YUMNA

YUMNA
Kisah 35


__ADS_3

" Anak lelakiku"


Siang itu Putra sudah sampai di rumahnya dengan menggunakan taksi bandara , Putra ingin memberikan kejutan buat keluarganya.


Mamihhh .... kata Putra pelan saat melihat Mamihnya di ruang baca rumahnya


anakkk bandelll kenapa gak bilang kalo mau pulang, kan Papihmu bisa jemput ... kata Mamih sambil memeluk anak lakinya tunggal ini


halaahhh ... emang Putra masih kecil ... udah di mana yunior ku Mih ... jawab Putra sambil melepaskan pelukan Mamihnya.


ada , kalo gak di kamar mungkin di halaman belakang sedang sama Yumna belajar jalan ... jawab Mamihnya


oke oke makasih Bos infonya ... Putra kangen dia Mih ... Putra temuin dulu ... kata Putra yang langsung menghilang dari pandangan Mamihnya.


Putra mencari Yumna di kamar kosong dan Putra segera ke halaman belakang rumahnya yang di buat rumput rumput tanaman agar bisa buat anaknya dan Yumna bermain.


Dari kejauhan Putra melihat Yumna sedang melatih Rizki belajar jalan dengan tersenyum , senyuman indah di wajah Yumna yang belum pernah Putra lihat selama ini dari wajah istrinya itu.


Assalamualaikum ... sapa Putra


Walaikumsallam wr wb ... balas Yumna sambil memandang ke arah belakang dari yang memanggilnya

__ADS_1


Putra langsung datang ke arah Yumna dan mendekati anaknya , sementara si anak langsung lari pelan ke arah Putra dan segera di gendong Putra.


Yaaaaahhh ... aaahhh ... Yaaaahhhh ... kata Rizki bahagia melihat kedatangan Putra yang dia panggil AYAH.


Walau mereka jauh tapi hampir tiap hari Putra selalu menelpon anaknya melalui video call.


waahh udah bisa manggil Ayah ... muuachh anak Ayah, kesayangan Ayah ... kata Putra memeluk, mengendong dan menciumi anaknya.


Putra dan Rizki lalu bermain di taman dengan bahagia , apalagi Putra membawakan mainan baru buat Rizki yang dia beli di Mall di Sumatra.


Yumna segera pergi dan membiarkan Rizki bermain bersama Putra Ayahnya.


Yumna segera pergi ke dapur untuk memasak dan membantu bibik di dapur sekalian buatin makanan buat Rizkinya yang mana dibedakan dengan masakan orang dewasa.


Sudah Mih ... jawab Yumna sambil membantu masak bibik di dapur.


Yumna membuatkan makan sore buat anaknya yaitu nasi tim yang di saring dengan sayur sayuran dan lauk pauk.


Sudah nak , biar bibik yang mengerjakan , Na temani saja Rizki dan Ayahnya tuuu, Mamih khawatir itu Ayahnya gak telaten ... **kata Mamih


Yumna hanya tersenyum menjawab saran ihu mertuanya.

__ADS_1


...****************...


Malamnya semua keluarga berkumpul di meja makan , Mamih Papih , Putra , Yumna sementar Rizki sudah tidur di kamarnya dan di temani si Bibik.


Seperti biasa di meja makan tempat mereka semua ngobrol.


" kapan selesainya praktekmu di Sumatra Tra ? " tanya Papi


" kalo tidak ada halangan gak sampe 1 tahun Pih , tapi semoga gak sampe segitulah ... akupun udah capek jauhan sama Rizki Pih ... pingin lebih dekat sama Rizki " jawab Putra.


Yumna hanya diam mendengar pembicaraan keluarganya ini sambil memakan makanan yang ada di piringnya.


" Na ... gimana apa kamu gak mau ikut ke Sumatra biar nemani Putra dan biar Riski deket Ayahnya ... itung itung penyemangat Putra dalam menyelesaikan spesialisnya " kata Papih


Yumna lalu melirik ke arah Mamih dan menghentikan makanan yang berada di piringnya.


Cukup lama Yumna diam sambil menunduk ke arah bawah.


Putra yang paham keresahan Yumna, paham kebingungan Yumna pun segera membantu Yumna.


" Pih sepertinya Yumna dan Rizki lebih aman disini , aku di sana juga jarang di rumah kok , lebih banyak di rumah sakit Pih untuk menyelesaikan sekolahku Pih ... udah gpp Na disini aja sama Mamih ya , aku lebih tenang kalian dalam pengawasan Papih Mamih " kata Putra sambil memandang Yumna yang berada di depannya.

__ADS_1


Yumna hanya senyum simpul dan dalam hati mengucapkan terima kasih atas jawaban Putra.


Yumna belum siap jika hanya berdua sama Putra karena Yumna masih trauma dengan hal yang membuat dia ingin membenci Putra suaminya tapi tidak bisa 🥲**.


__ADS_2