9 TAHTA

9 TAHTA
BAB 92 : KEPALA AKADEMI BARU


__ADS_3

Vann terkejut, ia lupa mengenai kontrak budak. Dengan adanya kontrak tersebut, Vann dapat mengetahui keadaan Lifure, begitu juga sebaliknya. Bagaimanapun apabila Vann mati, Lifure akan ikut mati. Oleh karena itu, Vann yakin Lifure sekarang terlihat tidak peduli, tapi sebenarnya selama waktu ini ia sangat khawatir.


Lagipula keadaan Vann sama sekali tidak diketahui, ia cuma mengetahui Vann masih hidup yang berarti Vann dapat mati kapanpun. Menghadapi kematian yang mungkin akan datang, Lifure pasti sangat khawatir.


Menarik nafasnya, Vann tidak berbicara mengenai masalah ini lebih banyak lagi "Aku akan kembali ke kamar untuk beristirahat".


"Tuan, tunggu dulu! Masalah keuntungan toko saat tuan pergi--", Lifure mencoba menjelaskan keuntungan toko sambil berencana memberikan Vann tumpukan kristal kultivasi tingkat rendah yang ada di meja.


Tetapi Vann melambaikan tangannya "Aku lelah sekarang sehingga harus beristirahat dulu, selain itu kau boleh menggunakan 10 kristal kultivasi tingkat rendah agar kekuatanmu meningkat. Lagipula kau sekarang tetap berada di Qi Gathering tingkat 1 sedangkan toko kita menjadi semakin besar, tidak menutup kemungkinan ada beberapa orang yang menargetkan dirimu sebab kau selalu mengelola toko tiap hari yang membuat orang-orang pasti berpikir kau adalah pemiliknya".


"Jadi kau harus meningkatkan kekuatanmu supaya dapat melindungi diri sendiri, sedangkan kristal kultivasi tingkat rendah yang lain, kau boleh menggunakannya pada perluasan toko seperti membeli toko lain, merekrut pegawai yang membantumu membuat obat atau bekerja di toko, mempelajari cara membuat obat yang baru. Menjual Obat Qi memang menguntungkan, tapi semakin baik jika kau menjual obat yang lebih berbeda lagi".


Lifure mendengar perkataan Vann hati-hati lalu mengangguk "Aku mengerti tuan, aku pasti tidak mengecewakanmu".


Vann tidak berbicara lagi, ia menutup pintu kamarnya dan beristirahat.


Seperti yang Vann katakan, ia sangat lelah sekarang.


Selama dari Pilar Magma, ia selalu beristirahat di gua. Bukan hanya itu, Vann sering terluka juga. Walaupun kekuatan regenerasi Burung Vermilion menyembuhkan Vann, namun energi Vann berkurang banyak yang membuatnya lelah.


Vann menutup matanya perlahan-lahan dan tertidur, ia akhirnya beristirahat tanpa rasa khawatir lagi.


...----------------...


"Tang!".

__ADS_1


Suara pukulan yang keras bergema di seluruh Akademi Pedang Kayu, Vann terbangun akibat pukulan tersebut dan melihat ke arah kiri serta kanan.


Menemukan tidak ada yang salah di kamarnya, Vann berbaring lagi untuk melanjutkan tidurnya. Murid inti sama sekali tidak perlu pergi ke kelas, Vann tidak perlu bangun terlalu pagi sehingga ia bisa terus beristirahat.


"Tang!".


Ketika Vann baru akan tertidur lagi, suara pukulan yang muncul berikutnya jauh lebih keras daripada suara sebelumnya.


Vann melompat dari tempat tidur tanpa ragu, ia mengerti kalau pukulan hanya 1 kali maka ada kemungkinan para murid yang sedang melakukan latihan tanding.


Tapi suara pukulan berikutnya sangat keras, tidak mungkin murid dapat membuat suara pukulan sekeras itu. Sekalipun murid inti, Vann merasa tidak mungkin melakukannya.


Oleh karena itu ada 1 kesimpulan, 2 kali suara pukulan barusan merupakan alarm bagi para murid di seluruh akademi ataupun guru untuk berkumpul. Sedangkan alasannya, Vann belum tahu.


"Tang!".


Lifure bukan murid Akademi Pedang Kayu, ia berada di akademi sebab Vann tinggal disini. Apabila bukan karena Vann, Lifure pasti tidak boleh tinggal disini.


Saat Vann baru pergi dari rumahnya, ia menemukan banyak sekali murid yang bergegas ke gunung bagian paling atas.


Baik para murid normal yang menggunakan pakaian putih atau murid elit berpakaian merah, padahal para murid elit jarang terlihat sebab mereka tidak harus mengikuti kelas. Tetapi akibat panggilan seluruh Akademi Pedang Kayu, banyak sekali murid elit yang terlihat.


Vann ikut berlari ke atas, mereka semua bergegas menuju puncak gunung yang seharusnya menjadi wilayah kepala akademi.


Jika di waktu yang lain, para murid hingga guru sekalipun tidak boleh sembarangan naik ke rumah kepala akademi, tapi sekarang para murid dikumpulkan disana yang pasti memiliki alasan berhubungan dengan kosongnya jabatan kepala akademi.

__ADS_1


"Vann, kau cukup pagi!", teriakan Torti datang dari belakang Vann.


Torti dan Yun Tian menepuk pundak Vann sebagai salam sebelum berjalan bersama menuju puncak gunung.


"Apakah kalian tahu, kita kedatangan kepala akademi yang baru! Aku mendengar berita ini kemarin, pada awalnya aku sedikit ragu sebab pergantian kepala akademi terlalu cepat. Seperti yang kita tahu, jumlah kultivator tingkat menengah sama sekali tidak banyak. Apalagi kultivator tingkat menengah yang tertarik menjadi kepala akademi pada provinsi Talper, hampir tidak ada. Aku berpikir perlu waktu beberapa bulan sampai kepala akademi yang baru muncul", kata Torti "Tetapi kita sekarang dipanggil ke puncak gunung, pasti kepala akademi yang baru akhirnya tiba".


Vann menatap Torti aneh "Aku harus mengakui kau mengetahui banyak sekali informasi, Torti! Darimana kau mendapatkan semua informasi itu?".


Setiap kali Vann menemukan sesuatu yang tidak ia mengerti, Torti selalu memberitahunya yang membuat Vann bertanya-tanya kenapa Torti mempunyai banyak sekali informasi.


"Aku kebetulan mendengarnya dari murid yang lewat", kata Torti malu.


Yun Tian di sisi lain mengangguk "Apa yang Torti katakan benar, kepala akademi yang baru tiba hari ini. Sebelumnya aku mendapatkan informasi dari ayahku, ia menyarankan ku kembali ke Keluarga Yun".


"Kenapa? Apakah kepala akademi yang baru tidak terlalu baik hingga ayahmu takut Akademi Pedang Kayu akan menurun?", tanya Vann tertarik.


Bagaimanapun Yun Tian adalah anak dari Yun Getian, kepala Keluarga Yun yang dijuluki sebagai sosok terkuat di Provinsi Talper walaupun kebenarannya belum pasti.


Apabila anak dari Yun Getian yang terkenal tidak berlatih di 4 kekuatan terbesar pada Provinsi Talper, ia sebagai orang terkuat di provinsi mungkin akan merasa malu.


Yun Tian menggelengkan kepalanya "Tidak, alasan ayahku sebaliknya. Ayahku mengenal kepala akademi baru yang akan datang ke Akademi Pedang Kayu, ia merupakan sosok hebat yang terkenal di dunia akademi tingkat rendah karena setiap akademi dimana ia menjadi kepalanya, akademi tersebut akan maju. Bahkan ia pernah menjadi kepala pada akademi paling lemah di sebuah provinsi, tapi 5 tahun kemudian ia berhasil membuat akademi tersebut menjadi akademi paling kuat pada provinsi dimana akademi berada".


"Bukankah kepala akademi yang baru sangat hebat? Kenapa ayahmu memberitahu untuk kembali?", tanya Torti bingung. Berdasarkan pendapatnya, bukankah lebih baik Yun Getian membiarkan anaknya tetap di Akademi Pedang Kayu sebab kepala akademi hebat akan menjadi kepala akademi baru di Akademi Pedang Kayu.


"Ayahku khawatir terhadap cara yang digunakan kepala akademi baru untuk meningkatkan akademi yang ia pimpin", kata Yun Tian "Meskipun cara ia mengembangkan akademi selalu dirahasiakan, tapi setiap akademi dimana ia pernah menjadi kepala sekolah hampir sama. Banyak sekali murid yang berhenti dari akademi atau menjadi gila, mungkin bisa dikatakan setiap akademi yang ia pimpin maka setengah muridnya menjadi hebat sedangkan setengah muridnya lagi gagal dan pergi dari akademi karena berbagai alasan tertentu".

__ADS_1


__ADS_2