
Yumna pulang ke rumah , dia memanggil pak Danang .
” Non panggil saya ? ”
" Iya pak . duduk .. pak saya mau meminta tolong , obrolan tadi di rumah paman .. tolong jangan sampai ke telinga suamiku ya pak .. pak Danang tau lah semuanya akan menjadi rumit kalo dia tau . ”
" Saya gak janji ya non . tapi sebisa saya ,,saya akan tutup mulut . ”
" Syukurlah . sebenarnya bibi bicara seperti itu karena mengkhawatirkan ku .. dia tidak bermaksud bicara seperti itu .. terimakasih karena pak Danang mau membantu .”
” Iya non sama-sama . ”
” Pak Danang boleh kembali . ”
" Baik non . saya permisi . ”
Yumna kembali ke kamar , dia merasa lelah karena seharian ini tidak dapat apa-apa dari usahanya untuk mencari kado . bukannya mendapat barang , Jihan malah membuat suasana hati nya tidak baik . ditambah Dennis membuat masalah dengan keluarga paman .
Yumna menghubungi suaminya lewat Videocall .
” Sayang . ” Sapa nya .
” Ada apa honey . " Jawab Dennis gemas .
” Kamu sibuk ? ? Nanti mau di masakin apa ? ”
" Apa aja sayang . biar bibi yang masak .. jangan capek-capek ya . terus gimana udah dapet barang buat kado Diana ? ”
” Belum sayang . Jihan rese banget tau gak .. ”
" Ngapain dia . ”
" Entar aku ceritain kalo kamu udah pulang . Oya , tadi aku ke rumah paman .. kamu bener datangi Paman buat gak ngasih tau aku tentang apa pun ? ”
" Paman ngadu ke kamu ?? ”
" Enggak sih , aku gak ketemu Paman .. tapi bibi yang bilang .. buat apa sih ? aku kan jadi gak enak .. mereka jadi mikir yang enggak-enggak tentang kamu . ”
" Emang bibi bilang apa tentang aku ?? ”
" Enggak bilang apa-apa , tapi aku takut aja bibi mikir yang enggak-enggak ke kamu . ”
” Aku cuman minta Paman buat ngertiin posisi kamu lagi hamil . itu aja .. wajar gak sih , aku gak mau kamu sampe pingsan kayak kemaren . ”
" Ya tapi gak perlu juga kamu melakukan itu . aku sehat kok Mas . ”
” Udahlah gak usah di pikirin . ”
” Iya .. ya udah aku tutup ya . semangat kerjanya . ”
” Aku jadi pengen pulang sayang . ”
” Apa sih . udah sana kerja lagi yang giat .. semangat nyari uang nya buat Dede bayi . ”
" Ya udah tutup , assalamualaikum . ”
” Waalaikum salam . " Yumna menutup telepon nya .
Sementara itu Dennis menutup telepon dengan senyum yang manis , semua karyawan tak tahan ingin mentertawakan Dennis .. betapa tidak , Dennis menerima telepon saat dia di ruangan meeting ..dia menghentikan meeting hanya karena menerima Videocall dari Yumna .
Dennis tidak malu memperlihatkan ekspresi wajah yang bucin banget pada Yumna dihadapan semua karyawan dan staf nya .
Padahal sebelum menerima Videocall , Dennis masih bertingkah menyebalkan .. dalam satu menit wajahnya berubah .
Semua orang yang berada di ruangan itu berusaha sekuat tenaga untuk diam dan berpura-pura tidak mendengar percakapan Dennis , sebab jika terlihat tersenyum .. Dennis pasti akan menghadangnya .
Dan yang lebih parah nya dia sanggup memecat seseorang hanya karena dia tersinggung .
__ADS_1
” Lanjutin . " Pintanya .
1 Jam kemudian , Dewi menghubungi yumna untuk meminta maaf soal Dennis .
Yumna meminta Dewi datang ke rumah untuk menjelaskan maksudnya .
Dewi pergi ke rumah Yumna menggunakan jam makan siang.
Tanpa basa-basi dia menceritakan semuanya , Yumna hanya menghela nafas .
” Mbak-mbak .. kenapa juga mesti cerita hal itu . ”
" Aku pikir pak Dennis tidak akan marah . itu kan masa lalu . ”
" Ya sudahlah Mbak ..toh udah kejadian . ”.
" Maaf ya na .. aku takut banget pak Dennis marah sam kamu gara-gara aku . ”
" Marah sih gak bakal .. terus dia gimana marah gak sama mbak ?? ”
" Bete banget mukanya Na . udah gitu masa gara-gara aku , beliau jadi uring-uringan sama semua orang . hari ini pak bos menghabisi semua orang . aku bahkan di panggil pak Riswan . ” Keluhnya menyesal .
” Tapi tadi waktu aku Videocall , dia gak bete . ”
” Gak tau . aku jadi kepikiran .. hampir aja aku kehilangan pekerjaan . ”
" Udah jangan di pikirin . mas Dennis emang kayak gitu . bentar lagi juga baik lagi . Oya .. kamu udah makan belum ? kita makan siang sama-sama ya ? ”
" Ah enggak deh , aku mau langsung balik ke kantor aja . aku lega udah kesini . ”
” Lain kali main kesini lagi ya . ajakin anak-anak . ”
” Gak janji deh .. ngeri liat pak bos . bisa sih kamu suka dia , mukanya marah Mulu kayaknya . ”
" Aku juga bingung . ”
" Udah ah jangan bahas itu , masalah bakal tambah rumit . ”
" Dia pemarah ?? ”
" Sedikit . ”
" Sedikit apa ? para karyawan yang lain aja bilangnya dia gak pernah senyum . ”
” Bohong . Jangan percaya .. suamiku murah senyum kok . ”
" Sama kamu doang kali , ya udah aku pamit ya . ”
" Bentar aku panggil Natan sebentar .. ”
" Siapa ?? ”
" Karyawan mas Dennis .. bagian nganter kemana-mana . ”
" Lebih jelasnya supir Na . gitu aja susah . ”
” Dasar .. tunggu bentar ya .”
Yumna mencari Natan ke belakang untuk mengantar Dewi ke kantor dan menitipkan makan siang buat Dennis .
Saat Natan mengambil jaket dan membuka pintu mobil , Dewi terpesona dengan ketampanan Natan .
" Makasih ya Tan .. jangan lupa kasi ke mas Dennis . ”
" Baik non .. ”
" Na .. siapa ? " Tanyanya agak mesem .
__ADS_1
” Mbak bukan seleranya .. jangan macem-macem . ” Kata Yumna menusuk hati .
” Gak boleh nih . ”
" Udah sana masuk , liat yang bening dikit kayak gitu . ”
" Haha ya udah aku duluan ya . ”
Natan mengantar Dewi ke kantor sesuai keinginan Yumna , dalam perjalanan Dewi terus mengajak ngobrol .
Malam pun tiba , Dennis keluar dari kamar mandi dia bersiap untuk tidur .
” Tadi Mbak Dewi kesini mas . dia cerita semua yang dia lakukan ke kamu . ”
" Ngapain ?? ”
" Dia khawatir kamu akan marah sama aku soal itu. ya minta maaf aja . ”
" Punya temen gak jelas banget . kamu gak bisa milih temen . gak pinter jaga perasaan orang . ” omelnya .
" Maafin aja lah mas . lagian kamu ngapain juga ngorek-ngorek masa laluku ? ”
" Aku cuma tanya , apa kamu pernah menceritakan tentang aku padanya ?? kenapa dia jawab yang enggak-enggak . udah gitu panjang lebar lagi cerita soal kamu dan pria itu . ”
" Tapi tumben kamu gak uring-uringan ? biasanya kalo di singgung masalah itu .. kamu kepanasan . ”
" Enggak lah .. ngapain . ”
" Ngapain apaan , kamu kan udah sikat semua karyawan tadi gara-gara itu . ”
” Kok kamu tau ?? ”
" Taulah . ”
" Dewi yang bilang ?? ”
" Gak penting siapa yang kasih tau , masa kamu gitu sih .. gak baik dong ..nanti mereka pada resign lho dari kantor gara-gara sikap kamu . ”
" Boro-boro resign .. yang ada makin betah . jangan liat akunya lah .. mereka kerja sama aku kan terjamin segala-gala . ”
" Sombongnya suamiku . ”
” Emang iya sayang aku gak pernah liat ada yang resign deh . ”
" Iya-iya oke aku percaya . terus masalah Paman .. kenapa sih mesti kayak gitu mas . ”
" Itu lagi , kamu kan udah tau jawabannya .. bibi ngomong apa sih ?? ”
" Enggak ngomong apa-apa . aku gak enak aja . ”
" Kalo gak enak tinggal di buang sayang . ”
" Aku serius . ”
" Mana pernah aku gak serius , udah ah aku mau nyapa anakku .. ” Katanya sembari mengelus perut Yumna .
" Besok bisa temenin aku ke dokter .. waktunya periksa lagi .. tapi kalo gak bisa gak apa-apa .. biar aku sama Natan aja . ”
" Enak aja . dikira orang kalian pasangan suami istri lagi . aku bisa kok temenin .. masalah kerjaan gampang . hati-hati lama-lama kamu nyaman lho sama Natan . ”
" Emang aku nyaman kok . ”
" Nyaman apaan nih ? ”
” Ya jalan sama dia , dia kerjanya bagus . masa kamu mau cemburu sama dia . ”
” Tetap aja dia laki-laki . ”
__ADS_1
" Hmmm kamu ya . sukanya gitu , kalo cemburu bikin sengsara orang .. ayo tidur ah .. ”