9 TAHTA

9 TAHTA
BAB 90 : PENINGKATAN KEKUATAN VANN YANG MENGEJUTKAN ORANG-ORANG


__ADS_3

Vann duduk di sebuah ruangan kosong, selain kursi dan meja tempat dimana ia duduk sekarang, tidak ada apapun lagi di ruangan tersebut.


Selain tembok ruangan, terdapat sebuah kaca putih di sisi kanan ruangan.


Vann sama sekali tidak bisa melihat apa yang ada dibalik kaca, namun orang-orang yang berada dibalik kaca mampu melihat Vann tanpa masalah sehingga mereka mengetahui semua tindakan Vann di ruangan tersebut.


Sekarang 3 guru sedang mengamati Vann penuh keraguan, mereka mendiskusikan masalah Vann sebelum Hasel datang ke ruangan juga "Apa yang terjadi? Kenapa kalian meletakkan Vann seperti penjahat, ia adalah murid elit Akademi Pedang Kayu kita!".


Melihat Hasel marah, 3 guru yang ada di depan kaca tidak berani melawan dan hanya menundukkan kepala mereka sebab Hasel merupakan 3 guru terbaik di Akademi Pedang Kayu, setara dengan Githa dan Gostaf.


Githa yang ada di samping menjelaskan "Hasel, mereka melakukannya bukan tanpa alasan. Kekuatan Vann baru menjadi Qi Fondation tingkat 1, tapi Vann yang datang ke akademi kita mempunyai kekuatan Qi Fondation tingkat 5. Kami mencurigai Vann yang datang mungkin adalah mata-mata dari Laboratorium Monster, bukan Vann yang asli. Jadi kami meletakkan Vann di ruangan ini sambil mengamatinya supaya mengetahui apabila ia melakukan tindakan yang aneh".


Hasel menatap langsung ke arah Vann, meskipun mereka dipisahkan oleh tembok tapi Hasel tetap dapat merasakan kekuatan kultivasi Vann.


Menemukan Vann yang memang berhasil menjadi Qi Fondation tingkat 5, Hasel terkejut namun ia sama sekali tidak curiga terhdap Vann yang muncul adalah Vann palsu.


"Buka pintunya, aku akan berbicara dengan Vann", kata Hasel tanpa ragu.


3 guru yang ada di samping ragu-ragu, tapi Githa kali ini ikut berbicara "Buka pintunya, dengarkan apa yang Guru Hasel bicarakan!".


Melihat Githa juga setuju, 3 guru tidak lagi menolak dan langsung membuka pintu ruangan Vann.

__ADS_1


...----------------...


Vann duduk di ruangan penuh rasa bosan, mungkin ia sudah berada disini selama setengah jam tanpa melakukan apapun yang membuat Vann sedikit tidak bisa berkata-kata.


Pada awalnya Vann berpikir ia akan disambut karena berhasil kembali hidup-hidup, tapi siapa yang berpikir sosok guru yang menjaga gerbang akademi menangkap Vann serta membawanya menuju ke ruangan yang seperti penjara ini bersama guru yang lain.


Dihadapan para guru berkekuatan Soul Wandering dan Gold Core, Vann sama sekali tidak mempunyai kekuatan untuk menghentikan mereka.


Masalahnya mereka menangkap Vann akibat kekuatannya yang meningkat terlalu cepat sampai-sampai membuat mereka curiga, Vann yang datang adalah Vann palsu.


Untungnya Vann tidak menunjukkan sayap Burung Vermilion miliknya, kalau mereka menemukan Vann memiliki roh senjata tingkat suci, mungkin mereka tidak akan ragu untuk membunuh Vann tanpa harus memenjarakannya lagi.


Ketika Vann berpikir ia akan tinggal disini lebih lama lagi, pintu ruangan terbuka dan sosok Hasel terlihat.


Di antara semua guru, Hasel adalah orang yang paling Vann hormati. Tanpa bantuan Hasel sejak awal, Vann mungkin tidak berhasil menjadi kultivator seperti sekarang.


Hasel duduk pada kursi kosong di depan Vann sambil berkata "Ceritakan semua yang terjadi!".


"Guru Hasel tidak curiga mengenai aku adalah monster atau orang-orang dari Laboratorium Monster yang menyamar?", tanya Vann bingung, lagipula semua guru curiga mengenai identitasnya.


"Guru lain mungkin tidak mengetahui apakah kau asli atau palsu", kata Hasel percaya diri "Tetapi aku dapat melihatnya dengan jelas, kau pasti Vann asli. Yazer menceritakan kau jatuh ke kawah gunung berapi di Pilar Magma akibat kebodohannya yang gagal mempertahankan tornado, ia terus berkata untuk mengirim bantuan mencari Vann sebelum kehilangan kesadarannya".

__ADS_1


"Bagaimana keadaan Yazer? Apakah ia tidak apa-apa?", tanya Vann terkejut, ternyata Yazer memang berhasil pergi dari Pilar Magma tapi sepertinya ia terluka berat.


"Tidak ada masalah pada Yazer, hanya kekurangan darah! Paling lama seminggu kemudian, Yazer pasti sadar lagi", kata Hasel.


Vann mengangguk dan duduk di kursinya, ia berkata "Kalau begitu aku akan menceritakan semua yang terjadi padaku--".


Vann menceritakan tentang Thersa, Laboratorium Monster, dan ia yang menemukan harta di bawah kawah gunung berapi.


Namun Vann tidak menceritakan harta yang ia temui adalah roh senjata suci Darah Vermilion, melainkan ia hanya menyebutnya sebagai harta yang meningkatkan kekuatan Vann menjadi Qi Fondation tingkat 5.


Bagaimanapun apa yang Vann katakan benar, Darah Burung Vermilion merupakan harta yang sangat berharga. Jika Vann tidak mendapatkan Darah Burung Vermilion, ia pasti tetap berada di Qi Fondation tingkat 1.


Hasel juga tidak bertanya mengenai harta apa yang Vann temukan, ia mengangguk terhadap cerita Vann lalu berdiri "Aku mengerti mengenai apa yang terjadi, ceritamu mirip seperti yang Yazer katakan, kecuali apa yang kau katakan lebih jelas sebab Yazer kehilangan kesadarannya tanpa menyelesaikan perkataannya".


Hasel membuka pintu ruangan "Ayo pergi dari sini! Githa, aku akan membawa Vann pergi! Kalau ada masalah seperti Vann ternyata monster atau musuh yang menyamar, aku yang akan mengambil resikonya. Apakah kau keberatan?".


Mendengarkan perkataan Hasel, Githa menggelengkan kepalanya "Kenapa kau bersikap seperti kita tidak saling mengenal? Bagaimanapun kita adalah teman, selama kau setuju maka aku juga tidak keberatan. Apalagi aku sangat mengenal dirimu, dengan menyerahkan Vann di tanganmu, aku tidak perlu khawatir lagi sekalipun Vann adalah monster yang menyamar".


3 guru yang lain mengangguk, mereka mengetahui tentang sifat Hasel yang selalu melakukan pekerjaannya sangat baik.


Ketika Hasel mengatakan ia akan mengambil resikonya, berarti Hasel pasti melakukan yang terbaik apabila Vann benar-benar monster yang menyamar yaitu membersihkan monster tersebut sebelum memberikan kehancuran atau kerugian pada akademi.

__ADS_1


Dengan bantuan Hasel, Vann pergi dari penjara di bawah tatapan Githa dan 3 guru yang lain.


Sewaktu baru pergi dari penjara, Vann melihat Akademi Pedang Kayu yang ia kenal lagi sehingga ia menghela nafas "Aku akhirnya kembali! Untunglah aku berhasil melarikan diri hidup-hidup dari Pilar Magma dan kejaran penguasa Pilar Magma tersebut!".


__ADS_2