YUMNA

YUMNA
Episode 159


__ADS_3

Di rumah Paman 1 hari setelah Sinta pergi , Bibi merasa sepi tanpa putri sulungnya.


Sementara itu sikap Paman agak berubah setelah apa yang diperbuat oleh istrinya kemarin-kemarin .


" Kopi Yah . ” Lontar Bibi sembari menyimpan segelas kopi di meja .


” Tidak perlu . Kamu tidak perlu repot untuk menyeduh kan kopi atau yang lainnya . Aku bisa melakukannya sendiri . ”


" Aku tau ayah masih marah .. Maafin ibu ya yah . ”


" Kamu enggak salah apa-apa .. Kenapa meminta maaf ? Kesalahan cuman milikku .”


" Ayah . ”


” Aku mau ke kantor . Assalamualaikum . " Katanya lalu beranjak dan meraih Tas .


" Waalaikum salam hati-hati yah . ”


Paman sudah tidak menjawab atau menengok lagi kepada istrinya .


Dia berjalan menuju mobil dan berangkat .


Sementara itu Yumna mengantar Dennis ke depan yang hendak berangkat ke kantor .


" Sayang , Nanti kamu gak usah ke kantor deh .. Makan siang ku di anterin pak Anto aja ya . Awas jangan suka bersihin rumah lah .. Jangan capek-capek . ” Kata Dennis .


” Siap Bos . Oya Mas nanti aku boleh ya mau jalan sama Jihan dan Diana ? ”


" Mau kemana ? ”


" Jalan aja . ”


" Mending ajakin ke rumah . Ngobrol ngapain kek .. ”


” Gitu ya ? Kenapa sih gak boleh . ”


" Kandungan kamu kan udah lumayan agak besar . Mending di rumah aja . ”


" Oke deh nanti aku ajakin mereka kesini . ”


" Aku berangkat .”


Yumna pun meraih tangan suaminya dan mencium nya .


” Hati-hati Mas . ”


” Iya Assalamualaikum . ”


” Waalaikum salam . ”


Yumna kembali masuk ke dalam dan segera meraih HP .


Dia mengirimi pesan ke pada Jihan dan Diana .


” Buat makan siang enaknya bikin apa ya Bi ? ” Tanyanya sembari membuka kulkas.


” Bibi udah potongin sayurnya Non ..”


” Capcay Mulu bosen ya Bi . Dah biarin aja nanti masaknya . ”


* Di rumah Rendy *


Pagi itu Nadia sedang membereskan rumah dengan semangat .


Tiba-tiba telepon rumah berbunyi , Dengan segera dia mengangkat .


” Halo . Oh lu Jani .. Apa kabar ? lu Masih hidup ? Hehe .. ” celetuk Nadia .


” Gue mau minta no telepon Yumna . " Pinta Jani .


” Mau ngapain ? Lu mau bikin ulah apa lagi ? Gue sih enggak mau ngasih . ”


” Pelit amat sih lu , Gue mau ngajakin Yumna damai . ”


” Enak amat lu ngomong . Lu pikir Yumna mau damai ama lu apa ? Mimpi . ”


” Udah deh mending lu kasih aja . Gue gak punya waktu buat debat sama lu . ”

__ADS_1


” Ntar sore lu telpon lagi ke sini ya .. Gue mau minta izin suami gue dulu . Boleh gak gue kasi nomer Yumna ke lu . " Nadia segera menutup telepon nya .


” Dasar nenek sihir .. Mau ngapain coba dia minta nomer Yumna lagi . Gak bosen apa nyari masalah Mulu . ” Gerutu Nadia sembari mengelap meja .


” Siapa yang telepon barusan ? " Tanya Rendy mengagetkannya .


” Oh itu Jani Mas . Dia minta nomer telpon Yumna katanya . ” Jawab Nadia .


" Mau ngapain lagi dia ? ”


” Katanya sih mau minta damai Mas . ”


" Damai gimana ? Sidang sudah di jadwalkan .”


" Gak tau deh Mas . ”


" Terus kamu kasih ? ”


” Enggak lah Mas .. Masa aku kasih . ”


” Nad bukan apa-apa ya .. Aku cuman gak mau Yumna terkena masalah lagi . Kasihan dia . ”


" Iya Mas . Aku tau kok . ”


” Makasih karena kamu udah ngerti . Aku berangkat dulu . ”


” Iya Mas . Aku antar ke depan ya . ”


Nadia membawakan tas kerja milik Rendy dan mengantar nya ke depan .


2 Jam Kemudian , Jihan dan Diana datang ke rumah Yumna .


Jihan membawa bayinya sementara Diana membawa calon ibu mertuanya .


" Ya ampun Yumna ini rumah kamu .. Bagus deh . Selera kamu memang bagus .Tante suka . ” Puji Mama Aditya .


" Masa Tan . Ini rumahnya Mas Dennis Tan . Sebelum kita nikah udah dibangun . ”


” Oya ? Seneng deh kesini ketemu Yumna .. ini Tante bawa puding buah . ”


" Makasih ya Tan . kok repot-repot segala . ”


" Yuk duduk .. Maaf ya kita gak jadi keluar . Mas Dennis gak kasih izin . ”


" Gak apa-apa Na . Enakan disini kok , Gratis makan dan minumnya . " Lontar Jihan.


” Hehehe iya juga . ”


” Yumna , Tante kebelet mau ke toilet dong . ”


" Iya Tan . Bentar Tan .. Bi.. bibi . ” Panggil Yumna .


" Iya non . ” Lontar bibi sembari cepat menghampiri .


" Ini Tante Dewi mau ke toilet , Tolong di anterin . ”..


" Iya non . Sebelah sini Nyonya . ” Ajak bibi .


” Iya .. Tinggal bentar ya .”


Tante pun pergi ke toilet di antar bibi .


" Oya Na , Aku denger sepupu kamu udah nikah sama si Ken ya ? " Tanya Jihan .


" Kok tau ? ”


" Si Ken kan upload di grup Wa . ”


” Aku gak masuk grup sih jadi gak tau . ”


" Bukannya Sinta demen sama supir kamu Na ? ” Tanya Diana .


” Hmmm iya . Tapi gak jodoh . ”


" Iya ya kalo ngomongin masalah jodoh gak ada yang tau . Contoh nya aku , Gak cinta gak apa malah nikah sama pacar kamu Na . ” Lontar Jihan cekikikan .


” Aku juga , Tadinya aku udah putus asa sama Mas Adit . Taunya sekarang dia yang bucin . ”

__ADS_1


" Hehe Syukurlah , Aku berharap kalian bahagia mau dengan siapapun . " Lontar Yumna dibarengi senyuman .


." Oya Na di rumah mertuaku ada Juna . Kamu ingat dia gak ? Sepupu Mas Raka ? ”


" Oh anak kecil itu . Sekarang dia gimana masih tengil gak ? ”


" Masih Na . Kamu tau gak sekarang dia jadi model tau di Amerika . Ganteng lho Na . ” Puji Jihan .


" Oh model . Keren amat .. Terus-terus ? ”


" Kemarin dia balik , Katanya mau rehat , Mau ketemu Orang tua . Dia nanyain kamu lho Na. ”


" Emang dia masih ingat sama aku Apa ? ”


" Masih lah jangankan sama kamu ,, Sama aku aja dia ingat . ”


" Kok bisa . ”


” Tunggu-tunggu kalian ngomongin siapa sih ?.” Tanya Diana .


" Juna , sepupu suami aku Mas Raka . Jadi dulu tuh Waktu Yumna pacaran sama Mas Raka si Juna ini masih kelas 3 SMP kalo gak salah , nembak Yumna gitu tau Dii . " Lontar Jihan sambil kembali tertawa .


" Apa sih Han . ”


" Lah emang iya . Masa kamu lupa . ”


" Udah lama banget . Dia dulu masih anak kecil . ”


" Terus gimana ? Yumna terima ? " Tanya Diana .


" Ya enggak lah , Gila .. Masa aku terima anak kecil udah gitu aku lagi serius sama Raka kok waktu itu . ”


” Hahaha .. Tadinya aku pengen banget kasih tau Mas Raka waktu itu . Tapi Yumna nya gak boleh . ”.


" Ya ngapain juga dikasih tau . Gak penting . Udah ah kamu jangan bahas itu .. Kalo mas Dennis dengar .. Abis .. Dia kan cemburuan banget . ”


” Dia kan gak ada . Oya Na kamu tau waktu dia Dateng terus liat aku , Dia kaget kok kenapa aku yang malah jadi istri mas Raka ? Kenapa gak kamu Na . Dia heran banget .. ”


" Terus kamu Jawab apa ? ”


" Ya aku bilang aja jodoh nya sama aku . Terus dia tanya kamu dimana .. Aku tanya balik , Kamu mau ngapain gitu nanyain Yumna ? Dia jawab ya kali aja cinta monyet ku dulu bisa jadi jodoh beneran sambil ketawa dia . ”


” Dih . ”


" Terus minta nomer kamu gitu deh . Aku kasih akun media sosial kamu aja , Suruh dia follow .. Biar dia tau kalo kamu udah nikah ..hehe . ”


" Dasar kamu Han . ”


" Yumna satu lagi nih . Dennis aja tau sama tuh bocah . ”


" Hah .. Maksudnya gimana ? Kan waktu aku pacaran sama Raka , Mas Dennis ngambek dan gak mau sahabatan sama kita, kok bisa tau dia ? ”


" Aku yang cerita . Aku Panasin Dennis aja sekalian waktu itu . ”


" Panasin gimana Han ? ”


” Iya aku bilang aja , tuh sepupunya Raka bocah 14 tahun aja berani nyatakan cinta sama kamu , Masa kamu kalah sama dia . ”


" Jihan . Kan Mas Dennis udah ngutarakan waktu itu . ”


" Iya tapi keduluan sama Mas Raka kan ? Lagian kamu gak peka sih Na .. Dennis kan suka kamu jauh sebelum kita ketemu Raka .. ”


" Gak usah ngomongin masa lalu ah . Kamu gak panas ngomongin itu Han . Sekarang kan dia udah jadi suami kamu .. ”


” Gak . Biasa aja .. Aku malah seneng . ”


" Kan Dii , Sahabat aku yang satu ini emang aneh banget . ”


" Ngomong-ngomong ini yang ketoilet kok gak balik-balik ya . Nyasar apa . ”


" Di tinggalin bibi kali jadi nyasar mau balik kesini . ”


" Ya kali rumahku Segede lapangan bola . ”


" Kamu gak kepo nih sama Juna ? Aku punya akun media sosial nya .”


" Enggak ah . Ngapain .. ”

__ADS_1


” Takut banget sih sama Dennis hahaha . " Ledek Jihan .


" Apa sih Han . Kesini cuman buat ngeledekin aku doang deh . ”


__ADS_2