YUMNA

YUMNA
Episode 277


__ADS_3

Yumna mendapati denis sedang sendiri di taman rumah sakit . entah apa yang sedang ia renungkan , yang jelas tatapannya sangat pilu.


Yumna menghampiri dan duduk di samping denis.


" Ayah sudah di pindah kan ke ruang pasien . kamu gak jenguk ?? " Katanya.


" Apa aku masih punya muka untuk menemui ayah ? "


" Kamu menyesal sekarang ? betapa menyakitkannya kehilangan orang tua mas. kamu selalu bertengkar dengannya , apalagi pertengkaran kalian selalu gara-gara aku. " Katanya lagi.


Denis mulai berkaca-kaca mendengar ucapan yumna, betapa tidak setiap hari mereka berselisih. denis tak pernah mendengarkan ayah.


Air mata di ujung kelopak nya membuat yumna tak tega untuk terus menyudutkan denis.


" Temui lah ayah, bicara padanya. aku akan biarkan kamu sendiri . " Katanya sembari beranjak .


" Aku siap di hukum. Tapi aku tidak sanggup jika ayah pergi . " Ucapnya tak kuat.


Yumna kembali duduk dan menepuk punggung denis " Kita sama-sama berdo'a mas. ayah orang yang baik, semoga Alloh memberinya keajaiban. "


Denis semakin menangis tersedu-sedu di hadapan yumna mendengar ucapannya.


Yumna segera memeluk nya untuk memberinya kekuatan " Tidak apa-apa. kamu bisa menangis semau mu. ayo kita temui ayah. "


Denis memeluk nya sangat erat, dia tidak punya siapapun kali ini.


20 menit berlalu yumna membawa denis ke ruangan ayah, sementara dia dan ibu menemui dokter di ruangan nya. " Dok, coba lakukan sesuatu pada suamiku . berapa pun biaya nya akan saya bayar. " kata ibu masih dengan tangisan .


" Ini bukan masalah uang nyonya. Berdo'alah, minta sama Alloh.. kita hanya menunggu waktu sampai besok pagi.


" Tapi dok, setidaknya beri kami satu cara supaya ayah bisa bertahan. " Pinta yumna .


" Bicaralah padanya, Berikan sesuatu yang dapat meringankan beban. beliau kena serangan jantung pasti ada faktornya, ada tekanan di dalam dirinya yang membuat nya drop seperti ini. "


" Maksud dokter bagaimana ?? "


" Bicara lah janjikan sesuatu yang membuat nya kuat. "


Ibu dan yumna saling memandang, mereka bingung harus berbuat apa.


" Terimakasih sarannya dok. kalau begitu kami permisi. "


" Silakan. "

__ADS_1


Ibu dan yumna keluar dari ruangan, lalu memikirkan cara supaya ayah bisa bertahan.


" Yumna sini ibu mau ngomong. " pinta ibu amat serius.


" Kita duduk disini ? "


" Iya. Yumna, kamu dengar sendiri kan kata dokter barusan. kita harus memberi ayah harapan. "


" Iya bu, lalu ?? "


" Ayah drop karena apa yang denis lakukan ke kamu, bisakah kita berpura-pura supaya ayah baikan. "


" Maksud ibu berpura-pura apa ?? "


" Kamu nikahin denis. "


" Apa ? bu ??? "


" Cuma ini satu-satunya cara yang membuat ayah kuat . ibu ngerti ini salah, tapi sekarang sangat darurat. ayah bisa tiada kalau kita tidak melakukan sesuatu. kamu tenang aja, ibu akan mengatasi denis. ibu bersumpah , dia tidak akan macam-macam. "


" Bu apa tidak ada jalan lain, mas denis kan seperti itu. mana mungkin dia tidak akan macam-macam. "


" Serahkan semuanya sama ibu. ibu janji , setelah ayah baikan. kalian bisa bercerai. "


" Ibu mohon na. apa ibu perlu berlutut sama kamu ? ibu akan lakukan apapun. " Katanya membuat yumna tak tega.


" Ibu yakin bisa menjamin mas denis ?? "


" Yakin. "


" Baik.. " Jawab yumna singkat namun bimbang.


Ibu segera memeluk yumna karena terharu " Ibu gak akan melupakan pengorbanan kamu sayang. ibu janji sama yumna, ibu akan penuhi semua mau yumna. "


" Ya bu, "


Setelah mereka berkompromi, ibu mengajak denis keluar untuk bicara. sementara yumna masuk ruangan ayah.


" Yah, Ini yumna. kenapa ayah belum sadar juga ? ibu dan mas denis khawatir.. ayah kuat ya, ayah harus pulih. kalau ayah seperti ini siapa yang akan membela yumna saat yumna bertengkar dengan mas denis. tinggallah beberapa tahun lagi . ayah harus melihat banyu dewasa, Bahkan setelah mas denis merenggut kehormatan yumna, mas denis harus bertanggungjawab. harusnya dia menikahi yumna. siapa yang bisa menekan mas denis untuk menikahi ku kalau bukan ayah . yumna ingin menjadi menantu ayah lagi. jadi bangunlah, tidak ada orang yang mau membantu yumna sekarang. " Jelasnya berupaya membuat ayah kuat.


Yumna berusaha tegar memandang wajah mantan mertuanya, dia begitu baik dan penuh kasih sayang .


" Aku sudah yatim piatu, apa ayah tega membiarkan ku kehilangan sosok seorang ayah lagi ? lawan rasa sakit nya yah. yumna ingin sama-sama ayah lagi. " Sambungnya sembari terisak.

__ADS_1


Sementara itu ibu bicara dengan serius di kantin rumah sakit " Apa ? nikah ?? "


" Kenapa kamu senang ya ? tapi perlu kamu tau pernikahan ini hanya untuk membuat ayah pulih. setelah keadaan membaik, yumna bisa meninggalkan kamu. "


" Bu, apa sekarang ibu sedang menghukum ku ? "


" Lebih dari itu. nanti saat kalian sudah sah menikah, kamu tidak boleh macam-macam pada yumna . dia sudah berkorban demi kita, jadi ibu minta kamu tau diri sedikit. " Jelas ibu mencoba keras pada denis.


" Lakukan saja, aku tidak akan mengacau. "


" Janji sama ibu, kalau kamu akan berubah . kamu gak akan menyakiti yumna dan melakukan hal yang engga-engga lagi !! "


" Janji. apa ada lagi yang ibu inginkan ? "


" Tidak ada, malam ini juga ibu akan memanggil pak penghulu dan paman yumna untuk menikahkan kalian. jadi sekarang kamu pulang mandi dan bersiap. "


Kata ibu lalu segera beranjak meninggalkan denis, Ibu juga meminta yumna pulang dan bersiap untuk langsung melakukan ijab qabul diruangan ayah.


Sementara Denis masih duduk merenungi semua kekacauan yang telah dia buat.


" Padahal ini adalah tujuanku selama ini yah, kembali menikahi yumna. menjadikan dia menantu di rumah lagi, tapi sekarang.. cerita nya beda yah.. aku di buat tidak berdaya. tidak apa-apa asal ayah sembuh.. aku ingin membayar apa yang sudah ku lakukan. " Katanya bicara seorang diri.


Waktu menunjukkan pukul 11 malam, yumna dan Denis sudah rapih dan bergegas ke rumah sakit, sementara paman sangat shock dengan pernikahan yang sangat mendadak. paman berusaha untuk bicara pada yumna. dia tidak habis pikir mengapa yumna mau menikahi Denis, padahal sebelumnya yumna begitu ogah-ogahan kembali pada denis.


" Jawab paman na. apa ini ? "


" Paman serahkan sama yumna ya. paman gak usah banyak berpikir. Ini hanya sebuah cara agar ayah punya harapan. "


" Lagi-lagi kamu berkorban. sayang, jangan melakukan apapun untuk siapapun. terlebih untuk orang yang selalu menyakiti kamu. "


" Ayah pantas mendapatkan pengorbanan ku.dia tidak boleh tiada paman. "


" Yumna. "


" Lakukan ini untuk yumna yah ? paman percaya sama yumna ?? yumna janji tidak akan membiarkan mas denis menyakiti yumna lagi, justru sekarang yumna akan lebih kuat daripada mas denis. "


Paman semakin risau dengan ucapan yumna. bagaimana tidak, yumna selalu bermasalah jika bersama denis .


" Percaya sama yumna ya ?? "


" Paman bisa apa kalau yumna sudah mengambil keputusan. "


Yumna memeluk paman seketika " Maaf selalu membuat paman gelisah. aku selalu membebani paman. "

__ADS_1


" Tidak sayang. jangan katakan itu. "


__ADS_2