YUMNA

YUMNA
Episode 191


__ADS_3

Yumna pulang ke rumah , dia memanggil pak Danang .


” Non panggil saya ? ”


" Iya pak . duduk .. pak saya mau meminta tolong , obrolan tadi di rumah paman .. tolong jangan sampai ke telinga suamiku ya pak .. pak Danang tau lah semuanya akan menjadi rumit kalo dia tau . ”


" Saya gak janji ya non . tapi sebisa saya ,,saya akan tutup mulut . ”


" Syukurlah . sebenarnya bibi bicara seperti itu karena mengkhawatirkan ku .. dia tidak bermaksud bicara seperti itu .. terimakasih karena pak Danang mau membantu .”


” Iya non sama-sama . ”


” Pak Danang boleh kembali . ”


" Baik non . saya permisi . ”


Yumna kembali ke kamar , dia merasa lelah karena seharian ini tidak dapat apa-apa dari usahanya untuk mencari kado . bukannya mendapat barang , Jihan malah membuat suasana hati nya tidak baik . ditambah Dennis membuat masalah dengan keluarga paman .


Yumna menghubungi suaminya lewat Videocall .


” Sayang . ” Sapa nya .


” Ada apa honey . " Jawab Dennis gemas .


” Kamu sibuk ? ? Nanti mau di masakin apa ? ”


" Apa aja sayang . biar bibi yang masak .. jangan capek-capek ya . terus gimana udah dapet barang buat kado Diana ? ”


” Belum sayang . Jihan rese banget tau gak .. ”


" Ngapain dia . ”


" Entar aku ceritain kalo kamu udah pulang . Oya , tadi aku ke rumah paman .. kamu bener datangi Paman buat gak ngasih tau aku tentang apa pun ? ”


" Paman ngadu ke kamu ?? ”


" Enggak sih , aku gak ketemu Paman .. tapi bibi yang bilang .. buat apa sih ? aku kan jadi gak enak .. mereka jadi mikir yang enggak-enggak tentang kamu . ”


" Emang bibi bilang apa tentang aku ?? ”


" Enggak bilang apa-apa , tapi aku takut aja bibi mikir yang enggak-enggak ke kamu . ”


” Aku cuman minta Paman buat ngertiin posisi kamu lagi hamil . itu aja .. wajar gak sih , aku gak mau kamu sampe pingsan kayak kemaren . ”


" Ya tapi gak perlu juga kamu melakukan itu . aku sehat kok Mas . ”


” Udahlah gak usah di pikirin . ”


” Iya .. ya udah aku tutup ya . semangat kerjanya . ”


” Aku jadi pengen pulang sayang . ”


” Apa sih . udah sana kerja lagi yang giat .. semangat nyari uang nya buat Dede bayi . ”


" Ya udah tutup , assalamualaikum . ”


” Waalaikum salam . " Yumna menutup telepon nya .


Sementara itu Dennis menutup telepon dengan senyum yang manis , semua karyawan tak tahan ingin mentertawakan Dennis .. betapa tidak , Dennis menerima telepon saat dia di ruangan meeting ..dia menghentikan meeting hanya karena menerima Videocall dari Yumna .


Dennis tidak malu memperlihatkan ekspresi wajah yang bucin banget pada Yumna dihadapan semua karyawan dan staf nya .


Padahal sebelum menerima Videocall , Dennis masih bertingkah menyebalkan .. dalam satu menit wajahnya berubah .


Semua orang yang berada di ruangan itu berusaha sekuat tenaga untuk diam dan berpura-pura tidak mendengar percakapan Dennis , sebab jika terlihat tersenyum .. Dennis pasti akan menghadangnya .


Dan yang lebih parah nya dia sanggup memecat seseorang hanya karena dia tersinggung .

__ADS_1


” Lanjutin . " Pintanya .


1 Jam kemudian , Dewi menghubungi yumna untuk meminta maaf soal Dennis .


Yumna meminta Dewi datang ke rumah untuk menjelaskan maksudnya .


Dewi pergi ke rumah Yumna menggunakan jam makan siang.


Tanpa basa-basi dia menceritakan semuanya , Yumna hanya menghela nafas .


” Mbak-mbak .. kenapa juga mesti cerita hal itu . ”


" Aku pikir pak Dennis tidak akan marah . itu kan masa lalu . ”


" Ya sudahlah Mbak ..toh udah kejadian . ”.


" Maaf ya na .. aku takut banget pak Dennis marah sam kamu gara-gara aku . ”


" Marah sih gak bakal .. terus dia gimana marah gak sama mbak ?? ”


" Bete banget mukanya Na . udah gitu masa gara-gara aku , beliau jadi uring-uringan sama semua orang . hari ini pak bos menghabisi semua orang . aku bahkan di panggil pak Riswan . ” Keluhnya menyesal .


” Tapi tadi waktu aku Videocall , dia gak bete . ”


” Gak tau . aku jadi kepikiran .. hampir aja aku kehilangan pekerjaan . ”


" Udah jangan di pikirin . mas Dennis emang kayak gitu . bentar lagi juga baik lagi . Oya .. kamu udah makan belum ? kita makan siang sama-sama ya ? ”


" Ah enggak deh , aku mau langsung balik ke kantor aja . aku lega udah kesini . ”


” Lain kali main kesini lagi ya . ajakin anak-anak . ”


” Gak janji deh .. ngeri liat pak bos . bisa sih kamu suka dia , mukanya marah Mulu kayaknya . ”


" Aku juga bingung . ”


" Udah ah jangan bahas itu , masalah bakal tambah rumit . ”


" Dia pemarah ?? ”


" Sedikit . ”


" Sedikit apa ? para karyawan yang lain aja bilangnya dia gak pernah senyum . ”


” Bohong . Jangan percaya .. suamiku murah senyum kok . ”


" Sama kamu doang kali , ya udah aku pamit ya . ”


" Bentar aku panggil Natan sebentar .. ”


" Siapa ?? ”


" Karyawan mas Dennis .. bagian nganter kemana-mana . ”


" Lebih jelasnya supir Na . gitu aja susah . ”


” Dasar .. tunggu bentar ya .”


Yumna mencari Natan ke belakang untuk mengantar Dewi ke kantor dan menitipkan makan siang buat Dennis .


Saat Natan mengambil jaket dan membuka pintu mobil , Dewi terpesona dengan ketampanan Natan .


" Makasih ya Tan .. jangan lupa kasi ke mas Dennis . ”


" Baik non .. ”


" Na .. siapa ? " Tanyanya agak mesem .

__ADS_1


” Mbak bukan seleranya .. jangan macem-macem . ” Kata Yumna menusuk hati .


” Gak boleh nih . ”


" Udah sana masuk , liat yang bening dikit kayak gitu . ”


" Haha ya udah aku duluan ya . ”


Natan mengantar Dewi ke kantor sesuai keinginan Yumna , dalam perjalanan Dewi terus mengajak ngobrol .


Malam pun tiba , Dennis keluar dari kamar mandi dia bersiap untuk tidur .


” Tadi Mbak Dewi kesini mas . dia cerita semua yang dia lakukan ke kamu . ”


" Ngapain ?? ”


" Dia khawatir kamu akan marah sama aku soal itu. ya minta maaf aja . ”


" Punya temen gak jelas banget . kamu gak bisa milih temen . gak pinter jaga perasaan orang . ” omelnya .


" Maafin aja lah mas . lagian kamu ngapain juga ngorek-ngorek masa laluku ? ”


" Aku cuma tanya , apa kamu pernah menceritakan tentang aku padanya ?? kenapa dia jawab yang enggak-enggak . udah gitu panjang lebar lagi cerita soal kamu dan pria itu . ”


" Tapi tumben kamu gak uring-uringan ? biasanya kalo di singgung masalah itu .. kamu kepanasan . ”


" Enggak lah .. ngapain . ”


" Ngapain apaan , kamu kan udah sikat semua karyawan tadi gara-gara itu . ”


” Kok kamu tau ?? ”


" Taulah . ”


" Dewi yang bilang ?? ”


" Gak penting siapa yang kasih tau , masa kamu gitu sih .. gak baik dong ..nanti mereka pada resign lho dari kantor gara-gara sikap kamu . ”


" Boro-boro resign .. yang ada makin betah . jangan liat akunya lah .. mereka kerja sama aku kan terjamin segala-gala . ”


" Sombongnya suamiku . ”


” Emang iya sayang aku gak pernah liat ada yang resign deh . ”


" Iya-iya oke aku percaya . terus masalah Paman .. kenapa sih mesti kayak gitu mas . ”


" Itu lagi , kamu kan udah tau jawabannya .. bibi ngomong apa sih ?? ”


" Enggak ngomong apa-apa . aku gak enak aja . ”


" Kalo gak enak tinggal di buang sayang . ”


" Aku serius . ”


" Mana pernah aku gak serius , udah ah aku mau nyapa anakku .. ” Katanya sembari mengelus perut Yumna .


" Besok bisa temenin aku ke dokter .. waktunya periksa lagi .. tapi kalo gak bisa gak apa-apa .. biar aku sama Natan aja . ”


" Enak aja . dikira orang kalian pasangan suami istri lagi . aku bisa kok temenin .. masalah kerjaan gampang . hati-hati lama-lama kamu nyaman lho sama Natan . ”


" Emang aku nyaman kok . ”


" Nyaman apaan nih ? ”


” Ya jalan sama dia , dia kerjanya bagus . masa kamu mau cemburu sama dia . ”


” Tetap aja dia laki-laki . ”

__ADS_1


" Hmmm kamu ya . sukanya gitu , kalo cemburu bikin sengsara orang .. ayo tidur ah .. ”


__ADS_2