
Bersamaan dengan kemenangan Vann, suara tepuk tangan terdengar dari kejauhan.
Vann yang kelelahan menatap ke arah asal suara tersebut untuk menemukan Hasel dan Gostaf yang berjalan mendekat sambil bertepuk tangan sebagai bentuk penghargaan kepada Vann.
Gostaf melangkah maju dan menepuk pundak Vann lalu tertawa keras "Kau benar-benar layak sebagai pemenang pertandingan bulanan Qi Gathering, kemampuan yang sangat hebat! Aku sudah mendengar bahwa kemampuan naga air milikmu berasal dari naga air milik Pemimpin Zerten, walaupun kekuatan kemampuan kalian masih jauh berbeda tapi aku dapat merasakan aura menakutkan yang sama dari naga air kalian".
"Vann, kau harus berjuang keras! Aku yakin suatu hari nanti kau pasti menjadi pengganti Zerten-- Tidak, bahkan kau pasti bisa menjadi lebih kuat darinya!".
Hasel yang ada di samping tetap tidak tersenyum sedikitpun "Vann, kerja bagus!".
"Terima kasih, Guru Hasel, Guru Gostaf! Tanpa bantuan kalian, aku pasti tidak bisa menang semudah ini", kata Vann tanpa kesombongan apapun, lagipula Vann tahu dirinya masih jauh dari kata kuat dibandingkan para kultivator terkuat yang sebenarnya.
"Tetapi dilihat berapa kali pun, kekuatan naga air milikmu sangat menakutkan", kata Gostaf mengamati area sekitar yang basah akibat ledakan naga air "Vann, apakah kau tahu kenapa Monster Bayangan dianggap paling merepotkan daripada monster yang lain?".
"Bukankah karena mereka memiliki kemampuan menyamar sebagai manusia, hewan ataupun benda? Oleh karena itu, para kultivator yang tidak ahli pasti kesulitan membedakan mereka. Sampai sekarang sekalipun, tidak diketahui berapa banyak Bayangan yang menyamar menjadi manusia", kata Vann mengingat dari buku pelajaran yang ia baca sebelumnya.
"Kau benar, tapi kurang tepat", kata Hasel menjelaskan sebelum Gostaf "Alasan utama kenapa Monster Bayangan dianggap merepotkan adalah sebagian besar serangan tidak akan melukai mereka. Monster Bayangan cukup unik, mereka tidak mempunyai tubuh apapun kecuali mengambil tubuh manusia. Jadi ketika berada di keadaan tanpa tubuh, sebagian besar kultivator tidak memiliki serangan yang bisa melukai mereka".
__ADS_1
"Selain itu, Bayangan yang menjadi kultivator menengah ke atas tidak akan dibunuh semudah yang kau lakukan barusan. Terutama Bayangan yang berhasil menjadi kultivator tingkat atas, ia mempunyai 3 bentuk tubuh yang berbeda-beda. Jika tubuh ke 1 nya mati, ia akan berubah menjadi tubuh ke 2. Begitu juga tubuh ke 2 nya mati, maka Bayangan menggunakan tubuh ke 3. Hanya waktu tubuh ke 3 nya mati, Bayangan yang menjadi kultivator tingkat atas akan mati".
"Masalahnya setiap kali perubahan tubuhnya terjadi, kekuatan Bayangan meningkat pesat. Hampir setiap 1 Monster Bayangan harus dilawan oleh 7 orang kultivator pada tingkat yang sama kecuali beberapa orang berbakat yang mampu melawan Monster Bayangan pada tingkat yang sama sendirian".
Vann sangat terkejut mengetahui kekuatan bayangan. Apabila semua Monster Bayangan sangat menakutkan, lalu seberapa menakutkannya Ark Vest yang menjadi pemegang pilar dari para Bayangan tersebut?
"Tidak perlu terlalu memikirkan hal tersebut sekarang, Vann! Kau terlalu jauh dari kultivator tingkat atas, bahkan aku dan Hasel hanya diam di kultivator tingkat rendah. Tidak ada salahnya bertujuan tinggi, tetapi kau harus memperhatikan waktu sekarang dulu. Terus belajar dan berlatih sampai kau menjadi tambah kuat lagi, setidaknya kau yang sekarang mampu menghadapi Bayangan pada tingkat yang sama sudah sangat hebat", kata Gostaf yang melempar sebuah koin kepada Vann.
Vann terkejut terhadap lemparan Gostaf yang tiba-tiba, namun untungnya Vann mempunyai penglihatan yang cepat sehingga ia mengambil koin tersebut tanpa masalah.
"Mulai sekarang Vann Thorne dinyatakan lulus menjadi murid elit Akademi Pedang Kayu, aku harap di masa depan nanti kau menjadi cahaya yang membuat akademi kita bersinar di seluruh Benua Kultivator", kata Gostaf tersenyum ramah "Kalian tunggu disini sebentar, aku akan mengambil pakaian, pedang baru dan sumber daya bulanan yang didapatkan murid elit".
Tanpa membuang waktu lagi, Gostaf pergi ke rumah kayu kecil yang ada di kejauhan.
Hasel yang ada di samping Vann berbicara lagi "Karena kau selesai melakukan tes, maka aku tidak perlu ada disini lagi. Aku akan pergi kembali ke kelas, sedangkan kau tidak harus ke kelas lagi sebab kau berhasil menjadi murid elit. Walaupun begitu, aku sarankan kau pergi ke kelas agar bisa memberitahu teman-temanmu disana mengenai kau yang berhasil naik menjadi murid elit. Lagipula kecuali temanmu berhasil menjadi murid elit juga, kalian mungkin tidak bertemu lagi".
Sosok Hasel menghilang dari tempat, Vann harus mengakui gerakan Hasel sangat cepat yang membuat Vann tidak menyadari gerakannya sedikitpun.
__ADS_1
Selain itu perkataan Hasel barusan ada benarnya, ia mungkin harus berpisah dari Torti dan Yun Tian untuk waktu cukup lama sampai mereka berhasil menjadi murid elit juga. Oleh karena itu, tidak ada salahnya memberitahu mereka.
Beberapa menit kemudian, Gostaf kembali sambil membawa pakaian merah yang merupakan seragam dari murid elit dan pedang besi artefak tingkat 1 kelas menengah, pedang yang Vann dapatkan dari arena monster lebih berharga. Lalu sebuah Obat Fondation yang mulai hari ini akan ia dapatkan tiap bulannya, meskipun 1 Obat Fondation tidak cukup baik meningkatkan kekuatan Vann tapi ia tetap tidak menolak karena tidak perlu membayar Obat Fondation tersebut.
Gostaf memberikan semua barang tersebut kepada Vann "Sekarang kau boleh pergi, aku harap aku tidak bertemu denganmu lagi tapi pakaianmu telah berbeda".
Vann mengerti maksud Gostaf, jika mereka bertemu lagi tapi pakaian Vann berbeda maka kemungkinan besar Vann menjadi guru.
Mereka yang menjadi guru di akademi sebagian besar akibat gagal menjadi kultivator tingkat menengah sampai batas umur yang ditentukan, perkataan Gostaf berarti ia tidak tertarik bertemu Vann yang mengalami penurunan kemampuan sampai-sampai membuatnya harus menjadi guru di akademi atau kembali ke rumah dimana ia berasal sebelum di akademi.
Vann mengambil semua hadiah itu lalu membungkuk "Terima kasih Guru Gostaf, aku akan mengingat saran anda dan berusaha sebaik mungkin menjadi semakin kuat".
Gostaf mengangguk lalu tidak berbicara lagi, Vann juga tahu bahwa tidak ada lagi hal yang perlu dibicarakan sehingga ia pergi dari sini.
Menatap Vann yang pergi, Gostaf terkejut "Aku penasaran, seberapa jauh anak ini bisa pergi? Apakah ia hanya di Akademi Pedang Kayu? Atau melangkah semakin jauh menuju kultivator tingkat menengah atau bahkan tingkat atas? Aku rasa, aku tidak memiliki kemampuan apapun untuk mengetahui jawabannya".
Gostaf berjalan kembali ke rumahnya, ia hampir tidak pergi dari rumah kecuali ada murid yang melalukan tes atau hal penting lainnya sehingga sebagian besar murid tidak mengenalnya.
__ADS_1