YUMNA

YUMNA
Kisah 9


__ADS_3

Kondisi Yumna sudah membaik dan pagi itu Putra yang melayani Yumna seperti membawakan makan , minum dan obat untuk Yumna.


Ini membuat Yumna tidak enak hati tapi Yumna hanya diam.


Sore itu Mami Papi Putra datang dari urusan kerjaan Papi dan yang pertama Mami cari adalah Yumna.


Saat hendak mencari Yumna , Mami berpapasan sama Putra.


" Mami...kapan datang ? kenapa gak bilang Putra jadikan Putra bisa menyambut Mami dengan acara kek pawai gitu ..." goda Putra


" emangnya Mami apaan pake acara penyambutan pawai aja ...sudah mana menantuku ?" kata Mami


" menantu kesayangan Mami sedang istirahat " jawab Putra


" emamg habis kamu apain kok tumben istirahat ?" tanya Mami heran


" habis smackdown sama Putra " jawab Putra serius dan langsung pergi dari hadapan Maminya


" haaaaahhh... jadi sudah ada rasa ni " kata Mami heran


Mami lalu masuk ke kamar Yumna dan melihat Yumna tertidur dengan pake selimut.


" nak... kamu kenapa ? sakit ... " tanya Mami mendekati Yumna


" iya Mami... tapi alhamdulillah sekarang sudah baik Mi, oiya Mami kapan datang ? biar Yumna buatin minum ya... " kata Yumna berusaha bangun dari istirahatnya


" eee... gak usah nak, kamu istirahat aja ya...sudah biarin Mami Papi ambil minum sendiri lagian ada bibik , lekas sembuh ya nakku " jawab Mami sambil mencium kening Yumna dan Mami keluar dari kamar Yumna.


Bibik menceritakan semua yang Putra lakukan ke Yumna, perhatian dan kini Putra sudah berubah pelan pelan.


💙💙💙

__ADS_1


Hari itu Putra sedang duduk santai dengan orang tuanya di teras belakang sambil minum teh dan cemilan gorengan.


" Pi... Putra dalam waktu dekat akan melanjutkan kuliah spesialis dan Putra memilih spesialis penyakit dalam, gimana menurut Papi ?: tanya Putra.


" bagus Papi dukung, kapan mulai ? " jawab Papi


" Putra sedang nunggu info di terima di Universitas mana ni Pi... " kata Putra


Gak lama datanglah Mami dan Yumna ikut bergabung dan merekapun ikut ngobrol seru.


Saat sedang ngobrol... tiba tiba Putra dapat kabar kalo dia di terima di Universitas di Yogya untuk menempuh pendidikan spesialisnya.


" Pi alhamdulillah Putra di terima nihh..." kata Putra bahagia melihat info di emailnya masuk.


" Alhamdulillah... Papi ikut senang " kata Papi.


" ada apa sih ini ? " tanya Mami.


" Anakmu akan menempuh pendidikan spesialis di Yogya " kata Papi menjelaskan.


Yumna hanya tersenyum ikut bahagia.


" lalu kapan kamu berangkat dan rencanamu gimana nak ? kalo untuk tempat tinggal gak ada masalah kan ada rumah kita di sana bisa kamu tempati " kata Papi.


" Putra akan bereskan semua tugas di sini dulu dan secepatnya Putra harus ke sana " kata Putra.


Yumna pamit dari pembicaraan keluarga Adi Wijaya karena dia merasa gak enak hati untuk mendengarnya.


Putra , Papi , Mami hanya dapat memandang punggung Yumna


" lalu apakah Yumna akan ikut atau tidak ? " tanya Mami

__ADS_1


" Putra inginnya dia ikut tapi kalo dia gak mau gimana ya Mi " kata Putra


" mau...Mami yakin mau dia " jawab Mami dengan semangat.


Malam itu saat makan malam di meja makan Papi membuka pembicaraan.


" Yumna... seperti yang tadi pagi kita bicarakan di teras , Putra kan akan menempuh pendidikan spesialisnya di luar kota, nah apakah Yumna mau ikut bersama Putra ? " Papi bertanya


Yumna hanya diam dan memandang Maminya


" apakah Mas Putra mengijinkannya Pi ? " Yumna balik bertanya


" justru saya menginginkan Yumna ikut tapi kalo Yumna gak mau, saya tidak memaksa " jawab Putra.


" InshaAllah saya Mas... karena sejatinya di manapun suami berada di situlah ada istri " kata Yumna pelan


Mami lalu beranjak dari duduknya dan segera memeluk Yumna , Papi dan Putra hanya dapat melihat pemandangan yang haru ini.


💙💙💙


Pagi ini Putra sibuk di rumah sakit untuk menyelesaikan tugasnya karena 1 minggu lagi Putra harus segera masuk kuliah.


" elooo kuliah di sana sendiri atau di temani istri loe" tanya Diki saat mereka istirahat di kantin


" kenapa emangnya ??? istri gue mau eloo ambil enak aja, gue bawalah " jawab Putra


" hahaha jadi serius loo takut istri loo gue ambil hahaha... akhirnya... bahagia gue liat elu sadar bahwa istri eloo adalah berlian , beda dengan Cindi... oiya Cindi gmn kabarnya ?" kata Diki


" Cindi beberapa minggu ini gak pernah menghubungiku dan aku pun gak menghubungi dia" jawab Putra


" tapi tetep harus loe beresin Tra... jangan sampai elo sudah bahagia sama kehidupan eloo terus dia datang... parah itu cewek " kata Diki menasehati Putra karena Diki tau banget sifat Cindi yang hanya memanfaatkan Putra.

__ADS_1


Sebenarnya Diki tau kalo Cindi sudah punya pacar lain , hanya Diki gak mau cerita sama Putra karen Putra tidak akan mudah percaya walau itu sahabatnya sendiri yang berkata.


Putra hanya terdiam mencerna kata kata sahabatnya.


__ADS_2