
"Booooom!".
Pukulan Golem Batu kali ini membuat ledakan yang lebih besar daripada sebelumnya, bahkan penonton yang ada di atas arena hampir melompat dari kursi mereka akibat getaran dari pukulan tersebut.
Jika bukan karena perisai pada arena ini dibuat oleh paling tidak kekuatan Soul Wandering, mereka pasti sudah melarikan diri dari tempat ini. Bagaimanapun para penonton memang senang melihat darah, tapi bukan darah milik mereka sendiri melainkan darah orang lain yang kalah.
Asap naik akibat pukulan tersebut yang menutupi seluruh arena, banyak penonton di sekitar bertanya penuh rasa penasaran "Bagaimana? Apakah anak itu sudah mati?*.
"Tidak mungkin ia bisa bertahan hidup kecuali menghindari pukulan barusan, tapi aku melihat sepertinya anak tersebut tidak bisa melarikan diri tepat waktu, aku yakin ia sudah mati".
"Setidaknya anak itu bisa bertahan lebih dari 1 menit melawan Golem Batu pada pertarungan paling awal miliknya, cukup hebat!".
Akhirnya asap pada arena perlahan-lahan menghilang, para penonton kembali dikejutkan sebab mereka menemukan Vann benar-benar bisa menghentikan tinju Golem barusan memakai pedang kayu miliknya.
"Teknik Pedang 5 Elemen tahap 1, Gelombang Air!", teriak Vann sebelum orang lain bisa menyadari alasan Vann menghentikan tinju Golem tersebut.
Air segera berkumpul di pedang Vann dengan cepat lalu membentuk sebuah gelombang yang berputar di sekitar Vann, bahkan arena tempat mereka bertarung mulai dipenuhi air seakan-akan air itu berusaha menenggelamkan seluruh arena.
Teknik pedang yang baru dipelajari Vann yaitu teknik pedang 5 elemen ini. Walaupun Vann sudah mendapat saran dari Hasel supaya tidak mempelajari teknik ini sebab hanya sedikit orang yang memiliki kecocokan terhadap 5 elemen, apabila tidak ada kecocokan maka teknik pedang tersebut tidak dapat digunakan.
Menurut Hasel, Vann hanya memiliki 1 roh bola air yang menunjukkan ia cocok dengan elemen air. Oleh karena itu, Hasel menyarankan Vann belajar teknik pedang air daripada teknik pedang 5 elemen.
Pada awalnya Vann memang berpikir untuk mengikuti saran Hasel, lagipula Hasel memang selalu bertindak dingin tapi saran yang ia berikan selalu akurat.
__ADS_1
Tetapi setelah berpikir sebentar, Vann masih memilih Teknik Pedang 5 Elemen yang merupakan sebuah teknik pedang aneh yang ditinggalkan pemegang tahta ke 5.
Teknik Pedang 5 Elemen memiliki 9 tahap, pada tahap 1 hingga 5 maka itu hanya menggunakan masing-masing dari 5 elemen. Namun sewaktu memakai tahap 6 sampai 9 maka penggunanya sudah harus bisa menggabungkan 5 elemen menjadi suatu kekuatan yang seimbang, sampai hari ini belum ada seseorang yang bisa menggunakan teknik tersebut ke tahap 9.
Karena alasan ini, banyak orang yang menyerah mempelajari Teknik Pedang 5 Elemen. Meskipun teknik tersebut sangat kuat, selama seseorang tidak bisa menguasai teknik sepenuhnya, kekuatan teknik tersebut tidak bisa dipakai sepenuhnya.
Jadi Teknik Pedang 5 Elemen milik pemegang tahta ke 7 dan Tebasan Malam tanpa Akhir milik pemegang tahta ke 9 yang terkenal sebagai teknik pedang terkuat, tapi di sisi lain tidak banyak orang yang tertarik mempelajarinya sebab belum ada seorangpun yang bisa menggunakan 2 teknik itu sepenuhnya kecuali sang pemegang tahta itu sendiri.
Gelombang air yang ada di arena awalnya sangat diam dan tidak menyerang, tapi ketika jumlah air semakin tinggi, perlahan-lahan air mulai bergelombang kuat yang membuat Golem tersebut harus bergerak mundur.
Saat Golem bergerak mundur, Vann tahu waktunya sudah tiba.
Ia melompat ke arah kepala Golem, dengan kekuatan Qi Gathering tingkat 4 maka tidak ada masalah sedikitpun untuk melompat setinggi 5 meter.
"Brak!".
Tabrakan yang keras terdengar, pada awalnya Golem tersebut masih mencoba melawan di bawah tabrakan pedang gelombang air milik Vann.
Tetapi gelombang air terus menjadi kuat dan ganas hingga menghancurkan kepala dan tubuh Golem Batu yang terkenal sekeras besi.
Ketika para penonton kembali sadar, mereka menemukan seluruh tubuh Golem hancur kecuali kakinya yang tidak terkena tabrakan gelombang air.
Vann berdiri di sisi lain Golem sambil menghela nafas dengan berat, ia sangat kelelahan menggunakan teknik tersebut.
__ADS_1
Walaupun seluruh tubuhnya basah akibat air dan kelelahan, Vann masih tidak bisa menyembunyikan rasa senangnya. Ia mengangkat pedang kayunya tinggi-tinggi sambil berteriak keras yang menggetarkan seluruh arena "Aku menang!".
"Aaaaa!", para penonton yang diam karena kejadian mengejutkan itu ikut berteriak keras, suara tepuk tangan bergema di seluruh arena.
Mereka sangat kagum terhadap Vann yang bisa menenangkan Golem tersebut, bahkan ejekan kepada Vann yang masih muda tidak terdengar lagi "Anak itu sangat hebat, kalau tidak salah siapa namanya tadi? Benar, namanya Gav! Mulai hari ini setiap kali Gav bertanding di arena, aku pasti datang menontonnya".
"Kerja bagus nak, kau benar-benar menunjukkan kekuatan kita para manusia tidak jauh lebih buruk daripada Golem tersebut!".
"Gav, lain kali kau bisa datang ke toko pandai besi milikku, aku akan membuat pedang bagus untukmu dengan harga yang murah".
Pembawa acara yang terkejut juga kembali sadar, ia tidak pernah berpikir anak yang baru datang kesini bisa menang.
Apalagi ia bisa memakai teknik pemegang tahta ke 7, meskipun teknik yang ia pakai hanya tahap ke 1, tapi itu sudah sangat hebat mengingat Vann masih seorang anak yang berkekuatan Qi Gathering tingkat 4.
Pembawa acara langsung berteriak "Pemenangnya adalah Gav, Qi Gathering tingkat 4! Ia berhasil mengalahkan Golem Batu tingkat 2 yang sudah mempunyai banyak pengalaman bertarung! Sebagai hadiah dari pertarungan paling awal yang ia lakukan di arena, kami memberikan hadiah sebanyak 10 kristal tingkat rendah--".
Sebelum pembawa acara bisa menyelesaikan perkataannya, seorang pria yang terlihat seperti pelayan mendekatinya dan membicarakan sesuatu dengan suara kecil sehingga tidak ada siapapun yang bisa mendengar kecuali pembaca acara tersebut.
Mendengar perkataan pelayan, pembawa acara sangat terkejut.
Ia mengangkat kepalanya untuk melihat seorang pemuda yang menonton di sebuah kotak khusus yang diperuntukkan bagi tamu VIP.
Melihat pemuda itu mengangguk, pembawa acara kembali berteriak "Ternyata tuan muda dari arena monster cabang Akademi Pedang Kayu sangat menghargai bakat Gav, ia berharap Gav bisa terus berkembang di masa depan dan datang ke arena monster untuk berlatih supaya bisa melindungi manusia. Karena itu, tuan muda memutuskan memberi Gav 40 kristal tingkat rendah dan sebuah artefak pedang kelas 2 tingkat rendah".
__ADS_1
Seluruh penonton di arena kembali terkejut, beberapa orang harus mengakui bahwa Gav sangat beruntung bisa dihargai tuan muda dan memberinya hadiah mewah sedangkan beberapa orang lain sangat iri terhadap keberuntungan yang dimiliki Gav.