
Di rumah Paman 1 hari setelah Sinta pergi , Bibi merasa sepi tanpa putri sulungnya.
Sementara itu sikap Paman agak berubah setelah apa yang diperbuat oleh istrinya kemarin-kemarin .
" Kopi Yah . ” Lontar Bibi sembari menyimpan segelas kopi di meja .
” Tidak perlu . Kamu tidak perlu repot untuk menyeduh kan kopi atau yang lainnya . Aku bisa melakukannya sendiri . ”
" Aku tau ayah masih marah .. Maafin ibu ya yah . ”
" Kamu enggak salah apa-apa .. Kenapa meminta maaf ? Kesalahan cuman milikku .”
" Ayah . ”
” Aku mau ke kantor . Assalamualaikum . " Katanya lalu beranjak dan meraih Tas .
" Waalaikum salam hati-hati yah . ”
Paman sudah tidak menjawab atau menengok lagi kepada istrinya .
Dia berjalan menuju mobil dan berangkat .
Sementara itu Yumna mengantar Dennis ke depan yang hendak berangkat ke kantor .
" Sayang , Nanti kamu gak usah ke kantor deh .. Makan siang ku di anterin pak Anto aja ya . Awas jangan suka bersihin rumah lah .. Jangan capek-capek . ” Kata Dennis .
” Siap Bos . Oya Mas nanti aku boleh ya mau jalan sama Jihan dan Diana ? ”
" Mau kemana ? ”
" Jalan aja . ”
" Mending ajakin ke rumah . Ngobrol ngapain kek .. ”
” Gitu ya ? Kenapa sih gak boleh . ”
" Kandungan kamu kan udah lumayan agak besar . Mending di rumah aja . ”
" Oke deh nanti aku ajakin mereka kesini . ”
" Aku berangkat .”
Yumna pun meraih tangan suaminya dan mencium nya .
” Hati-hati Mas . ”
” Iya Assalamualaikum . ”
” Waalaikum salam . ”
Yumna kembali masuk ke dalam dan segera meraih HP .
Dia mengirimi pesan ke pada Jihan dan Diana .
” Buat makan siang enaknya bikin apa ya Bi ? ” Tanyanya sembari membuka kulkas.
” Bibi udah potongin sayurnya Non ..”
” Capcay Mulu bosen ya Bi . Dah biarin aja nanti masaknya . ”
* Di rumah Rendy *
Pagi itu Nadia sedang membereskan rumah dengan semangat .
Tiba-tiba telepon rumah berbunyi , Dengan segera dia mengangkat .
” Halo . Oh lu Jani .. Apa kabar ? lu Masih hidup ? Hehe .. ” celetuk Nadia .
” Gue mau minta no telepon Yumna . " Pinta Jani .
” Mau ngapain ? Lu mau bikin ulah apa lagi ? Gue sih enggak mau ngasih . ”
” Pelit amat sih lu , Gue mau ngajakin Yumna damai . ”
” Enak amat lu ngomong . Lu pikir Yumna mau damai ama lu apa ? Mimpi . ”
” Udah deh mending lu kasih aja . Gue gak punya waktu buat debat sama lu . ”
__ADS_1
” Ntar sore lu telpon lagi ke sini ya .. Gue mau minta izin suami gue dulu . Boleh gak gue kasi nomer Yumna ke lu . " Nadia segera menutup telepon nya .
” Dasar nenek sihir .. Mau ngapain coba dia minta nomer Yumna lagi . Gak bosen apa nyari masalah Mulu . ” Gerutu Nadia sembari mengelap meja .
” Siapa yang telepon barusan ? " Tanya Rendy mengagetkannya .
” Oh itu Jani Mas . Dia minta nomer telpon Yumna katanya . ” Jawab Nadia .
" Mau ngapain lagi dia ? ”
” Katanya sih mau minta damai Mas . ”
" Damai gimana ? Sidang sudah di jadwalkan .”
" Gak tau deh Mas . ”
" Terus kamu kasih ? ”
” Enggak lah Mas .. Masa aku kasih . ”
” Nad bukan apa-apa ya .. Aku cuman gak mau Yumna terkena masalah lagi . Kasihan dia . ”
" Iya Mas . Aku tau kok . ”
” Makasih karena kamu udah ngerti . Aku berangkat dulu . ”
” Iya Mas . Aku antar ke depan ya . ”
Nadia membawakan tas kerja milik Rendy dan mengantar nya ke depan .
2 Jam Kemudian , Jihan dan Diana datang ke rumah Yumna .
Jihan membawa bayinya sementara Diana membawa calon ibu mertuanya .
" Ya ampun Yumna ini rumah kamu .. Bagus deh . Selera kamu memang bagus .Tante suka . ” Puji Mama Aditya .
" Masa Tan . Ini rumahnya Mas Dennis Tan . Sebelum kita nikah udah dibangun . ”
” Oya ? Seneng deh kesini ketemu Yumna .. ini Tante bawa puding buah . ”
" Makasih ya Tan . kok repot-repot segala . ”
" Yuk duduk .. Maaf ya kita gak jadi keluar . Mas Dennis gak kasih izin . ”
" Gak apa-apa Na . Enakan disini kok , Gratis makan dan minumnya . " Lontar Jihan.
” Hehehe iya juga . ”
” Yumna , Tante kebelet mau ke toilet dong . ”
" Iya Tan . Bentar Tan .. Bi.. bibi . ” Panggil Yumna .
" Iya non . ” Lontar bibi sembari cepat menghampiri .
" Ini Tante Dewi mau ke toilet , Tolong di anterin . ”..
" Iya non . Sebelah sini Nyonya . ” Ajak bibi .
” Iya .. Tinggal bentar ya .”
Tante pun pergi ke toilet di antar bibi .
" Oya Na , Aku denger sepupu kamu udah nikah sama si Ken ya ? " Tanya Jihan .
" Kok tau ? ”
" Si Ken kan upload di grup Wa . ”
” Aku gak masuk grup sih jadi gak tau . ”
" Bukannya Sinta demen sama supir kamu Na ? ” Tanya Diana .
” Hmmm iya . Tapi gak jodoh . ”
" Iya ya kalo ngomongin masalah jodoh gak ada yang tau . Contoh nya aku , Gak cinta gak apa malah nikah sama pacar kamu Na . ” Lontar Jihan cekikikan .
” Aku juga , Tadinya aku udah putus asa sama Mas Adit . Taunya sekarang dia yang bucin . ”
__ADS_1
" Hehe Syukurlah , Aku berharap kalian bahagia mau dengan siapapun . " Lontar Yumna dibarengi senyuman .
." Oya Na di rumah mertuaku ada Juna . Kamu ingat dia gak ? Sepupu Mas Raka ? ”
" Oh anak kecil itu . Sekarang dia gimana masih tengil gak ? ”
" Masih Na . Kamu tau gak sekarang dia jadi model tau di Amerika . Ganteng lho Na . ” Puji Jihan .
" Oh model . Keren amat .. Terus-terus ? ”
" Kemarin dia balik , Katanya mau rehat , Mau ketemu Orang tua . Dia nanyain kamu lho Na. ”
" Emang dia masih ingat sama aku Apa ? ”
" Masih lah jangankan sama kamu ,, Sama aku aja dia ingat . ”
" Kok bisa . ”
” Tunggu-tunggu kalian ngomongin siapa sih ?.” Tanya Diana .
" Juna , sepupu suami aku Mas Raka . Jadi dulu tuh Waktu Yumna pacaran sama Mas Raka si Juna ini masih kelas 3 SMP kalo gak salah , nembak Yumna gitu tau Dii . " Lontar Jihan sambil kembali tertawa .
" Apa sih Han . ”
" Lah emang iya . Masa kamu lupa . ”
" Udah lama banget . Dia dulu masih anak kecil . ”
" Terus gimana ? Yumna terima ? " Tanya Diana .
" Ya enggak lah , Gila .. Masa aku terima anak kecil udah gitu aku lagi serius sama Raka kok waktu itu . ”
” Hahaha .. Tadinya aku pengen banget kasih tau Mas Raka waktu itu . Tapi Yumna nya gak boleh . ”.
" Ya ngapain juga dikasih tau . Gak penting . Udah ah kamu jangan bahas itu .. Kalo mas Dennis dengar .. Abis .. Dia kan cemburuan banget . ”
” Dia kan gak ada . Oya Na kamu tau waktu dia Dateng terus liat aku , Dia kaget kok kenapa aku yang malah jadi istri mas Raka ? Kenapa gak kamu Na . Dia heran banget .. ”
" Terus kamu Jawab apa ? ”
" Ya aku bilang aja jodoh nya sama aku . Terus dia tanya kamu dimana .. Aku tanya balik , Kamu mau ngapain gitu nanyain Yumna ? Dia jawab ya kali aja cinta monyet ku dulu bisa jadi jodoh beneran sambil ketawa dia . ”
” Dih . ”
" Terus minta nomer kamu gitu deh . Aku kasih akun media sosial kamu aja , Suruh dia follow .. Biar dia tau kalo kamu udah nikah ..hehe . ”
" Dasar kamu Han . ”
" Yumna satu lagi nih . Dennis aja tau sama tuh bocah . ”
" Hah .. Maksudnya gimana ? Kan waktu aku pacaran sama Raka , Mas Dennis ngambek dan gak mau sahabatan sama kita, kok bisa tau dia ? ”
" Aku yang cerita . Aku Panasin Dennis aja sekalian waktu itu . ”
" Panasin gimana Han ? ”
” Iya aku bilang aja , tuh sepupunya Raka bocah 14 tahun aja berani nyatakan cinta sama kamu , Masa kamu kalah sama dia . ”
" Jihan . Kan Mas Dennis udah ngutarakan waktu itu . ”
" Iya tapi keduluan sama Mas Raka kan ? Lagian kamu gak peka sih Na .. Dennis kan suka kamu jauh sebelum kita ketemu Raka .. ”
" Gak usah ngomongin masa lalu ah . Kamu gak panas ngomongin itu Han . Sekarang kan dia udah jadi suami kamu .. ”
” Gak . Biasa aja .. Aku malah seneng . ”
" Kan Dii , Sahabat aku yang satu ini emang aneh banget . ”
" Ngomong-ngomong ini yang ketoilet kok gak balik-balik ya . Nyasar apa . ”
" Di tinggalin bibi kali jadi nyasar mau balik kesini . ”
" Ya kali rumahku Segede lapangan bola . ”
" Kamu gak kepo nih sama Juna ? Aku punya akun media sosial nya .”
" Enggak ah . Ngapain .. ”
__ADS_1
” Takut banget sih sama Dennis hahaha . " Ledek Jihan .
" Apa sih Han . Kesini cuman buat ngeledekin aku doang deh . ”