YUMNA

YUMNA
Episode 71


__ADS_3

Setibanya di depan Rumah ,


" Pak , Jangan kasi tau Mas Dennis tentang ini ya ."


" Aduh gimana ya non , Nanti saya dimarahin tuan ."


" Mas Dennis tidak akan marah kalau pak Anto gak kasi tau . Lagian saya juga gak apa-apa kok ."


" Tapi non ."


" Sudah .. Oke ." Yumna keluar dari Mobil dan masuk kedalam rumah .


Dia meninggalkan pak Anto yang gelisah .


Malam pun tiba , Yumna menyiapkan makan malam untuk Dennis .


" Udah siap aja nih makanan ."


" Yuk makan ." Ajaknya sambil tersenyum .


" Oke ." Dennis duduk menatap hidangan makan malam yang Yumna masak .


" Kamu bawa apa Mas ?" Tanya Yumna sambil menunjuk ke sebuah benda yang Dennis letakkan di atas meja .


" Oh iya hampir lupa ..Aku beli HP buat kamu . Kamu kan gak punya HP ."


" Iya rusak dibanting suamiku ."


" Hehehe kan di ganti , Lebih mahal lebih bagus .Nih ..Jangan buat menghubungi pria lain ya ..Nanti aku banting lagi ." Lontarnya .


" Kan nanti diganti lagi kalo kamu banting lagi . Aku punya HP bagus deh setiap bulan ."


" Hahaha jadi ingat dulu memasukan HP mu ke aquarium nenek ..Rusak deh ." Lontar Dennis sambil menyendokkan nasi .


"Apa ? " Teriak Yumna .


" Duh keceplosan ." Lontarnya tanpa dosa .


" Jadi kamu yang masukin HP ku waktu itu ke aquarium ? Kenapa kamu gak ngaku ?"


" Ya gimana habis aku kesal , Si Raka dan Aditya itu terus gonta-ganti Teleponin kamu melulu ."


" Waktu itu kan kita belum pacaran ..Kok kamu berani sih bersikap kayak gitu ?"


" Biarin , Kan aku ganti ."


" Kesel . Belum pacaran saja kayak gitu apalagi sekarang ."


" Bagus kalo kamu tau ..Kamu itu milikku ."


" Kamu tuh ya ."


" Kenapa harus kesal ..Itukan sudah lama banget ."


" Ya kesel lah , Aku masih gak habis pikir sampe sekarang kenapa HP ku bisa ada di dalam aquarium .."


" Ya udahlah sayang kan udah tau sekarang ."


" Kamu bikin nafsu makan aku hilang saja deh Mas ..kesel ."


" Iya maaf sayang ." Bujuknya .


Tiba-tiba bibi menghampiri mereka .


" Maaf tuan , Non , Di depan ada pak Hassan nyari Non ."


" Paman , Ada apa ya paman kesini ? Mas aku tinggal sebentar ya gak apa-apa kan ?"


" Iya ."


Yumna bergegas menemui pamannya .

__ADS_1


" Paman ." Panggilnya .


" Yumna kamu gak apa-apa kan ? Nayla bilang kalau tangan kamu di gigit ular tadi ?" Tanya Paman cemas .


"Apa ?" Teriak Dennis menuju ruang tamu .


" Deg ." Yumna melihat Reaksi Dennis yang akan marah .


" Aku tidak apa-apa paman ..Ularnya tidak berbisa ." Jawabnya gemetar .


" Kamu gak bilang apapun sama aku , Jelasin ?" Tanya Dennis dengan wajah marah .


" Buktinya aku tidak apa-apa kan ..Udahlah gak usah khawatir ."


" Kamu dari mana sampe ular menggigit mu ?"


" Aku pergi ke kebun binatang tadi siang .."


" Dan kenapa kamu gak bilang sama aku kalo kamu di gigit ular ?"


" Aku gak mau bikin kamu cemas ."


" Mana ? dimana ular itu menggigit mu ?"


" Tanganku yang ini ..tapi tidak apa-apa ?" Katanya sambil menunjukkan tangan kepada Dennis.


" Tetap saja ..Dan Pak Anto kenapa dia gak kasih tau aku masalah ini ?" Lontarnya sambil keluar mencari pak Anto .


" Kamu mau kemana Mas ?"


" Bi ..panggil pak Anto ." Teriak Dennis .


"Mas , Kamu mau marahin pak Anto , Aku yang minta dia buat gak ngasi tau kamu ."


" Kenapa ?"


" Aku gak mau bikin kamu khawatir udah itu aja ."


Tiba-tiba pak Anto datang menemui Dennis .


" Tuan panggil saya ?" katanya sambil menunduk .


" Isteri saya di gigit ular dan pak Anto gak bilang sama saya ? Pak Anto lupa tugas dari saya ?"


" Mas aku udah bilang ini bukan salah pak Anto ." lontar Yumna lagi .


" Aku gak ngomong sama kamu ..Pak Anto bisa Jawab kan ?"Gertaknya .


" Saya minta maaf tuan ,Tadinya saya mau bilang tapi Non Yumna minta jangan kasi tau tuan ."


" Oh gitu ..Ya udah Pak Anto saya pecat ."


" Apa ? Mas kamu jangan keterlaluan ." Lontar Yumna membela .


" Keterlaluan ? Aku yang keterlaluan atau kamu ? Hal sebesar ini kamu sepelekan ? Gimana kalo kamu kenapa-napa ?"


" Buktinya aku gak apa-apa kan , Aku udah bilang ular nya tidak berbisa ."


" Udah aku gak mau ngomong sama kamu ." Dennis pergi ke kamar tanpa memperdulikan Yumna dan pamannya .


" Mas ..Pak Anto jangan tersinggung ya , Saya akan bicara dengan suami saya..Dia pasti berubah pikiran..Paman , Maaf ya paman harus melihat ini . Aku gak apa-apa , Paman pulang aja ya ."


" Kayaknya paman salah ya Na ?"


" Enggak kok Paman..Ini salahku juga gak kasih tau paman lebih dulu ."


" Ya udah paman pamit pulang ya ..Assalamualaikum ."


" Waalaikum salam ."


Paman pergi dari rumah Dennis ,Sementara Yumna mencari Dennis di kamar .

__ADS_1


" Mas ."


" Jangan bujuk aku , Aku gak akan berubah pikiran ." Lontarnya sambil menutup HP nya .


" Kamu gak bisa dong main pecat pak Anto , Dia gak salah .Pak Anto butuh pekerjaan ini ..Tolong jangan lakukan ini ..Kalo harus dihukum aku yang harus nya kamu hukum karena aku yang minta dia buat gak kasi tau kamu ."


" Cukup Yumna , Tidur sana istirahat ."


" Jadi kamu masih mau pecat pak Anto ? Ya udah kalo gitu , Aku juga akan keluar dari kamar ini .Kalo perlu aku keluar dari rumah ini ." Ancamnya .


" Kamu mau ngancem aku ? Kamu lupa aku bisa melakukan apapun ."


" Aku gak apa-apa , Berapa kali aku harus mengatakannya . Kenapa kamu harus memecat pak Anto ? Dia tidak salah apapun ?" Lontarnya mulai meradang menghadapi sikap Dennis .


" Oke ..Aku gak jadi pecat ..puas kamu !!! "


" Kamu tuh ya sebentar baik , Sebentar kayak monster . Aku gak ngerti sama kamu ."Lontarnya sambil menuju pintu .


" Kamu mau kemana ?"


" Aku mau tidur di kamar tamu ."


"O ya udah kalo gitu aku jadi pecat pak Anto ." Ancamnya lagi .


Yumna menutup pintu dan kembali ke tempat tidur .Dia menarik selimut dan membuat seluruh badannya tak terlihat .


Keesokan harinya .


*


*


Pagi itu Dennis dan Yumna tengah sarapan .Yumna masih menekuk wajahnya .


" Aku sudah penuhi mau mu ..Kenapa masih cemberut ?"


" Aku gak cemberut ..emang wajahku kayak gini


"Timpalnya .


" Sayang, Aku gak semangat ke kantor kalo kamu bersikap kayak gini ..Ya udah aku gak jadi ke kantor ."


" Lebay ..berangkat aja sana ."


" Tuh kan ."


Saat Dennis masih sibuk membujuk Yumna ,Tiba-tiba bibi menghampiri mereka .


" Maaf Tuan di luar ada tamu , Nyari Tuan katanya ."


" Siapa yang bertamu sepagi ini ..Apa dia tidak punya Jam ." Lontarnya kesal dan beranjak dari duduknya .


Dennis menemui tamunya di luar .


" Anda siapa ?" Tanyanya sinis .


" Maaf Tuan saya mengganggu anda sepagi ini , Saya tidak bisa menemui Anda di kantor .Tuan saya pemilik kebun binatang yang anda laporkan ke Dinas pariwisata mengenai isteri Anda kemarin di gigit ular , Saya mohon tuan tolong jangan diperpanjang . kebun binatang milik saya bisa dicopot izinnya lalu tutup .Kita bisa membicarakan ini secara kekeluargaan ."


" Kekeluargaan ? Karena kelalaian pegawai mu, Isteri ku di gigit ular . Jika Ularnya berbisa bagaimana ? Jika istriku tiada aku akan membunuhmu ." Teriaknya .


"Saya tau, tapi tolong tuan saya minta hati nurani , kita bisa mencari jalan damai ." Bujuk pria yang hampir putus asa .


" Apa ? Aku tidak punya Nurani ..pergilah selagi aku masih berbaik hati padamu ." Usir nya halus.


" Tuan , Anda bisa meminta apapun tapi tolong jangan lakukan ini ." Lontarnya sambil berlutut dan menangis .


" Pergi .. saya tidak akan mencabut laporan .Saya pastikan akan menutup kebun binatang mu itu ." Dennis masuk kedalam tanpa menoleh lagi . Dia membiarkan pria itu begitu saja .


Sementara Yumna mendengar semuanya di balik pintu .


" Aku pikir semua sudah selesai ..Kamu melakukan hal yang lainnya untuk melukai banyak orang ?"Lontarnya menghadang Dennis .

__ADS_1


__ADS_2