
Keesokan harinya , Yumna dan Dennis tengah sarapan .
” Mas , Aku boleh ya nemenin Sinta ke Bandung ? Kita mau mastiian kalo Natan ada disana atau enggak ?”
” Apa ? Gak boleh , Ngapain ? Emang Sinta tidak bisa pergi sendiri ? ”
” Mas , Sekalian aku mau ambil barang-barang di Kost an .”
” Barang apa ? Sayang gak usahlah , Aku bisa membelikan barang mu yang baru .”
” Jangan gitu dong Mas , Sepupuku lagi ada masalah masa aku gak Ker sih ? Boleh ya , Aku usahakan sebelum Mas pulang dari kantor , Aku sudah disini dan memasak buat Mas .”
” Enggak boleh .Itu sudah Mutlak .. Kita gak usah bahas ini lagi .”
” Mas kok gitu sih , Kamu ngajarin istri buat gak perduli sama keluarganya sendiri .”
” Sayang , Sinta itu sudah dewasa .Apa dia tidak bisa melakukan nya sendiri ? ”
” Kamu gitu ih , Sinta itu sedang galau . Masa aku gak temenin dia .” Keluhnya .
” Tapi jangan kemana-mana lagi ya.”
” Iya Mas, Mas baik deh . makasih ya .” Lontar Yumna sambil mencium pipi Suami nya .
" Kalo ada maunya pasti gini .”
” Iya dong .”
1Jam sudah berlalu , Yumna dan Sinta pergi ke Bandung mengendarai mobil sendiri tanpa supir .
Yumna melihat wajah Sinta sedih , Tapi dia selalu berusaha menguatkannya .
” Harus nya kita pakai supir , Kamu bisa kecapean .”
” Ah aku kan pernah melakukannya Mbak , Jadi sudah biasa .”
” Semoga kita menemukan Natan ya .. Kamu jangan khawatir. Mbak yakin Natan pasti ada di Bandung .”
” Amin ..Semoga ya Mbak .”
” Kamu sangat menyukainya ya ?”
” Entah lah , Tapi aku begitu takut jika dia benar-benar pergi. ”
” Sabar ya ..Mungkin HP nya jatuh atau rusak .Makanya dia tidak bisa menghubungi mu .”
” Aku juga berharap seperti itu .”
” Kenapa firasat ku tidak enak ya .Aku berharap ini bukan apa-apa .” Gumam hati Yumna .
Saat mereka berharap cemas mengkhawatirkan Natan . Sementara itu di lain tempat Nadia dan Rendy bertemu disebuah kedai kopi .
Rendy bercerita tentang semua hal yang ia tau kemarin malam .
” Mereka memang saling mencintai , Harusnya kamu memikirkan tentang perjodohan mu dengan wanita itu .” Lontar Nadia .
” Ayahku melakukan itu agar aku melupakan Yumna .”
” Lalu kamu masih ingin memikirkan Yumna meski kamu sudah di jodohkan?”
__ADS_1
” Lalu menurut mu aku harus apa?”
” Kamu menerima perjodohan ini begitu saja ?”
” Status bukan apa-apa . ”
” Jadi sekarang Kamu mau melakukan apa ? Kamu masih mau mengejar Yumna meski kamu mau menikahi wanita lain ?”.
” Iya .”
” Kamu pikir Dennis akan membiarkanmu ? Apa tidak cukup saat kemarin dia menghajar mu ? Apa kamu ingin dia lebih menghancurkan mu . Aku mengetahui sifat Dennis , Dia tidak akan terima begitu saja .”
” Kamu pikir aku takut dengan nya ? Jika aku harus mati demi mempertahankan Yumna , Aku akan melakukan nya .”
” Dia bahkan melupakan mu sekejap , Jadi Kenapa kamu harus bersusah payah mencintainya seperti ini .”
” Kamu sendiri , Kenapa kamu masih mau menemui ku meski aku tidak menyukai mu ? Ya itulah Cinta . Meskipun menyakitkan , Tapi aku masih menginginkan nya .”
” Aku sudah tidak berharap banyak pada mu , Jadi lakukan saja mau mu .”
Saat mereka perang adu mulut , tiba-tiba Rinjani menghampiri mereka , Rinjani adalah gadis yang akan Rendy nikahi .
Kedatangan nya Membuat Nadia semakin tidak betah .
” Hai Mas , Kebetulan ya kamu disini .” Lontarnya sambil duduk di samping Rendy .
” Calon pengantin mu datang nih , Jadi berhentilah memikirkan wanita lain, terlebih jika wanita itu sudah menikah .” Lontar Nadia sinis .
” Wanita lain , Apa dia kekasih mu Mas ? ” Tanyanya penasaran .
” Iya kekasih ku , Jadi aku harap kamu tidak banyak menuntut padaku meski kita sudah menikah .”
” Secantik apa dia , Hingga kamu mengabaikan ku ? Aku meninggalkan kekasihku hanya karena ingin menikahi mu Mas .” Jelas Rinjani .
” Lalu siapa gadis ini ? Apa dia hanya temanmu ? Aku rasa tidak , Ada kekecewaan di wajahnya sekarang . Aku rasa dia menyukaimu .Dari tadi dia memandangmu tak berkedip .”
” Bicaralah yang benar , Jika aku tidak berkedip mataku akan sakit. Dan aku harus mengakui nya tebakan mu benar . Aku memang menyukai dia .. ” Jelas Nadia tak takut dengan Rinjani.
” Mas , Dimana kamu temui wanita tidak tau malu ini . Dia bersikap seperti aku yang merebut mu . Jelas-jelas dia tau Jika aku ini calon istri mu. ”
” Calon istri ? Dia saja mengabaikan mu .Lebih menyakitkan mana ? Kamu dan aku sama saja , sama-sama bertepuk sebelah tangan .Jangan bangga dengan predikat mu sebagai calon istrinya. ”
” Sudah-sudah jangan bertengkar , Aku mau ke toilet dulu .” Lontar Rendy sambil berlalu pergi .
Kini tinggallah mereka berdua , Keduanya saling memandang ,Sorot mata mereka penuh amarah satu sama lain .
” Mundur lah sekarang . Rendy jelas milikku .” Lontar Rinjani .
” Apa ? Aku tidak akan mundur selangkah pun ,Apalagi mengalah darimu .” Jawab Nadia menantang .
” Oya ? Jadi kamu siap untuk mati melawanku ?”
” Aku siap menghadapi cecunguk seperti mu .”
Merasa direndahkan ,Rinjani menumpahkan kopi Rendy ke badan Nadia .
” Jika aku cecunguk , Lantas apa dirimu ? Wanita jalang !!!” Teriak Rinjani .
Nadia beranjak dari duduknya, dan menjambak rambut Rinjani , Lalu Rinjani pun menjambak rambut Nadia juga .Mereka berkelahi layaknya anak kecil .Semua orang bersorak memprovokasi mereka .
__ADS_1
” Ayo ..Jangan kalah , Hajar dia .”
” Kenapa , Gunakan tanganmu untuk memukul bagian perutnya .”
” Ayo Mbak terus ...terus Hajar .” Sorak para pengunjung kedai sambil memvideokan mereka .
” Aku akan menghabisi mu .” Teriak Nadia sambil memukul wajah Rinjani .
” Dasar wanita bar-bar ..Aku akan memberikan kenangan untukmu .” Rinjani meninju hidung Nadia hingga berdarah .
beberapa menit kemudian , Rendy tiba .Dia kaget melihat mereka adu jotos layaknya seorang pria .
Tapi tetap saja mereka meringis kesakitan meski saling menyerang .
” Apa yang kalian lakukan ..hentikan .” Teriak Rendy .
” Aku akan menghabisinya .”
Rendy menggendong Nadia , berusaha mengurai .
” Hentikan Nad , Kamu gak malu ? Rinjani hentikan !!!! " Teriak Rendy .
Mereka berhenti melihat Rendy se marah itu .
” Duduk .” Suruh nya setengah berteriak .
” Kalian apa-apaan sih ? ”
” Dia yang duluan menghinaku .”
” Gak salah ya ,dasar cewek gatel .” Lontar Rinjani .
” Stop .Kalian tuh wanita dewasa tapi apa yang kalian lakukan barusan seperti anak kecil .”
” Hidungku berdarah .” Keluh Nadia .
” Kamu juga mencakar pipiku . Itu bayaran yang setimpal .”
” Rinjani Nadia ..Stop !!!” Teriak Rendy .
” Mas, Kamu harusnya belain aku dong , Aku kan calon istri kamu .” Keluh Rinjani .
” Calon istri ? Dia saja tidak menginginkanmu .” Lontar Nadia meledek sambil tersenyum .
” Lalu apa dia menginginkanmu ? Dia tetap milikku meski dia tidak menyukai ku .”
” Mimpi kok di siang bolong .” Ledek Nadia .
” Hey tutup mulutmu .” Teriak Rinjani
Mereka kembali ribut dan saling menyerang .Rendy kewalahan dan memilih pergi meninggalkan Mereka begitu saja .
” Lakukanlah , Kalian tidak pantas disebut wanita dewasa .” Katanya sambil berlalu .
Mereka tidak ngeh kalo Rendy sudah tidak ada . Mereka sibuk mencela dan menyerang satu sama lain.
” Mas Rendy ..Kemana ?” Lontar Nadia sambil memegang rambut Rinjani kuat-kuat .
Sama halnya dengan Rinjani, Dia memegang tangan Nadia .
__ADS_1
" Kemana dia ? Ini semua karena mu .!!” Bentak Rinjani.
” Apa ? Katakan satu kali lagi .” Nadia meninju hidung Rinjani penuh emosi .