YUMNA

YUMNA
Episode 189


__ADS_3

Keesokan harinya Yumna bertemu Jihan di rumah , mereka hendak pergi mencari kado pernikahan Diana .


” Kira-kira kita mau beli apa ? ”


" Tas atau sepatu heels .. ”


” Kamu sanggup jalan ? Dennis kasi izin ?? ”


” Iya , sebentar aja .. ”


” Kamu merasa di kekang gak sih Na , perasaan Dennis posesif banget deh ?? ”


” Terkekang sih enggak , tapi cemburuan nya itu lho Han . masa dia masih suka bete aja bahas masa lalu . ”


” Masa lalu kamu yang mana ?? ”


" Yang cintanya bertepuk sebelah tangan , apalagi kalo bahas Raka .. Ampe pening aku bahas itu di bolak-balik . ”


” Ya udahlah dia kan nyesek 9tahun lho . kamu sih gak ngerasain jadi dia ..”


” Siapa suruh gak buka hati buat yang lain . ”


" Ngomongin masa lalu jadi kangen ya Na , kalo pulang sekolah sibuk nyari angkot yang kosong . ”


” Haha iya juga , teman-teman kita mana ada yang naik angkot , punya supir dan tajir semua . ”


” Iya , Tapi aku nyesek kalo kita mau pulang terus mas Raka nganterin kamu . aku sendirian deh .. ” Keluh Jihan .


” Dih dulu bilang nya gak apa-apa .. ”


” Bete sih , tapi aku gak sendirian .. Dennis juga selalu bete kalo liat kalian balik bareng . kamu tau gak wajah Dennis kalo bete . kecut banget .. ”


” Ssst ada orang nya . ” Kata Yumna .


” Gitu ya seneng bahas masa lalu yang indah itu . ” gerutu pak suami .


” Ini Jihan mas katanya kangen waktu kita di traktir kamu pas pulang sekolah . ”


” Ah kamu Han udah punya suami , ajakin lah kali-kali . Suamimu udah move on kan ? udah terima kamu kan . ” ledek Dennis .


” Udah kok . dih . ”.


” Ya masa belum . ” sahut Yumna .


" Kali aja ..”


" Mas Raka sih gak kayak kamu Nis , 9tahun gak move on - move on . ” Timpal balik Jihan .


” Tau ah . aku berangkat sayang .. pusing lama-lama ngomongin tu masa lalu . ”


Dennis pergi meninggalkan mereka berdua tanpa menoleh lagi .


Sementara Jihan puas meledeknya .


1Jam kemudian , mereka berkeliling mall mencari barang yang pantas buat kado Diana . tapi mereka tidak juga menemukan barang tersebut .

__ADS_1


” Masa dari tadi kita gak dapet apa-apa sih , mana kaki udah pegel . ” Keluh Yumna .


" Iya Na .. untung aja El gak rewel dari tadi . ”


” Gimana kalo kita nyari makan dulu yuk ? . ”


” Boleh . ”


Jihan dan Yumna hendak mencari tempat makan di area mall tersebut . saat tiba di tempat yang ingin mereka tuju , Yumna melihat Nadia dan Rendy sedang makan .


Melihat hal itu Yumna terdiam , langkahnya terhenti begitu saja .


” Gak usah aja na . kita cari tempat makan yang lain . ” Kata Jihan seolah tau hati yumna .


" Iya .. kamu ngerti amat sih Han . tapi jangan mengira aku cemburu ya . aku tidak ingin ketemu mas Rendy karena aku mau menjaga apapun yang tidak diinginkan . ”


" Tau kok .. santai aja . ”


” Kamu pengen makan apa ? ”


" Aku tipe pemakan segalanya .. jadi aku akan pergi dan memakan yang kamu mau . ”


” Ah kamu Han . ”


" Aku juga pemakan teman . ” Lontarnya begitu saja membuat Yumna berhenti berjalan dan kesal padanya .


Sementara Jihan hanya melirik dan tersenyum .


” Apa sih . ” Katanya agak mendelik .


” Ini kamu kenapa sih . bete deh . ”


” Haha perasaan aku yang melakukan , kenapa jadi kamu yang menghindar . seberapa bisa kamu lupakan dosa ku ? sampai sekarang aku tidak bisa menjalankan rumah tangga ku dengan sewajarnya . ”


" Apa maksudmu ?? ” tanya Yumna sembari menarik tangan Jihan .


” Aku tidak bisa menjadi istri seutuhnya . mengingat semua yang telah terjadi . sejauh ini pernikahan kami hanya sebatas teman .. membesarkan El dan membahagiakan nya . itu saja . ”


." Kamu gak suka Raka ?? ”


” Apa aku boleh jujur ? aku mulai suka dia . ”


" Terus ?? ”


” Apa kami pantas memiliki kebahagiaan itu setelah aku . ”


Yumna mulai meradang mendengar ucapan Jihan .


" Kamu masih merasa bersalah padaku ? ”


” Ya lah . ”


” Ini sudah berlalu .. aku saja sudah bahagia dengan mas Dennis , lalu kenapa kamu tidak berusaha juga untuk bahagia . ”


" Sudah . aneh saja kalo dipikir-pikir Na . kenapa kamu memaafkan kami begitu mudah .. kejahatan yang kami lakukan padamu terbilang gila . ”..

__ADS_1


” Terus kamu pengen aku gimana ? aku mesti gak mau temenan lagi sama kamu ?? ”..


" Gak gitu sih Na . cuman , rasa bersalah ini selalu ada sampe sekarang . kalo liat wajah kamu selalu saja ingat semua dosa itu . ”


Yumna merasa lemas mendengar ucapan Jihan yang masih di hantui rasa bersalah itu .


Dia berhenti berjalan dan memutuskan untuk duduk sebentar di bangku mall tersebut sembari meletakkan tas .


Lalu Jihan ikut menghampiri dan duduk .


" Kamu oke ? ”


" Gak setelah dengar semua ucapan kamu barusan . Han .. aku gak perduli kamu mau bilang aku naif atau apa , tapi aku udah lupain semua itu . masa kamu masih aja berdiri di titik itu . ”


" Sorry ya na . aku cuman merasa . ”


” Ya .. semua yang kamu lakukan sama aku dulu memang sangat jahat . tapi aku bisa apa untuk membalas semua perbuatan kamu .. kamu gak sengaja melakukannya , itu kecelakaan jadi please .. berhenti merasa bersalah . ”


” Tau deh . ”


" Kamu bikin mood aku kacau deh . kalo Raka udah bisa move on dari aku .. terus kenapa kamu mesti mempermasalahkan soal itu . kalian sudah menikah , apalagi ?? atau jangan-jangan kamu selalu merasa seperti itu karena melihat ku ?? ya udah kalo gitu mending kita gak usah temenan . ”


” Jangan lah . aku gak punya temen lagi . ”


" Bodo amat . ”


” Semua perlu proses na . ”


" Ada juga yang harus ngomong kayak gitu tuh aku lho Han .. kamu yang nyakitin aku tapi kamu yang seakan terluka lebih dari aku . ”


” Sorry . ”


" Ah udahlah aku males sama kamu . belanja nya lain kali aja .. kamu pulang sana .. aku juga mau pulang . ”


" Kok kamu jadi marah na ? ”


" Enggak marah , aku bete sama kamu . ”


" Aku kan udah bilang sorry . ”


" Kamu pikir apa yang kamu omongin barusan lewat gitu aja dari pikiran dan perasaan aku ? hati aku jadi gak enak kamu ngomong kayak gitu . ”


” Tapi emang semua yang aku bilang bener . aku memang tidak bisa kembali hidup dengan normal seperti sebelumnya .. saat liat kamu , aku selalu . ” Ucapannya terhenti saat Jihan melihat wajah Yumna yang sudah semakin kesal padanya .


” Apa ? " Tantangnya seraya memandangi Jihan .


” Teman tidak akan memakan temannya sendiri kan . tapi aku melakukan itu . terkadang aku merasa butuh psikolog .. aku butuh masukan darinya . ”


” Jihan ..”


" Aku mau pulang .. kabari aku kalo kamu udah baikan ya . ” Katanya sembari menggendong El meninggalkan Yumna . sementara Yumna masih bingung dengan pola pikir Jihan .


" Han .. Jihan . " Panggil nya .


Jihan tidak menoleh lagi , dia tidak mengerti dengan apa yang dia rasakan . meski sudah cukup lama , namun perasaan bersalah itu tidak pernah berkurang darinya .

__ADS_1


" Aku yang di khianati , dia yang mengeluh . Jihan itu manusia atau apa ? ” Keluhnya .


__ADS_2