YUMNA

YUMNA
Episode 142


__ADS_3

Pagi itu Nadia menyiapkan sarapan untuk suaminya Rendy , Tidak lupa dia menyiapkan pakaian untuk kekantor .


Dia melakukan segalanya dengan tulus , Dia berharap Rendy menghargai usahanya untuk berubah menjadi istri yang baik .


” Pagi Mas ” . Sapa Nadia sembari menarik kursi untuk suaminya .


" Aku belajar masak , Hehe kalo kurang enak mohon dimaklumi ya . ” Lontarnya penuh senyuman .


Rendy tidak mengatakan apapun kepadanya , Dia duduk masih dengan wajah yang dingin .


" Aku ambilkan nasi ya Mas .. Ikan ini kayaknya lumayan enak deh . ”


" Kenapa kamu masak segala , Bukannya kamu gak pernah masuk dapur . Biasanya kamu selalu beli . ”


" Aku ingin belajar meski mungkin hasilnya tidak sesuai ekspektasi . Tapi cobalah dulu , Aku jamin masakanku tidak akan membuat mu sakit perut kok . ”


” Nad , Sebenarnya kamu tidak perlu melakukan ini . Kamu kan sangat perduli dengan kuku mu .. Sayang kan . ”


” Aku lebih sayang kamu daripada kuku ku . Apa gunanya semua kecantikan ku , Jika suamiku tidak menginginkan nya . Sekuat apapun aku berusaha untuk membuat cantik dan menarik itu percuma saja kan . Jadi aku mau melaksanakan tugas ku sebagai seorang istri .. Memasak , Membersihkan rumah , Dan menyiapkan semua keperluan mu . ”


" Nad !! Jangan membuat ku merasa lebih bersalah lagi . ”


” Aku sudah ikhlas mas , Dari awal aku tau akan tidak mudah buatku .. Tapi ini yang aku inginkan . Tetap menerimamu , Berada di sisimu , Dan mengeluarkan mu dari rasa sakit . ”


“ Semoga kamu tak seperti Jani yang selalu bilang tidak apa-apa , Tapi malah menghancurkan kepercayaan ku . ”


” Dari awal aku memang tidak menyukai Yumna saat dia menjadi pacarmu . Tapi aku tidak pernah berpikir untuk mencelakainya hanya untuk mendapatkan kamu Mas . ”


” Syukurlah . Maaf aku mungkin lebih melukaimu karena hal ini . ”


" Aku tau jika semua tidak instan tapi , Apapun itu aku sudah memilih untuk bersamamu . ”


Rendy mulai tersentuh dengan ucapan istrinya.


Di Rumah Sinta .


*


*


” Ada apa denganmu Bu ? Dari kemarin ayah perhatikan kok bengong aja sih ? ”


” Ayah sudah tau tentang Sinta dan Supir itu ? ”


” Ya. Ibu lagi mikirin hal itu ya ? ”


” Ayah menentang mereka kan ? Ayah tidak setuju dengan hubungan mereka ? ”


Ayah tertegun dengan pertanyaan dari istrinya .


” Bu .. apa enggak sebaiknya kita kasi kesempatan saja buat mereka ? ”

__ADS_1


” Apa ? Jadi ayah kasih mereka kesempatan lagi ? Pantes aja Sinta berani tentang aku karena ayah udah kasi kesempatan buat mereka . ”


” Bu , Sini duduk dulu ..Kita bicarakan ini pelan-pelan ya . Jangan emosi . " Pinta suaminya sembari mengusap punggung ibu .


” Pokoknya ibu gak mau kasih mereka restu atau kesempatan. Kalo ayah berada di pihak mereka , Berarti Ayah mau perang dengan ibu .”


" Ibu gak kasian sama ayah , Di kantor ayah sedang banyak masalah lho .. Masa ibu mau musuhi ayah .”


" Yah .. Kamu tuh jangan gitu dong .. Jangan suka ambil keputusan sendiri .. Aku tidak rela kalo Sinta sampe berhubungan lagi dengan pria jahat itu. ”


" Bu , Sinta kan sudah dewasa . Dia sudah Terima perlakuan Natan sebelumnya , Tapi dia masih menyukainya .. Itu berarti dia tidak bisa berpaling . Percaya pada ayah , Jika Natan kembali membuat Sinta terluka lagi , Ayah janji tidak akan melepaskan dia . Tangan ayah sendiri yang akan menghabisinya . ”


” Kenapa sih ayah mudah banget ngasi kesempatan . Ayah gak mikirin perasaan ibu ? ”


” Ibu gak percaya sama ayah ? Serahkan semua pada ayah .. Jika dia macam-macam lagi , Ayah bersumpah tidak akan membiarkan dia . ”


Ibu menghempaskan celemek dan meninggalkan suaminya dengan wajah yang kesal .


” Yah . ” Panggil Sinta dibalik dinding .


” Apa .. Sini sarapan . ”


" Maaf yah udah bikin ayah di omel ibu . ”


" Itu bukan apa-apa kok Nak . Ayah rela untuk kebahagiaan mu . Dengar , Jangan mengeluh jika ibumu bersikap keras sama kamu .. Dia hanya seorang ibu yang takut putrinya terluka makanya dia bersikap seperti itu . ”


" Aku tau yah . sekali lagi makasih banget karena ayah selalu ada di pihak sinta . ”


” Sayang , Kamu dan Nayla adalah harta ayah dan ibu . Kami akan melakukan apapun untuk kalian . ”


Meninggalkan Sinta dan Ayahnya yang penuh keharuan , Sementara itu di kantor Rendy bertemu dengan Diana dan Aditya .


Diana dan Aditya pergi ke sana untuk bertemu dengan investor , Rupanya Rendy juga ada disana .


Diana tertegun melihat Rendy ketika mereka duduk saling berhadapan .


Aditya sadar jika dari tadi pacarnya itu terus memandangi Rendy .


Aditya merasa kesal dengan nya yang sama sekali tidak menjaga perasaan Adit .


1 Jam sudah berlalu , Aditya dan Diana keluar dari kantor dan bergegas untuk pulang .


" Sayang , Pelan-pelan kenapa sih . Aku kan pake heels gini kok . ” Keluh Diana manja .


” Sayang-sayang .. Kamu ngapain di dalem ngeliatin si Rendy Mulu . Kamu jangan lupa kalo Dia udah ada istri . ” Cecar Adit sembari memelototinya.


" Apa sih , Siapa juga yang ngeliatin Rendy . "


" Jangan bohong , Aku tau kamu dari tadi ngelirik- lirik dia . Kamu tuh gak ngehargain aku banget sih Na . Mentang-mentang aku udah jatuh hati sama kamu .. Kamu malah kayak gini . ” Cecar nya lagi .


Diana hanya tersenyum menanggapi pacarnya yang sedang terbakar api cemburu .

__ADS_1


” Senyum lagi . Kamu ngeledek ? ”


" Sayang . Aku seneng deh sekarang kamu udah cemburu gini . ” Lontarnya sembari menyentuh pipi Adit .


” Singkirkan tanganmu . Siapa juga yang cemburu . Kamu kalo ngomong ngelantur aja . ”


" Akui aja sih yang .. Sini-sini aku mau jelasin kenapa dari tadi aku ngeliatin Rendy . " Pintanya sembari meraih tangan Adit .


” Apa coba aku mau denger .” Pintanya .


” Sayang kemarin waktu aku jenguk Yumna di rumah sakit , Nadia datang .. Kamu tau gak dia minta Yumna tinggalin Dennis dan menikahi suaminya sebagai tanda balas Budi karena dia sudah menyelamatkan Yumna . Gila kan dia . ”


” Terus apa hubungannya sama kamu yang terus mandangin si Rendy itu ? ”


” Ya aku heran aja mungkin gak sih dia minta istrinya untuk melakukan hal itu ? Aku jadi kepo deh .. Aku pengen tanya dia . ”


" Kebiasaan . Udah sih jangan suka ngurusin orang . ”


" Sayang , Aku tuh kasian sama dia tau . Kalo liat dia kayak gitu jadi ingat waktu kamu dulu saat bucin sama Yumna . ”


" Tuh kan bahas masa lalu lagi . Menurut kamu lucu apa ? ”


" Aku kan gak ngeledek sayang . Cuma ngomong gitu doang baper . ”


" Itukan dulu , Sekarang aku maunya kamu . ”


” Hehe semua perjuangan aku selama ini gak sia-siakan ? Huh dulu mah mana pernah kamu liat aku . ”


” Diana .. Aku gak suka deh kalo kamu bahas tentang hal itu . Maafin aku ya udah nyia-nyiain kamu . ”


” Gak apa-apa sayang . Aku berharap Nadia juga mendapatkan hati suaminya seperti aku. Kasihan dia sebenarnya tau gak sih . Dia tidak perduli meski itu melukai nya dia lakukan untuk Rendy . Kamu tau gak mas aku mulai tersentuh sama dia , Saat dia terang-terangan meminta Dennis untuk menceraikan Yumna untuk suaminya . Padahal aku tau hatinya pasti hancur .. ”


” Apa Jawaban Dennis ? ”


” Dia tersenyum mengolok Nadia , Mana mungkin dia melakukan itu . Tapi , Dia tidak marah , Aneh kan ? ”


" Dulu mereka satu sekolah . Nadia mungkin tidak Secanggang kamu untuk menghadapi Dennis . ”


" Ya mungkin aja . ”


” Apa yang kamu katakan barusan itu benar ? ” Tanya Rendy sembari melangkah menghampiri mereka , Diam-diam dia mendengar percakapan Adit dan Diana di balik dinding .


” Apa ? Kamu menguping ? " Sela Diana tidak terima .


” Tanya aja sama istri Lo . Sayang ayo kita pergi


” Ajak Adit .


Saat Aditya mengambil Mobil , Diana masih berdiri dihadapan Rendy .


” Jangan sia-siakan apa yang kamu miliki sekarang . Istrimu rela menangis untuk kebahagiaanmu .. Dia melupakan egonya hanya karena cinta . Ren , Kemarin lusa istrimu datang menemui Yumna . Dia ingin agar Yumna menikahi mu . Percayalah , Tidak ada wanita seperti dirinya di dunia ini . Saat aku berada diposisi yang sama dengan nya . Aku tidak pernah mengira jika dia lebih hebat dariku . Bolehkan aku meminta meski aku bukan teman atau saudarimu , Hargailah dia sebisamu . ” Pinta Diana lalu pergi meninggalkan Rendy yang masih heran dengan sikap Nadia .

__ADS_1


__ADS_2