YUMNA

YUMNA
Episode 236


__ADS_3

Keesokan harinya yumna mengikuti jumpa fans di suatu mall untuk mempromosikan film terbarunya .


Dia datang bersama Dessy dan juna, Semua pemain , crew ,serta sutradara sudah lebih dulu tiba.


Ketika dia bergabung teriakan para fans meramaikan acara.


Yumna melontarkan senyuman setelah mereka mengeluh-eluhkan namanya.


Yumna memberikan satu dua patah kata untuk menyambut mereka. Tiba-tiba haykal (Lawan mainnya di film tersebut ) mendekati dan ikut melambaikan tangan.


Suasana itu malah mengundang para penonton untuk tersenyum dan mendoakan mereka untuk bersama dalam dunia nyata .


" Lebih dekat . " Pinta seseorang lalu segera memotret keduanya.


Meski tak mau, Yumna tak bisa menolak mereka. dia hanya tersenyum dengan ramah di sisi haykal.


Sementara itu Dessy dan juna hanya menyaksikannya di belakang stage.


" Jadian !!! jadian !! " Teriak mereka gemas melihat idola mereka berdiri bersama .


Yumna mengambil microphone " Terimakasih kalian udah hadir, Jangan lupa besok tonton film terbaru kita ya. " Teriaknya.


Saat senyuman nya semakin terukir matanya terbelalak pada satu titik yang jarak nya cukup jauh.


Nafas Yumna menjadi agak berat karena melihat seseorang berdiri menatap nya penuh amarah. Ya, dialah dennis. entah sejak kapan dia berdiri di sana.


Dia kembali memalingkan wajahnya untuk tetap fokus pada acara, berbincang dengan para fans dan memenuhi keinginan mereka untuk selfie.


Sesekali Yumna kembali melirik keberadaan dennis dengan sudut matanya.


" Apa dia sungguhan? atau hanya ilusi? " batinnya penuh kebingungan.


20 menit kemudian, Yumna terburu-buru untuk pulang. Tiba-tiba juna dan Dessy segera menghampiri.


" Kamu mau kemana sih? buru-buru amat . "


" Aku mau pulang. aku nyetir sendiri aja. kamu balik sama juna . "


" Lah katanya mau nyari makan siang . kok malah pulang? "


" Kalian aja. aku pulang duluan . " Ujarnya segera berlari ke parkiran.


" Yumna.. ini tas .. main pergi aja. ya elah tuh orang . ".. Dessy tak sempat memanggil yumna yang sudah berlalu begitu saja.


Yumna masuk ke dalam mobil dan segera menghidupkan mesin.


" Tadi itu beneran mas dennis? Kayaknya aku kepikiran melulu jadi halusinasi . Ah udahlah mending aku cepet pulang. Kasian banyu. " Ujarnya segera mengemudi .


Sementara itu, Saat Dessy pergi ke kafe bersama juna, dia meninggalkan tas Yumna di mobil.


Karena lapar Dessy tak segera menyusul yumna ke rumah untuk mengembalikan tas .


Setibanya di rumah, yumna memarkirkan mobil dan segera masuk ke dalam .

__ADS_1


" Non di dalam ada tamu. " Kata pak satpam sembari melirik mobil yang terparkir di halamannya.


." Siapa?? " Tanya yumna heran.


" Beliau bilang, Dia papa nya den banyu. " Ujar pak diki membuat yumna serasa di sambar petir.


" Apa??? "


Yumna berlari ke dalam rumah . dia tidak percaya dengan ucapan pak diki barusan.


Saat tiba di ruang tamu dia hanya melihat natan sedang duduk seorang diri.


" Tan??? " Sapanya agak bingung .


" Nona, apa kabar? " Jawab natan segera berdiri.


" Apa dia (Dennis) sudah pulih??? " Tanya yumna perlahan.


" Beliau lagi di kamar den banyu. " Lontarnya membuat yumna semakin shock.


" Kamu serius?? " Tanyanya lagi tak percaya.


Natan tak menjawab pertanyaan darinya karena dennis sudah berdiri di belakang yumna.


Melihat natan yang sedang menatap seseorang dibelakang dirinya, Yumna reflek membalik badan.


Dia sungguh melihat dennis dengan mata nya sendiri.


" Kamu? "


" Aku datang untuk meminta penjelasan. " Lontarnya masih dengan wajah yang agak pucat.


" Syukurlah kamu udah sehat. aku lega . " Kata yumna gemetar.


" Kenapa? kenapa kamu lakukan ini padaku?? apa yang membuat mu hingga tega meninggalkan ku dalam keadaan tak sadar? sakit sekali yumna. " Tanyanya memendam amarah.


" Kamu tanya ibu saja. "


" Aku ingin mendengar nya langsung dari mulut mu? dimana salahku??? aku dan ayah mengorbankan diri demi untuk melindungi mu?? tapi kenapa kamu lakukan ini padaku??? "


" Justru karena kamu melindungi ku, kita sampai harus berakhir. ibumu merasa aku menjadi belenggu untuk kamu mas. dia tidak terima putranya selalu terluka karena aku. Apa ibu tidak menjelaskan itu sama kamu? Apa ibu engga bilang kalau dia yang memaksa ku untuk meninggalkan kamu? "


" Tidak perduli seberapa keras ibuku memintanya harusnya kamu tidak melakukan itu. apa hanya sebatas itu saja perasaan yang kamu punya. mudah meninggalkan setelah semua yang kita lalui??? apa aku tak cukup berharga untuk kamu pertahankan??? Kenapa???? aku tidak terima dengan semua yang kamu lakukan . " Cecar Dennis penuh kemarahan.


Yumna hanya mematung seolah menerima kemarahan darinya.


" Lihat aku. aku berjuang untuk tetap hidup agar kembali denganmu. tapi setelah aku pulih , mengapa aku malah menerima perpisahan ??? kenapa rasanya lebih sakit dari yang aku kira. Aku siap melakukan segalanya untuk kamu.. tapi kenapa kamu seolah tak memikirkan perasaan ku . daripada kamu lakukan ini padaku, Lebih baik kamu bunuh aku saja. "


Yumna hanya mampu menangis mendengar ucapan dennis yang sudah tak berdaya .


" Kamu bukan patung kan ? Jawab!!!! " Bentaknya lagi semakin tak terkendali.


" Kamu kira mudah untuk ku melakukannya? Sepertinya ibu lupa bilang sama kamu, Kalau dia meminum racun untuk menekan ku??? seandainya aku ngotot gak mau menceraikan kamu, Mungkin sekarang kamu sudah tidak punya ibu. kamu mau aku jadi se egois itu ? "

__ADS_1


" Jangan mengarang. "


" Natan!!! " Teriak yumna memanggil.


Natan segera menghampiri dengan terburu-buru. " Nona panggil saya?"


" Hari itu saat ibu mertua ku menekan ku. Kamu ada di sana kan? dia meminum racun dan sempat di rawat.. Kamu tau itu? " Tanya yumna kepada nya.


" Iya non. " Jawab natan pasrah.


" Lalu kenapa kamu tidak memberitahu nya?? "


Natan hanya terdiam mendapat pertanyaan dari yumna.


" Ibu mertua ku melarang nya kan??? kamu cukup mengangguk kan kepala. " Kata yumna lagi .


Natan mengangguk dan menunduk. dia tak berani menatap mereka berdua, Natan sangat serba salah dalam posisi nya. meski tak tega, Dia tetap menjalankan perintah ibu dennis untuk tutup mulut.


" Sekarang semua sudah jelas. lain kali, Aku tak mau menerima bentak kan atau apapun darimu mas. kamu boleh pergi. " Pinta yumna lalu segera meninggalkan ruangan tanpa menoleh lagi.


Malam pun tiba,


Dennis duduk di sudut ranjang dia begitu sedih dengan semua yang terjadi, lalu Ayah menghampiri nya .


" Maaf karena ayah tidak bisa berbuat sesuatu untuk kamu. Ibumu bersikukuh melawannya. dia sungguh meminum racun itu Nis. " Tutur ayah sembari duduk menyentuh pundak putranya.


" Sekarang apa yang tersisa dariku? Kalau aku tau semua akan begini, lebih baik aku tetap tak sadarkan diri atau mati saja. "


Mendengar ucapan sang putra, Ibu menerobos kamar dengan linangan air mata.


" Ibu sudah bilang, Ibu melakukannya untuk kebaikan kamu. ibu gak mau kamu terus hancur karena Yumna. kamu tau gak perasaan ibu saat kamu dan ayah masuk UGD. hancur Dennis, Kamu tau gak. " Ujar ibu setengah berteriak dan menangis.


" Jadi ibu ingin aku diam saja melihat istriku dalam bahaya? apa aku punya harga diri sebagai seorang suami? apa suatu dosa jika aku melindungi istri ku?? " Cecar Dennis menatap nya .


" Ibu tidak mau kamu terus membelanya. apalagi reka berkorban nyawa untuk orang lain. ibu tidak bisa Dennis . "


" Orang lain? ya, Ibu memang sudah mengubah yumna menjadi orang lain untukku sekarang. aku harap ibu puas .. dulu aku mengira, Ibu lebih menyayangi yumna daripada aku. ibu begitu mencintainya tapi kenapa ibu berubah padanya? padahal Ibu juga tau kalau dia hidup ku.. kenapa bu, Kenapa ibu lakukan ini pada putra ibu . Jangan pernah katakan kalau ibu mencintaiku? karena itu bukan kasih sayang bagiku . "


" Cukup Dennis. mau gak mau, Sekarang dia bukan istrimu. "


" Aku tidak percaya ibu bisa melakukan hal sejauh ini. "


" Lupakan dia, tata hidupmu lagi dengan baik. "


" Aku tidak mau. "..


" Apa ibu tidak ada harganya buat kamu, Sampai-sampai kamu menentang Ibu untuk yumna? kamu jangan lupa kalau ibu yang melahirkan kamu. "..


" Dan aku juga enggak lupa kalo yumna yang melahirkan cucu ibu . "


" Dennis. "


." Apa aku boleh meminta racun yang ibu minum untuk menakuti yumna? aku akan tunjukkan pada ibu, Seberapa parah ibu merusak hidupku . " Ujarnya segera beranjak meninggalkan mereka.

__ADS_1


" Dennis, Ibu percaya kalau nanti kamu akan memahami maksud ibu." Ujarnya sembari terisak.


" Kamu puas. ini yang kamu mau kan? kita liat, Apa dia akan hidup dengan bahagia? firasat ku mengatakan, tidak mungkin. " ancam ayah sembari mengikuti Dennis pergi meninggalkan nya sendiri.


__ADS_2