
Sudah beberapa hari ini Putra menunjukkan perbedaan sikap yang baik ke Yumna dan orang tua mereka bahagia melihatnya.
Siang itu Putra pulang kerja cepat karena dia merasa badannya gak enak.
" bisa buatkan minum hangat... " kata Putra saat masuk rumah di sambut Yumna
" iya Mas.. " jawab Yumna
Dan gak lama kemudian teh pun sudah siap dan Yumna mengetuk kamar Putra
" masuklah gak di kunci " kata Putra sambil memegang dahinya yang pusing
Yumna lalu mendekati Putra dan melihat Putra sedang menahan sakitnya.
" mas sakit kah ?" tanya Yumna
" iya entah pusing banget dan meriang badan gak enak" jawab Putra pelan
Yumna lalu reflek memegang dahi Putra dan terasa panas
Yumna segera keluar kamar dan mengambil obat buat Putra di ruang makan
" minumlah Mas obat ini " kata Yumna memberi Putra obat dan Putra meminum obat yang di berikab Yumna
Dan gak lama Putrapun tertidur setelah Yumna memberi obat.
Di rumah hanya ada Putra , Yumna dan bibik sementara kedua orang tua Putra sedang berada di luar kota untuk acara keluarga.
" neng... makan dulu ya ini makanlah... jangan sampai neng sakit nanti yang merawat den Putra siapa " kata bibik sambil menyerahkan nasi berisi makanan ke Yumna.
" iya bik terima kasih ya " kata Yumna lalu mengambil piring berisi makanan yang di bawakan bibik dan memakannya.
Malam sudah menunjukkan pukul 21.30 tapi Putra masih tertidur karena Yumna terbangun untuk sesekali melihat kondisi Putra.
Yumna akhirnya tertidur sambil duduk di lantai di sebelah kasur Putra.
Tengah malam Putra terbangun dari tidur panjangnya dan dia kaget melihat Yumna tertidur dengan duduk di lantai.
Saat Putra hendak ke kamar kecil Yumna terbangun karena mendengar suara Putra.
" hhh Mas sudah bangun, mas mau kemana ?" tanya Yumna
" aku mau ke kamar mandi " jawab Putra.
Beberapa menit kemudian Putra sudah selesai dari kamar mandi dan melihat Yumna sudah membawakan makanan dan minum hangat.
" kamu kalo ngantuk tidurlah... aku sudah baik baik saja " kata Putra
" kalo gitu Yumna kembali ke kamar ya Mas " kata Yumna pamit dari kamar suaminya.
💙💙💙
Setelah kejadian Putra sakit, kini Putra pelan pelan berubah sikap sama Yumna.
Seperti siang ini menjelang sorre saat Putra sedang perjalanan tiba tiba Putra melihat sosok Yumna sedsng jalan kaki, diam diam Putra mengikuti hingga masuk ke jalan kecil... ke arah tempat pemakaman.
Yah Yumna ke makam orang tuanya untuk berkunjung
__ADS_1
" Assalamualaikum Ibu... Yumna datang... ibu, Yumna rindu Ibu sangat rindu... Yumna hampir gak kuat menjalani kehidupan ini " kata Yumna sambil menangis
Cukup lama Yumna di kuburan orang tuanya dan Putra melihat semua, ada rasa sedih yang muncul di hati Putra karena menyakiti Yumna.
Saat Yumna berjalan hendak pulang tiba tiba ada seseorang yang menggandeng tangan Yumna saat hendak menyebrang jalan raya besar , Yumna kaget dan segera melihat orang berani memegang tangannya.
" Mas....Putra " kata Yumna
" ayo cepat nyebrang Na ini jalan padat " jawab Putra sambil mwlihat Yumna memanggil namanya... ya jalanan sungguh ramai sehingga membuat Putra konsentrasi ke jalan.
Putra lalu menyuruh Yumna masuk ke dalam mobilnya dan Yumna menurut.
Putra melajukan mobilnya dan hanya keheningan yang terjadi di dalam mobil.
Putra tau Yumna pasti jalan dari rumahnya sampai sejauh ini ke makam orang tuanya.
" kenapa tadi gak diantar supir dari rumah ?" tanya Putra membuka pembicaraan.
" gpp Mas... Yumna gak enak dan terbiasa sendiri " jawab Yumna pelan
" kenapa gak naik angkot atau taksi ?" tanya Putra lagi
" Yumna.... ee..ee Yumna gak punya uang Mas " jawab Yumna pelan lirih
Deg !!!! Astagfirulloh iya aku suami kurang ajar sejak menikah aku gak pernah memberi dia nafkah ...batin Putra.
Putra menghentikan mobilnya masuk ke sebuah restaurant mewah.
" temani aku makan ya...dan kamu pasti belum makan " kata Putra.
Putra dan Yumna masuk ke dalam restaurant mewah ini dan ada rasa canggung yang Yumna rasakan.
Di saat mereka sedang makan tiba tiba datang Cindi dan segera menghampiri Putra lalu mencium Putra tanpa ijin.
" Cindi lepasin " kata Putra sambil melirik ke arah Yumna.
" sayangg kamu kenapa... kok tumben sih...ooo ternyata karena ada istri pura puramu disini ya " kata Cindi yang lalu melihat ke arah Yumna.
" deg !!!! istri pura pura " batin Yumna yang tetap melanjutkan makannya.
" heiii anak kampung aku sedang berbicara denganmu , asal kamu tau ya... kamu itu istri pura pura dan sebentar lagi kamu akan di cerai !!!. kata Cindi sambil menyiramkan air di gelas ke arah muka Yumna
" Cindi !!!! keterlaluan kamu !!!" bentak Putra marah.
Yumna kaget dan Yumna segera keluar dari restaurant tersebut ...ya Yumna keluar sambil menahan sedihnya dan menangis.
Di pintu keluar restaurant Yumna berpapasan dengan Diki...Diki melihat Yumna menangis.
" Yumna ...." kata Diki pelan.
Diki lalu masuk ke dalam restaurant dan melihat Putra sedang memarahi Cindi dengan keras dan Putra melihat kedatangan Diki.
" Dik... kejar Yumna... tolong aku titip Yumna dan bawa pulang " kata Putra.
Diki lalu berlari mengejar Yumna tapi Yumna sudah jauh dari pandangan mata Diki.
" sialan bodohnya gue tadi kenapa gak tahan Yumna !!!" gumam Diki membodohi dirinya.
__ADS_1
Sementara Yumna berlari sambil menangis terus berlari untuk sampai ke rumah.
Sesampainya di rumah...Yumna segera ke kamarnya...dia menangis sejadi jadinya...lalu Yumna segera mandi dan melaksanakan shalat.
Di tempat lain.... Putra sedang melajukan kendaraannya untuk mencari Yumna dan akhirnya Putra kembali ke rumahnya.
" bik... Yumna sudah pulang ?" tanya Putra
" bibik kok belum liat ya den.... " jswab Bibik
Putra lalu menuju kamar Yumna dan membuka pelan pintu yang tidak terkunci...dan Putra melihat Yumna sedang tertidur di lantai beralaskan sajadah dan masih menggenakan rukuh lengkap.
Ada perasaan iba di dalam hati Putra...
Putra masuk dan melihat Yumna tertidur sambil menangis dan pelan pelan Putra menggendong Yumna dan menidurkan Yumna di atas kasur.
Dia cantik... bodohnya aku selalu jahat padanya ... maafin aku Yumna Putri ...istriku kata Putra dalam hatinya.
Putra lalu keluar dari kamar Yumna.
Pukul 22.00 Yumna terbangun dari tidurnya
looo perasaan aku tadi tidur di bawah, kenapa sudah di atas kasur ... apa aku berjalan sambil tidur ya ? waduhhh aku belum buatin makan dan minum buat Mas Putra batin Yumna segera berlari keluar kamarnya.
Yumna segera menuju ke dapur dan tanpa di sadari Yumna bertabrakan badan sama Putra
" haduhhhh... maaf Mas " kata Yumna sambil memegang kening yang kejedot sama Putra
" kenapa buru buru ?" tanya Putra
" Yumna ketiduran jadi terlambat buat makan dan minum mas...maafin Yumna " jawab Yumna pelan.
" aku sudah makan gpp " kata Putra cuek
" ooo iya, maaf ya Mas..." kata Yumna lirih.
" tapi kalo mau buatin minum teh hangat, aku terima " kata Putra dari kejauhan.
Yumna lalu segera membuat teh hangat dengan gula sedikit karena Putra tidak suka terlalu manis.
" Mas... ini tehnya " kata Yumna di balik pintu
" masuklah... tidak di kunci pintu " jawab Putra.
Nita lalu masuk dan meletakkkan gelas berisi teh ke meja depan Putra yang sedang melihat laptopnya dan Yumna lalu segera hendak pergi dari hadapan Putra.
" Na.... " panggil Putra saat Yumna hendak keluar kamar Putra
Yumna lalu menghentikan langkahnya dan balik arah sambil menatap Putra.
" ini ATM berisi uang... dan amplop uang cash ...pakelah buat kebutuhanmu... pin ATM adalah tanggal lahirmu lalu jika kamu butuh apa apa katakan sama saya " kata Putra memberitahukan ATM dan amplop coklat berisi uang.
" tapi... tapi... Yumna tidak melakukan apa pun buat Mas dan tidak usah Mas " jaeab Yumna.
" kamu selalu membuatkan saya makan minum apa itu bukan tindakan... ambilah jadi kalo kamu mau jenguk Abah dan mengunjungi makam kamu bisa naik taksi karena saat ini kamu ada uang " kata Putra.
Cukup lama Yumna terdiam dan mencerna kata kata Putra , lalu Yumna mengambil ATM dan amplop berisi uang cash.
__ADS_1
" Mas... terima kasih " kata Yumna sebelum keluar dari kamar Putra.
💙💙💙