YUMNA

YUMNA
Kisah 20


__ADS_3

Hari ini Yumna sudah diijinkan pulang dari RS setelah 3 hari Yumna harus istirahat di RS.


Kedua orang tua Putra sudah kembali ke Jakarta tapi beliau selalu memantau keadaan Yumna melalui bik Inah.


Yumna dan bik Inah kembali ke rumah dengan diantar oleh Diki.


Di tengah perjalanan Diki berhenti di toko yang menjual mainan anak anak dan Diki menghentikan mobilnya di ruko yang terlihat ramai.


" Bik , Na...sebentar ya " kata Diki yang segera turun dari mobilnya.


Gak lama kemudian Diki kembali ke dalam mobil dengan membawa 2 bungkusan dan menyerahkan 1 bungkus buat bibik dan 1 bungkus buat Yumna.


" terima kasih Den... " kata bik Inah saat membuka bungkusan dari Diki yang berisi boneka bantal.


Betapa kagetnya Yumna saat membuka hadiah dari Diki yang ternyata gambar berbentuk kupu kupu.


" kupu kupu...... " kata Yumna kaget dan menutup mulutnya karena dia teringat Abang yang dulu di rumah kakeknya dan tanpa terasa Yumna menutup wajahnya dengan kedua tangannya menangis di dalam dekapan tangannya.


Diki hanya bisa melihat Yumna di balik spion kecil mobilnya.


Yumna lalu membuka matanya dan memandang Diki dari kursi belakang.


" Aabbaannggg.... " kata Yumna pelan tapi jelas terdengar oleh Diki


Diki begitu kaget dan spontan menghentikan mobilnya tiba tiba


" betulkan feeling saya.... mas adalah.... Abang itu ?" tanya Yumna pelan sambil menahan tangisnya


" adek... gadis kecilku, kupu kupu kecilku... gadis imutku berambut kepang kuda ..." kata Diki pelan.

__ADS_1


" MasyaAllah.... SubhanaAllah... Ya Allah... " tangis Yumna begitu keras mendengar Diki bersuara memanggilnya saat kecil itulah nama yang Diki berikan untuk dia.


Bik Inah lalu memeluk Yumna dengan kuat dan Yumna menangis kuat di pelukan bik Inah.


Setelah agak tenang Yumna melepaskan pelukannya.


" Alhamdulillah akhirnya adek bisa bertemu Abang lagi " kata Yumna pelan.


" dek...sebenarnya beberapa tahun kemudian Abang kembali lagi tapi adek sudah tidak ada di rumah kakek... Abang kehilangan jejak adek, kehilangan kupu kupu keci abang yang lucu " kata Diki pelan


" setelah Kakek meninggal... Nenek membawa adek pergi ke pulau Jawa tapi gak lams kemudian ... nenekpun pergi menyusul kakek dan adek hidup berpindah dari saudara nenek ke saudara nenek lain hingga adek berada di panti asuhan tersebut " kata Yumna menceritakan perjalanan hidupnya


Diki tanpa terasa menangis di balik punggungnya sehingga Yumna tidak melihat dia menangis.


Cukup lama mereka berhenti di jalan dan saling bercerita di dalam mobil, untungnya ada bik Inah sehingga tidak terjadi gossip tetangga 😁😁😁


💙💙💙💙


" looo den Diki mau kemana ?" tanya bibik saat melintas di kamar Diki melihat Diki membereskan bajunya ke dalam tas koper.


" saya harus kembali ke Ibu kota bik...seminar saya sudah selesai bik dan waktunya kembali ke rutinitas " jawab Diki


Saat itu ternyata dari lantai bawah Yumna mendengar pembicaraan Diki dan bik Inah, ada hati sedih mendengar Diki harus kembali ke Jakarta.


Siang itu Diki menemui Putra di ruang kerjanya untuk berpamitan


" haiii elu masuklah..." panggil Putra melihat sahabatnya di pintu


" Tra...gue mau pamit, terima kasih atas tumpangan elu selama ini ya, maaf gue ngerpotin elu ya " kata Diki

__ADS_1


" hahaha tidak merepotkan, elu sahabat gue...oke hati hati ya" kata Putra


Di saat Diki hendak ke kamarnya di lantai atas untuk mengambil tas nya ...Diki berpapasan dengan Yumna


" abang nak pergi ?" tanya Yumna pelan


" tugas abang disini sudah selesai dek, abang harus kembali ke tugas abang di Jakarta dek " jawab Diki


Diki melihat butir butir air mata jatuh di pipi Yumna tapi Diki tidak berani memeluk Yumna karena gadis kecilnya ini adalah istri sahabatnya.


" Abang janji akan menjagamu dari jauh... seperti janji abang sama Opa dan Kakek " kata Diki menegaskan isi hatinya.


Seketika Yumna tidak bisa menahan tangisnya semakin kencang karena Diki mengingatkan masa kecilnya yang indah... Yumna segera berlari ke kamarnya dan menutup pintu rapat rapat sehingga Yumna bisa menangis sejadinya di dalam kamar.


kenapa Abang baru datang hickks...hickks... Adek selama ini menunggu Abang datang, adek rindu Abang tapi kenapa keadaan berbeda di saat kita di pertemukan ...tangis Yumna di dalam kamar.


Tanpa terasa Yumna tertidur sambil menangis dan tersadar saat hendak shalat maghrib.


Yumna segera melaksanakan shalat maghrib di dalam kamarnya sendirian.


" non... boleh bibik masuk ? " tanya bik Inah


" masuklah bik " jawab Yumna


bik Inah masuk ke kamar Yumna dengan membawa amplop kecil dan surat dari Diki.


" non...ada titipan dari Den Diki...." kata bik Inah menyerahkan amplop kepada Yumna


Yumna mengambil amplop dari bik Inah dan meletakkannya di nakas kamarnya.

__ADS_1


" bik... Mas belum di buat minum ya, biar Na buat dulu ya " kata Yumna buru buru melepas rukuhnya.


Yumna segera ke dapur untuk menyiapkan makanan dan minuman buat suaminya dan mengantarkannya ke kamar yang merangkap ruang belajarnya.


__ADS_2