ."


" Aku gak perlu ngasih tau ayah kali yah ..Si ayah kan rempong ..pasti dia marahin Dennis lagi kalo tau ."


" Bu , Ayah kok takut sih liat ibu senyum-senyum sendiri gitu .kayak orang stres ."


" Ih ayah gitu sih ."


*


*


Di Kantor , Dennis tidak fokus bekerja . Dia masih gelisah memikirkan Yumna .


Dia mondar-mandir tak karuan .


" Dennis-dennis gak sabaran banget ngadepin Yumna .. Makin berat meluluhkan hati Yumna .


Tapi Yumna emang gak bisa di kasi hati ." Gerutunya .

__ADS_1


Sementara itu Yumna masih duduk di halaman belakang , Entah apa yang sedang dia lamunkan .


" Aku pernah sangat ingin menikahinya , setelah itu semua terjadi , Dia malah banyak berubah Nek . Dia bahkan melakukan banyak hal untuk mencapai semua ego-nya .Dia tidak perduli meski caranya salah ." Lontarannya sembari mengusap photo Nenek .


1 Jam berlalu Yumna mesuk kedalam kamarnya ,Dia terkejut semua barang nya tidak ada .


" BI ..kok barang ku semuanya di kemana in ?"


" Oh itu Non ,Tadi pagi tuan nyuruh mindahin barang Non ke kamar utama ."


" Maksud bibi ?"


" Tuan bilang , Non akan tidur dikamar yang sama ."


" Apa ??" Yumna terkejut mendengar ucapan bibi .


" Tapi kok gak minta izin aku dulu ."


" Maaf ya Non ,Bibi cuma melaksanakan tugas dari Tuan ."


Bibi kembali ke dapur meninggalkan Yumna yang masih berdiri mematung .


" Kali ini apa lagi yang mau dia lakukan ? " Keluhnya sambil merengek .


Yumna pergi menemui Dennis di kantor dia harus meminta jawaban dari Dennis .


" Maaf Mbak sebelumnya sudah membuat Janji dengan pak Dennis ?" Lontar sekertaris Dennis yang heran tidak mengenalinya .


Mungkin dia stres dengan pekerjaannya hingga dia tidak ingat Wajah isteri bos nya itu .


" Belum sih , Memang harus buat janji dulu ya ?"


" Iya Mbak harus membuat Janji dulu ."


" Ya udah deh Besok-besok kalo aku kesini akan membuat Janji dulu ." Yumna pun pergi .


" Non ..kok sebentar ?" Tanya pak Anto , supirnya .


" Sekertaris nya bilang harus bikin Janji dulu kalo mau ketemu Dennis , Ribet amat udah kayak presiden aja mesti buat janji ."


" Lho kok, kan tuan memang Presdir di perusahaan ini ..Kenapa sekertaris nya gak ngenalin Non, Non kan isterinya ."


" Ya gak kenal lah pak , Ketemu aja gak pernah ."


" Ya udah telepon Tuan aja sekarang ."


" Aku gak punya HP pak ,di banting Dennis jadi rusak ." Keluhnya .


" Ya udah pake hp saya aja Non ."


" Emang boleh Pak ?"


" Boleh pake aja ."


" Kita pulang aja deh ."


" Kok pulang ..?"


" Pak Anto kita ke kedai kopi yang disana Yuk Kita ngopi sebentar .. terus kita pulang ."


" Non mau ngopi ?"


" Iya , Kepalaku agak pusing ..Yuk ." Yumna pergi menuju warung kopi .

__ADS_1


" Mas ,Ada varian rasa gula aren gak ? satu ya ..Oya pak mau rasa apa ? Moccaa ,kopi hitam ,Susu atau apa ? tanyanya kepada pak Anto.


" Hitam saja Non ."


" Oke ..2 ya mas hitam satu gula aren satu ."


" Mohon di tunggu pesanan nya ."


" Iya ..Pak sini duduk ."


" Disini aja Non .."


" Sini dong pak kita ngobrol .. ngomong-ngomong udah berapa lama pak Anto kerja sama Dennis ?"


" Belum lama Non ,Baru 2 bulan ."


" Oh , Menurut pak Anto , Dennis itu gimana orangnya ?"


" Pak Dennis gak suka di tolak itu sih setau saya ."


" Maksud pak Anto ?"


" Dia lumayan agak keras ya Non wataknya ."


" Dulu dia gak gitu pak ." Lontarnya sambil agak melamun .


Waktu menunjukkan pukul 8 Malam . Yumna masih betah duduk di halaman belakang melihat bunga yang di tanam bibi .


" Non ,Sudah malam ..ayo masuk tuan nyariin tuh ."


" Mau apa dia nyari aku ..Aku masih betah disini ."


" Kamu hindari aku ya ." Lontar Dennis tiba-tiba tidak terlihat kedatangan nya .


" Enggak buat apa hindari kamu ."


" Cuacanya dingin ,Ayo masuk ."


" Duluan saja ,Aku senang dengan angin sepoi-sepoi ."


" Kamu bisa sakit .." Lontar Dennis sembari memegang pinggang Yumna dan membawanya ke dalam .


" Ada bibi ."


" Biarin ." Dennis membawa Yumna ke kamar .


" Kenapa kamu nyuruh bibi memindahkan semua barang ku kesini ? "


" Tidur berdua lebih hangat ."


" Apa ?" Yumna mulai canggung lalu melepaskan tangan Dennis .


" Jangan mikir macam-macam , Aku mau minta maaf untuk kemarin malam ."


" Kenapa kamu lakukan itu ." Tanyanya .


" Ya habis kamu masih saja ngomng in pria lain , Aku bisa ngerti sama semua sikap kamu . Tapi aku gak terima Yumna kalo kamu menduakan cinta ku ..Gak boleh ."


" Yang rebut aku dari pacarku itu siapa? Kamu kan.."


" Ya emang ..Kamu masih gak terima kita sudah menikah ."


" Aku sudah terima semuanya ..Tapi perlu waktu . Udahlah Nis aku udah gak mau ribut ..Aku tidur di ruang tamu aja ." Lontarnya sambil merajuk , lalu Dennis memegang tangan nya .

__ADS_1


" Tidur di sini saja .Yumna Jangan lakukan lagi ya ..Aku tidak ingin dengar nama pria lain dari mulutmu .. Jangan temui dia ,Karena cemburuku bisa membuat ku berubah jadi Monster .Lalu menyakiti kamu , dan setelah itu aku menyesalinya . Aku tidak ingin melukai kamu terus Yumna ..Kamu tau sendiri perasaanku dari dulu , Aku tidak bisa melihatmu dengan Raka dan Aditya , Begitu pun dengan Pria lain ." Lontarnya sambil memeluk Yumna dari belakang .


Yumna hanya terdiam mendengar permintaan suaminya itu ,Dennis mengatakan penuh perasaan .


__ADS_2