9 TAHTA

9 TAHTA
BAB 111 : EMAS


__ADS_3

Horge menarik nafas sebelum berusaha menunjukkan wajah datar seakan-akan tidak menganggap Vann penting "Aku kebetulan lewat sini sehingga aku berpikir untuk menonton, tapi ternyata kau cukup hebat juga Vann! Bahkan kau mampu mengalahkan Gordou! Baguslah sebab kalau kau terlalu lemah, pertarungan kita sebulan kemudian tidak akan menjadi menarik lagi".


"Kau tidak perlu berbohong, aku tahu kau telah berada disini sejak awal untuk menonton pertandingan. Selain itu, kau sama sekali tidak kebetulan lewat disini melainkan datang karena berusaha melihat aku yang kalah. Jadi bagaimana hasilnya? Apakah kau sangat marah mengetahui aku berhasil menang?", tanya Vann sambil tersenyum mengejek "Selain itu aku ragu kau merasa senang sewaktu mengetahui aku cukup kuat sampai-sampai mengalahkan hampir semua pengikut mu, aku yakin kau pasti marah hingga akan meledak bukan? Kalau bukan akibat kau yang selalu sombong dan mengatakan berencana melawanku sebulan kemudian, kau pasti sudah menyerang ku!".


Semua penonton yang lain ikut tersenyum mengejek, tapi mereka menyembunyikannya sebaik mungkin supaya Horge tidak melihatnya.


Bagaimanapun semua penonton tidak berani seperti Vann untuk mencari permusuhan Horge. Kalau mereka ketahuan tersenyum mengejek, Horge mungkin menyerang mereka.


Tentunya Horge menemukan senyuman mengejek semua orang terhadap dirinya, ia melihat Vann penuh kebencian sebab apabila bukan Vann yang selalu melawannya, ia pasti tidak perlu mengalami semua ini.


Tetapi Horge menekan rasa marahnya secepat mungkin dan tersenyum normal lagi "Apa yang kau katakan Vann? Sebagai orang yang berusaha menjadi murid terkuat di akademi, aku pasti tertarik melawan musuh yang lebih kuat karena aku mempunyai kesempatan meningkatkan kekuatanku di tengah pertarungan. Oleh karena itu, aku ikut senang menemukan dirimu yang semakin kuat sampai hampir mampu melawa ku".


"Baiklah, aku memiliki masalah lain yang harus dilakukan, jadi aku pergi dulu".


Tidak membuang waktu lagi, Horge berbalik dan pergi dari sini secepat mungkin sebelum Vann mulai mengejeknya lagi.


Tetapi sewaktu Horge berbalik, senyuman di wajahnya telah menghilang dan digantikan oleh wajah dingin penuh kemarahan.


Sekarang kebencian Horge terlalu besar kepada Vann, bahkan tidak aneh kalau kebencian Horge berubah menjadi tekad untuk membunuh Vann.


"Kita lihat berapa lama lagi kau bisa melompat-lompat menggangguku! Selama ada kesempatan, aku pasti membuatmu menghilang dari dunia ini", pikir Horge yang pergi dari kerumunan penonton lain.


Melihat Horge yang pergi, Vann tersenyum sedikit "Tidak buruk mengamati ia yang berusaha menahan kemarahannya, aku tidak seberapa marah dirinya sewaktu semua pengikutnya telah dikalahkan".

__ADS_1


Para penonton mulai pergi sebab tidak ada yang perlu ditonton lagi sedangkan Vann harus mengikuti guru topeng perak untuk menunggu Gordou bangun lalu mendapatkan semua hartanya.


Sekitar 20 menit kemudian, Gordou bangun. Pada awalnya Vann berpikir Gordou mungkin berusaha sebaik mungkin agar ia tidak perlu kehilangan semua hartanya seperti mencoba membujuk Vann, tapi Vann tahu bahwa penilaiannya salah.


Meskipun Gordou kelihatan kurang semangat akibat kekalahannya dari Vann yang membuat ia semakin terpukul, namun Gordou memberitahu semua harta dan kunci rumah serta bangunan pelatihan yang ia miliki kepada Vann.


Menemukan keuntungannya kali ini, Vann tersenyum lebar.


Ada puluhan Obat Qi yang dapat diberikan kepada Lifure, semuanya bisa dijual ke toko milik Vann.


Setelahnya terdapat juga 10 Obat Fondation, 100 kristal kultivasi tingkat rendah, banyak obat penyembuhan dan sesuatu yang tidak begitu penting bagi Vann sekarang.


Tetapi apa yang paling penting dari semua harta Gordou yaitu Obat Emas, obat kultivasi yang sangat berguna bagi kultivator Gold Core sekalipun.


Berdasarkan cerita Gordou, ia baru mendapatkan Obat Emas semalam melalui Akademi Pedang Kayu.


Paling banyak hanya 10 murid terkuat yang mempunyai kesempatan menerima Obat Emas dari Akademi Pedang Kayu setiap minggunya, sedangkan murid Gold Core yang lain cuma mendapat Obat Emas setiap bulannya.


Padahal Gordou berencana memakai Obat Emas hari ini, ia yakin dirinya memiliki kesempatan besar menjadi Gold Core tingkat 2 setelah menggunakannya.


Namun Gordou tidak beruntung sebab Vann datang menantangnya lebih dulu sebelum ia memiliki kesempatan menggunakan Obat Emas, jadi obat yang begitu berharga harus jatuh ke tangan Vann.


Sebenarnya Vann juga merasakan Gordou tidak terlalu beruntung, jika ia berhasil mencapai Gold Core tingkat 2 sebelum Vann menantangnya maka Vann tidak mungkin berkesempatan menang melawan Gordou.

__ADS_1


Walaupun Vann merasa Gordou cukup tidak beruntung, ia tetap membawa pergi Obat Emasnya dan tidak memberikan kepada Gordou.


Lagipula bukan hanya Gordou yang membutuhkan Obat Emas, Vann memerlukannya juga.


Selama Vann memanfaatkan 10 Obat Fondation yang ia dapatkan, ia kemungkinan besar menjadi Qi Fondation tingkat 9 yang tinggal 1 tingkat lagi dari Gold Core.


Ketika Vann memakan Obat Emas, kemungkinannya menjadi Gold Core tingkat 1 pasti sangat besar.


Oleh karena itu, Vann membawa semua harta Gordou tanpa ragu sedikitpun.


Memberi salam kepada guru topeng perak yang selalu mengikutinya, Vann bergegas kembali menuju rumah dan mulai menyerap Obat Fondation tanpa ragu.


Segera Obat Fondation yang Vann makan berubah menjadi aliran energi, kekuatan Vann ikut meningkat secara cepat bersamaan dengan semakin banyak energi yang ia serap.


...----------------...


Sewaktu Vann baru pergi, guru topeng perak mengamati bagian belakang tubuh Vann sebelum bergumam "Anak ini memang berbakat, aku tidak tahu kenapa ketika di tes beberapa bulan yang lalu, bakat anak ini berada di tingkat 1. Tidak aneh Hasel terus mengamatinya, apabila tidak ada kesalahan, anak ini pasti menjadi hebat di masa depan. Penilaian kepala akademi memang tidak salah, anak yang mampu menarik perhatian Hasel pasti tidak boleh diremehkan. Untuk sekarang, aku harus melaporkan semuanya kepada kepala akademi, biarkan ia menentukan tindakan apa yang harus diberikan kepada anak ini berikutnya. Meskipun ia berbakat, tapi lawannya adalah Horge yang seperti ular beracun. Kalau tidak berhati-hati, racun ular mungkin membunuhnya".


guru topeng perak pergi melapor kepada Tardi mengenai pengamatannya terhadap Vann selama beberapa waktu.


Lagipula tujuan Tardi melakukan pertarungan antara murid bukan berencana membunuh atau membuat semua murid menyerah, melainkan ia berencana mencari para murid yang paling berbakat melalui pertarungan.


Jadi tidak peduli terhadap kekuatan murid, apa yang Tardi pedulikan adalah bakat mereka.

__ADS_1


Selama murid mempunyai kesempatan besar menjadi sosok kuat di masa depan, Tardi tidak akan ragu memberinya banyak sumber daya agar berkembang.


Oleh karena itu, ia membuat peraturan agar para murid saling bertarung seperti yang terjadi pada Akademi Pedang Kayu sekarang.


__ADS_2