
Yumna tiba di Rumah Dennis , Dia pergi menuju kamar.
" Dari mana ?"
" Dari rumah Paman , Sinta sudah pulang ."
" Sini kita sarapan ." Ajak Dennis .
" Kamu gak mau tanya bagaimana keadaan Sinta ? "
" Buat apa menanyainya , sepagi ini jangan mengajak bertengkar ,Kita baru menikah kemarin ."
" Menikah ? Pernikahan kita hanya di atas kertas ."
" Duduklah ,Temani aku sarapan .Aku memintamu baik-baik ."
" Kalau aku tidak mau , Apa kamu akan mengancam ku dengan senjata mu itu ? Memenjarakan Pamanku ? "
" Jika itu di perlukan ,Apa boleh buat ."
" Hebat ,Kamu melakukan apapun semau mu . Sarapan dengan nikmat sementara Keluarga pamanku , Mereka bahkan tidak bisa makan karena mu ."
" Kamu mulai lagi ..Kita sudah membahas ini ,Kenapa sih masih di ungkit-ungkit terus ."
" Sarapan saja sana sendiri ,Aku tidak lapar ."
Yumna pergi ke kamarnya tanpa menoleh sedikit pun,lalu Dennis mengikutinya .
" Yumna ..Aku masih ingin ngomong ."
" Apa ? Aku sudah tidak punya tenaga untuk bertengkar ."
" Sayang , Kenapa sih kamu ngomong gitu ." Dennis berusaha menyentuh wajah Yumna, Tapi Yumna memalingkan wajahnya .
" Aku perlu sendiri , Berangkat sana ."
" Jangan terlalu lama membenciku ." Yumna menutup pintu kamar tanpa memperdulikan Dennis .
" Pergilah ke semua tempat yang kamu mau , Aku menaruh kartu kredit di laci meja mu .Aku berangkat dan aku akan pulang tepat waktu . Jangan lupa makan meski sedang marah ya , Kita mungkin akan bertengkar lagi nanti , untuk itu kamu harus punya tenaga . Aku berangkat ." Lontar Dennis dibalik pintu ,Yumna hanya terdiam mendengar ucapannya .
Yumna tidak tau mengapa Dennis mudah berubah .
" Bi , bujuk Istriku untuk makan .Tanyalah apa maunya ." Lontar Dennis lalu berangkat.
" Iya tuan ."
1 Jam berlalu , Yumna masih di kamar dia terus memperhatikan ke dua cincin dari Rendy .
Tiba-tiba bibi mengetuk pintu nya ,
" Non ini sudah siang ,Non makan ya ..Atau non mau makan apa biar bibi buatin ." Lontar bibi berusaha membujuk .
Yumna membuka pintunya .
" Nanti jika lapar , Aku akan makan Bi ..bibi gak usah khawatir ."
" Tapi non ini udah siang ."
" Iya nanti juga makan kok ."
Saat bibi sibuk membujuknya ,Lalu terdengar suara bel .
" Ada tamu kayaknya Non ..bibi ke depan dulu ya ."
" Iya Bi ."
__ADS_1
Bibi pergi keluar membukakan pintu .
" Assalamualaikum Bi ..Yumna ada ?"
Rupanya Diana dan Jihan datang berkunjung .
" Waalaikum salam ,Mau ketemu Non Yumna ya ...Ayo silahkan masuk , Non Yumna ada di dalam ."
" Makasih Bi ." Jihan dan Diana masuk mengikuti bibi menuju ruang tamu .
" Duduk Non ,Bibi mau panggil non Yumna sebentar ."
" Iya ."
Bibi pergi memanggil Yumna .
Beberapa menit kemudian ,
" Kalian ."Lontar Yumna bahagia bertemu mereka .
Yumna memeluk mereka berdua .
" Ya ampun baby EL lucu nya ." Yumna menggendong bayi Jihan .
" Maaf ya chat kalian gak di bales ."
" Ada apa ? Aku khawatir banget sama Kamu Na ."
" Na , Cerita sama kita ." Lontar Jihan.
" Ga tau harus cerita mulainya dari mana .."
" Dennis bikin kamu sedih lagi ya ?"
" Tapi Na kamu tau gak Dennis lho yang nyuruh kita datang ke sini , Dia telepon ."
" Buat apa ?"
" Gak tau sih ,Cuman dia bilang tolong tengok in kamu .. Ada masalah apa lagi dia antara kalian ?"
" Kamu juga enggak cerita kalo kamu mau nikah sama Dennis."
" Dennis sudah sangat berubah , Dia sekarang bisa melakukan apapun untuk memenuhi egonya .Aku gak ngerti kenapa dia berubah banyak banget ."
" Emang apa sih yang udah Pak Dennis lakuin ? " Tanya Diana .
" Singkat cerita Dennis membuat Pamanku berhutang banyak padanya , Hingga suatu hari dia ngotot ingin menikahi sepupuku Sinta ,Jika tidak dia akan mengambil semua aset dan sahamnya kembali ,dia membuat Pamanku tidak berdaya . Awalnya aku pikir Ini hanya kebetulan , sampai aku berpikir dia ingin melukai ku makanya dia mau menikahi Sepupu ku ."
" Lalu kenapa kok Jadi kamu yang menikahinya ? "
" Sinta pergi saat waktunya tiba .. Dennis sangat marah dan mengancam pamanku akan memenjarakan nya karena dia berpikir dia sudah di permalukan ..Tapi ancamannya berubah seketika dia punya ide untuk membuat ku mengganti kan posisi Sinta .Yah kalian tau lah apa yang terjadi setelah itu ."
" Ya ampun Kenapa dia melakukan ini padamu ."
" Dan yang membuatku semakin terbebani dengan pernikahan ini adalah aku sudah punya pacar , dan kami akan menikah ." Lontar Yumna berkaca-kaca .
" Yumna ."
" Saat aku menyetujui menikahinya aku bilang padanya untuk segera bercerai ..Dia tidak ingin melakukan itu ..Itu membuat ku sulit apa yang harus aku katakan pada pacarku ."
" Kamu bisa menggugatnya kan ?"
" Dia mengancam ku untuk tetap mengambil semua aset Paman dan memproses ini melalui jalur hukum..Aku sudah kalah darinya ."
" Yumna ,,Aku tak ada saat kamu mengalami masalah seberat ini .".
__ADS_1
" Ini sangat mendadak ,Sampai hari ini aku belum memikirkan cara untuk melawan Dennis ."
" Yumna , Mungkin Dennis masih sangat mencintai kamu ."
" Apa artinya jika dia hanya bisa melukai .."
" Aku tau perasaan kamu sekarang ."
" Beri aku ide untuk mengatasi ini semua .".Pintanya .
" Dia melakukan itu karena dia sangat cinta sama kamu kali Na ."
" Gak tau lah , yang Jelas dia sudah kehilangan kepercayaan ku ."
" Yumna ."
Keesokan harinya , Pagi itu Yumna tidur sangat pulas dia bahkan tidak ketemu Dennis kemarin malam .Yang Jelas Yumna mengunci pintu kamar nya dan tidur .
Yumna bangun dari tidurnya , dengan mata masih mengantuk dia beranjak dari ranjang .
tiba-tiba Yumna kaget melihat Dennis yang terlelap di sampingnya .
"Deg ." Yumna mengecek bajunya dia berpikir yang tidak-tidak pada suaminya itu .
" Dennis !!!! " Teriak Yumna ,Tentu saja Dennis terbangun .
" Apa sih teriak-teriak ?" Dennis malah berusaha meraih tubuh Yumna ,Dennis menarik nya dengan mata yang masih mengantuk .
" Lepaskan !!! Kamu ngapain di kamar ku ?? " Tanyanya setengah berteriak .
" Apa salahnya ? kita suami istri kan."
" Kenapa kamu bisa masuk ke kamarku ? Seingat ku aku mengunci nya dari dalam ?"
" Aku punya duplikat kunci semua kamar di rumahku .." Jelasnya lagi sambil kembali tertidur .
" Apa ?? Saat aku tertidur apa yang kamu lakukan ? " Tanyanya begitu Cemas .
" Aku ."Bukannya menjawab , Dennis malah tersenyum. Membuat Yumna semakin gemetar .
" Jawab yang benar ,Kamu jangan macam-macam ya ?? " Teriakan Yumna semakin keras .
" Sayang ,berisik banget sih , aku gak ngapa-ngapain kamu kok ..Emang kenapa ? "
" Kamu gak bisa keluar masuk kamar tanpa izinku ."
" Semalaman aku mengetuk pintu , tapi kamu tidur pulas ya sudah aku tidur saja ."
" Kamu yakin gak ngapa-ngapain aku Dennis ? "
" Mana mungkin aku membiarkanmu begitu saja , Kamu pikir aja sendiri .Aku ini pria Normal masa ada seorang gadis di sampingku aku acuhkan begitu saja ."
Yumna memukul Dennis .
" Sakit dong ."
" Kamu jangan macam-macam ."
" Ya udah mau gimana lagi ." Dennis sukses membuat Yumna kesal .
" Jadi maksud kamu ?"
" Ya kamu tau lah .." Dennis beranjak dari tempat tidur dan berlari menuju kamarnya .
" Nenek apa yang sudah dia lakukan ??" Yumna menangis .
__ADS_1