
"Vann, apakah kau gila? Kau barusan menerima tantangan Senior Horge?", kata Torti yang mendekati Vann penuh rasa tidak percaya, sekarang ia berusaha membujuk Vann yang sedang kembali menuju rumahnya agar tidak melawan Torti secara langsung.
"Kenapa kau mengikuti ku? Lebih baik pergi dan kunjungi Yun Tian, ia pasti masih terbaring di tempat tidurnya", kata Vann tidak peduli terhadap Torti.
"Melihat keadaan Yun Tian memang penting, tapi masalah yang kau hadapi jauh lebih buruk sekarang! Vann, kau sendiri tahu bagaimana Yun Tian berakhir, apakah menurutmu kau mampu menjadi Gold Core hanya dengan waktu sebulan? Biarkan aku memberitahumu, cuma mereka yang menjadi bagian murid paling berbakat dapat melakukan perkembangan secepat itu. Kita tidak mungkin melakukannya", kata Torti yang keras kepala mencoba membujuk Vann.
Vann mengamati Torti sedikit sebelum berkata lagi "Apabila sesuatu tidak mungkin bagimu, tapi hal yang sama belum tentu berlaku kepadaku. Selain itu, bukankah kau menyerah terlalu cepat Torti? Jika kau terus menyerah tanpa mencoba, sampai kapan kau harus menunggu dirimu berhasil?".
Torti terdiam, ia merasa perkataan Vann mungkin ada benarnya, ia terlalu cepat menyerah yang membuat keadaannya menjadi seperti ini. Dibandingkan Vann dan Yun Tian, ia sama sekali bukan lawan mereka.
Torti menggelengkan kepalanya, hal tersebut tidak ada hubungannya sekarang. Lawan Vann sekarang terlalu menakutkan, kalau Vann kalah, ia mungkin dibuat berdarah oleh Horge sampai-sampai tidak mampu bergerak dari tempat tidur selama berbulan-bulan.
Oleh karena itu, Torti berusaha membujuk Vann lagi.
Tetapi ketika Torti berlari mendekati Vann, ia menemukan Vann yang tiba-tiba berhenti di jalan.
Vann menatap ke arah kiri dan kanan sebelum berteriak "Siapa yang ada disana? Apakah kalian akan bersembunyi terus di balik bangunan sekitar hingga aku menyerang kalian atau kalian berencana menunjukkan diri kalian sendiri?".
Di bawah tatapan terkejut Torti, puluhan orang datang mengepung Vann.
__ADS_1
Kekuatan terkuat di antara orang-orang ini adalah Qi Fondation tingkat 7 sedangkan yang terlemah merupakan tingkat 5, tapi sebuah hal yang pasti, mereka semua adalah kultivator Qi Fondation.
Belum lagi sosok terlemah di antara puluhan orang sekuat Vann, dapat dilihat seberapa menakutkannya kekuatan kelompok yang mengepung mereka.
Vann menatap pakaian murid elit yang mereka gunakan dan tersenyum mengejek "Kumpulan murid elit yang telah lama berada di akademi berusaha melawan murid juniornya memakai puluhan orang? Apakah tidak ada murid yang berani di Akademi Pedang Kayu? Beberapa waktu yang lalu aku menemukan seseorang yang cuma berani melawan musuh lemah, sekarang aku bertemu kalian yang berani melawan musuh secara beramai-ramai?".
Murid yang berada di kekuatan Qi Fondation tingkat 7 dan merupakan sosok terkuat dari puluhan orang tersebut melangkah maju, ia menatap Vann dengan meremehkan "Jangan khawatir nak, peraturan di akademi hanya memperbolehkan 1 lawan 1 atau pertarungan dengan jumlah yang sama. Oleh karena itu, kami semua akan melawan mu sendirian, tidak berkelompok. Kita lihat, apakah kau masih dapat sombong setelah selesai dipukuli oleh puluhan orang?".
Torti gemetar ketakutan, lagipula kekuatan semua orang yang mengepung mereka jauh di atasnya. Meskipun takut, Torti tidak pernah meninggalkan Vann. Mungkin karena alasan kepedulian Torti kepada teman-temannya, Vann dan Yun Tian tetap berteman bersamanya meskipun Torti sedikit terlalu mudah menyerah.
Tanpa menunggu orang yang mengepung mereka menjawab, Vann berkata lebih dulu "Bukankah jawabannya sudah jelas? Kemungkinannya mereka semua adalah kaki tangan Horge atau kalian berusaha mendapatkan perhatian darinya, jadi selama kalian mengalahkan ku yang merupakan musuh Horge, kalian akan berteman dengannya bukan?".
"Kau cukup cerdas nak", kata pemimpin kelompok tersebut "Tetapi kecerdasan tidak akan berhasil membawamu pergi dari sini tanpa terluka, kalian semua mulai menyerang anak ini. Ingat, jangan menyerangnya secara beramai-ramai atau kita akan dianggap melanggar peraturan!".
Vann diam-diam melihat ke arah Gilver, ia tidak pernah melihat Gilver sebelumnya yang berarti pria ini adalah 10 guru bawaan Tardi.
Walaupun Vann tidak melihat wajah pria yang menggunakan topeng perak, ia mampu merasakan aura dingin dari matanya. Kalau Vann tidak melakukan kesalahan, mata seperti itu adalah mereka yang telah banyak membunuh orang-orang.
Di antara puluhan orang yang mengepung Vann, seorang pria dengan kekuatan Qi Fondation tingkat 5 serta yang terlemah dari rekan lainnya berjalan ke depan Vann "Teman-temanku yang lain tidak perlu repot-repot membuang tenaga mereka melawan anak sepertimu yang baru mencapai Qi Fondation tingkat 5, aku sudah berada di tingkat ini sejak bertahun-tahun sehingga aku lebih dari cukup memberimu--".
__ADS_1
"Brak!".
Sebelum pria barusan menyelesaikan perkataannya, Vann memukul wajahnya tanpa ragu hingga ia terlempar sejauh puluhan meter dan mendarat di tanah dengan keras.
Meskipun Vann tidak membunuhnya, pria barusan telah kehilangan kesadarannya "Semut sepertimu mengaku menjadi lawan ku? Bahkan aku tidak membutuhkan teknik apapun untuk mengalahkan mu, cukup dengan tinju kosong!".
Melihat gerakan Vann yang mengalahkan musuhnya dengan 1 pukulan, semua orang terkejut. Bahkan Torti sedikit tidak percaya, lagipula ia memang tahu Vann memiliki kekuatan kuat, namun ia tidak pernah berpikir Vann sekuat ini.
Mata dibalik topeng perak ikut mengamati Vann dengan hati-hati, tapi ia segera mengalihkan perhatiannya sebelum lanjut berkata "Berikutnya!".
Para kultivator Qi Fondation tingkat 5 tidak berani naik lagi, bagaimanapun Vann sudah mengalahkan rekan mereka menggunakan 1 pukulan. Meskipun orang yang dikalahkan Vann tadi lebih lemah dari mereka, tapi mereka tidak mampu mengalahkannya cuma memakai 1 pukulan, hal tersebut membuktikan mereka tidak sekuat Vann.
Seorang pria berkekuatan Qi Fondation tingkat 6 berjalan ke depan Vann, ia mengambil tombaknya yang setinggi 1,5 meter dan menunjuk tombaknya ke arah Vann "Aku tidak tahu cara licik apa yang kau gunakan terhadap teman kami barusan, tapi dihadapan kekuatan yang sebenarnya, kau sama sekali bukan lawan ku. Aku akan menunjukkan kepadamu, perbedaan kultivasi sangat mempengaruhi kemenangan dan kekalahan".
Pria itu membawa tombaknya dan bergegas menuju Vann, ia mengalirkan banyak sekali energi miliknya pada tombak yang membuat serangan di tombaknya menjadi sangat menakutkan.
Tetapi Vann menghindar ke samping sangat mudah dan memukul perut pria tersebut.
"Brak!".
__ADS_1
Seperti pria yang Vann kalahkan di awal, pria yang membawa tombak ikut terlempar sejauh puluhan meter dan tidak mampu berdiri lagi.
Semua orang kembali terdiam, banyak orang yang menatap Vann penuh rasa takut, sebenarnya siapa anak ini yang dapat mengalahkan musuh yang kultivasi nya setingkat lebih tinggi memakai 1 kali serangan.