
Waktu menunjukkan pukul 9 pagi , Nadia pergi ke rumah Rendy untuk mengantarkan makanan .
Saat dia tiba , Nadia terkejut melihat mobil Rendy penyok . ” Kenapa nih , Jangan-jangan mas Rendy kecelakaan . ” Lontarnya lalu segera masuk kedalam .
Nadia membuka pintu tanpa mengetuk lagi , Dia khawatir jika terjadi sesuatu pada suaminya .
” Mas .. mas kamu dimana ?? ” Panggilnya segera memeriksa ruangan .
Nadia menaiki tangga dan menuju ke kamar utama .
Nadia meletakkan kotak makan di atas meja sebelum akhirnya dia masuk ke kamar Rendy .
" Mas .. kamu di dalam ?? " Lontarnya sembari mengetuk pintu .
Kemudian Rendy segera membuka pintu kamar .
Nadia sangat kaget mendapati wajah sang suami yang babak belur .
" Sayang .. Ini kenapa ?? ” Lontar Nadia reflek .
" Hmmm sorry . Maksud ku .. kenapa dengan wajahmu ? ”
Rendy tidak menjawab pertanyaan darinya , Dia berbalik dan kembali duduk di ranjang .
Matanya sendu , Jelas jika dia sangat sedih . Nadia mengira jika ini ada hubungannya dengan Yumna .
” Seperti nya kamu perlu sendiri . Aku bawa makanan buat kamu .. nanti kamu makan ya . ” Lontarnya lagi .
" Yumna .. Dennis mengetahui perbuatan ku satu Minggu kemarin . Dia datang untuk menghabisi ku .. dia tidak terima dengan apa yang aku lakukan . " Jelas Rendy membuat Nadia menarik nafas dalam-dalam . Nadia begitu lelah mendengar kisah cinta suaminya kepada Yumna .
" Suami yang mana yang akan diam saja jika istrinya di beri bunga setiap hari oleh mantan pacarnya ?? Tapi sudahlah , toh kamu juga sangat keras kepala ?? ” Ujar Nadia berusaha sabar .
” Aku pikir semua belum terlambat asal aku mau berusaha merebut Yumna kembali . Tapi semalam melihat sikap Yumna yang rela menahan rasa sakit untuk menghargai perasaan Dennis .. aku sangat terluka . Tidak ada sedikit pun sisa perasaan darinya untukku . Aku menyukainya lebih dari apapun .. apa yang harus aku lakukan kepada diriku sendiri Nad ? Aku ingin membiarkan Yumna bahagia .. tapi bagaimana dengan perasaanku . Aku sudah kalah ? ” Lontar Rendy berurai air mata .
Nadia hanya diam melihat kerapuhan suaminya yang lagi-lagi terluka oleh Yumna .
" Katakan sesuatu ? Apa yang harus aku lakukan ?? "
" Pergilah sejauh mungkin . jika perlu kamu tidak usah kembali . itulah saran ku . ”
" Kemana aku harus pergi ? kenapa masih sakit sekali rasanya ?? ”
" Aku juga sakit melihat mu selalu seperti ini Mas . itulah yang sedang coba kulakukan .. pergi darimu , dan membiarkan kamu dengan kemauanmu . Aku belajar melepaskan dan ikhlas menerima semuanya .. semua demi kamu .. demi perasaan di hatiku agar sedikit memudar .. makanya aku mau kita bercerai . ” Batin Nadia .
” Apa yang kamu inginkan sekarang ? ”
" Tidak ada . ”
" Haruskah aku menemui Yumna untuk memberinya ancaman .. supaya dia tidak boleh melukaimu lagi . ”
" Dia tidak melakukan apapun kepadaku . jadi mengapa kamu harus melabraknya ?? " Sela Rendy keberatan .
” Ya .. Dia tidak melakukan apapun kepada kita . Tapi kamu sedih karenanya ?? Aku merasa di lukai oleh Yumna karena perasaan yang kamu miliki terhadap dia . Sementara dia tidak pernah sekalipun mencoba untuk menggoda mu . dia tidak mau merebut siapapun dariku , Tapi kamu yang membuatnya seperti itu . Jadi yang patut untuk di salahkan disini siapa ?? Kamu , Aku atau Yumna ? tidak .. mungkin aku yang salah .. kamu dan Yumna tidak salah apa-apa . ” Lontarnya putus asa .
__ADS_1
" Nadia .. kenapa kamu bicara seperti itu ?? ”
" Kenapa ?? Kamu tidak merasa kalo kamu udah nyakitin aku ?? Kamu terang-terangan bersedih karena wanita lain kepadaku . aku ini istrimu atau hanya teman curhat ?? Muak sekali melihat kamu yang seperti ini . ”
" Maaf . ”
" Maaf ?? aku gak butuh itu .. ”
" Aku hanya bilang melihat Yumna segitunya pada Dennis , Aku jadi sadar , Kalo aku tidak berarti apapun untuk nya . ”
" Yumna tidak pernah menyukaimu . Alasan dia menerima mu hanya untuk membuat perasaan dia kepada Dennis hilang . kamu tau itu kan ?? ”
" Aku tau . ”
" Dan sepatutnya kamu benci dia .. tapi apa ? Kamu malah semakin gila padanya . ”
Rendy sudah tidak sanggup menjawab ucapan Nadia yang sepenuhnya benar .
" Sama seperti ku . tetap menyukaimu walaupun setiap hari harus dilukai olehmu ..”
Rendy menitikkan air mata mendengar ucapan Nadia , Dia tidak percaya jika dia sudah melukai Nadia sedalam itu .
" Lalu apa mau mu ?? Kita bercerai ?? Kamu sudah melayangkan gugatan cerai untuk ku kan ?? ”
" Segera . ”
Rendy memeluk Nadia yang menatapnya penuh kebencian , Dia menangis sejadinya . dia tidak mengerti dengan perasaan dirinya sendiri .
> Di rumah sakit <
Jihan dan Nadia menjenguk Yumna bersama pasangan mereka .
Wajah Dennis masih tampak sinis kepada adit dan Raka yang jelas-jelas telah menolongnya semalam .
Dennis tidak bisa berdamai dengan pria manapun , apalagi dengan mantan pacar sang istri .
” Lucunya . selamat ya Na . " Lontar Jihan gemas .
” Thanks Han . Nad .. dan kalian juga . ngomong-ngomong makasih banget lho kalian udah mau bantuin kita tadi malam . kalo gak ada kalian kita gak tau deh . ” Kata Yumna memuji .
" Gak usah sungkan . " Jawab Adit datar sembari duduk memisahkan diri .
" Oya Na . kata Raka .. semalam dia cerita , kalo kamu menolak untuk di Tolong dokter laki-laki , Emang kenapa sih ? kita kepo ?? ” Tanya Jihan .
" Hmmm Bakal cemberut dong My suami . Yang Udah-udah aja masalah sepele jadi ribet . Apalagi kalo sampe aku lahiran di tangani dokter laki-laki .. Dulu pernah kejadian , Aku pingsan . pak Aryo menelepon dokter laki-laki untuk menangani ku , Padahal cuma di tensi sama di cek jantung doang .. Dennisku marah besar , Sampe di pecat itu pak Aryo . ” Jelasnya membuat Dennis salah tingkah
” Sayang apa sih kamu. harus banget gitu cerita sama mereka ?? " Hardik nya sebal .
” Ya ampun so sweet !!! ” puji Diana sembari tersenyum .
” Sweet ? Apanya ?? lebih ke norak kali .. ” Cetus Adit sembari memainkan hp .
" Apa sih . Norak gimana ?? aku juga mau di gituin . ”
__ADS_1
" Haha minta sana ke Adit . ”
" Jangan ah ribet tau Di. ” Kata Yumna .
" Tapi aku suka .. ”
" Kebanyakan nonton drama . ”
Dennis cuman menahan diri untuk mengatasi 2 pria tersebut , Sebelum mereka tiba .. Yumna wanti-wanti mengancam Dennis untuk bersikap baik kepada adit dan Raka .
# Flashback #
” Sayang , Nadia dan Jihan kirim pesan mau kesini . ” Kata Yumna lalu menaruh hp .
” Ya terus ?? ”
” Aku minta sama kamu untuk jaga sikap , Adit dan Raka juga ikut . kamu bisa kan biasa aja sama mereka .. jangan lupa semalam mereka ikut bantu kita . ”
" Aku gak minta kok . ”
” Mas !! ”
” Emang aku pernah ngapain mereka sampe kamu mesti ngomong kayak gini ?? ”
" Kamu gak sadar kalo kamu udah jutek abis-abisan sama mereka . sadar dong mas .. liat , aku udah ada anak , Masa iya kamu masih cemburu gitu ke mereka . ”
” Tapi kan mereka kecentilan sama kamu . ”
" Centil ? perasaan sikap mereka biasa aja deh Mas . enggak , emang kamu nya aja yang suudzon sama mereka . Adit dan raka udah bahagia sama pasangan mereka masing-masing . ”
” Lalu Rendy ?? Dia tertangkap basah ngejar kamu lagi . tapi kamu tutupin kan .. Gimana aku gak meradang coba ?? ”
" Oke .. tapi masalahnya udah selesai . Jadi tolong dong gak usah di ungkit- ungkit . ”
" Kamu tuh emang selalu gak sejalan sama aku . gak bisa kayaknya buat menjaga perasaan aku . ”
" Kamu ngomong soal menjaga perasaan ? Aku tutupin semua dari kamu buat menjaga perasaan kamu mas , Dan aku menolak dokter laki-laki buat menjaga perasaan kamu . kamu bilang aku gak menjaga perasaan kamu ?? aku gak ngerti . ”
" Ya harus nya kamu bilang dong kalo si Rendy itu masih ngejar kamu . ”
" Kalo aku bilang ke kamu , kamu bakalan hajar dia mati-matian kan .. kalo dia mati gimana ?? kamu mau masuk penjara ?? terus aku lahirkan anak ini tanpa suami gitu ?? ”
" Ih apa sih sayang .. kalo ngomong kemana-mana ”
” Kamu keterlaluan kalo bertindak . ”
” Iya gak bakalan sampe mati juga kali . ”
" Apaan . waktu kamu mukulin dia udah kayak orang kesetanan gitu . ”
Dennis tidak mau menjawab ucapan Yumna lagi , dia merasa urusan akan panjang jika dia masih melayani ocehan sang istri .
# Flashback off #
__ADS_1