9 TAHTA

9 TAHTA
BAB 4 : ROH


__ADS_3

Vann tidak memiliki ide untuk melawan Minotaur lagi. Bagaimanapun sebagai manusia tanpa kultivasi, ia sama sekali bukan lawan monster.


Apa yang membuat Vann menyesal mungkin karena dirinya terlalu baik, jika ia bisa bersikap lebih dingin lagi dan tidak peduli pada kehidupan 2 temannya, Vann sekarang kemungkinan masih hidup.


"Apabila aku bisa memiliki kehidupan lagi, akan lebih baik jika aku bisa mendapatkan keluarga dan banyak teman yang peduli padaku", kata Vann yang menutup matanya serta bersiap mati.


Tetapi ketika Vann berpikir dirinya akan mati, suara dingin seorang wanita terdengar "Apakah monster Minotaur sepertimu tidak malu melawan orang tanpa kekuatan seperti itu? Jika kau merasa dirimu sangat hebat seperti itu, kenapa tidak coba melawanku dulu?".


Tiba-tiba seluruh ruangan ini menjadi dingin, gerakan Minotaur yang menebas ke arah Vann membeku di udara.


Vann yang merasakan semua keanehan itu kembali membuka matanya, ia penasaran terhadap apa yang sedang terjadi.


Saat membuka matanya, mata merah Vann berkilau seakan-akan ia melihat sesuatu yang sangat mengagumkan.


Lebih tepatnya, Vann sekarang melihat seorang wanita yang memiliki rambut hitam panjang serta mata hitam yang gelap.


Meskipun mata wanita itu sangat gelap, tapi setiap orang yang melihatnya dengan hati-hati pasti menemukan bahwa mata wanita itu berkilau seperti malam yang dipenuhi lautan bintang.


Vann harus mengakui bahwa dari semua wanita yang ia lihat, maka wanita ini merupakan yang paling cantik. Bahkan Kaisar Irula yang terkenal akan kecantikannya sebagai Kaisar Ilusi masih harus mundur dihadapan kecantikan wanita ini, Vann benar-benar tidak bisa mengalihkan matanya dari sosok wanita ini.


Berdasarkan wajah dan tingginya, Vann yakin wanita ini memiliki umur yang sama sepertinya yaitu antara 17 tahun. Tapi Vann tiba-tiba mengingat bahwa kultivator yang kuat bisa mengatur wajah mereka agar selalu tetap muda, tidak berubah oleh usia. Jadi kultivator kuat berusia 50 tahun sekalipun, masih bisa memiliki wajah seperti wanita muda berusia 20 tahun.


Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan bahwa wanita di depannya ini juga wanita tua yang menyamar sebagai wanita muda.


Meskipun sudah mengetahui itu, pendapat Vann masih tidak berubah, wanita ini tetap wanita paling cantik yang pernah ia temui tanpa memperdulikan usianya.


"Siapa sebenarnya kau?", teriak Minotaur yang menemukan tubuhnya sama sekali tidak bisa bergerak.

__ADS_1


Minotaur tahu wanita di depannya ini jauh lebih kuat darinya. Bahkan tekanan aura dari wanita ini membuat Minotaur tidak bisa menggerakkan tubuhnya, jadi Minotaur merasa ketakutan terhadap kekuatan wanita di depannya ini.


"Kau bertanya mengenai siapa aku?", kata wanita itu sambil tersenyum lembut yang membuat Vann semakin tidak bisa mengalihkan perhatiannya dari kecantikan wanita itu "Monster sepertimu tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk mengetahui identitas ku, kau bisa mati sekarang!".


Tanpa menunggu lagi, wanita itu melambaikan tangannya yang membuat seluruh tubuh Minotaur meledak menjadi kumpulan darah.


Dengan hilangnya sosok Minotaur secara tiba-tiba, Vann yang barusan menusuk Minotaur langsung jatuh ke tanah.


Melihat Vann yang terjatuh, wanita itu berjalan maju sambil mengulurkan tangannya "Apakah kau tidak apa-apa? Aku sudah melihat semuanya dari awal, kau benar-benar memiliki keberanian untuk melawan Minotaur agar bisa melindungi teman-temanmu, padahal kau tidak memiliki kekuatan apapun. Aku tidak tahu apakah kau orang berani yang tidak takut mati atau hanya orang yang bodoh".


Vann sedikit malu akibat perkataan wanita ini, ia memegang uluran tangan wanita itu dan berdiri.


Wanita itu tersenyum semakin lebar saat menemukan wajah malu Vann "Tidak perlu merasa malu, meskipun sebagian besar orang berpendapat bahwa tindakan mu barusan sangat bodoh, tapi aku sangat menghargainya. Jika orang yang memiliki keberanian serta kebaikan sepertimu menjadi kultivator, aku yakin kau bisa menjadi kultivator baik yang melindungi orang-orang".


Vann sedikit mengangguk "Terima kasih karena sudah membantuku! Tanpa bantuan mu, aku pasti sudah mati disini".


Mungkin Vann baru mengenal wanita ini kurang dari sejam, tapi ia tahu wanita ini merupakan orang yang baik. Mereka yang memiliki kekuatan umumnya menjadi sombong, namun wanita di depannya ini tidak terlihat sombong serta peduli terhadap orang-orang yang tidak memiliki kekuatan, hal ini membuat Vann yakin bahwa wanita ini adalah orang yang baik. Belum lagi Vann tidak menemukan kebohongan apapun dari semua yang wanita ini katakan barusan.


Saat Vann berencana menanyakan namanya, aura tekanan yang kuat kembali muncul di ruangan ini.


"Aku berpikir siapa yang bisa mengalahkan pengikut ku dengan mudah, tapi ternyata itu hanya seorang wanita kecil", sebuah teriakan keras kembali terdengar di seluruh sekolah ini.


Merasakan tekanan yang kuat tersebut, Vann dan wanita itu melihat ke arah jendela kelas dimana aura kuat itu berasal. Di lapangan sekolah, terdapat sosok Minotaur raksasa yang terlihat jauh lebih kuat daripada Minotaur yang sudah terbunuh oleh wanita ini barusan.


Minotaur yang baru muncul kali ini memiliki tinggi lebih dari 5 meter, ia menghembuskan nafas api dari hidungnya.


Di tangan Minotaur tersebut, ada sebuah palu besar yang sangat berat hingga tanah di bawah kaki Minotaur itu mulai retak.

__ADS_1


Minotaur membuka mulutnya dan berteriak "Aku adalah penguasa pilar Minotaur yang memimpin penyerangan monster ini, apakah aku bisa mengetahui nama nona kecil? Aku rasa kekuatanku lebih dari cukup untuk mengetahui namamu bukan?".


Vann segera merasakan aura dingin dari sampingnya. Saat Vann menatap ke samping, ia menemukan wajah wanita di sampingnya sudah menjadi sedingin es, sangat berbeda dari senyum ramah yang ia tunjukkan sebelumnya kepada Vann.


Di bawah tatapan Vann dan Minotaur di lapangan, wanita itu terbang ke langit menuju ke arah Minotaur. Ia melihat Minotaur yang menjadi penguasa pilar itu dengan tidak peduli "Kau berpikir kekuatan lemah seperti itu bisa menjadi lawan ku? Biarkan aku memberitahu kepadamu, kau tidak berbeda dari semut di hadapanku".


"Bagaimana mungkin wanita kecil sepertimu bisa terbang? Apakah kau sudah melewati tahap Transcendent pada usia muda seperti itu?", kata Minotaur penuh rasa tidak percaya.


"Apakah aku sudah melewati Transcendent atau belum, kenapa kau tidak mencobanya sendiri?", kata wanita itu dingin.


Di sisi lain, Vann tidak terlalu mengerti tentang apa yang mereka bicarakan sebab ia tidak tahu apa-apa tentang kultivasi. Namun Vann pernah mendengar bahwa tidak semua kultivator bisa terbang tanpa bantuan senjata apapun, mereka yang bisa terbang dengan tangan kosong hanya kultivator yang sudah mencapai tahap tertentu serta cukup kuat. Nampaknya, persyaratan agar kultivator bisa terbang tanpa bantuan apapun yaitu harus mencapai tahap Transcendent, seperti yang dikatakan Minotaur itu barusan.


Setelah wanita itu selesai berbicara, sosok 2 ekor serigala setinggi 1 meter muncul di sisi kiri dan kanannya.


Serigala yang ada di sisi kanan memiliki bulu berwarna putih serta sebuah lambang matahari di kepalanya, sedangkan serigala yang ada di sisi kiri mempunyai bulu berwarna hitam dan lambang bulan sabit pada bagian kepala.


Vann sudah pernah mendengar tentang para kultivator memiliki roh yang membantu mereka bertarung, tetapi ia belum pernah melihat para roh secara langsung.


Setiap kultivator, lebih tepatnya orang-orang yang berkultivasi memiliki roh mereka sendiri. Berbeda dari monster, roh sangat setia kepada tuannya dan akan mati saat tuannya mati.


Roh juga hanya bisa muncul apabila tuannya memanggil, oleh karena itu roh adalah rekan bertarung terbaik para kultivator.


Ada banyak sekali macam-macam roh yang ada, menurut informasi yang pernah Vann dengar, roh dibagi menjadi beberapa tingkat sesuai dengan bakat tuannya masing-masing. Semakin besar bakat seseorang, semakin kuat juga roh yang bisa ia panggil.


Berdasarkan apa yang diketahui Vann, roh dibagi dari yang lemah ke kuat yaitu normal, langka, sangat langka, legenda, mitos, bencana alam, setengah suci, dan roh tingkat suci yang merupakan roh terkuat.


2 serigala yang dipanggil wanita ini pasti merupakan roh, tapi Vann tidak bisa mengetahui tingkat dari 2 roh serigala tersebut.

__ADS_1


Wanita itu tidak peduli terhadap apa yang sedang Vann pikirkan sekarang, ia hanya mengangkat jari telunjuknya ke arah Minotaur yang ada di tengah lapangan "Bunuh monster itu, tunjukkan perbedaan kekuatan kita dengannya!".


__ADS_2