YUMNA

YUMNA
Episode 87


__ADS_3

Di kantor , Dennis sudah menerima pesan dari pak Danang . Dia heran mengapa pak Danang mengirimkan share Lok padanya. Ketika Dennis menghubungi nya , Nomer pak Danang sudah tidak aktif .


Lalu ia mencoba menghubungi nomer telpon Yumna . Dennis mulai sadar jika terjadi sesuatu kepada mereka .


Dennis bergegas pergi dari kantor sambil menelepon ke rumah untuk memastikan apa Yumna ada di sana .


Dennis juga mengirimkan pesan kepada Natan untuk datang ke tempat yang pak Danang kirimkan.


Dalam perjalanan , Dennis mencari GPS mobil yang dikenakan Yumna .


Dennis merasa kesulitan menuju tempat tersebut karena terhambat mengenai jalanan yang lumayan terjal . Tapi Dennis tidak menyerah , Kekhawatiran nya kini mulai semakin besar ketika menerima telepon dari Nadia jika tadi pagi dia menerima pesan dari Yumna tentang pesannya yang isinya Tolong aku ..Dennis menelepon Nadia , Diana dan Paman Yumna untuk menanyainya satu persatu .


” Apa yang terjadi ? Kumohon jangan membuatku takut .” Lontarnya sambil menyetir dan memperhatikan layar di ponselnya tentang lokasi keberadaan mereka .


Setibanya di sebuah gedung tua , Dennis keluar dari mobil dan menenteng ponselnya .


Jarak diantara mereka kian dekat , Dennis melangkahkan kakinya dan mengirimkan pesan kepada Natan untuk datang ketempat nya kini berada .


” Yumna .” Panggilnya setengah berteriak .


Teriakannya terdengar oleh Yumna dan preman didalam .


” Tamu yang kita tunggu datang juga ..Masuklah .” Lontar Krisna ,Bos dari preman tersebut .


” Sedang apa anda disini ? Tunggu , Apa Anda sudah menculik istriku ? Katakan dimana dia ?” Teriaknya sambil memegangi kerah bajunya .


” Tahan dulu emosimu , Sepertinya anda datang sendiri ya ? Apa kabarmu ? Setelah merampas dan menghancurkan banyak orang ? ”


” Aku tak menghancurkan Orang-orang seperti mu , Hanya karena kalah Tender dan jatuh miskin anda menyalahkan orang lain . Dunia bisnis membuatmu hilang akal dan berusaha melukai Istriku? Dimana dia ?” Teriakannya semakin geram .


Lalu ke 3 preman itu maju berusaha menolong bos nya .


” Mundur , Biarkan saja ..Ayo , Akan aku tunjukkan keberadaan istri dan supir mu .” Lontar Krisna sambil berjalan masuk menuju ruangan tempat dimana Yumna disekap .


Dennis melihat Yumna sedang duduk dengan mata yang sembab .pertanda jika Yumna tiada henti menangis .


” Sayang .” Lontar Dennis sambil menghampiri istrinya yang masih di sumpel lakban dan kedua tangan nya yang terikat sebuah tali .


” Apa mau mu ? Lepaskan istriku .. Kalau tidak aku tidak akan mengampuni mu .” Ancam Dennis semakin geram .


Bukannya takut ,Krisna malah tertawa meledeknya .


” Anda jangan menyuruh saya Apa pun ..Disini yang berkuasa adalah saya . ”


” Sekarang jelaskan mau mu ?” Lontar Dennis penuh amarah .


” Mauku ? Mauku hanya satu , Melihatmu hancur ..Itu saja .. Sebelum Anda melihat istrimu tiada , Bagaimana jika kita bermain-main sebentar untuk hiburan . Oya saya sudah menyiapkan peti mati untuk jasad istrimu nanti ." Lontarnya tertawa .

__ADS_1


Dennis menghajar bagian wajahnya menghentikan tawa Krisna .Lalu ketiga preman tersebut maju mengeroyoknya .. Dennis dipukul dan di tendang oleh mereka . Dennis tak menyerah dia berusaha melawan dan mengeluarkan tenaganya untuk menghabisi mereka .


Dennis menghajar habis ke 3 preman itu tanpa ampun , Tapi Krisna menodongkan senjata ke kepala Yumna untuk membuat Dennis menyerah .


” Berhentilah dulu , Jika anda tidak ingin istrimu tertembak secepat ini ..Anda baru datang tuan , bagaimana kita bisa menyelesaikan ini dengan begitu cepat ..Ayolah seperti kataku tadi , ayo kita bermain-main dulu .” Ancam Krisna membuat Dennis berhenti menyerang dan pasrah dipukuli ketiga preman itu .


Krisna membuka lakban dari mulut Yumna ,Yumna menangis sejadinya menyaksikan suaminya di pukuli habis-habisan .


” Dennis .. Lepaskan dia , Aku mohon hentikan pak ..Jangan ..dia bisa tiada .” Teriak Yumna sambil menangis .


” Dia menuai apa yang dia tanam Non , Sudahlah jangan tangisi dia seperti itu .” Lontar Krisna meledek .


” Apa yang kamu lakukan Mas , Kenapa kamu diam saja ? Hajar mereka ..Aku tidak apa jika aku harus mati ..aku mohon jangan diam saja .” Teriakannya lagi membuat Dennis tak berdaya . Dia tidak bisa melawan melihat pistol di kepala istrinya .. Dennis tak perduli jika dia harus menerima pukulan demi pukulan demi Istrinya .


” Katakan sesuatu ..Mas , Aku mohon berhenti .” Lontarnya lagi semakin gemetar .


” Cukup .. hentikan . kita tidak bisa membuatnya mati begitu saja ..Aku ingin dia melihat istrinya tiada ditanganku ..” Perintah Krisna membuat ke 3 anak buahnya berhenti memukuli Dennis .


Dennis terkapar dengan wajah yang penuh darah tapi dia masih sadar .. Dennis masih bertahan menghadapi keadaan itu .


Krisna masih menodongkan senjata ke kepala Yumna , Dia menyuruh ke tiga anak buahnya melancarkan aksinya yang sudah mereka rancang .


Salah satu preman itu , pergi ke sebuah ruangan ,Dia menabur 2 karung pecahan kaca di sebuah ruangan tempat dimana Yumna disekap .Entah apa yang dilakukan mereka ..tapi itu sangat membuat Dennis semakin khawatir .


Krisna melempar Yumna ke ruangan itu dan menguncinya ..


Krisna membawa Dennis melihat dari kaca luar ruangan itu .


” Lihat saja ini pertunjukkan yang mengasikkan kok..Kita tidak boleh melewatkan kesempatan ini ." Lontar Krisna sambil tertawa .


Tiba-tiba salah satu dari preman itu memasukan seekor ular yang berbisa keruangan itu sambil tertawa .


” Hentikan tidak ..Jangan , Yumna ..menjauh dari sana .” Teriak Dennis .


” Ayolah katakan sepuasnya kepada istrimu .. sebentar lagi dia akan tiada ..”


Krisna dan yang lain masih tertawa ..


” Mas Dennis ..” Teriak Yumna dibalik kaca ketakutan .


Kemudian Ular itu mulai mendekati Yumna , Yumna berusaha menghindari nya namun kedua kakinya mengenai serpihan kaca .. Dengan tangan yang masih terikat , Yumna berusaha menjauhi ular tersebut .


” Itu kaca , Tidak jangan ke sana .” Lontar Dennis dibalik Kaca .


” Tadinya aku ingin menghabisi istrimu dengan pistol ku , Tapi lebih mengasikkan jika ular itu yang menghilangkan nyawa istrimu ..ucapkan sesuatu kepada istrimu sebelum dia tiada .” Lontar Krisna dibarengi tawa bersama ketiga anak buahnya .


Kemarahan Dennis semakin menjadi , Dia menghajar Krisna dan ke 3 Anak buahnya ..Tapi Dennis berhenti memukuli mereka lalu memecahkan kaca untuk dapat masuk keruangan itu untuk membunuh Ular .

__ADS_1


Belum sempat dia masuk , Krisna menembak Punggung Dennis seketika ..


” Mas !!!! ” Teriak Yumna mendapati Suaminya yang terkena timah panas .


Namun Dennis masih bertahan dan berjalan berusaha meraih balok kayu untuk membunuh Ular tersebut .


Dennis memukul ular sekeras mungkin dan berjalan menuju istrinya yang penuh dengan luka karena kaca .


Kaki Yumna mengenai banyak serpihan kaca karena berlari menghindari Ular .


Yumna dan Dennis menangis .


” Mas ..Tidak ..bagaimana ..Jangan seperti ini .” Teriak Yumna memeluk suaminya yang sudah berlumuran darah .


Yumna mengusap punggung Dennis ,Dia menangis sejadinya . Dennis tak sadarkan diri dipelukannya .


” Mas ... Bangunlah Tolong .” Teriaknya putus asa .


Tiba-tiba Krisna mengambil pistol dan menodongkan nya kepada Yumna .


” Bunuh aku juga .” Teriak Yumna .


Belum sempat dia menembakkan pelurunya, Tiba-tiba ”Brakkkkk !!!!


Natan dan Aditya datang dan menghajar mereka ,


Melihat Bosnya tak sadarkan diri Natan tak mengampuni Krisna dan ketiga preman itu .


Seketika mereka terkapar tak berdaya .


” Natan bawa dia ke rumah sakit cepatlah .” Pinta Yumna khawatir .


” Aku tidak akan memaafkan diriku jika dia tiada ..aku mohon ..” Pintanya lagi .


Natan membawa Dennis ke mobil , Sementara Aditya menggendong Yumna .


” Dia akan hidupkan ? ” Tanyanya pelan kepada Aditya , Membuat Aditya berhenti berjalan lalu menatap Yumna penuh perasaan .


” Jika dia tiada ,Siapa yang bisa aku andalkan untuk menjagamu ? ”


Yumna menangis sejadinya dipelukan Aditya ..


” Ibu , Nenek ,Ayah , apa sekarang Suamiku ..Aku tidak mau hidup .” Rintihnya .


Tangisannya kian menjadi .. Melihat ketidak berdayaan Yumna , Aditya meneteskan air mata nya .


Dia merasa hancur melihatnya putus asa .

__ADS_1


” Dia harus bertanggung jawab kepada mu ,Karena sudah membuatmu seperti ini ..Jadi berhentilah menangis .” Lontar Aditya tak kuasa .


Ketika Yumna dimasukan ke mobil ,Dia melihat Natan membopong Pak Danang ke mobil Aditya .


__ADS_2