YUMNA

YUMNA
Episode 256


__ADS_3

Yumna merasa terancam saat Dennis berhenti dan membuka seatbelt. kemarahannya bukan lagi main-main, kekecewaan Dennis kepadanya cukup menguras kesabaran.


" Apa ? kamu mau apa ?? " Hardik yumna berusaha tak takut.


" Aku memang gila, dan itu semua karena mu. kamu terus mempermainkan perasaanku . "


" Aku tidak pernah merasa mempermainkan mu. kamu sendiri yang mempersulit keadaan. "


" Keadaan ?? aku harus apa untuk membuatmu mengerti ? tidak bisakah kamu berhenti dan kembali ? kita mulai semuanya dari awal. aku sudah lelah meyakinkan mu.. "


" Kalau begitu berhentilah. kita jalani semuanya masing-masing supaya tidak saling menyakiti. "


" Apa ? bukan jawaban itu yang aku harapkan. " Dennis kembali menyetir dan melanjutkan perjalanan.


" Kamu tau sendiri jika aku sangat sulit. saat aku putus dari raka, apa pernah aku kembali padanya. tidak perduli seberapa besar upayanya meyakinkan ku.. aku tetap tak mau, sekarang giliran mu. berhenti membuang waktu dan hidup saja dengan baik. " cecar yumna geram.


" Dia jelas bersalah karena menghamili jihan, tapi aku ? apa aku melakukan kecurangan hingga kamu tak mau ? apa aku pernah mengkhianati ?? aku sampai rela mati untuk mu, tapi ini yang kamu beri untukku ?? perpisahan yang tidak ada ujung nya ?? dimana perasaan kamu ?? " Ujarnya .


" Ucapan ibuku mungkin membuat mu sangat luka. dia hanya seorang ibu yumna,, kamu akan tau rasanya jika banyu terluka. "


" Meski banyu terluka aku tidak akan menyalahkan istrinya . aku tidak akan mengatakan jika dia adalah sebab dari semua kekacauan yang terjadi. "


" Oke.. aku tau kamu sangat menderita. ibuku sudah menyesalinya kenapa kamu tak mau sedikitpun beri maaf. dia bersalah dan dia meminta maaf, apa lagi yang kamu mau ?? "


" Ucapan yang sudah terlontar tidak bisa di ulang lagi. aku tidak pernah menuntut kata maaf dari ibumu . yang aku tau, aku di tuduh melakukan sesuatu yang tidak aku lakukan. aku di paksa melepaskan, aku lepaskan . selanjutnya aku jalani sisa hidupku sendirian. kamu pikir itu gak sakit ?? "


Dennis tak lagi bicara, dia tak bisa meluluhkan yumna begitu saja.


" Kamu hanya perlu sedikit sabar untuk menerima keadaan. " Timpal yumna lagi.


" Jadi kamu tetap dengan pilihan mu ? sungguh tak ingin kembali ?? "


" Maaf. " Lontar nya.


Dennis hanya menghela nafas mendengar jawaban darinya.


Keesokan harinya, Yumna kembali merenungi semua pembicaraan dengan Dennis di mobil.


" Aku harap kali ini dia sungguh berhenti. " Ujarnya.


Tiba-tiba paman dan bibi serta sinta datang menemuinya " Kenapa gak main ke rumah ? yumna sangat sibuk ya ?? " Ujar bibi sembari duduk di samping.


" Lumayan bi, oya gimana sin. kamu balik ke kantor ?? "


" Iya. si bayi di urus nenek nya. "..


" Bagaimana hubungan mu dengan natan ?? "


" Baik. "


" Kapan kalian menikah. ini sudah cukup lama. "


" Dia masih senang jadi kaki tangan mantan suamimu. aku heran. "


" Kenapa ? kamu tak suka ? "


" Bekerja padanya banyak bahaya. jadi aku tak suka. "


" Oya na, bagaimana hubungan kamu dengan Dennis ?? " Tanya paman.


" Kurang baik. dia tetap tidak mau meski aku menolak. "


" Apa kamu terganggu ?? "


" Aku tidak punya pilihan. biarkan saja. "

__ADS_1


" Apa perlu paman menemuinya ? "


" Jangan kan paman, ayahnya pun tak di dengar nya. "


" Yumna. "


" Prioritas ku hanya banyu, yang lain nya aku tak mau pusing. "


" Kamu yakin akan membiarkan Dennis, paman tau betul seperti apa dia. "


" Tapi kenapa yumna tidak mau kembali ? bukankah dia sangat menyukaimu ?? " Tanya bibi penasaran.


" Dari awal hingga akhir aku menyadari hubungan ku dengannya banyak sekali kendala. aku tak mau terus menyulitkan nya. ".


" Jangan bicara begitu, bibi ingin tanya bagaimana perasaan mu padanya sekarang ?? "


" Aku memilih untuk tidak memikirkan nya. tidak perduli seberapa besar, aku tidak siap untuk apapun yang akan terjadi kedepannya jika bersamanya. "


" Sudah jangan dibahas lagi. kita tidak berhak membujuk yumna untuk kembali. yumna tau apa pilihannya. " Kata paman sembari mengusap pundak yumna.


" Iya Mbak. kamu gak sendiri kok.. " Lontar sinta menguatkan.


Saat mereka asik mengobrol tiba-tiba bibi datang membawa sebuah amplop coklat .


" Misi non. ini ada paket. " Kata bibi sembari memberikan.


" Dari siapa bi ?? "


" Katanya dari pengadilan. "


" Apa ?? " Yumna segera membukanya tak sabar.


Betapa terkejutnya yumna saat membaca surat tersebut, itu adalah dokumen dari pengadilan mengenai surat izin permohonan hak asuh banyu. Dennis ingin mendapatkan hak asuh dari yumna.


Yumna tampak marah dan merobek kertas tersebut. " Aku mau pergi sebentar. "


" Tidak, aku tidak mau menyeret paman ke dalam masalah ku. tinggal lah beberapa jam lagi. aku pamit. "


Yumna pun segera pergi. " Ada apa lagi ? " Tanya bibi resah.


Sementara itu Dennis tampak sibuk memimpin meeting bersama semua staff.


Yumna datang penuh kemarahan, dia harus meluruskan semua permasalahan di antara mereka.


Dia menunggu di ruangan dennis seorang diri, " Nona, tuan masih lama. apa nona akan menunggu ?? " tanya sekertaris dennis.


" Aku akan menunggu , jika perlu sampai besok lusa . " Tegasnya.


" Baik non. saya akan buatkan minum. "


" Tidak perlu. lanjutkan saja pekerjaan mu. "


" Baik non, saya permisi. "


Sekertaris pun pergi begitu saja.


1 jam berlalu, dennis tiba. dia di beritahu sang sekertaris tentang keberadaan yumna di ruangan. " Sudah ku duga. kali ini apa kamu masih bisa menolak ku. " batinnya .


Dennis masuk dan menyambut sang pujaan yang hendak menerkam.


" Sebuah pemandangan yang indah melihatmu menunggu ku disini. " Godanya.


" Apa yang kamu lakukan ?? " Tanya nya datar.


" Kamu sudah menerima kabar ?? "

__ADS_1


" Sampai mati pun kamu tak pernah bisa memisahkan aku dari banyu !!! " Teriak yumna .


" Siapa yang ingin memisahkan kalian ? aku hanya ingin mendapatkan hak asuh nya saja. "


" Hentikan semuanya sebelum aku kehilangan kesabaran. "


" Kamu kira aku masih sabar menghadapi mu. jangan kamu kira aku terima begitu saja. "


" Dia putraku, tidak seorang pun bisa merenggut nya dariku !!! " Teriaknya lagi.


" Kamu juga jangan lupa jika aku ayahnya. aku bisa melakukan apapun yang aku mau. jadi sebaiknya kamu bersabar menghadapi ku. "


" Mas dennis !!! "


" Muak ? apalagi aku, aku muak mencari cara, muak meyakinkanmu yang berhati batu. "


" Apa maumu sekarang ?? "


" Mauku ? Berapa ribu kali kamu tanyakan itu ? aku sampai bosan menjawabnya. "


" Jadi kamu gunakan banyu untuk menekan ku ? ayah seperti apa kamu ini, teganya memperalat darah daging mu sendiri. "


Mendengar ucapan yumna, dennis tak terima. dia mendorong yumna ke dinding dan menonjok dinding di samping wajahnya " Siapa suruh kamu berhati batu ?? " Ujarnya gemetar.


" Jadi hanya itu yang bisa kamu lakukan ? aku semakin yakin dengan pilihanku untuk meninggalkan mu. aku akan membencimu seumur hidupku . " Ujar yumna menatapnya penuh amarah.


" Daripada kamu sibuk membenci. lebih baik kamu siapkan pengacara untuk melawanku.. setidaknya kamu harus berusaha kan sebelum menerima kekalahan. "


" Satu yang kamu harus tau, kamu atau siapapun tidak akan bisa menjauhkan aku dari putraku. sekuat tenaga akan ku pertahankan dia. "


" Cobalah, tapi aku tidak yakin. "


" Jangan sombong kamu mas. Alloh tidak akan membiarkan mu menang dariku. "


" Sudah , aku tidak ingin perdebatan di antara kita. aku akan membiarkan pintu di rumah ku terbuka untuk mu . kamu bebas datang kapanpun untuk menemui banyu. "


" Jangan kamu kira aku tidak tau, kamu pasti menggunakan syarat untuk itu. "


" Ah ya ampun kenapa kamu sangat pintar. "


" Sebaiknya lupakan halusinasi mu itu, tidak baik untukmu. aku akan pamit dan menyiapkan tenaga untuk melawan manusia seperti mu. "


" Oke, tapi jangan lupa perjanjian kita minggu ini. kamu gak lupa kan ?? ada 4 pertemuan makan malam . "


" Lupakan saja. "..


" Kalau begitu, aku akan mengirim kembali bocah sialan itu ke penjara. sebab kamu mau ingkari janji. "


" Aku muak dengan ancamanmu. "


" Jika kamu pikir ini sebuah ancaman. tunggulah beberapa menit, kamu akan menerima kabar jika aku sungguh akan memasukkan nya ke sel. "


Yumna kembali geram menghadapi nya " Tidak cukupkah semua kekacauan yang kamu buat. haruskah aku makan malam dengan orang seperti mu ? tidak punya nurani dan egois . bunuh saja aku ini mas.. aku lelah menghadapimu. "


" Sayangku.. kamu hanya perlu mengikuti kemauan ku , kalau kamu lelah. bilang YA saja .. ayo mas kita balikan. maka semuanya beres. "..


" Jangan mimpi kamu mas. "


" Kalau begitu, aku akan membuat nya semakin panjang. sampai kamu benar-benar lelah menghadapi ku. "


" Lakukan saja seperti yang kamu mau. "


" Oke.. sekarang pulang dan mandi. dandan yang cantik ya. aku udah booking tempat, nanti malam aku jemput. " Ujarnya tanpa dosa.


Yumna menarik pintu dan membanting nya sangat keras.

__ADS_1


" Ini senjata terakhir. kalau kamu masih tidak bisa di ajak baik-baik, tolong maafkan aku jika aku nekat. " Ujarnya seraya menatap kepergian yumna.


"


__ADS_2