
"Tang!".
Suara tabrakan besi terdengar, Vann menemukan pedang miliknya sama sekali tidak bisa menghancurkan rantai hitam. Jangankan membuat rantai hitam hancur, tebasan Vann tadi tidak meninggalkan sedikitpun jejak goresan pada rantai.
"Nampaknya rantai hitam ini memang sangat keras dan kuat, tidak aneh apabila seorang pemegang pilar utama yang membuatnya", kata Vann mengangguk.
"Dasar bodoh! Tentunya kekuatan lemah mu bukan lawan dari pemegang pilar utama! Bukan hanya melawan pemegang pilar utamanya secara langsung, kau sama sekali tidak menjadi lawan dari rantai yang ia buat, itu sangat jelas!", teriak Burung Vermilion marah "Untungnya rantai hitam tidak mempunyai kemampuan perlawanan terhadap sesuatu yang menyerangnya, apabila rantai hitam mampu melawan maka kau pasti telah mati! Nak, aku sarankan kepadamu untuk lebih berhati-hati di masa depan apabila kau tertarik untuk hidup lebih lama lagi!".
"Aku mengerti", kata Vann mengangguk sambil menyimpan pedangnya "Lalu, bagaimana cara aku membantumu menghapus rantai hitam? Bagaimanapun kau tidak tertarik untuk tinggal selamanya disini bukan?".
"Aku pasti tidak tertarik terus disini!", kata Burung Vermilion "Masalahnya aku tidak cukup kuat untuk lepas dari rantai hitam, kultivator tingkat menengah sekalipun tidak mampu melepaskan diriku. Paling tidak untuk menghancurkan rantai hitam, seseorang harus berkekuatan Kaisar Martial! Itupun kemungkinannya tidak terlalu besar sebab pembuat rantai hitam adalah pemegang pilar utama, kekuatan di atas para Kaisar".
Vann terus mengamati rantai hitam dari kiri dan kanan, Burung Vermilion yang melihat gerakan Vann kembali memberi nasihat "Nak, menyerah! Selama kau tetap disini, penguasa Pilar Magma pasti menemukan mu! Kekuatannya adalah kultivator tingkat menengah, jauh di atas dirimu. Apalagi tidak ada gunanya kau tetap disini, tidak peduli seberapa keras kau berpikir atau mencoba, pada akhirnya kau tidak akan dapat melepaskan ku".
"Kecuali kau bisa memurnikan energi hitam pada rantai, sedangkan rantai yang mengikatku hanya sebuah rantai lemah, masalah utamanya terletak di energi hitam pada sekitar rantai yang merupakan energi milik pemegang pilar utama".
Vann menatap Burung Vermilion sebelum berkata tegas "Di antara semua kata, aku paling tidak senang terhadap kata menyerah sebab ada banyak sekali orang yang mengatakan itu kepadaku. Menyerah menjadi kultivator karena kau tidak berbakat, mereka mengatakannya berkali-kali padaku. Ayahku sendiri ikut mengatakan padaku untuk menyerah, meskipun aku tahu ayah mengatakan itu agar aku tidak perlu hidup penuh resiko kematian setiap hari. Tapi aku menolak menyerah, baik dulu ataupun sekarang! Meskipun kekuatanku jauh lebih rendah daripada pemegang pilar utama, aku memiliki seorang kenalan yang sangat ahli di bidang pemurnian. Aku tidak tahu apakah ia mampu memurnikan energi hitam, tapi tidak ada salahnya mencoba".
"Siapa?", tanya Burung Vermilion penasaran.
__ADS_1
Vann tersenyum dan mengulurkan tangannya "Apakah kau tidak tertarik untuk mencoba, Kyuro?".
Sosok bola air muncul di tangan Vann, bola air itu tidak lain merupakan roh Vann yaitu Kyuro.
Selama waktu ini, Kyuro belum pernah menunjukkan kemampuan bertarung yang hebat kepada Vann.
Namun bukan berarti Kyuro tidak berguna sebab ada sebuah keahlian yang sangat dikuasai Kyuro yaitu pemurnian, ia bisa memurnikan banyak sekali bahan obat yang gagal setiap harinya menjadi bahan obat yang bar lagi.
Walaupun Vann tidak tahu apakah Kyuro sekuat itu hingga bisa memurnikan energi pemegang pilar utama, tapi tidak ada salahnya mencoba. Belum lagi energi pemegang pilar utama di rantai telah sangat melemah sebab harus melawan api Burung Vermilion yang merupakan roh senjata tingkat suci selama bertahun-tahun, apabila energinya belum melemah sedikitpun maka Vann tahu ia tidak memiliki kesempatan apapun namun sekarang ada kesempatan.
"Kyu!", Kyuro yang berbicara dengan bahasa aneh melompat menuju rantai hitam di tubuh Burung Vermilion.
Burung Vermilion yang melihat tindakan Kyuro tidak bisa untuk tidak berbicara dengan aneh "Bola air? Nak, apakah kau sedang bercanda? Bagaimana mungkin bola air yang menjadi roh paling lemah, belum lagi kekuatanmu hanya Qi Fondation, mampu memurnikan energi pemegang pilar utama?".
"Lebih baik jangan meremehkan orang lain secepat itu", kata Vann memutar matanya.
Di bawah tatapan terkejut Burung Vermilion, Kyuro mulai memakan energi hitam pada rantai. Meskipun gerakan Kyuro sangat lambat, tapi Burung Vermilion dapat merasakan energi hitam pada rantai yang semakin berkurang.
"Tidak mungkin!", teriak Burung Vermilion penuh rasa tidak percaya, kenapa seekor bola air yang dianggap sebagai roh paling lemah bisa memakan energi hitam pada rantainya.
__ADS_1
Vann juga sedikit terkejut, walaupun ia berharap Kyuro memurnikan energi hitam di rantai, tapi Vann merasa kemungkinannya sangat kecil sebab perbedaan kekuatan Vann sebagai tuan Kyuro dan pemegang pilar utama sangat berbeda.
Kekuatan roh akan meningkat seiring dengan kekuatan tuannya, oleh karena itu Kyuro yang sekarang berkekuatan Qi Fondation tingkat 1 seperti Vann.
Melihat Kyuro terus memakan energi hitam, Burung Vermilion berteriak senang "Jika terus seperti ini, aku pasti bebas dari sini! Nak, kau benar-benar membantuku pergi dari tempat yang membosankan ini!".
...----------------...
Di lantai paling tinggi Pilar Magma, seorang monster yang berbentuk seperti manusia namun seluruh tubuhnya terbuat dari lava dan magma sedang berbaring di kolam air lava miliknya.
Tembok di sekitar ruangan paling atas Pilar Magma mirip seperti kaca sehingga ia dapat melihat seluruh hal yang ada di sekitar menara Magma sampai-sampai hampir seluruh Provinsi Talper.
Sosok monster ini tidak lain adalah penguasa Pilar Magma sekarang, monster berkekuatan kultivator tingkat menengah, Gordaf.
Ketika sedang menatap Provinsi Talper melalui kaca pada tembok, Gordaf tiba-tiba berkata "Kalau dipikir-pikir roh senjata suci Darah Vermilion sudah berada di Pilar Magma selama bertahun-tahun, ia sangat keras kepala dan belum menyerah juga. Padahal kalau ia menyerah, aku pasti mendapatkan penghargaan dari tuan! Bahkan bukan tidak mungkin tuan akan membantuku menjadi kultivator tingkat tinggi, lagipula roh senjata tingkat suci sangat berharga".
Memikirkan membuat Darah Burung Vermilion menyerah dan mendapatkan hadiah dari tuannya, Gordaf berdiri dari kolam magma "Kenapa aku tidak pergi lagi menemui Darah Burung Vermilion? Ia mungkin memutuskan untuk menyerah sekarang atau aku bisa terus mencoba membujuknya, semakin cepat ia menyerah maka semakin menguntungkan juga bagiku".
Gordaf memutuskan pergi ke lantai bawah dimana gunung berapi tempat menyembunyikan Darah Burung Vermilion berada, alasan tuannya menyembunyikan Darah Burung Vermilion disini adalah agar para pemegang tahta tidak menyadarinya.
__ADS_1
Bagaimanapun para pemegang tahta pasti tidak pernah berpikir harta yang begitu berharga akan disimpan di pilar kecil pada Provinsi Talper, jadi Gordaf secara kebetulan dipilih dari ribuan pemegang pilar lemah lainnya.