
Di Hotel
*
*
Dennis kembali ke hotel ,Dia melihat Yumna sedang duduk di sudut ruangan .
Entah apa yang dia lamun kan , Hingga kedatangan Dennis pun tak terlihat olehnya .
Pelan-pelan Dennis menghampiri dan duduk di sampingnya .
" Aku pergi agar kamu bisa tidur , Aku menyuruh mu istirahat bukan ." Lontarnya pelan .
" Bagaimana aku bisa tidur dengan semua yang telah kamu lakukan ? Aku sedang memikirkan cara menjelaskan semuanya kepada kekasihku yang sebentar lagi akan tiba di Jakarta sore ini , Entah bagaimana reaksinya saat wanita yang akan dia nikahi kini sudah menjadi isteri orang lain ..Aku akan sangat melukainya dan itu semua karena mu ."
" Aku tau kebencian mu semakin bertambah , Tapi aku akan bersabar. Aku tidak akan mengalah padamu ,."
" Jadi kamu tetap tidak mau menceraikan ku ? Semoga Allah mengutuk mu .Kamu datang membawa rasa sakit , Kesedihan Paman ,Bibi ,Dan Sinta . Sekarang kamu jadikan aku tawanan , Akan lebih baik jika kamu bunuh aku saja ."
" Aku percaya hanya waktu yang akan menyembuhkan , Aku tidak pernah ingin menyakitimu ."
" Lucu sekali , Aku akan adukan ini kepada Mas Rendy , Dia akan melawan mu ."
" Dia tidak punya cukup uang untuk melawanku , Itu akan sia-sia saja .. Satu hal Yumna , Saat dia kembali ke Jakarta , Orang tuanya pasti memberitahu nya . Perusahan pacarmu itu jauh di bawahku , Dia tidak akan bisa melakukan apapun ."
" Jadi menurut mu Mas Rendy tidak akan memperjuangkan ku , Aku percaya dia akan datang dan melawan mu . Jadi bersiaplah ."
" Aku sudah siap ." Lontarnya sambil pergi ke kamar mandi .
" Aku akan mandi , nanti giliran mu ya Istriku ."
Dennis berusaha mencairkan suasana perdebatan diantara mereka .
Sementara Yumna tampak muak padanya .
Jakarta pukul 19 : 30 , Yumna dan Dennis pergi ke gedung untuk melangsungkan resepsi pernikahan mereka .
Yumna tampak mempesona dengan balutan gaun berwarna putih . Begitu juga Dennis , Mereka tampak serasi .
Ketika Dennis sudah tak sabar ingin segera duduk di kursi pelaminan ,Dimana semua mata akan tertuju padanya .
Sementara Yumna terus menerus melihat Hp nya ,Dia begitu gelisah .
" Kenapa Mas Rendy gak bales Wa ku ..Apa sekarang dia sudah tau ? Apa yang harus aku lakukan ?" Gumamnya .
" Ayo kita harus segera menyambut tamu , Mereka sudah datang ." Ajak Dennis tak sabar .
" Pergilah sendiri , inikan pesta mu ." Jawab Yumna .
__ADS_1
" Kamu jangan mengacau , Apa maksud kamu ,Ini pesta kita ."
Dennis menggandenh tangan Yumna dan siap berjalan menuju pelaminan .
MC memanggil pengantin untuk segera hadir di pelaminan .
" Tersenyumlah , Kamu masih bisa berpura-pura bahagia kan ." Lontar Dennis .
" Baiklah tanpa buang waktu yuk kita panggil pasangan pengantin baru kita ... Dennis dan Yumna ." Teriak Sang MC diikuti musik dan teriakan para tamu . Dennis dan Yumna keluar dan berjalan melambaikan tangan ke arah tamu-tamu .
Ada beberapa dari mereka kaget dengan keberadaan Yumna .
Raka ,Aditya , Jihan , dan Diana , tak percaya dengan apa yang mereka lihat .
Begitu pula Nadia dan teman-teman SMA nya yang turut hadir .
" Yumna ."
" Bukankah di undangan tertera nama pengantin nya Sinta ya ?" Lontar Nadia kepada temannya yang lain .
" Apa Yumna punya nama panjangnya kali ."
" Bukan ah , gak mungkin deh ."
Lontar Mereka keheranan , Sementara Jihan dan yang lain hanya mematung melihat Yumna yang tak ada kabar berita akan menikah dengan Dennis .
" Dit , kok Yumna gak bilang mau nikah sama pak Dennis ?" Tanya Diana ke Adit .
" Ah masa sih setahuku Yumna benci banget sama Dennis ." Lontar Jihan .
" Eh tunggu dulu , lihat wajah Yumna deh ,, Kok kayak gak seneng .. Jangan-jangan ada apa-apa nih ."
" Tapi kan Yumna juga cinta sama Dennis ."
" Enggak wajah Yumna tuh kayak sedih kalian liat gak sih ?" Timpal Diana .
" Kita harus ngomong deh ."
Raka dan Aditya tak ikutan bicara saat Jihan dan Diana membicarakan Yumna .
Saat Yumna melontarkan senyuman kepada para undangan ,Dia melihat Paman dan bibinya sedang berdiri melihat ke arah nya .
Begitu pula dengan Ayah dan Ibu Dennis .
Yumna memutuskan tersenyum karena dia tak punya pilihan yang lainnya .
Semua tamu terlihat menikmati pesta tersebut .Kecuali Nadia ,Dia ingin sekali lari ke arah Yumna dan melabraknya .
Banyak orang yang ingin menemui Yumna mengenai bagaimana dia bisa menikahi Dennis .
__ADS_1
1 Jam berlalu Tampak para tamu asik mengobrol dan menikmati makanan yang tersedia disana .
Nadia nekad berjalan menuju pelaminan dia ingin sekali bicara dengan Yumna .
" Hai selamat ya ..Aku ingin bicara nanti ya ." Ujar Nadia berbisik sambil menyalaminya .
" Bicara apa ? " tanya Yumna .
" Nanti saja ." Lalu Nadia pun berlalu mengekori para tamu yang lain .
Alunan Musik yang romantis di mainkan , Semua tamu begitu terkesan kepada pesta mereka .
Yumna mulai lelah, Sesekali dia meringis kesakitan mengenakan heels yang cukup tinggi.
" Karena berdiri terlalu lama kaki ku legal dan sakit ." Gerutunya sambil menghentakkan kaki kanannya pelan .
Dennis sadar dan mendengar keluhan istri nya itu .Dia pergi meninggalkan Yumna untuk mencari sandal untuk Yumna .
Saat Dennis pergi ,Jihan dan Diana menghampiri .
" Na kamu kok gak ngabarin mau nikah sama Dennis ."
" Aku ." Belum sempat menjawab, Dennis tiba membawakan sebuah sandal jepit .
" Pakailah ini tidak akan membuat mu sakit ."
Lontarnya tulus .
" Tidak mau ." Tolak Yumna pelan .
Tak hilang akal ,Dennis membuka heels Yumna dan memaksa memakaikan sandal jepit miliknya .
" Apa-apaan sih , dasar tukang maksa ."
" Aku tau kamu sakit kan pake heels tinggi gini ."
" Jangan sok perduli , hatiku lebih sakit dibanding kaki ku ." Lontarnya lagi dengan pelan .
" Jangan mulai disini ." Lontar Dennis mengingatkan.
Semua tamu tak lagi memperhatikan pengantin , Tiba-tiba seseorang datang dari arah masuk ..Rendy hadir melihat dengan mata kepalanya dari kejauhan .
Entah apa yang Rendy rasakan , Dia datang ke Jakarta di suguhi kejutan yang luar biasa dari Dennis.
Orang tua Rendy menjelaskan segalanya kepada Rendy , Mereka bahakn menyuruh Rendy melupakan Yumna .Rendy memutuskan pergi ke acara Yumna dan Dennis .
Yumna mulai menyadari keberadaan Rendy yang jaraknya tak cukup jauh dari tempatnya berdiri .
Pandangannya Lirih , Ingin rasanya Yumna berlari dan menjelaskan semuanya .Tapi ,Yumna harus menahan diri .Dia hanya memandang wajah kekasihnya itu dengan kesediaan dari jauh .
__ADS_1
" Dia sudah datang , Kita lihat apa dia akan mengambilmu dariku ,Atau dia akan diam saja disana meratapi segalanya ? Orang yang kamu bilang sangat mencintai mu , Dia hanya mematung. Dia tidak melakukan apapun ."
" Ya lain denganmu ,Jika kamu dalam posisinya ,Aku yakin kamu akan mengobrak-abrik tempat ini dan menghajar laki-laki yang telah merampas kekasihmu ..Dia tidak seperti mu ,Mas Rendy ku ,berpikir dulu sebelum bertindak ." Lontar Yumna sinis .