
Vann bergegas menuju rumahnya lagi tanpa ragu. Ketika ia sampai di rumah, Lifure sedang makan sarapannya di ruang tamu.
Sejak menjadi murid elit, Vann tidak perlu lagi repot-repot ke ruang makan sebab ada orang yang akan membawakan sarapan dan makan siang miliknya.
Lebih tepatnya, semua murid elit mendapatkan perlakukan seperti itu.
Jadi Lifure sebagai orang yang tinggal bersama Vann ikut mendapatkan sarapan serta makan siang gratis.
Vann mengamati Lifure untuk menemukan kekuatannya telah meningkat menjadi Qi Gathering tingkat 5, nampaknya ia mengikuti saran Vann dan mulai memakan kristal kultivasi tingkat rendah.
"Lifure, aku rasa kau lebih baik tidak tinggal di akademi lagi sekarang! Paling tidak sampai keadaan akademi menjadi semakin baik", kata Vann mengingatkan. Walaupun kekuatan Lifure membaik, tapi keadaan akademi terus memburuk.
Meskipun orang-orang seharusnya tidak menyerang Lifure sebab peraturan kepala akademi baru adalah pertarungan para murid, bukan menyerang orang lain yang bukan murid. Tetapi tidak menutup kemungkinan dengan semakin besarnya kekacauan di akademi, Lifure mungkin dijadikan sebagai target.
Lifure segera berkata "Tuan, apakah kepala akademi baru membuat peraturan yang sangat bermasalah?".
Vann harus mengakui Lifure sangat cerdas, ia langsung mengerti mengenai garis besar yang terjadi "Benar, seluruh Akademi Pedang Kayu akan jatuh menuju kekacauan".
"Aku mengerti", kata Lifure mengangguk "Setelah sarapan, aku akan berangkat kerja. Aku akan tinggal di toko untuk sementara waktu, apabila tuan membutuhkan bantuan ku seperti sumber daya dari keuntungan toko, tuan boleh mencari ku. Selain itu aku akan mengirim seorang pegawai toko ke bawah gunung setiap hari agar mengambil bahan obat dari tuan, atau haruskah aku membeli bahan obatnya sendiri?".
"Tidak perlu, aku akan menyiapkannya", kata Vann.
Bagaimanapun kalau Vann menyiapkan bahannya sendiri, keuntungan yang mereka miliki menjadi semakin besar sebab bantuan kekuatan Kyuro. Oleh karena itu, Vann tetap memilih menyiapkan bahannya sendiri.
Lifure tahu bahwa Vann pasti memiliki sebuah rahasia, rahasia mengenai cara mendapatkan bahan Obat Qi dengan harga murah. Tapi Lifure juga orang cerdas, ia tidak bertanya apapun melainkan mengangguk setuju.
__ADS_1
Menghabiskan sarapannya, Lifure pergi seperti apa yang telah ia katakan sebelumnya.
Vann duduk di ruang tamu rumah sendirian, lebih tepatnya Vann sedang menunggu.
Sebagai murid elit, ia mempunyai hak tinggal di rumah mewah akademi dan mendapatkan perlakuan yang baik. Karena hal tersebut, Vann yakin seseorang mungkin menantang dirinya.
Selama Vann kalah, semua rumah dan posisinya sebagai murid elit akan hilang. Sedangkan Lifure, sekarang ia tidak berada di akademi lagi, jadi Lifure tidak menjadi bagian hadiah.
Alasan ini juga yang membuat Vann memberitahu Lifure supaya segera pergi.
Vann yakin atas kekuatannya sendiri, setidaknya Vann dapat dikatakan sangat kuat di antara Qi Fondation Akademi Pedang Kayu.
Masalahnya ada beberapa murid senior yang memiliki kekuatan Gold Core, jauh di atas Vann.
Jika murid Gold Core menantang Vann, maka jawabannya jelas yaitu Vann pasti kalah.
Orang di tahap Gold Core sekalipun boleh menantang murid yang baru bergabung di tahap Qi Gathering, tapi kemungkinannya hal itu terjadi sangat kecil sebab murid baru tidak memiliki harta apapun yang mampu membuat murid Gold Core tertarik.
Para murid yang berhasil sampai di tahap Gold Core tidak akan begitu bodoh menantang murid baru tanpa keuntungan apapun, kecuali murid baru itu membawa banyak sekali harta bersama dirinya.
Vann menunggu sampai hari mendekati malam, tapi tidak ada seorangpun yang mendatangi dirinya.
Vann yang duduk di kursi membuka matanya perlahan-lahan, ia melihat kiri dan kanan sebelum berkata penuh keraguan "Apakah aku salah? Sejak kedatangan kepala akademi baru, aku merasakan firasat buruk. Aku berpikir ada orang kuat yang akan menantang ku, apakah semua firasat buruk yang aku rasakan salah? Atau firasat buruk yang aku rasakan berasal dari aturan baru?".
Ketika Vann sedang berpikir, pintu rumahnya terbuka keras.
__ADS_1
"Brak!".
Vann berpikir seseorang akhirnya datang menantang dirinya, namun Vann terkejut menemukan orang yang datang adalah orang yang ia kenal, sosok itu tidak lain Torti.
Sekarang Torti bernafas sangat cepat yang menunjukkan seberapa panik dirinya datang kesini, ia mungkin berlari secepat mungkin sampai membuat dirinya sendiri lelah.
Melihat Torti yang bernafas berat sampai kesulitan berbicara, Vann langsung berdiri "Istirahat dulu baru berbicara, jika kau berusaha berbicara sekarang, dirimu hanya akan semakin lelah".
Torti sepertinya juga menyadari apa yang Vann katakan benar, jadi ia diam sebentar dan menarik nafas lalu berteriak "Vann, gawat! Yun Tian ditantang!".
"Dimana nya yang gawat?", kata Vann aneh "Orang yang kita bicarakan adalah Yun Tian, aku rasa orang yang berani menantangnya yang gawat sekarang".
"Bukan itu!", teriak Torti panik "Orang yang menantang Yun Tian adalah murid dengan kekuatan Gold Core tingkat 4, ia berada di posisi 10 besar dari murid terkuat Akademi Pedang Kayu!".
Wajah Vann menjadi suram, kenapa murid tingkat Gold Core menantang Yun Tian.
Padahal Yun Tian baru mencapai Qi Fondation tingkat 1 beberapa hari yang lalu, ia sama sekali bukan lawan dari kekuatan tingkat Gold Core.
"Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa murid tingkat Gold Core menantang Yun Tian? Apakah ia melakukan sesuatu yang salah sampai-sampai membuat murid tahap Gold Core marah besar?", tanya Vann yang bersiap pergi dari tempat ini.
Meskipun dirinya juga bukan lawan murid tahap Gold Core, apalagi murid yang berada di posisi 10 murid terbaik Akademi Pedang Kayu. Namun sebagai teman Yun Tian, Vann tidak bisa duduk diam. Paling tidak, ia harus melihat sendiri apa yang terjadi.
Vann bukanlah orang yang akan meninggalkan temannya sewaktu keadaan sulit, jika Vann orang yang seperti itu, ia tidak akan melawan Minotaur di bumi cuma untuk membantu 2 temannya melarikan diri.
Bersama Torti, Vann pergi dari rumahnya.
__ADS_1
Selagi mereka berjalan, Torti lanjut menjelaskan "Yun Tian tidak membuat dendam apapun terhadap murid Gold Core tersebut, bahkan ia tidak mengenalnya. Alasan murid Gold Core menantang Yun Tian adalah karena ia dendam terhadap Keluarga Yun! Masalahnya kekuatan yang ia miliki bukan lawan dari Keluarga Yun, oleh karena itu ia terus menyimpan dendamnya tanpa ada kesempatan membalas. Tapi sekarang kesempatan datang melalui peraturan akademi baru, ia tidak membuang kesempatan lagi dan segera menantang Yun Tian. Selain itu, sepertinya kepala akademi baru setuju melindungi murid Gold Core tersebut selama Yun Tian tidak mati!".
Wajah Vann menjadi semakin suram, sepertinya Yun Tian yang ditantang oleh murid tingkat Gold Core menjadi asal dari firasat buruknya hari ini.