
Vann menatap tinjunya sambil tersenyum, sejak mendapatkan roh zirah tingkat suci, kekuatan Vann sangat meningkat.
Sebagai roh senjata tingkat suci, Zirah Vermilion mampu meningkatkan kekuatan pemiliknya.
Baik kekuatan, kelincahan serta kecepatan, semua kemampuan Vann menjadi semakin baik.
Oleh karena itu, ia dapat menghindari serangan 2 musuh barusan dengan sangat mudah lalu mengalahkan mereka memakai 1 kali serangan tanpa teknik apapun.
Kali ini, guru yang bertindak sebagai penengah tidak dapat menahan rasa penasarannya juga "Apa sebenarnya kekuatan anak ini? Bagaimana mungkin ia mengalahkan musuh yang lebih kuat darinya memakai 1 serangan?".
Tiba-tiba guru tersebut menyadari sesuatu, sebagai penengah, ia tidak perlu banyak bicara. Seperti yang dikatakan Tardi, mereka yang merupakan penengah hanya bertugas mengamati jalannya pertandingan agar tidak ada orang yang melakukan cara licik, semua pertarungan harus berlangsung adil.
Sedangkan masalah seperti cara seseorang mendapatkan kekuatan atau teknik yang ia gunakan, sebagai penengah, ia tidak boleh mencari tahu masalah tersebut.
Mata pria bertopeng perak menjadi dingin lagi "Berikutnya!".
Kali ini tidak ada seorangpun yang berani naik, mereka takut berakhir sama seperti 2 orang yang dikalahkan Vann memakai 1 pukulan barusan.
Sejak mereka dikalahkan, semua harta mereka dari akademi akan ditarik dan menjadi milik Vann.
Vann tentunya menemukan tidak ada lagi seorangpun yang berani menantang dirinya, jadi ia berjalan menuju pemimpin musuh yang mempunyai kekuatan paling kuat yaitu Qi Fondation tingkat 7 "Kenapa kau tidak maju melawanku? Nampaknya tidak ada lagi seorangpun yang berani melawanku, oleh karena itu, ini adalah waktunya bagiku sebagai ketua dan orang terkuat di antara kalian semua untuk menunjukkan kehebatan mu bukan? Jangan bilang Qi Fondation tingkat 7 sepertimu tidak berani melawan tingkat 5 seperti diriku?".
Semua orang sadar bahwa masih ada harapan mengalahkan Vann yaitu ketua mereka sebab ketua mereka bukan Qi Fondation tingkat 6 melainkan Qi Fondation tingkat 7.
Merasakan tatapan semua orang kepada dirinya, ketua kelompok musuh menggertakkan gigi, ia tahu dirinya tidak bisa mundur lagi.
Apabila Vann tidak menantang dirinya, ketua kelompok musuh berencana melarikan diri seakan-akan ada suatu pekerjaan lain yang harus dilakukan.
Bagaimanapun kekuatan Vann terlalu membingungkan, ia sekalipun tidak yakin apakah bisa mengalahkan Vann.
__ADS_1
Masalahnya, Vann sekarang telah menantang dirinya. Selain itu, ada beberapa rekan kelompoknya yang bergabung untuk membantunya di kelompok sebab menghormati dirinya.
Kalau ia merasa takut sekarang dan menolak tantangan Vann, seluruh kepercayaan anggota kelompoknya pasti hilang. Kemungkinan besar semua ini adalah rencana Vann supaya ia tidak melarikan diri.
Pemimpin kelompok musuh menatap Vann penuh rasa dingin, ia berkata dipikirannya "Apakah kau berpikir berhasil menghentikan ku melarikan diri? Kau pasti menyesal sebab tindakan bodoh mu akan membawa dirimu sendiri menuju kehancuran. Benar, anak itu cuma Qi Fondation tingkat 5 sedangkan aku adalah tingkat 7, ada perbedaan 2 tingkat di antara kami sehingga anak ini seharusnya bukan lawan ku".
Setelah mengembalikan kepercayaan dirinya, pemimpin kelompok musuh berdiri "Baiklah, karena kau sangat percaya diri, aku akan menerimanya! Biarkan aku tunjukkan kepadamu, perbedaan kekuatan kita".
Vann tersenyum secara diam-diam, sekarang kekuatannya terlalu kuat yang membuat 2 orang yang ia kalahkan sama sekali tidak mampu mengukur kekuatan penuh Vann.
Saat ini Vann sangat penasaran, seberapa besar kekuatan dirinya yang mendapatkan bantuan dari Burung Vermilion. Oleh karena itu, pemimpin kelompok musuh yang mencapai Qi Fondation tingkat 7 pasti menjadi alat mengukur kekuatan yang bagus bagi Vann.
Ketika 2 orang telah saling berhadapan, penengah bertopeng perak mengangguk "Pertarungan di mulai!".
Pemimpin kelompok musuh bergegas menuju Vann tanpa ragu, ia menarik pedang kayunya dan berusaha menusuk leher Vann.
"Mati, nak!", teriak pemimpin musuh yang menggunakan seluruh kekuatan yang ia miliki pada pedangnya.
"Brak!".
2 pedang saling bertabrakan dengan keras, Vann mundur sebanyak 1 langkah akibat tebasan barusan sedangkan pemimpin musuh mundur sejauh 5 langkah.
Dari seberapa jauh jarak mereka dipukul mundur, semua orang mengetahui Vann lebih kuat daripada pemimpin musuh.
Pemimpin musuh yang juga menyadarinya menggelengkan kepalanya "Tidak mungkin! Tidak mungkin! Bagaimana mungkin aku kalah dari orang yang 2 tingkat lebih lemah dariku!".
Pemimpin musuh bergegas ke arah Vann, ia berusaha menebas Vann lagi.
Namun ketika pemimpin musuh tepat di samping Vann dan menebas, pemimpin musuh berteriak "Harimau Api!".
__ADS_1
Di belakang pemimpin musuh, sosok harimau setinggi 1 meter muncul.
Seluruh tubuh harimau tersebut adalah api, harimau membuka matanya dan mengaum lalu bergegas menuju Vann untuk menyerangnya.
Vann tahu harimau api yang dipanggil pemimpin musuh merupakan roh, roh milik pemimpin musuh.
Jadi Vann tidak berani melemahkan penjagaannya sedikitpun, bagaimanapun semua orang tahu manusia umumnya tidak sekuat roh.
"Teknik Pedang 5 Elemen tahap 1, Gelombang Air!", Air terbentuk dari pedang Vann dan mendorong Harimau Api mundur.
Untungnya air merupakan kelemahan api, oleh karena itu Harimau Api yang hampir mendekati Vann harus melangkah mundur lagi.
Setelah itu, Vann mengubah targetnya. Selagi Harimau Api tertahan oleh gelombang air pedangnya, Vann menebas menuju pemimpin musuh yang berusaha bergerak di tengah-tengah gelombang air "Teknik Pedang 5 Elemen tahap 2, Bilah Angin".
Gelombang air di sekitar Vann dan yang lainnya berubah menjadi bilah angin yang tajam, lalu semua bilah angin menebas pemimpin musuh tanpa ragu.
Pada awalnya pemimpin musuh mampu menahan bilah angin Vann yang berusaha menebasnya, tapi seiring waktu jumlah bilah angin sama sekali tidak berkurang melainkan bertambah.
Beberapa menit kemudian, seluruh tubuh pemimpin musuh dipenuhi darah, ada banyak sekali luka tebasan pada tubuhnya.
Sedangkan Harimau Api yang merupakan roh miliknya sama sekali tidak bisa membantu sebab ia terjebak di tengah gelombang air yang tidak Vann ubah menjadi bilah angin, semua penonton tahu pertarungan telah berakhir.
Melihat luka di tubuhnya semakin bertambah, pemimpin musuh berteriak tanpa ragu "Aku menyerah! Aku menyerah! Jangan menyerang lagi!".
Ia takut sebab serangan bilah angin Vann semakin lama menjadi semakin kuat, kalau terus begitu, ia pasti mendapatkan luka tebasan yang sangat besar. Jadi daripada terluka berat, pemimpin musuh memutuskan menyerah duluan.
"Berhenti, pertarungan berakhir!", teriak guru yang menggunakan topeng perak.
Vann menghilangkan bilah anginnya seperti yang dikatakan guru tersebut, Harimau Api juga terbebas dari gelombang air.
__ADS_1
Guru yang memakai topeng segera mengumumkan "Aku rasa tidak ada lagi yang berani melakukan pertarungan sejak pemimpin kalian dikalahkan, pemenangnya adalah pihak yang ditantang. Sesuai peraturan baru Akademi Pedang Kayu, pihak penantang yang kalah harus memberikan sumber daya kultivasi mereka, gelar murid elit, serta beberapa hal lain yang kalian punya dari akademi seperti rumah para murid elit dan uang!".