
" Om Tante tenang dulu ya... inshaAllah Yumna baik baik saja hanya perlu kita awasi " kata Diki
" ya nak, Tante sudah dengar semua dari bik Inah... tolong jaga dia nak...dia menantu kesayangan Tante " kata Ibunda Putra sedih.
" inshaAllah Tante... mari kita jaga Yumna " jawab Diki .
Ibunda Putra dan Ayah Putra memasuki kamar Yumna dan melihat Yumna sedang shalat sambil tiduran di kasur.
Bik Inah yang melihat kedatangan majikannya segera mundur dari duduknya yang tadi di sebelah Yumna.
" Una...gadis kecilku... di saat kamu masih sakitpun kamu masih menjalankan perintah Allah... subhanaAllah Putra lihatlah peri malaikatmu ini begitu solehah " batin Diki melihat Yumna sedang shalat di mana kondisi tubuhnya sedang lemah
Selesai shalat Yumna kaget karena Mami Papi sudah berada di ruangannya dan Yumna berniat turun dari kasurnya untuk memberi salam ke Mami Papi.
" mau kemana Nak ?" tanya Mami melihat Yumns hendak turun dari bed nya
" salam ke Papi..." jawab Yumna
" jangan berdiri nak, biar Papi yang datang " jawab Papi mendekati Yumna
Selams 2 jam Papi, Mami, bik Inah dan Diki ngobrol di kamar Yumna.
" nak...tidurlah...jags kesehatan ya... Mami Papi pulang setelah Na tidur ya..." kata Mami
" maafin Na ya Mi Pi karena sudah merepotkan... bik Inah, mas Diki terima kasih sudah bantu Na " kata Yumna
Mami, Papi, bik Inah dan Diki hanya tersenyum ke arah Yumna.
Gak lama Yumna tertidur karena pengaruh obat yang di berikan RS.
Malam itu orang tua Putra kembali ke rumah yang di tempati Putra dan Putra tidak tau kedatangan orang tuanya karena Putra sudah tidur di kamarnya.
__ADS_1
" keterlaluan anakmu Pi...di saat istrinya sedang berjuang dia malah enak enakkan di rumah " kata Mami heran
" biarin Mi...besok pagi kita ajak dia bicara, ini harus di tegaskan " jawab Papi
💙💙💙💙
Pagi itu orang tua Putra sudah berada di meja makan.
" looohh Mami Papi kapam datang ?" sapa Putra santai
" di mana menantu kesayanganku dan bik Inah ? " tanya Mami
" dari tadi malam Putra datang, rumah sepi Mi... " jawab Putra santai
" jadi kalo mereka gak ada, kamu gak khawatir ????" tanya Mami
Putra hanya diam , diam, dan diam.
Papi lalu menenangkan Mami yang sedang menyalahi keputusannya dulu menjodohkan putra tersayangnya dengan wanita solehah ini.
" Putra... bersikaplah seperti lelaki sejati, pikirkan langkahmu mau kamu lanjutkan atau kamu ceraikan Yumna, sekarang Papi Mami menyerahkan keputusan padamu" kata Papi.
Papi Mami lalu meninggalkan ruang makan dan kembali ke kamar mereka selanjutnya gak lama orang tua Putra pergi dari rumah mereka tanpa berpamitan dengan Putra.
Di rumah sakit....
" bik Inah... kita pulang yuk berlama lama di kamar ini nanti akan tambah biaya mahal lagian Na sudah sehat" kata Yumna
" tapi kondisi nona belum bisa pulang rumah " jawab bik Inah.
" bik... Na tidak ada uang, nanti Na bayar pake apa biaya disini " kata Yumna pelan
__ADS_1
" jangan pikirkan non.... banyak yang sayang nona muda...yang masukkin nona kesini den Diki, untung ada dia non...den Diki yang panik " jawab bik Inah menceritakan
Saat mereka sedang bercerita tiba tiba pintu di ketuk dari luar dan masuklah Diki.
" gimana kabarnya Yumna ?" tanya Diki
" alhamdulillah Na sudah baik mas... oiya mas terima kasih atas bantuannya buat Na semoga Allah membalas kebaikan mas " kata Yumna
" Aamiin yra... sama sama Yumna " jawab Diki
Saat Diki hendak keluar dari kamar Yumna tiba tiba Yumna memanggil Diki
" mas... " kata Yumna
" iya Yumna..." jawab Diki menghentikan langkahnya
" hhmm tidak apa... mas mengingatkan Na sama seseorang... tapi itu sudah terlalu lama..abaikan " kata Na pelan menahan sedihnya
" siapa Yumna ? " tanya Diki berusaha membuat Yumna membuka pembicaraannya
Tapi Yumna hanya diam sambil menundukkan kepalanya berusaha menghapus air matanya yang jatuh.
Kamu masih mengingatnya gadis kecilku... Una...Una... kupu kupu kecilku batin Diki berbicara sambil berlalu dari kamar Yumna.
Siang itu Mami Papi Putra datang menemui Yumna, mereka berbicara santai dan biasa.
" Na... gimana kalo ikut Mami ke Jakarta ya nak" kata Mami
" Bukannya Na gak mau Mi tapi sejatinya istri harus selalu bersama suami dalam suka dan duka lagian nanti yang mengurus keperluan Mas Putra siapa ..." jawab Yumna
Seketika Mami langsung memeluk Yumna karena jawaban yang sangat menyentuh setelah hatinya di patahkan oleh suaminya sendiri.
__ADS_1