YUMNA

YUMNA
Episode 120


__ADS_3

Saat Yumna menyiapkan semua bahan untuk memasak , Tiba-tiba bibi menghampirinya .


” Non .. Di depan ada tamu . ”


" Tamu buat siapa bi ? Mas Dennis atau aku ? ”


" Dia bilang dia koki yang dikirim tuan untuk masak . ”


" Apa ? Koki ? ” Yumna pergi menemui nya di ruang tamu.


Setibanya di ruang tamu .


” Pagi Non ? " Sapa nya ramah .


" Pagi .. Tuan-tuan ini dari mana ? "


" Saya diminta pak Dennis untuk memasak untuk makan malam Non .”


” Oh .. Saya mau telepon suami saya dulu .. bi , Tolong anterin ke dapur ya juru masak kita hari ini . ” Pinta Yumna .


" Baik non . ”


Bibi pun membawa kedua orang tersebut ke dapur , Sementara Yumna menelepon suaminya lewat video call .


” Halo sayang . ” Jawab Dennis .


” Mas kamu sewa koki buat masak ? ”


" Oh iya mereka udah datang ya .. Sayang , aku gak mau kecapean . Kan kamu yang ulang tahun .. masa kamu capek sendiri . Kamu istirahat aja . Aku juga sudah sewa orang buat menata meja di taman belakang . ”


" Sayang makasih ya . Kamu pengertian banget . ”


" Tadi aku telepon maen matiin aja sih . Ngambek Mulu . ”


” Iya sayang maaf . tadi lagi darting . ”


" Emang kamu kenapa lagi sih ? ”


" Nanti aku cerita deh kalo kamu udah pulang . Kamu lanjut kerja gih . Sekali lagi makasih ya sayang sama maaf ya tadi marah. ”


" Iya nyonya mah bebas mau marah mau apa juga .. " Ledek Dennis .


” Dih .. Ya udah ya aku matiin . ”


1 Jam sudah berlalu , Yumna ikut menata meja dan kursi di taman belakang .


Tiba-tiba saja Sinta datang menemuinya .


" Kamu kesini mau jelasin semuanya ke Mbak ? "


" Tempo hari Mbak ngabarin aku kalo dia sakit . Seolah Mbak ingin aku menemui nya . Tapi sekarang Mbak seperti saat aku meminta dia balik kesini . Mau Mbak apa sih ? ”


” Iya mbak minta maaf soal itu . Mbak cuman gak mau kamu nyakitin perasaan Ken juga . Dia bener-bener serius sama kamu . Mbak aja jadi pusing setiap hari balas chat Ken tentang kamu sin . ”


” Mbak aku memang sangat benci dia , Tapi aku gak bisa membohongi perasaanku juga . Aku masih suka dia . Kekecewaan aku sangat besar sama dia . Wajar kan kalo aku bersikap seperti itu padanya . ”


" Terus gimana ? Apa tindakan kamu sekarang ? ”


" Aku ingin menata hati ku lagi untuk nya . Aku kesini untuk minta tolong Mbak mengenai kak Ken . ”


" Kamu sudah sempat kasih harapan buat dia ? ”


" Aku hanya membalas chat nya . Tidak lebih .”


” Terus Mbak liat kamu 2x Pergi sama dia . ”


” Apa itu bisa dibilang memberikan harapan ? ”


" Iya dong Sin . Harusnya kamu gak mau kalo kamu gak suka dia . ”

__ADS_1


" Ya makanya aku kesini buat minta bantuan Mbak . ”


” Sinta-sinta , Ya udah nanti Mbak pikirin deh ya .”


” Mbak . Makasih ya .. Mbak selalu ada buat aku . ”


” Kamu ngomong apa sin , Kita kan keluarga. ”


” Aku mulai memahami kenapa suami Mbak bertindak sejauh itu . ”


” Hehe .. Kamu bisa aja . ”


Sinta memeluknya erat . Pemandangan itu terlihat oleh Natan yang sedang duduk di balkon ..


” Ya udah Mbak mau ngecek ke dapur ya .. Kira-kira mereka kekurangan bahan atau tidak . "


" Oke . ”


Yumna kembali ke dapur melihat koki itu sedang memarinasi daging .


Saat Yumna tiba , Dia menjadi mual karena bau bawang goreng yang sedang di masaknya .


” Aduh .. Bau banget . Kok jadi pusing . ” Lontarnya heran lalu dia duduk di kursi semari memijat keningnya .


" Non kenapa ? ” Tanya bibi menghampiri .


" BI kayaknya aku masuk angin deh . Mual .. Perutnya gak enak . ”


" Bibi ambilin minyak kayu putih ya non . ” Katanya sembari pergi meninggalkan Yumna .


Karena tak tahan baunya , Yumna bermaksud untuk menjauhi dapur . Dia berdiri dan berjalan , Baru berjalan dua langkah .. Yumna hampir jatuh . Tapi Sinta menangkap badannya .


" Mbak !!! ” Teriak Sinta .


” Aduh .. Sin , Kok kepala Mbak jadi puyeng gini . Perasaan tadi gak apa-apa kok . ”


" Ya udah aku antar ke kamar ya . ” Kata Sinta sambil meraih tangan nya menuju Kamar .


" Kenapa sama non ? " Tanyanya cemas .


” Agak pusing Tan . " Jawabnya lemas .


Dengan spontan Natan menggendong Yumna tanpa mengatakan apapun . Sinta terkejut dan terharu dengannya .


" Saya bantu ke kamar Non ." Katanya sembari menaiki tangga .


” Kamu kan juga sakit Tan .. Badanku berat . ”


" Tidak kok non jangan khawatir . ” Katanya lagi dengan Nafas ngos-ngosan .


Sementara Sinta mengikuti nya dari belakang .


" Non , Saya telepon tuan ya ? ” Kata Natan .


" Jangan deh Tan , Kasihan dia pasti lagi banyak kerjaan . Aku gak apa-apa kok . Tinggal istirahat sebentar aja nanti baikan ..”


" Tapi non .”


" Gak usah Tan . ”


" Kalo gitu aku telepon dokter ya . ” Kata Sinta sambil menghubungi nya .


1 Jam sudah berlalu ,


*


*


Dokter memeriksa Yumna di kamar .

__ADS_1


" Kenapa ya dok ? Saya masuk angin apa ya ? ” Katanya .


” Selamat ya Mbak sedang hamil lho . " Jawab dokter membuat Yumna dan Sinta kaget .


" Apa dok , Hamil ? Dokter serius ? " Tanya nya lagi tidak percaya .


” Ya Allah . Udah berapa Minggu dok ? ”


" Jalan 3 Minggu .. Dijaga asupan makanan nya ya . Nanti saya kasih resep buat Janin mbak . ”


" Dokter diperut saya beneran ada bayi ? ”


" Iya .. Jangan capek-capek , Jangan stres ya gak baik buat janin . Ini vitamin nya jangan lupa diminum .


" Mbak ? " Lontar Sinta bahagia .


" Bentar lagi kamu bakal jadi Tante nih . ”


” Mana dong mbak aku mau pegang ? ”


" Belum berbentuk dong sin . Kan baru e Minggu . Oya sin , Jangan kasih tau yang lain dulu ya . Aku mau kasih surprise . ”


Dokter tersenyum mendengar kata-kata Yumna yang menggebu-gebu .


" Oke .”


" Mbak saya permisi dulu ya . " Lontar dokter .


" Dok , Makasih ya . ”


.


" Sama-sama Mbak . Mari saya tinggal dulu ya . ”


Dokter pun keluar dari kamar Yumna . Tiba-tiba Natan menghampiri dokter .


" Gimana keadaan nona dok ? " Tanya nya cemas .


" Baik kok , Beliau sehat . ”


" Tidak ada yang serius kan dok . ”


" Tidak ada .. Nona sehat . . Saya pergi dulu ya . ”


" Baik dok , mari saya antar keluar . ”


Natan mengantar dokter keluar .


Sementara itu Yumna masih tidak percaya jika dalam perutnya ada bayi .


Perlahan dia menitikkan air mata sembari mengusap perutnya .


” Ini bukan mimpi kan sin ?.” Lontarnya .


" Enggak Mbak . Selamat ya mbak . Aku ikut seneng dengan kabar baik ini . ”


" Makasih ya sin , Mas Dennis pasti senang kalo tau berita ini . Aku jadi gak sabar kasih tau dia .”


" Ya udah aku mau suruh supir buat Nebus resep obat di apotik ya ..”


" Iya sin .”


Sinta pun keluar , Dia kaget melihat Natan berdiri di balik pintu .


" Bagaimana keadaan nona ? ”


" Dia baik . ”


” Non yakin . Lalu kenapa tadi nona pusing ? Saya mau telepon tuan . Saya takjut non kenapa-kenapa . ”

__ADS_1


” Gak usah . ”


__ADS_2