
Para penonton yang datang untuk melihat sendiri pertandingan bulanan akan duduk di kursi penonton setelah mereka membeli tiket.
Kecuali beberapa orang seperti kepala Akademi Pedang Kayu dan 3 kekuatan besar lainnya di Provinsi Talper, semua orang harus membayar tiket untuk menonton.
Semua orang tahu kepala Akademi Pedang Kayu baru ditangkap sehingga kursinya kosong saat ini. Walaupun Hasel ditunjuk Kaisar Api Emas sebagai pengganti sementara, Hasel sama sekali tidak tertarik melakukannya terlalu berlebihan.
Bagaimanapun Hasel masih menyadari kekuatannya sendiri, untuk menjadi kepala akademi maka seseorang paling tidak harus mencapai kultivator tingkat menengah sehingga Hasel hanya membiarkan kursi Kepala Akademi Pedang Kayu kosong.
Para peserta sekarang semuanya berada di ruang tunggu, lebih tepatnya setiap peserta diberikan ruang tunggu mereka masing-masing agar dapat bersiap sampai nama mereka dipanggil untuk bertarung di atas panggung.
Di ruang tunggu peserta, ada sebuah layar yang menampilkan semua yang terjadi di atas arena. Oleh karena itu, para peserta yang ada di ruang tunggu masih bisa mempelajari kemampuan peserta lain berdasarkan pertarungan yang telah mereka lakukan.
Vann sekarang sedang berada di ruang tunggu, ia duduk menatap sebuah layar yang bergabung dengan tembok.
Di layar tersebut menunjukkan arena yang masih kosong, tapi kursi penonton sudah penuh.
Meskipun kursi penonton penuh, beberapa orang masih keras kepala supaya diperbolehkan untuk menonton.
Karena mereka sampai repot-repot datang sejauh ini untuk menonton pertandingan bulanan, akademi mengizinkan mereka menonton sambil berdiri, selama mereka tidak mendapatkan kursi maka mereka hanya perlu membayar tiket setengah harga.
Saat area penonton penuh, sosok seorang wanita naik ke atas panggung di bawah tatapan semua orang "Terima kasih kepada semua orang yang telah jauh-jauh hadir ke arena Akademi Pedang Kayu ini! Walaupun mengalami beberapa masalah, untungnya pertandingan bulanan tetap dapat dijalankan sampai saat ini. Aku adalah Githa, Guru dari Akademi Pedang Kayu dan akan bertindak sebagai penengah di pertarungan kali ini".
"Tidak perlu membuang waktu lagi, pertandingan bulanan akan kita mulai sebab para tamu utama juga sudah hadir! Pertandingan ini adalah 1 lawan 1 antara para murid, peserta yang bertarung akan dipilih secara acak! Para kepala kekuatan besar kultivator di Provinsi Talper juga selesai memeriksa bahwa kami dari Akademi Pedang Kayu sama sekali tidak melakukan cara licik apapun agar peserta dari akademi kami hanya melawan musuh yang lemah. Baiklah, pemilihan peserta pertandingan ke 1, di mulai!".
Sebuah layar raksasa yang ada di atas arena pertarungan bersinar, lalu nama 2 orang muncul di layar tersebut yang langsung menyebabkan keributan di antara para penonton.
Melihat nama pada layar, Githa berteriak lagi "Siapa yang berpikir pertandingan paling awal akan menjadi pertandingan besar! Murid yang bertarung kali ini adalah Yun Tian, anak paling berbakat dari Keluarga Yun pada tahap Qi Gathering serta juga menjadi pemenang pada pertandingan bulanan sebelumnya. Lawannya adalah Lothar, murid paling berbakat tahap Qi Gathering dari Sekte Topeng!".
__ADS_1
2 anak muda muncul dari sisi kiri dan kanan arena, lalu mereka naik ke atas panggung arena yang ada di tengah-tengah.
Di sisi kanan terdapat seorang pria berambut hitam pendek dan sebuah pedang tipis di tangannya, sedangkan sisi kiri merupakan seorang pemuda yang menggunakan topeng sehingga orang-orang tidak bisa melihat wajahnya.
Melihat 2 peserta naik ke atas panggung, Githa berteriak lagi "Pertandingan di mulai!".
Lothar dari Sekte Topeng berkata dingin "Yun Tian, kali ini aku akan mengambil kemenangan mu di bulan lalu!".
Perlahan-lahan sosok Lothar menghilang, kemampuan utama Sekte Topeng yaitu menghilang sampai-sampai keberadaan mereka sangat sulit ditemukan.
Sewaktu menghilang, orang dari Sekte Topeng tidak akan menimbulkan suara apapun, bahkan langkah kaki. Oleh karena itu, musuhnya pasti kesulitan menemukan orang dari Sekte Topeng yang sudah bersembunyi.
Yun Tian tidak panik sedikitpun, ia hanya tersenyum lembut "5 detik, kalau aku tidak mengalahkan mu dengan waktu segitu, aku akan mengaku kalah sendiri".
Sebelum Lothar yang menghilang sadar, petir mengalir di seluruh pedang Yun Tian.
"Slash!".
Gerakan pedang Yun Tian sangat cepat, Vann yang berada di ruang tunggu sekalipun kesulitan melihat gerakan tebasan pedang itu, pedang Yun Tian seperti petir.
Ketika Yun Tian menyimpan kembali pedangnya, sosok Lothar kembali terlihat yang berjarak 2 meter dari Yun Tian.
Darah segera berterbangan dari tubuh Lothar, ada sebuah luka tebasan besar pada tubuhnya.
Lothar memuntahkan seteguk darah, ia tidak mengerti kenapa Yun Tian dapat mengetahui keberadaannya dan gerakan pedangnya terlalu cepat.
Di bawah kebingungan, tubuh Lothar jatuh ke tanah.
__ADS_1
Githa langsung mendekati tubuh Lothar dan memastikan ia masih hidup sebelum menatap ke arah Yun Tian "Apakah kau tahu peraturan pertandingan bulanan tidak boleh saling membunuh?".
"Aku tahu, karena itu anak dari Sekte Topeng tersebut masih hidup", kata Yun Tian tidak peduli seakan-akan ia baru menyerang semut "Kalau tidak ada peraturan tentang tidak boleh membunuh, aku pasti sudah membunuh lawan ku barusan".
Yun Tian tidak melihat lagi ke belakang, ia langsung kembali ke ruang tunggu peserta.
Githa menggelengkan kepalanya, tidak ada gunanya membujuk anak yang sombong seperti itu.
Memanggil anggota kelompok penyembuhan untuk membawa Lothar ke ruang perawatan, Githa melanjutkan kembali ke pertandingan.
Para penonton tidak terlalu peduli terhadap pertarungan berikutnya, mereka masih sibuk membahas tentang Yun Tian lagi.
"Nampaknya bulan ini juga Yun Tian yang menang, gerakan dan kekuatannya terlalu hebat! Kenapa ia tidak naik ke Qi Fondation secepat mungkin agar orang lain juga berkesempatan menang?".
"Kau pikir naik ke Qi Fondation sangat mudah? Tapi aku harus mengakui, Yun Tian sangat hebat! Tidak diragukan lagi, bulan ini ia pasti menang lagi".
"Kalian lihat sendiri barusan, murid terbaik dari Sekte Topeng sekalipun tidak mampu bertahan melawan 1 tebasan Yun Tian! Pemenangnya sudah jelas!".
"Orang-orang dari Keluarga Yun memang hebat! Bukan hanya Yun Tian, kepala keluarga dan pendiri Keluarga Yun, Yun Getian juga yang terkuat dari 4 pemimpin kekuatan besar di Provinsi Talper. Nampaknya Yun Tian akan menjadi Yun Getian berikutnya atau lebih hebat".
Beberapa pertarungan berlalu dengan cepat, tapi tidak ada lagi pertarungan yang lebih menarik daripada Yun Tian barusan.
Pada pertarungan ke 10, nama Vann akhirnya muncul, apalagi lawan Vann di pertarungan ini yaitu Tude. Sebuah senyuman muncul di wajah Vann, pada akhirnya ia benar-benar melawan musuh yang telah ia targetkan sebelum musuh tersebut dikalahkan orang lain.
Vann berdiri dari kursinya sambil membawa pedang kayu, bukan pedang artefak yang ia dapatkan dari arena monster.
Alasan Vann menggunakan pedang kayu sebab ia baru mengetahui, kekuatan Pedang 5 Elemen bisa menunjukkan kekuatan penuhnya hanya jika seseorang memakai pedang kayu.
__ADS_1