YUMNA

YUMNA
Episode 202


__ADS_3

Yumna memakai kerudung dengan rapi dan segera keluar dari kamar untuk sarapan .


" Pagi Bu , yah . ” Sapanya .


” Ya ampun apa ini ? cantik lho Na dengan kerudung ini . ” Fuji ibu .


” Masa sih Bu ?? tadi mas Dennis kasih kerudung ini katanya dari ibu ya . mas Dennis baru berikan tadi . ”


" Hah ?? perasaan itu udah lama banget lho Nis ?? ” Katanya heran .


” Lah ibu yang salah titip barang sama aku , ibu kan tau waktu itu aku lagi gak ngomong sama Yumna ? " Cecar Dennis sembari melahap sarapan .


” Emang dulu kamu lagi gak ngomong sama Yumna ya ? ibu lupa .. ”


" Kalo gak salah ibu kasih kerudung itu saat Yumna tergila-gila pada Raka .. mereka sangat lengket . ” Jelas ayah membuat Dennis melotot padanya , sementara Yumna termangu menatap wajah sang suami .


” Cabut ucapan ayah . mereka hanya pacaran tidak selengket apa yang ayah bilang . ” Hardik putra nya .


” Mereka bersama 5 tahun lho , akan banyak sekali kenangan nya . iya kan Na ? ah gak usah gak enak gitu Na . wajahnya biasa aja . ” Kata ayah mertua terus berupaya membuat Dennis kebakaran jenggot .


” Raka sangat sibuk , aku juga sibuk kuliah dan kerja .. kami hanya saling mengabari lewat hp .” Timpalnya agar Dennis tak marah .


” Hahaha .. tapi pasti malam Minggu jalan kan ?? ” Kata ayah lagi membuat Yumna tak karuan .


" Si ayah kalo manasin Dennis paling seneng banget heran . nanti mereka balik dari sini bertengkar gara-gara ini gimana ? kasian Yumna . ” Cecar ibu mertua membela .


” Tau nih ayah , sentimen terus . kayaknya seneng kalo manasin Yumna dengan masa lalu . dia itu milikku , enggak peduli mau berapa tahun dia pacaran sama brandal itu , tapi sekarang dia disini menjadi istriku . ” Cecar Dennis kesal .


” Yumna kan terpaksa nikahin kamu . lupa ya ?? ”


" Bu !!! ” Keluh Dennis .


” Yah !! ”


” Apa yang salah ? itu benerkan Na ? ” tanya ayah masih santai .


” Ayah .. jangan menggoda mas Dennis terus . kasian dia .. pekerjaan nya banyak , hari liburnya hanya 1hari .. aku tidak mau dia stres . ” Pinta Yumna membela sang suami .


" Adududuh .. sekarang Yumna udah sweet banget deh . ” Ledek ayah .


” Bentar lagi dia akan ke kantor .. aku tidak mau moodnya berantakan . putra ayah ini sedang berjuang mencari nafkah untuk istri dan calon bayinya .. ”


" Iya deh maaf , ayah kan memang senang menggoda suamimu .. ”


" Iya aku tau kok . tapi sepertinya dia tidak suka membahas masa laluku . ayah lebih memahaminya dibanding aku . ”


” Justru itu ayah senang sekali membuat dia kesal . ”


” Tuh kan Bu , mending ibu ngaku deh aku ini anak siapa ? ayah ku dimana ?? ” Kata Dennis mengeluh .


Ayah hanya tersenyum mendengar ucapan putranya yang manja dan menjengkelkan .


1 Jam kemudian , Dennis mengantar Yumna pulang ke rumah lalu ia segera pergi ke kantor .


Saat masuk ke dalam rumah , bibi menghampiri .


" Non ini ada kiriman bunga . ” Kata bibi dengan sebuket bunga mawar yang cantik .


” Buat aku ? dari siapa ? ”


" Bibi gak tau non . ”.


" Ya udah makasih ya bi . ”


Yumna tersenyum melihat bunga itu , dia amat terharu dengan sang suami yang masih sempat mengirimkan bunga padahal baru saja dia pergi ke kantor .


Yumna langsung mengirimkan pesan kepada Dennis .


" Sayang , makasih ya . kamu itu sweet banget sih . aku makin meleleh nih . " Tulisnya sembari memajang foto dengan bunga kemudian mengirimkan pesan tersebut .


Yumna membawa bunga itu ke kamar dan meletakkannya di atas meja rias .

__ADS_1


Kemudian dia melepaskan hijab dan mencari hairdryer .


” Aduh , sayang .. kamu udah makin kenceng deh nendangnya . mama kan kaget .. sehat-sehat ya nak , bentar lagi kita ketemu . ” Timpalnya sembari mengusap perut .


Tiba-tiba terdengar nada dering pesan di ponsel .


" Ting .. ting .. ting . ”


Ia mencoba meraihnya dan membuka pesan .


" Bunga dari siapa ? " Isi chat dari sang suami .


Yumna tersenyum karena suaminya berlagak tidak tau .


” Sayang ih kamu .. . ” Belum sempat mengirimkan pesan tiba-tiba satu pesan masuk dari nomor Rendy .


” Kamu suka bunga nya ? aku akan mengirimkan itu setiap hari . ” Tulis Rendy membuat Yumna shock .


Dia terdiam dan mulai berpikir bagaimana mengatasi Dennis karena kesalahannya .


” Jadi dia tidak mau mendengar ku ? ”


Sekarang Yumna percaya jika Rendy memang ingin mengejar nya lagi seperti yang di katakan Jihan tempo hari .


Lalu Dennis mengirimkan pesan lagi ” Sayang ? ”


” Maaf mas salah paham , bunga tadi rupanya bukan buat aku .. itu buat bibi dari pacarnya . ” Tulis Yumna membuat Dennis agak geli .


” Bibi ? ada-ada aja ..” Imbuh Dennis percaya begitu saja .


Sementara itu Yumna mengirimkan pesan kepada Jihan dan Diana .


” Aku mau ketemu mas Rendy , salah satu dari kalian ada yang bisa temenin gak ?? aku gak bisa ketemu dia berdua aja . ” Tanyanya di pesan wa grup .


Yumna ganti baju dan segera berangkat .


" Kamu dimana ? " Isi pesan Yumna kepada Rendy .


” Nadia bersamamu ? ” Tanya Yumna lagi .


” Dia lagi nginep di rumah ayahnya . udah berhari-hari dia gak pulang . ” Jawaban Rendy membuat Yumna heran .


" Aku mau ketemu . ” isi pesannya lalu segera melakukan Videocall dengan kedua sahabatnya .


” Gimana ? ” Tanya Yumna .


" Kenapa lagi sih na tuh orang ?? ”


" Kalian bisa temenin gak ?? ”


" Apa gak sebaiknya kamu gak kesana Na .. kalo ketauan Dennis kan ribet . nanti dia mikir yang enggak-enggak ke kamu ?? ” Saran Jihan .


”.Ya makanya aku ajak kalian buat ke sana , aku gak bisa deh diem di rumah aja .. cuma bikin perhitungan lewat handphone doang gak bakal puas ya ?? ” Tegas Yumna .


” Aduh Na sorry ya , kayaknya aku gak bisa deh , soalnya El lagi demam . " Kata Jihan .


" Aku juga gak bisa , ini aku ada meeting na . gimana dong . " Kata Diana .


" Ya udah deh apa boleh buat , aku akan temui dia langsung ke rumah nya sendiri .. udahan dulu ya . Assalamualaikum ..”


Video call pun di tutup , Jihan dan Diana khawatir terjadi sesuatu dengan Yumna .


Sementara Yumna tidak punya pilihan lain , dia pergi dengan pak Anto ke rumah Rendy .


20 menit kemudian , Yumna tiba di depan rumah Rendy .


Saat keluar dari mobil , Yumna kaget melihat Aditya dan Raka sedang nangkring di body mobil mereka masing-masing .


” Kalian ngapain ? ” Tanyanya amat heran .


” Pacarku mengirimku kesini , dia begitu memaksa . ” Ujar Aditya malas .

__ADS_1


" Jihan khawatir , jadi dia memintaku juga Na . ” Kata Raka sembari menggaruk kepala .


” Ya ampun , maaf ya pasti kalian banyak kerjaan . ” Lontar Yumna tak enak .


” Ya udah ayo kita masuk dan habisin bajingan itu . ” Sela Adit kesal .


” Kalian tau permasalahannya ?? Apa pacar kalian sudah memberitahu soal ini ?? ”


" Ya . ” Jawab mereka kompak .


” Aku mau ngomong baik-baik aja sih dit , gak ada acara kekerasan . ”


” Oke . ayo biar cepat kelar .. aku ninggalin kantor buat ini .. semua demi Diana sih na . aku datang karena dia yang meminta ku . ” Tegas Adit supaya Raka tau jika dia sudah benar-benar move on .


” Ayo . ”


Yumna berjalan di depan , sementara para pria hanya mendampingi nya di belakang seperti bodyguard .


Yumna meraih bel pintu , lalu Rendy membukanya .


” Hai Na . " Sapanya dengan mata yang berbinar .


Raka dan Aditya mendengus melihat tingkah Rendy yang masih bucin .


” Kita perlu ngomong . ” Tegas Yumna .


” Kamu ajak mereka ? ”


" Kamu keberatan ?? ”


" Enggak sih , ya udah yuk masuk . " Ajak Rendy .


" Di luar aja .. aku tidak mau masuk ke rumah mu .. takut menjadi fitnah . ”


Yumna duduk di kursi teras rumah Rendy , sementara kedua pria itu hanya berdiri tidak jauh dari tempat mereka bicara .


” Jadi apa yang membawa mu ke sini ?? ” Tanya Rendy basa-basi .


” Maksud kamu kirim bunga ? itu aja sih ..” katanya .


” Kamu suka bunga itu , makanya aku kirim .. ”


” Plakkk ..” Tamparan itu mendarat juga di pipi Rendy , dia hanya tersenyum menanggapinya .


Sama halnya dengan Adit dan Raka , mereka begitu gatal menghadapi tingkah Rendy .


” Apa yang harus aku jelaskan ke kamu mas , kamu tidak lihat perutku ini ?? bagaimana kamu bisa melakukan itu ? kamu tidak perduli dengan Nadia ?? dia yang sabar menunggu dan berkorban ?? ”


” Maaf Na. tapi dia ngerti dengan apa yang aku lakukan . ”


” Ngerti ?? dia pergi dari rumah berhari-hari itu pertanda dia ngerti ?? dimana perasaanmu ? tolong lah jangan membuat kekacauan .. Nadia pernah menjadi jahat hanya karena perasaan kamu padaku .. jadi janganlah di ulangi lagi . jujur aku lelah .. Hargai Nadia , kamu tidak pantas menyia-nyiakan dia kayak gini . ”


" Aku gak sia-sia kan dia . dia pergi untuk berdamai dengan hatinya untuk menerima ini


k . dia akan kembali . ”


” Lalu kamu masih berupaya mengejar istri orang ? suamiku tidak punya nurani kamu tau itulah . jangan mempersulit hidupmu sendiri .. ”


” Ya sudah . aku akan terima .. ” Lontarnya begitu saja membuat Aditya tak sabar untuk meninjunya .


Tetapi Yumna menahan Adit ,


” Kamu dengar mas .. kalo pembicaraan ini tidak membuat kamu berhenti .. aku tidak akan mengampuni mu sungguh . aku gak main-main .. aku harus pergi .. pikirin ya . " Katanya sembari beranjak .


” Aku gak akan berhenti . ” Lontar Rendy membuat Yumna berhenti berjalan .


Dia berbalik dan membiarkan Raka dan Aditya memukulinya hingga babak belur .


Aditya meminta Pak anto menjaga Yumna , supaya dia tidak mencegah mereka memberi pelajaran pada Rendy .


Rendy sama sekali tak membalas , pandangan nya tetap tertuju pada Yumna . dia masih mampu tersenyum memandangi sang mantan yang hanya terpaku meski darah mengalir di wajahnya .

__ADS_1


" Cukup .. berhenti !!! " Teriak Yumna .


__ADS_2