
Di Akademi Pedang Kayu, semua orang boleh bertarung tidak peduli dimana tempatnya. Sejak adanya peraturan baru dari Tardi sebagai kepala akademi baru, para murid tidak perlu lagi menuju arena akademi untuk saling bertarung.
Alasan Tardi melakukan hal tersebut supaya setiap pertandingan dapat di mulai dan berakhir secepat mungkin, banyak orang yang setuju terhadap ide Tardi.
Bagaimanapun pertarungan tidak perlu dilakukan di arena yang membuat orang-orang tidak perlu menghabiskan waktu harus menunggu tiba disana.
Oleh karena itu, arena yang dulunya didatangi banyak orang agar bisa saling berlatih bertarung melawan murid lain, sekarang menjadi kosong.
Tetapi hari ini ada perbedaaan besar, ratusan murid dari seluruh Akademi Pedang Kayu berkumpul di tempat duduk penonton pada arena, mereka menatap ke arena pertarungan di tengah penuh semangat serta rasa penasaran sebab semua orang tahu bahwa hari ini adalah hari terakhir Vann bertarung melawan pengikut Horge.
Pengikut terkuat Horge memiliki kekuatan Gold Core tingkat 2, ia telah mendengar berita tentang kekalahan Gordou kemarin yang membuat bersiap-siap melawan Vann hari ini.
Orang yang harus dilawan Vann pada pertarungan berikutnya yaitu seorang pria setinggi 1,7 meter dengan mata tajam dan sebuah tombak perak di tangannya, ia berdiri diam di tempat sambil menutup matanya yang menunjukkan ia sedang menunggu Vann.
Sejak pagi, ia telah datang kesini. Bahkan ia menyebarkan berita mengenai dirinya yang akan bertarung di arena, karena berita yang ia sebar maka banyak orang yang datang menonton kesini.
Selain pria yang menjadi lawan Vann, guru bertopeng perak sudah hadir di arena dari tadi pagi.
Setelah ia melapor kepada Tardi, kepala akademi baru membuat keputusan dirinya harus lebih mengawasi Vann. Selama Vann benar-benar berhasil berkembang dan mengalahkan Horge, Tardi tidak keberatan mengembangkan Vann menjadi semakin kuat memakai sumber daya Akademi Pedang Kayu.
Namun kalau Vann tidak berhasil mengalahkan Horge, berarti bakat Vann tidak cukup hebat hingga akademi harus menggunakan semua sumber daya mereka bagi Vann.
Lagipula Tardi berencana membuat generasi muda terkuat dari Provinsi Talper, mengalahkan Yun Fa yang sekarang memegang gelar tersebut.
Jadi Tardi cukup berharap Vann mampu menang sebab ia masih muda, pada usia 30 nanti, Vann mempunyai kemungkinan besar mencapai Soul Wandering atau lebih kuat lagi.
Ketika penonton semakin ramai dan hari mendekati siang, Vann tetap belum datang yang membuat beberapa penonton menjadi ragu mengenai apakah Vann akan datang atau tidak.
Bukan hanya itu, beberapa orang mulai menganggap apakah Vann sebenarnya takut sampai-sampai tidak berani datang kesini.
Tidak peduli apa, kekuatan Gold Core tingkat 1 dan tingkat 2 berbeda. Vann mampu mengalahkan Gold Core tingkat 1, tapi bukan berarti ia masih bisa mengalahkan tingkat 2.
__ADS_1
Saat banyak orang meragukan apakah Vann akan datang atau tidak, sosok Vann akhirnya terlihat datang ke arena pertarungan.
Vann naik ke atas panggung arena tanpa banyak membuang waktu lagi.
Sebenarnya Vann tidak merencanakan untuk datang terlambat, melainkan ia tidak tahu musuh telah menunggunya di arena dari pagi.
Bagaimanapun kemarin malam, Vann sibuk meningkatkan kekuatannya menjadi Gold Core tingkat 1 sehingga ia sama sekali tidak mengetahui tentang musuh yang menunggunya di arena.
Oleh karena itu Vann mencari pria Gold Core tingkat 2 selama beberapa waktu sebelum akhirnya bertemu Torti yang memberitahunya mengenai pertarungan di arena.
Mengetahui Vann datang, pria tersebut membuka matanya yang menunjukkan ketajaman.
Ia mengambil tombak perak yang tadinya ia letakkan di samping selagi menunggu Vann "Kau datang cukup terlambat, apakah kau sibuk berlatih sampai-sampai harus datang terlambat? Apapun alasannya, aku tidak peduli! Sejak kau berani datang kesini, kau merupakan musuhku, jangan salahkan aku apabila tombak di tanganku melukai dirimu!".
Vann menarik pedangnya sambil tersenyum "Ini adalah pertarungan, tidak aneh jika seseorang terluka. Sebaliknya, kau juga tidak boleh menyalahkan ku kalau pedang milikku memberikanmu luka yang berat!".
2 orang saling menatap sedangkan para penonton di sekitar menutup mulut mereka. Walaupun ada ratusan penonton disana, keadaannya diam seakan-akan tidak ada orang.
Guru topeng perak mengangkat tangannya sebelum berteriak "Pertarungan di mulai!".
Di depan mata semua orang, sosok lawan Vann menghilang.
Ketika ia muncul lagi, ia berada tepat di depan Vann sambil menebas tombaknya.
"Tang!".
Suara tabrakan besi terdengar, Vann menahan tombak musuh menggunakan pedangnya.
Tiba-tiba aura perak yang kuat muncul dari tombak musuh, aura itu memberikan tekanan yang besar kepada Vann.
Sebagian besar penonton harus menutup mata mereka sebab cahaya perak terlalu terang, tapi Vann ataupun guru topeng perak sama sekali tidak terganggu akibat kultivasi mereka yang lebih tinggi dibandingkan sebagian besar penonton.
__ADS_1
Aliran air berkumpul di pedang Vann, ia menggunakan teknik Pedang 5 Elemen miliknya.
Suara tabrakan terus terdengar, pedang air Vann saling bertabrakan melawan tombak perak musuh.
Seiring berjalannya waktu, semua orang menemukan posisi Vann lebih unggul.
Setiap kali senjata mereka saling bertabrakan, musuh akan dipukul mundur akibat pedang air Vann.
Ketika musuh tahu ia tidak mampu menang dari Vann, ia memutuskan melompat mundur sambil menjaga jarak dari Vann selagi ia memikirkan cara baru mengalahkan Vann.
Tetapi Vann tentunya menemukan apa yang ia pikirkan, karena hal tersebut Vann menusuk perutnya tanpa ragu.
"Brak!".
Musuh sedikit tidak siap terhadap serangan Vann, ia memuntahkan seteguk darah akibat pukulan pedang kayu Vann sebelum terlempar sejauh 10 meter.
Untungnya Vann memakai pedang kayu, kalau Vann menggunakan pedang artefak miliknya, pria tadi mungkin sudah mati.
Vann tahu pertarungan belum berakhir, ia bergegas menuju lawannya yang mencoba untuk berdiri.
Melihat Vann yang mendekat, lawannya melepaskan tombak di tangannya ke tanah sebelum mengangkat tangan dengan senyum pahit "Aku menyerah! Siapa yang berpikir kau berhasil menjadi Gold Core tingkat 1! Dengan kekuatan Qi Fondation tingkat 8, kau mampu mengalahkan Gold Core tingkat 1. Tidak aneh kalau kekuatan Gold Core tingkat 1 milikmu dapat mengalahkan tingkat 3 sekalipun, apalagi cuma tingkat 2 seperti diriku!".
Mengetahui lawan menyerah, Vann menyimpan pedangnya.
Sewaktu guru topeng perak siap meneriakkan kemenangan Vann, wajahnya berubah.
Sebuah panah emas yang ditutupi racun terbang cepat menuju Vann, panah itu adalah artefak rank 2 tingkat tinggi dengan kemampuan tersembunyi yang membuat guru topeng perak terlambat menyadarinya.
Ia siap bergerak melindungi Vann, tapi guru topeng perak menyadari dirinya terlambat selangkah, panah itu akan membunuh Vann lebih dulu sebelum ia dapat menangkapnya.
Vann menyadari keberadaan panah emas beberapa detik lebih lambat daripada guru topeng perak karena kekuatan Vann di bawah guru tersebut.
__ADS_1
Ketika Vann berbalik, ia menemukan panah emas berada pada jarak kurang dari 1 meter ke dirinya. Sekalipun Vann mencoba menghindar, ia tidak mempunyai cukup waktu lagi.