
Saat Yumna menyiapkan semua bahan untuk memasak , Tiba-tiba bibi menghampirinya .
” Non .. Di depan ada tamu . ”
" Tamu buat siapa bi ? Mas Dennis atau aku ? ”
" Dia bilang dia koki yang dikirim tuan untuk masak . ”
" Apa ? Koki ? ” Yumna pergi menemui nya di ruang tamu.
Setibanya di ruang tamu .
” Pagi Non ? " Sapa nya ramah .
" Pagi .. Tuan-tuan ini dari mana ? "
" Saya diminta pak Dennis untuk memasak untuk makan malam Non .”
” Oh .. Saya mau telepon suami saya dulu .. bi , Tolong anterin ke dapur ya juru masak kita hari ini . ” Pinta Yumna .
" Baik non . ”
Bibi pun membawa kedua orang tersebut ke dapur , Sementara Yumna menelepon suaminya lewat video call .
” Halo sayang . ” Jawab Dennis .
” Mas kamu sewa koki buat masak ? ”
" Oh iya mereka udah datang ya .. Sayang , aku gak mau kecapean . Kan kamu yang ulang tahun .. masa kamu capek sendiri . Kamu istirahat aja . Aku juga sudah sewa orang buat menata meja di taman belakang . ”
" Sayang makasih ya . Kamu pengertian banget . ”
" Tadi aku telepon maen matiin aja sih . Ngambek Mulu . ”
” Iya sayang maaf . tadi lagi darting . ”
" Emang kamu kenapa lagi sih ? ”
" Nanti aku cerita deh kalo kamu udah pulang . Kamu lanjut kerja gih . Sekali lagi makasih ya sayang sama maaf ya tadi marah. ”
" Iya nyonya mah bebas mau marah mau apa juga .. " Ledek Dennis .
” Dih .. Ya udah ya aku matiin . ”
1 Jam sudah berlalu , Yumna ikut menata meja dan kursi di taman belakang .
Tiba-tiba saja Sinta datang menemuinya .
" Kamu kesini mau jelasin semuanya ke Mbak ? "
" Tempo hari Mbak ngabarin aku kalo dia sakit . Seolah Mbak ingin aku menemui nya . Tapi sekarang Mbak seperti saat aku meminta dia balik kesini . Mau Mbak apa sih ? ”
” Iya mbak minta maaf soal itu . Mbak cuman gak mau kamu nyakitin perasaan Ken juga . Dia bener-bener serius sama kamu . Mbak aja jadi pusing setiap hari balas chat Ken tentang kamu sin . ”
” Mbak aku memang sangat benci dia , Tapi aku gak bisa membohongi perasaanku juga . Aku masih suka dia . Kekecewaan aku sangat besar sama dia . Wajar kan kalo aku bersikap seperti itu padanya . ”
" Terus gimana ? Apa tindakan kamu sekarang ? ”
" Aku ingin menata hati ku lagi untuk nya . Aku kesini untuk minta tolong Mbak mengenai kak Ken . ”
" Kamu sudah sempat kasih harapan buat dia ? ”
" Aku hanya membalas chat nya . Tidak lebih .”
” Terus Mbak liat kamu 2x Pergi sama dia . ”
” Apa itu bisa dibilang memberikan harapan ? ”
" Iya dong Sin . Harusnya kamu gak mau kalo kamu gak suka dia . ”
__ADS_1
" Ya makanya aku kesini buat minta bantuan Mbak . ”
” Sinta-sinta , Ya udah nanti Mbak pikirin deh ya .”
” Mbak . Makasih ya .. Mbak selalu ada buat aku . ”
” Kamu ngomong apa sin , Kita kan keluarga. ”
” Aku mulai memahami kenapa suami Mbak bertindak sejauh itu . ”
” Hehe .. Kamu bisa aja . ”
Sinta memeluknya erat . Pemandangan itu terlihat oleh Natan yang sedang duduk di balkon ..
” Ya udah Mbak mau ngecek ke dapur ya .. Kira-kira mereka kekurangan bahan atau tidak . "
" Oke . ”
Yumna kembali ke dapur melihat koki itu sedang memarinasi daging .
Saat Yumna tiba , Dia menjadi mual karena bau bawang goreng yang sedang di masaknya .
” Aduh .. Bau banget . Kok jadi pusing . ” Lontarnya heran lalu dia duduk di kursi semari memijat keningnya .
" Non kenapa ? ” Tanya bibi menghampiri .
" BI kayaknya aku masuk angin deh . Mual .. Perutnya gak enak . ”
" Bibi ambilin minyak kayu putih ya non . ” Katanya sembari pergi meninggalkan Yumna .
Karena tak tahan baunya , Yumna bermaksud untuk menjauhi dapur . Dia berdiri dan berjalan , Baru berjalan dua langkah .. Yumna hampir jatuh . Tapi Sinta menangkap badannya .
" Mbak !!! ” Teriak Sinta .
” Aduh .. Sin , Kok kepala Mbak jadi puyeng gini . Perasaan tadi gak apa-apa kok . ”
" Ya udah aku antar ke kamar ya . ” Kata Sinta sambil meraih tangan nya menuju Kamar .
" Kenapa sama non ? " Tanyanya cemas .
” Agak pusing Tan . " Jawabnya lemas .
Dengan spontan Natan menggendong Yumna tanpa mengatakan apapun . Sinta terkejut dan terharu dengannya .
" Saya bantu ke kamar Non ." Katanya sembari menaiki tangga .
” Kamu kan juga sakit Tan .. Badanku berat . ”
" Tidak kok non jangan khawatir . ” Katanya lagi dengan Nafas ngos-ngosan .
Sementara Sinta mengikuti nya dari belakang .
" Non , Saya telepon tuan ya ? ” Kata Natan .
" Jangan deh Tan , Kasihan dia pasti lagi banyak kerjaan . Aku gak apa-apa kok . Tinggal istirahat sebentar aja nanti baikan ..”
" Tapi non .”
" Gak usah Tan . ”
" Kalo gitu aku telepon dokter ya . ” Kata Sinta sambil menghubungi nya .
1 Jam sudah berlalu ,
*
*
Dokter memeriksa Yumna di kamar .
__ADS_1
" Kenapa ya dok ? Saya masuk angin apa ya ? ” Katanya .
” Selamat ya Mbak sedang hamil lho . " Jawab dokter membuat Yumna dan Sinta kaget .
" Apa dok , Hamil ? Dokter serius ? " Tanya nya lagi tidak percaya .
” Ya Allah . Udah berapa Minggu dok ? ”
" Jalan 3 Minggu .. Dijaga asupan makanan nya ya . Nanti saya kasih resep buat Janin mbak . ”
" Dokter diperut saya beneran ada bayi ? ”
" Iya .. Jangan capek-capek , Jangan stres ya gak baik buat janin . Ini vitamin nya jangan lupa diminum .
" Mbak ? " Lontar Sinta bahagia .
" Bentar lagi kamu bakal jadi Tante nih . ”
” Mana dong mbak aku mau pegang ? ”
" Belum berbentuk dong sin . Kan baru e Minggu . Oya sin , Jangan kasih tau yang lain dulu ya . Aku mau kasih surprise . ”
Dokter tersenyum mendengar kata-kata Yumna yang menggebu-gebu .
" Oke .”
" Mbak saya permisi dulu ya . " Lontar dokter .
" Dok , Makasih ya . ”
.
" Sama-sama Mbak . Mari saya tinggal dulu ya . ”
Dokter pun keluar dari kamar Yumna . Tiba-tiba Natan menghampiri dokter .
" Gimana keadaan nona dok ? " Tanya nya cemas .
" Baik kok , Beliau sehat . ”
" Tidak ada yang serius kan dok . ”
" Tidak ada .. Nona sehat . . Saya pergi dulu ya . ”
" Baik dok , mari saya antar keluar . ”
Natan mengantar dokter keluar .
Sementara itu Yumna masih tidak percaya jika dalam perutnya ada bayi .
Perlahan dia menitikkan air mata sembari mengusap perutnya .
” Ini bukan mimpi kan sin ?.” Lontarnya .
" Enggak Mbak . Selamat ya mbak . Aku ikut seneng dengan kabar baik ini . ”
" Makasih ya sin , Mas Dennis pasti senang kalo tau berita ini . Aku jadi gak sabar kasih tau dia .”
" Ya udah aku mau suruh supir buat Nebus resep obat di apotik ya ..”
" Iya sin .”
Sinta pun keluar , Dia kaget melihat Natan berdiri di balik pintu .
" Bagaimana keadaan nona ? ”
" Dia baik . ”
” Non yakin . Lalu kenapa tadi nona pusing ? Saya mau telepon tuan . Saya takjut non kenapa-kenapa . ”
__ADS_1
” Gak usah . ”