
Sebelum Yazer bisa mengerti mengenai apa yang terjadi, naga air yang baru terbang itu bergegas menuju Vann.
Ketika sampai di depan Vann, sosok naga air langsung menghilang yang menyebabkan Yazer terjatuh.
Ketika Yazer akan terjatuh ke tanah, Vann menangkap pakaiannya lalu berlari menuju gerbang lantai berikutnya yang sangat dekat dari dirinya.
"Apa-- Apa yang terjadi disini? Kenapa ada naga air barusan? Apakah itu roh milikmu? Seharusnya tidak mungkin, roh naga paling tidak berada di tingkat mitos ke atas, orang yang mempunyai roh sehebat itu tidak akan datang ke akademi kecil seperti Akademi Pedang Kayu. Sebenarnya siapa kau--", kata Yazer yang berada di tangan Vann penuh kebingungan.
"Jangan banyak bertanya, apa yang perlu kau tahu adalah aku membantumu hari ini dan kita harus melarikan diri dulu untuk tetap hidup!", kata Vann yang telah tiba di depan gerbang lantai berikutnya.
Tanpa ragu, Vann melompati gerbang tersebut dengan Yazer yang tetap ia bawa di tangan. Bagaimanapun Yazer tidak mampu bergerak lagi akibat terluka berat serta sebagian tulang yang patah, Vann harus membawanya pergi agar Yazer tetap hidup.
Ketika baru melewati gerbang, Vann merasa seluruh kepalanya berputar-putar seperti waktu ia baru datang ke Pilar Api.
Saat Vann membuka matanya lagi, ia menemukan mereka berada di dasar gunung api.
Vann menatap ke bagian atas gunung berapi yang terus-menerus terdengar suara ledakan sambil bergumam "Bukankah kadal api ada di atas sana? Lalu kemana Laken dan yang lainnya? Apakah mereka berpikir kami sudah mati sehingga langsung pergi? Aku rasa tidak, mereka pasti akan menunggu sebentar untuk memastikan apakah kami benar-benar mati sebelum pergi! Masalahnya aku hanya menghabiskan waktuku kurang dari semenit untuk membawa Yazer dari pengepungan Golem Lava, kenapa mereka tidak ada disini lagi?".
Vann yang bingung tiba-tiba memikirkan sesuatu, ia ingat Githa pernah menjelaskan mereka harus berhati-hati sewaktu melewati gerbang ke lantai berikutnya di pilar.
__ADS_1
Apabila seseorang melompat terlalu lama seperti 10 detik dari temannya yang barusan telah melompat, mereka akan muncul di lokasi yang berbeda pada lantai berikutnya.
"Ternyata seperti itu, baguslah! Kalau mereka menemukan aku membawa Yazer yang masih hidup, kemungkinan ada permusuhan yang terjadi! Terutama Theresa pasti khawatir Yazer dendam kepadanya, jadi ia mungkin berpikir lebih baik membunuh Yazer selagi ia masih lemah", gumam Vann "Kalau begitu ayo pergi melihat area sekitar, aku harus berhati-hati supaya tidak ditemukan--".
Vann yang baru berpikir untuk melihat area sekitar menemukan Yazer yang ia bawa telah kehilangan kesadarannya "Aku mungkin harus mencari tempat beristirahat dulu sampai ia menyembuhkan luka-lukanya".
Tidak membuang waktu lagi, Vann mencari gua yang cukup tersembunyi di gunung berapi dan menunggu hingga Yazer sadar serta menggunakan beberapa obat penyembuhan yang ia miliki.
...----------------...
4 jam kemudian, Yazer perlahan-lahan membuka matanya dan menatap sekitar penuh rasa bingung "Dimana ini? Tunggu dulu, terakhir kali kami sedang dikejar Golem Lava, setelah itu--".
"Kau tidak boleh bergerak dulu, walaupun aku sudah memberimu obat yang mampu menyembuhkan tulang patah, tapi lukamu terlalu berat", kata Vann yang ada di samping "Tunggu besok pagi, kau seharusnya dapat bergerak lagi".
"Kau, anak yang baru bergabung, namamu Vann bukan? Terima kasih atas bantuan mu, jika tidak ada dirimu maka aku pasti mati di bawah serangan Golem Lava", kata Yazer yang tersenyum pahit "Aku mungkin terlalu baik hingga hampir membunuh diriku sendiri, aku benar-benar orang bodoh sebab mengkhawatirkan hidup mereka padahal mereka tidak peduli padaku".
Vann yang sedang menyiapkan makan malam menggunakan api dan daging kelinci api yang baru ditangkapnya menggelengkan kepalanya "Tindakan baik dan bodoh itu berbeda, tindakan baik yang kau lakukan sama sekali bukan hal bodoh. Masalahnya kau memberikan kebaikan itu ke orang yang salah, apabila kau memberikannya kepada orang yang tepat maka kau pasti menyadari bahwa semua tindakanmu selama ini bukan kebodohan. Dengar, aku membantumu bukan karena aku orang baik, melainkan aku telah memastikan dulu tidak ada masalah dengan hidupmu".
"Tidak ada salahnya membantu seseorang, tapi kau harus memastikan hidupmu dulu. Selama ada kesempatan membantu orang lain tanpa berisiko bagi dirimu sendiri, apa salahnya mencoba membantu. Selain itu alasan lain aku membantumu adalah aku menghargai kebaikanmu. Kalau kau bukan orang baik yang mencoba membantu orang lain hingga akhirnya dikhianati, aku belum tentu berpikir membantumu. Apakah kau sekarang tetap berpikir tindakan baikmu itu bodoh? Pendapatku hal tersebut salah, kau hanya memberikan kebaikan kepada orang yang salah".
__ADS_1
Yazer yang sedih segera menangis, Vann juga terkejut terhadap perubahan Yazer.
Sebelum Vann dapat mengerti, Yazer memeluk Vann tanpa memperdulikan rasa sakitnya "Terima kasih Vann, aku Yazer pasti mengingat semua kebaikanmu barusan! Kau benar, berbuat baik bukan tindakan salah melainkan aku harus lebih berhati-hati di masa depan. Vann, aku menganggap mu sebagai temanku sekarang! Walaupun aku yang terluka tidak cocok mengatakan ini, tapi setelah aku pulih maka kekuatanku akan lebih kuat darimu. Oleh karena itu, aku pasti melindungi mu baik sebagai bentuk membalas kebaikanmu ataupun karena kita adalah teman".
Vann merasakan perkataan Yazer barusan bukan bohong melainkan ia benar-benar sangat berterima kasih kepada Vann "Baiklah, baiklah, kau harus beristirahat sekarang dan jangan banyak bergerak! Berpikir sedikit mengenai lukamu, jika kau bergerak terlalu banyak maka lukanya akan terbuka lagi! Kau harus kembali beristirahat!".
Setelah Yazer melepaskan pelukannya, Vann memberikan sebagian daging kelinci api yang sudah ia masak, mereka menghabiskan semua makan malam tersebut sebelum kembali beristirahat.
Bagaimanapun mereka besok harus tetap bergerak, selain itu mereka telah setuju tidak langsung kembali ke Akademi Pedang Kayu melainkan naik ke atas gunung berapi.
Tujuan mereka yaitu menemukan kadal api yang seharusnya ada di atas gunung sebab Laken dan yang lainnya pasti pergi menuju ke tempat kadal api jika tidak kembali ke akademi.
Keesokan harinya, meskipun sulit membedakan waktu di pilar akibat tidak adanya cahaya matahari ataupun bulan, namun Vann membawa jam yang membuat ia mengetahui waktu sekarang tanpa masalah.
Vann berlatih mengayunkan Pedang 5 Elemen miliknya selama sejam di samping gua dan bergegas menuju gua lagi.
Ketika baru tiba di gua, Vann menemukan Yazer yang sudah sehat sepenuhnya dan memukul ke sekitar untuk memastikan apakah luka tersebut masih mempengaruhi gerakannya.
Melihat gerakan Yazer yang pulih, Vann tahu tidak ada masalah lagi pada luka Yazer "Sepertinya kau telah sembuh sepenuhnya, ayo pergi menuju ke tempat kadal api".
__ADS_1
"Ayo pergi!", kata Yazer yang mengambil pedang miliknya.