YUMNA

YUMNA
Kisah 14


__ADS_3

Sebelum subuh Yumna sudah bangun dan segera beranjak dari kasurnya Putra , sebelum keluar dari kamar suaminya Yumna memandang Putra lebih dulu dan segera memberi selimut ke suaminya dan pelan pelan Yumna keluar dari kamar suaminya untuk melaksanakan shalat subuh di kamarnya.


Seelama menlaksanakan shalat subuh Yumna masih menahan rasa pusing dan mual tapi di tahan karena Yumna merasa banyak pekerjaan rumah yang harus segera di kerjakan.


Jam 07.30 Putra sudah berada di meja makan karena pagi ini ada kuliah pagi yang harus dia ikutin.


Cukup lama Putra duduk di meja makan dan ada yang aneh, tidak seperti biasanya Yumna terlambat menyajikan sarapan buat dirinya.


"maafin Na, Mas... " kata Yumna sambil meletakkan sepiring nasi goreng dan teh hangat.


Putra melihat Yumna sedang menahan sakit.


" Na sakit ?" tanya Putra sambil menatap Yumna yang berjalan pelan ke dapur.


Yumna tidak menjawab pertanyaan Putra tapi segera berjalan ke KM karena hendak muntah.


" hoekk... hooekk... " (kira kira begini suara wanita mual muntah ya 😁 ) Yumna memuntahkan isi di mulutnya.


Putra khawatir dan segera mengikuti Yumna ke KM.


" maafin Na, Mas... Na mual dan pusing berat sejak kemaren " kata Yumna kaget melihat Putra sudah berada di belakangnya.


" Na... bulan ini sudah haid belum ?" tanya Putra


" hhhmm... iya Mas sepertinya Na belum datang halangan..." jawab Na


Putra lalu mengambil sesuatu di dalam kamarnya dan meminta Yumna untuk menggunakannya di kamar mandi dengan sebelumnya Putra memberi tahu caranya.


Putra meneruskan sarapan paginya sementara Yumna sudah 10 menit di kamar mandi.

__ADS_1


Sementara di dalam kamar mandi Yumna kaget karena alat yang Putra beri hasilnya garis 2 dan itu adalah POSITIF, ya Yumna hamil.


" Na...Na.. baik baik kan di dalam...ngapain, ayo keluar , gak baik lama lama di kamar mandi " panggil Putra..


" ya Mas... Na keluar " jawab Yumna pelan.


Yumna lalu menyusul Putra ke meja makan.


" hasilnya apa Na ? mas lihat... " tanya Putra


Yumna lalu menyerahkan alat kecil yang bernama Testpack ke Putra


" positif !!! " kata Putra pelan dan terlihat bingung.


Yumna segera ke dapur setelah menyerahkan hasil tadi dan Yumna melihat raut wajah Putra yang tidak begitu bahagia, ya Yumna merasa sedih.


kuat ya nak... kalo Abi tidak siap dengan kehadiranmu... Umi selalu siap dengan kehadiranmu nak, sehat sehat ya nak.... kata Yumna menyemangati dirinya sambil mengelus perutnya yang masih rata.


Sejak mengetahui Yumna hamil anaknya, Putra lebih banyak diam karena bingung antara sedih atau senang dan Yumna merasa sikap Putra mulai berbeda setelah tahu dia hamil.


Kini kehamilan Yumna sudah menginjak usia 4 minggu dan sedang menahan rasa mual yang luar biasa tapi Yumna sembunyikan dari suaminya sehingga di hadapan Putra Yumna biasa saja.


Sejak mengetahui dirinya hamil, Yumna membatasi aktifitas di luar rumah seperti mengajar ngaji di sore buat anak anak karena Yumna mengalami apa yang biasa wanita hamil rasakan yaitu mual luar biasa.


Malam itu setelah selesai membereskan meja makan malam buat Putra , Yumna segera ke kamarnya untuk melaksanakan shalat Isya dan saat Yumna sedang melafazkan membaca Al Qur' an tiba tiba bel pintu berbunyi.


" iyaaa sebentar.... " kata Yumna berjalan pelan menuju ruang tamunya.


" Assalamualaikum menantu Mami yang solehah... " sapa Mami Putra yang ternyata datang.

__ADS_1


" Masya Allah Mami.... Papi.... Walaikumsallam wr wb masuk Mi... " sapa Yumna sambil mencium tangan ke dua orang tuanya ini.


Yumna lalu membawa tas yang di pegang Mami Putra dan mempersilahkan Mami Papi masuk ke dalam rumah.


Mami Papi lalu masuk dan duduk di dalam ruang TV , sementara Yumna ke dapur untuk membuat minuman hangat dan makanan buat orang tuanya ini.


Mami Papi duduk di ruang tengah dengan di temani Putra ngobrol.


" Putra.... kapan kalian akan beri Mami Papi cucu, kami sudah bosan liat wajahmu...pingin liat wajah generasi Papi " goda Mami


Putra lalu tersedak kaget saat hendak minum


" hukk hukk hukk.... " kata Putra kaget.


" kau ni selalu gitu " goda Mami.


" Mami... Papi sebenarnya.... Yumna sudah isi " kata Putra pelan


" aaahhhh watttt.... serius kau nak ??? ini gak lagi bercanda looo, Mami gak terima bercandamu " goda Mami kaget.


" kali ini serius Mami... tanya saja sama menantu Mami " kata Putra sambil melirik ke Yumna yang duduk di sebelah Mami


" Na... sepertinya Mami percaya kamu dari pada anak Mami sendiri, gimana Na bisa kami dapat informasi akurat nak ?" tanya Mami


" mmmm Mami Papi...apa yang Kak Putra katakan benar " kata Yumna


Mami langsung reflek memeluk Yumna dan menciumi kepala menantunya itu sambil ada tetesan air mata bahagia.


" Alhamduliah terima kasih Allah... jaga selalu menantu dan cucu keturunan kami " doa Mami sambil menciumin pipi Yumna berkali kali.

__ADS_1


Malam itu banyak petuah yang Mami berikan untuk Yumna agar menjaga kehamilannya termasuk asupan makanannya dan vitaminnya.


__ADS_2