
Di kantor , Dennis sudah menerima pesan dari pak Danang . Dia heran mengapa pak Danang mengirimkan share Lok padanya. Ketika Dennis menghubungi nya , Nomer pak Danang sudah tidak aktif .
Lalu ia mencoba menghubungi nomer telpon Yumna . Dennis mulai sadar jika terjadi sesuatu kepada mereka .
Dennis bergegas pergi dari kantor sambil menelepon ke rumah untuk memastikan apa Yumna ada di sana .
Dennis juga mengirimkan pesan kepada Natan untuk datang ke tempat yang pak Danang kirimkan.
Dalam perjalanan , Dennis mencari GPS mobil yang dikenakan Yumna .
Dennis merasa kesulitan menuju tempat tersebut karena terhambat mengenai jalanan yang lumayan terjal . Tapi Dennis tidak menyerah , Kekhawatiran nya kini mulai semakin besar ketika menerima telepon dari Nadia jika tadi pagi dia menerima pesan dari Yumna tentang pesannya yang isinya Tolong aku ..Dennis menelepon Nadia , Diana dan Paman Yumna untuk menanyainya satu persatu .
” Apa yang terjadi ? Kumohon jangan membuatku takut .” Lontarnya sambil menyetir dan memperhatikan layar di ponselnya tentang lokasi keberadaan mereka .
Setibanya di sebuah gedung tua , Dennis keluar dari mobil dan menenteng ponselnya .
Jarak diantara mereka kian dekat , Dennis melangkahkan kakinya dan mengirimkan pesan kepada Natan untuk datang ketempat nya kini berada .
” Yumna .” Panggilnya setengah berteriak .
Teriakannya terdengar oleh Yumna dan preman didalam .
” Tamu yang kita tunggu datang juga ..Masuklah .” Lontar Krisna ,Bos dari preman tersebut .
” Sedang apa anda disini ? Tunggu , Apa Anda sudah menculik istriku ? Katakan dimana dia ?” Teriaknya sambil memegangi kerah bajunya .
” Tahan dulu emosimu , Sepertinya anda datang sendiri ya ? Apa kabarmu ? Setelah merampas dan menghancurkan banyak orang ? ”
” Aku tak menghancurkan Orang-orang seperti mu , Hanya karena kalah Tender dan jatuh miskin anda menyalahkan orang lain . Dunia bisnis membuatmu hilang akal dan berusaha melukai Istriku? Dimana dia ?” Teriakannya semakin geram .
Lalu ke 3 preman itu maju berusaha menolong bos nya .
” Mundur , Biarkan saja ..Ayo , Akan aku tunjukkan keberadaan istri dan supir mu .” Lontar Krisna sambil berjalan masuk menuju ruangan tempat dimana Yumna disekap .
Dennis melihat Yumna sedang duduk dengan mata yang sembab .pertanda jika Yumna tiada henti menangis .
” Sayang .” Lontar Dennis sambil menghampiri istrinya yang masih di sumpel lakban dan kedua tangan nya yang terikat sebuah tali .
” Apa mau mu ? Lepaskan istriku .. Kalau tidak aku tidak akan mengampuni mu .” Ancam Dennis semakin geram .
Bukannya takut ,Krisna malah tertawa meledeknya .
” Anda jangan menyuruh saya Apa pun ..Disini yang berkuasa adalah saya . ”
” Sekarang jelaskan mau mu ?” Lontar Dennis penuh amarah .
” Mauku ? Mauku hanya satu , Melihatmu hancur ..Itu saja .. Sebelum Anda melihat istrimu tiada , Bagaimana jika kita bermain-main sebentar untuk hiburan . Oya saya sudah menyiapkan peti mati untuk jasad istrimu nanti ." Lontarnya tertawa .
__ADS_1
Dennis menghajar bagian wajahnya menghentikan tawa Krisna .Lalu ketiga preman tersebut maju mengeroyoknya .. Dennis dipukul dan di tendang oleh mereka . Dennis tak menyerah dia berusaha melawan dan mengeluarkan tenaganya untuk menghabisi mereka .
Dennis menghajar habis ke 3 preman itu tanpa ampun , Tapi Krisna menodongkan senjata ke kepala Yumna untuk membuat Dennis menyerah .
” Berhentilah dulu , Jika anda tidak ingin istrimu tertembak secepat ini ..Anda baru datang tuan , bagaimana kita bisa menyelesaikan ini dengan begitu cepat ..Ayolah seperti kataku tadi , ayo kita bermain-main dulu .” Ancam Krisna membuat Dennis berhenti menyerang dan pasrah dipukuli ketiga preman itu .
Krisna membuka lakban dari mulut Yumna ,Yumna menangis sejadinya menyaksikan suaminya di pukuli habis-habisan .
” Dennis .. Lepaskan dia , Aku mohon hentikan pak ..Jangan ..dia bisa tiada .” Teriak Yumna sambil menangis .
” Dia menuai apa yang dia tanam Non , Sudahlah jangan tangisi dia seperti itu .” Lontar Krisna meledek .
” Apa yang kamu lakukan Mas , Kenapa kamu diam saja ? Hajar mereka ..Aku tidak apa jika aku harus mati ..aku mohon jangan diam saja .” Teriakannya lagi membuat Dennis tak berdaya . Dia tidak bisa melawan melihat pistol di kepala istrinya .. Dennis tak perduli jika dia harus menerima pukulan demi pukulan demi Istrinya .
” Katakan sesuatu ..Mas , Aku mohon berhenti .” Lontarnya lagi semakin gemetar .
” Cukup .. hentikan . kita tidak bisa membuatnya mati begitu saja ..Aku ingin dia melihat istrinya tiada ditanganku ..” Perintah Krisna membuat ke 3 anak buahnya berhenti memukuli Dennis .
Dennis terkapar dengan wajah yang penuh darah tapi dia masih sadar .. Dennis masih bertahan menghadapi keadaan itu .
Krisna masih menodongkan senjata ke kepala Yumna , Dia menyuruh ke tiga anak buahnya melancarkan aksinya yang sudah mereka rancang .
Salah satu preman itu , pergi ke sebuah ruangan ,Dia menabur 2 karung pecahan kaca di sebuah ruangan tempat dimana Yumna disekap .Entah apa yang dilakukan mereka ..tapi itu sangat membuat Dennis semakin khawatir .
Krisna melempar Yumna ke ruangan itu dan menguncinya ..
Krisna membawa Dennis melihat dari kaca luar ruangan itu .
” Lihat saja ini pertunjukkan yang mengasikkan kok..Kita tidak boleh melewatkan kesempatan ini ." Lontar Krisna sambil tertawa .
Tiba-tiba salah satu dari preman itu memasukan seekor ular yang berbisa keruangan itu sambil tertawa .
” Hentikan tidak ..Jangan , Yumna ..menjauh dari sana .” Teriak Dennis .
” Ayolah katakan sepuasnya kepada istrimu .. sebentar lagi dia akan tiada ..”
Krisna dan yang lain masih tertawa ..
” Mas Dennis ..” Teriak Yumna dibalik kaca ketakutan .
Kemudian Ular itu mulai mendekati Yumna , Yumna berusaha menghindari nya namun kedua kakinya mengenai serpihan kaca .. Dengan tangan yang masih terikat , Yumna berusaha menjauhi ular tersebut .
” Itu kaca , Tidak jangan ke sana .” Lontar Dennis dibalik Kaca .
” Tadinya aku ingin menghabisi istrimu dengan pistol ku , Tapi lebih mengasikkan jika ular itu yang menghilangkan nyawa istrimu ..ucapkan sesuatu kepada istrimu sebelum dia tiada .” Lontar Krisna dibarengi tawa bersama ketiga anak buahnya .
Kemarahan Dennis semakin menjadi , Dia menghajar Krisna dan ke 3 Anak buahnya ..Tapi Dennis berhenti memukuli mereka lalu memecahkan kaca untuk dapat masuk keruangan itu untuk membunuh Ular .
__ADS_1
Belum sempat dia masuk , Krisna menembak Punggung Dennis seketika ..
” Mas !!!! ” Teriak Yumna mendapati Suaminya yang terkena timah panas .
Namun Dennis masih bertahan dan berjalan berusaha meraih balok kayu untuk membunuh Ular tersebut .
Dennis memukul ular sekeras mungkin dan berjalan menuju istrinya yang penuh dengan luka karena kaca .
Kaki Yumna mengenai banyak serpihan kaca karena berlari menghindari Ular .
Yumna dan Dennis menangis .
” Mas ..Tidak ..bagaimana ..Jangan seperti ini .” Teriak Yumna memeluk suaminya yang sudah berlumuran darah .
Yumna mengusap punggung Dennis ,Dia menangis sejadinya . Dennis tak sadarkan diri dipelukannya .
” Mas ... Bangunlah Tolong .” Teriaknya putus asa .
Tiba-tiba Krisna mengambil pistol dan menodongkan nya kepada Yumna .
” Bunuh aku juga .” Teriak Yumna .
Belum sempat dia menembakkan pelurunya, Tiba-tiba ”Brakkkkk !!!!
Natan dan Aditya datang dan menghajar mereka ,
Melihat Bosnya tak sadarkan diri Natan tak mengampuni Krisna dan ketiga preman itu .
Seketika mereka terkapar tak berdaya .
” Natan bawa dia ke rumah sakit cepatlah .” Pinta Yumna khawatir .
” Aku tidak akan memaafkan diriku jika dia tiada ..aku mohon ..” Pintanya lagi .
Natan membawa Dennis ke mobil , Sementara Aditya menggendong Yumna .
” Dia akan hidupkan ? ” Tanyanya pelan kepada Aditya , Membuat Aditya berhenti berjalan lalu menatap Yumna penuh perasaan .
” Jika dia tiada ,Siapa yang bisa aku andalkan untuk menjagamu ? ”
Yumna menangis sejadinya dipelukan Aditya ..
” Ibu , Nenek ,Ayah , apa sekarang Suamiku ..Aku tidak mau hidup .” Rintihnya .
Tangisannya kian menjadi .. Melihat ketidak berdayaan Yumna , Aditya meneteskan air mata nya .
Dia merasa hancur melihatnya putus asa .
__ADS_1
” Dia harus bertanggung jawab kepada mu ,Karena sudah membuatmu seperti ini ..Jadi berhentilah menangis .” Lontar Aditya tak kuasa .
Ketika Yumna dimasukan ke mobil ,Dia melihat Natan membopong Pak Danang ke mobil Aditya .