
Dennis memanggil Natan ke ruang tamu .
Yumna duduk di samping Dennis .
” Tuan Panggil saya . ” Tanya Natan .
” Duduk . Pergi lah cuti .. 1Minggu cukupkan . Aku akan transfer uang ke rekening mu . ” Lontar Dennis .
” Saya tidak perlu cuti tuan . ”
” Istriku sangat mengkhawatirkan mu . Dia mondar-mandir hanya karena mencemaskan supirnya. Jadi lebih baik kamu pergi saja . ”
” Nona , Saya tidak apa-apa . ”
” Apa nya yang tidak apa-apa ? Natan , Kamu pikir aku tidak punya mata dan perasaan . Pergilah .. Kamu bisa kembali kapan pun . ” Tutur Yumna lembut . Membuat Dennis sebal karena dia harus bersusah payah meluluhkan Natan yang hanya seorang supir baginya .
” Belajar lupakan dia . Di dunia ini masih banyak wanita .. ” Cecar Dennis kesal .
” Sejauh manapun saya pergi , Semua tidak akan berubah . Saya tak akan pernah mau melupakan non Sinta . ”
” Dia sudah menikah .. buka mata dan hatimu lebar-lebar . ” Cecar Dennis lagi .
” Maaf jika saya lancang . Lalu bagaimana dengan tuan yang begitu menyukai Nona . Tuan bahkan tidak bisa merelakan nona untuk pria lain. Tuan mengirim saya ke luar kota hanya untuk menghadang semua pria yang hendak mendekati nona . Jadi kenapa tuan meminta saya melupakan Sinta. Bukankah tuan tau jika itu terlalu menyakitkan . ” Cecar Natan sembari menunduk , Membuat Dennis kelabakan . Tetapi Yumna memegang tangan Dennis dan memberi isyarat kepada suaminya untuk sabar kepada supirnya itu .
” Maksud suamiku tidak seperti itu Natan . Kami perhatian sama kamu . " Jelas Yumna pelan .
” Terimakasih non . Tolong Maafkan saya .. Saya tidak bisa pergi kemanapun . Saya permisi . ” Kata Natan beranjak dan pergi meninggalkan mereka berdua.
” Apa ini sayang . Bisa-bisanya dia bicara kayak gitu tadi . Dia marah pada orang yang memberi gaji dan pekerjaan . ” Cecar Dennis kesal .
” Kenapa kamu harus tersinggung . Semua yang Natan katakan memang benar . Kamu bicara seolah tidak pernah mengalami saja . Kenapa kamu bicara sekasar itu padanya . Dia sedang galau . ”
" Lah aku salah lagi . Sayang kamu tuh maunya apa sih . ”
” Ya kamu jangan ngomong gitu dong ke Natan . Berat buat dia lupakan Sinta . ”
” Belain aja terus . Sampe dia jadi besar kepala .. Dia udah berani ngomong gitu . Harga diri ku sebagai atasan dia anjlok gara-gara sikap kamu yang terlalu perduli . " Cecar Dennis lalu pergi meninggalkan istrinya .
” Dia selalu marah hanya karena aku perduli dengan semua karyawannya . Sebenarnya dia ingin aku kayak gimana sih . ” Gerutu Yumna .
1 Jam sudah kemudian Yumna turun dari mobil setelah pergi ke rumah paman bersama pak Anto .
” Kamu dari Mana ? ” Tanya Dennis .
" Tadi pagi aku bikin puding . Aku mengantarkan puding buat Nayla . ”
__ADS_1
" Kenapa gak pergi sama Natan . Dia tidak mau antar kamu ? ”
” Enggak kok Mas . Aku minta pak Anto aja . Mas , Aku ambilkan puding ya buat kamu .. Kamu udah nyobain belum ? Enak lho sayang , Aku dapet resep dari Tante Dewi . ”
" Belum . ”
” Ya udah aku ambilin dulu . ” Yumna pergi ke dapur untuk mengambil puding di kulkas .
Sementara itu , Dennis malah mengikuti nya ke dapur .
” Sayang bikinin kopi sekalian ya . ” Kata Dennis manja tapi dia sadar jika Yumna agak melamun saat dia memotong puding .
” Sayang . " Panggilnya lagi . ”
" Apa ? ”
" Bikinin kopi juga ya . ”
” Sejak kapan kamu suka kopi . Bukannya kamu bilang kopi enggak bagus buat kesehatan . ” Lontar Yumna sembari memotong puding .
" Sekali-kali boleh lah sayang . Kan gak rutin . Kamu kenapa sih kok tadi kayak lagi melamun . mikirin Natan lagi ? . ”
" Enggak kok Mas . Tadi waktu aku ke rumah bibi , Aku dengar kalo bibi lagi ngobrol dengan Paman , Dia bilang dia mimpikan Sinta , Dalam mimpi itu katanya Sinta teriak meminta tolong . Kok bisa sama ya Mas kayak mimpi aku kemaren lusa . Mas kok aku jadi khawatir ya . ”
” Tinggal telepon aja sih . ”
” Kalian terlalu rindu kali . Makanya kebawa-bawa mimpi . ”
" Semoga aja ya Mas . ”
" Ya udah bikinin kopi gih . ”
Saat Yumna asik bersenda gurau , Rupanya Natan tidak sengaja menguping pembicaraan mereka barusan . Lalu Natan pergi meninggalkan dapur Setelah mendengar hal yang tidak enak baginya .
” Kamu lagi penat ya ? Ya ampun suamiku banyak kerjaan di kantor ? Atau kamu penat gara-gara istrimu ini ? ”
” Tau deh . pikir aja sendiri . ”
” Emang aku salah apa sih Mas ? ” Tanyanya manja sembari menyeduh kopi .
” Aku gak suka deh kamu terlalu manis sama mereka . ”
” Mereka siapa ? ”
” Karyawan kita . Jangan di baikin gitu kenapa sih . ”
__ADS_1
” Emang kenapa , Apa ruginya bersikap baik pada mereka . ”
” Sayang , Kebanyakan orang yang dibaikin itu suka ngelunjak tau gak . ”
” Enggak juga ah . Sayang gak ada salahnya kalo kita ramah atau bersikap baik pada mereka . Buktinya mereka betah kerja sama kita . ”
” Mereka betah karena aku gaji mereka gede . ”
" Enggak semua orang kamu nilai dengan uang . Kamu salah kalo kamu berpikir kesana . Dengar , Aku pernah bekerja di berbagai perusahaan . Semua bos ku ramah dan baik , Gajiku tidak seberapa tapi aku nyaman kerja sama mereka , Kamu tau ayahnya Aditya ? Dia adalah bos yang sangat di kagumi oleh semua karyawan karena kerendahan hatinya .. Darinya aku banyak belajar .. bersikap ramah dan santun kepada pagawai adalah hal yang mudah dan tidak merugikan kita . ”
” Aku cuma tidak suka kamu tersenyum kepada para pria . Itu saja .. Tapi kenapa penjelasan mu panjang x lebar ? Aku sudah bilang jangan tersenyum manis kepada mereka . ” Gerutunya seperti anak kecil .
” Ibuku selalu mengajariku untuk tersenyum ramah , Aku sudah terbiasa , Tolong jangan merubah apapun yang telah ibuku tanamkan kepadaku dari aku kecil hinga saat ini . Sayang , Perasaan ku ini hanya untuk Suamiku . Kenapa kamu gelisah untuk suatu hal yang remeh seperti ini . ”..
" Ya .. Karena keramahan mu itu , Semua pria suka kan ? Kamu tanya pada Natan .. Berapa banyak pria yang telah dia singkirkan saat kamu menetap di Bandung . Aku sampe gerah mendengar semua laporannya . itu semua karena kamu mudah memberikan sebuah senyuman . Jadi mereka merasa berharap . " Cecar nya lagi .
" Kita selalu bertengkar karena hal sepele lho mas . Apa enggak capek . ”
” Kesel aja . ”
” Kamu nih , Kalo aku sampe nikahi Mas Rendy dulu , Kamu mau gimana ? Udah nikah sama kamu aja masih cemburuan . ”
" Kok jadi kesana ngomong nya ? ”
" Ya seandainya ya dulu aku nikah sama mas Rendy . Kamu sekarang mau gimana ? Mau uring-uringan seumur hidup kamu apa ? ”
” Kamu bikin aku tambah bete deh . ”
” Ya udah sih tinggal jawab . ”
” Sayang !!! ” Dennis Mulai marah .
” Kalo aku nikahi Mas Rendy , Mungkin sekarang kamu udah punya istri lain dan udah punya anak . Tinggal jawab gitu aja susah . ”
” Udah ah aku bete .. ”
Dennis pergi meninggalkan istrinya di dapur .
" Gawat marah dia . Bisa-bisa dia gak bakal ngasih uang. ”
Yumna bermaksud untuk mengikuti suaminya dan berusaha untuk membujuk .
Tapi Natan segera menghampiri Yumna .
” Nona .. Dia baik-baik saja kan ? ” Tanya nya risau .
__ADS_1
" Sinta baik-baik saja . Setiap hari kami telepon . ”
Natan pergi setelah mendengar jawaban dari Yumna . Wajahnya terlihat khawatir dan tidak karuan . Tangannya berkeringat dingin . Yumna sadar jika Natan kembali mengkhawatirkan Sinta .