9 TAHTA

9 TAHTA
BAB 77 : PENGEPUNGAN


__ADS_3

Meskipun ada banyak sekali Golem Lava di sekitar, tetapi mereka tidak bergerak terlalu jauh dari pemimpin mereka sehingga Vann dan yang lainnya sama sekali tidak ditemukan oleh mereka.


Vann sebelumnya memang pernah melihat pilar, tetapi ia belum pernah pergi ke pilar secara langsung. Oleh karena itu, Vann baru mengetahui bahwa pilar tidak terdiri dari tembok-tembok batu seperti yang ia pikirkan melainkan terlihat seperti di teleportasi ke tempat yang berbeda.


Alasannya sama sekali tidak ada tembok di sekitar, padahal pilar merupakan sebuah menara raksasa.


Pada awalnya mereka dapat melewati para Golem Lava tanpa masalah, ketika ada Golem yang mendekati mereka maka semua orang memperlambat langkah mereka sambil menunduk supaya keberadaan mereka tidak diketahui.


Sewaktu Golem menjauh lagi, mereka kembali berjalan normal.


Namun saat mereka mendekati pintu berikutnya, Theresa yang ada di barisan ke 2 terjatuh ke kolam lava.


"Brak!".


Suara Theresa yang terjatuh terdengar sangat keras, tapi Theresa sama sekali tidak menyadari kesalahan yang ia buat melainkan marah "Kenapa ada batu disini? Padahal berjalan di kolam lava sudah sangat merepotkan, tapi ternyata ada batu yang tersembunyi dibalik lava tersebut hingga membuatku terjatuh. Sekarang bajuku terkena lava! Untungnya baju akademi merupakan baju khusus yang tahan terhadap panas ataupun tingkat dingin tertentu, jadi lava tidak menghancurkannya melainkan hanya membuat sedikit hitam".


Wajah Vann berubah sebab wanita ini berteriak terlalu keras. Jika suara ia yang terjatuh berkemungkinan besar menarik perhatian Golem Api, tapi ada kemungkinan monster masih tidak menyadarinya.


Tetapi setelah teriakan barusan, Vann yakin perhatian para monster tertarik kepada mereka.


Apalagi disini tidak ada orang lain kecuali mereka, mata puluhan hingga ratusan Golem Lava jatuh ke tubuh mereka.


Golem Lava ini semuanya berkekuatan Qi Fondation, bahkan mereka yang terlemah berada di Qi Fondation tingkat 1 dan pemimpinnya yang paling kuat memiliki kekuatan Qi Fondation tingkat 4.


Kekuatan Laken memang lebih kuat yaitu pada tingkat 5, masalahnya jumlah musuh terlalu banyak yang membuat mereka tidak mampu melawannya.


Wajah Laken ikut berubah, ia berteriak keras "Lari!".


Tanpa ragu sedikitpun, Laken bersama semua orang berlari menuju gerbang yang akan membawa mereka ke lantai pilar yang berikutnya.


Yazer tidak langsung melarikan diri melainkan membantu Therese lebih dulu sebelum bergerak, karena itu mereka berada di posisi paling belakang lalu didepan mereka adalah Vann, Parle dan Laken.

__ADS_1


Parle dan Laken mempunyai kekuatan di atas Vann sehingga larinya lebih cepat, tapi Yazer bersama Theresa berada di belakang akibat terlambat lari.


Vann menatap Yazer di belakang sebelum memutar matanya, Yazer terlalu peduli pada Theresa. Mereka diburu oleh semua Golem Lava akibat Theresa yang jatuh lalu berteriak, namun Yazer tetap memutuskan membantunya daripada mementingkan hidupnya.


Daya tarik wanita memang menakutkan, bahkan dapat membuat seorang pria kehilangan hidup mereka seperti Yazer.


"Cepat! Lari lebih cepat lagi atau kita akan dikepung monster! Lihat! Gerbang berikutnya ada di depan mata kita!", teriak Laken menunjuk ke arah gerbang di depan.


Vann sedikit tersenyum, jarak dirinya dan pintu tinggal 10 meter lagi. Selama Vann terus berlari seperti ini, seharusnya para Golem Lava tidak bisa menangkapnya tepat waktu.


"Tidak! Lepaskan aku!", teriakan Theresa terdengar dari belakang.


Yazer yang hampir mengejar Vann berbalik tanpa ragu, ia menemukan 1 Golem Lava berhasil menangkap Theresa.


"Lepaskan tanganmu darinya! Pedang Badai!!", teriak Yazer menebas ke arah Golem Lava yang menangkap Theresa tanpa ragu.


"Slash!".


Angin yang sangat kuat berkumpul di pedang Yazer dan membagi Golem Lava menjadi 2, tubuh Golem Lava jatuh ke tanah yang membuat Theresa bebas.


"Ayo pergi!", kata Yazer membawa Theresa.


Theresa mengangguk, ia memegang tangan yang diulurkan Yazer sebelum kembali berlari.


Namun belum berjalan 2 langkah, sebuah batu besar terbang dan menabrak Yazer sangat keras.


"Brak!".


Yazer jatuh ke tanah dan berputar-putar sejauh beberapa meter, ia merasa banyak sekali tulangnya hancur akibat lemparan batu tersebut.


"Bantu aku--", kata Yazer yang berusaha mengulurkan tangannya kepada Theresa, berharap Theresa membantunya berdiri dan pergi bersama dari kejaran Golem Api.

__ADS_1


Tapi wajah Yazer membeku saat menemukan wajah dingin Theresa "Maaf, tapi membawamu akan memperlambat diriku! Aku harus berusaha tetap hidup".


Tanpa rasa bersalah sedikitpun, Theresa berlari meninggalkan Yazer yang telah berusaha berkali-kali membantu dirinya dari kejaran Golem Lava.


Setidaknya rencana Theresa berhasil, semua Golem Lava bergegas menuju Yazer dan mencoba mengepungnya yang tidak bisa bergerak lagi sebab Yazer membunuh rekan mereka yang membuat para Golem Lava marah.


Dengan terpusatnya perhatian semua Golem Lava pada Yazer, orang yang lain dapat melarikan diri.


Laken, Parle dan Theresa pergi melewati gerbang menuju lantai berikutnya tanpa ragu.


Yazer yang berbaring di lava tersenyum pahit, ia sudah berpetualang bersama mereka selama bertahun-tahun namun ketika dirinya berada di keadaan hidup dan mati, tidak ada yang peduli pada dirinya.


Ia menyesal, padahal ia telah berkali-kali membantu mereka selama petualangan yang mereka lalui.


Jangan lihat kultivasi Yazer lebih lemah daripada Laken, namun ia masih berusia 19 tahun yang sangat muda, tidak jauh berbeda dari Vann.


Bahkan bisa dikatakan, banyak guru di Akademi Pedang Kayu yang mengakui bakatnya. Menurut sebagian besar guru akademi, tidak ada masalah bagi Yazer menjadi kultivator tingkat menengah di masa depan dengan bakatnya.


Selain itu ia tidak hanya cepat berkultivasi, melainkan ia juga mampu belajar teknik bertarung tanpa masalah.


Teknik Pedang Badai bukan teknik tersulit di Akademi Pedang Kayu sebab Teknik Pedang 5 Elemen adalah yang paling sulit di seluruh akademi.


Walaupun begitu, Teknik Pedang Badai masih berada di posisi 3 besar teknik pedang terkuat dan tersulit dipelajari pada Akademi Pedang Kayu yang menunjukkan kemampuan hebat Yazer dapat mempelajarinya.


"Pada akhirnya, aku yang dianggap sebagai murid berbakat Akademi Pedang Kayu generasi Qi Fondation harus mati disini? Belum lagi aku mati tanpa ada seorangpun rekan yang peduli, benar-benar nasib buruk", kata Yazer tersenyum pahit melihat banyak sekali Golem Lava mengepung dirinya.


Sewaktu Yazer telah bersiap mati, teriakan terdengar dari pintu lantai selanjutnya "Teknik Pedang 5 Elemen tahap 1 Perubahan, Gelombang Naga Air!".


"Graaaaa!", auman naga yang sangat keras terdengar sampai-sampai membuat tubuh para Golem Lava berhenti sebentar akibat ketakutan.


Lalu naga air bergerak dengan cepat membawa tubuh Yazer yang tidak mampu bergerak lagi terbang ke langit, naga air itu membawa Yazer pergi dari pengepungan Golem Lava di sekitar.

__ADS_1


__ADS_2