9 TAHTA

9 TAHTA
BAB 53 : MASALAH PADA PERTANDINGAN BULANAN


__ADS_3

Ketika Vann baru pergi dari Hutan Jiwa dan tiba di bagian depan hutan, tempat dimana para peserta berkumpul sebelum mengikuti pertandingan bulanan kali ini, Vann merasa sangat terkejut.


Lebih tepatnya bukan hanya Vann melainkan seluruh orang yang berhasil pergi dari Hutan Jiwa sangat terkejut sebab orang yang berkumpul di depan hutan sekarang kurang dari 30 orang.


Vann menatap ke arah langit dimana matahari hampir terbenam sepenuhnya, selama matahari tidak terlihat lagi dan malam sepenuhnya tiba maka pertandingan bulanan akan dianggap berakhir.


Masalahnya peserta yang kembali baru kurang dari 30 orang, padahal tinggal beberapa jam lagi sebelum pertandingan bulanan selesai, Vann mempunyai firasat buruk.


Saat menatap di pinggir lapangan, Vann menemukan Guru Hasel, Githa, Katra, Lavein dan seorang pria tampan yang tidak terlalu Vann kenal.


Tetapi setelah melihat pria tampan itu selama beberapa saat, Vann menyadari bahwa orang itu adalah Kaisar Api Emas yang ditemui Vann pada tes kultivator beberapa bulan lalu, kenapa sosok seperti Kaisar datang ke tempat ini?


Kaisar Api Emas juga merasakan tatapan Vann, ia melihat balik menuju Vann sebelum sedikit terkejut.


Pada awalnya Kaisar Api Emas berpikir ia bertemu Kaisar Milenium, tapi ia tiba-tiba mengingat Vann yang pernah bertemu dengannya beberapa bulan lalu. Walaupun Vann memiliki wajah seperti Kaisar Milenium, ia hanya sosok normal tanpa bakat sehingga Kaisar Api Emas hampir melupakannya sekarang.


Oleh karena itu, Kaisar Api Emas yang kembali mengingat Vann hanya sedikit tersenyum sebelum kembali mengamati Hutan Jiwa.


Vann benar-benar tidak berpikir sosok hebat seperti Kaisar Api Emas akan tersenyum kepada dirinya, jangan lupa sosok kuat seperti Kaisar sama sekali tidak perlu bersikap sopan kepada Vann, hal ini membuat ia merasa Kaisar Api Emas merupakan orang yang cukup ramah meskipun semua pakaiannya berwarna emas yang membuat ia terlihat sombong.


Sewaktu matahari terbenam sepenuhnya, Kaisar Api Emas menutup matanya untuk merasakan semua keberadaan di Hutan Jiwa.


Dihadapan kekuatan menakutkan Kaisar, ilusi Hutan Jiwa tidak berbeda dari semut.

__ADS_1


Setelah memeriksa seluruh Hutan Jiwa, Kaisar Api Emas berkata dengan suram "Guru Katra dan Guru Lavein, bukankah kalian merupakan panitia di pertandingan kali ini? Kalau begitu bisakah kalian menyebutkan lagi, seberapa banyak murid yang ikut serta di pertandingan kali ini?".


Katra dan Lavein gemetar ketakutan sebab mereka tahu Kaisar Api Emas marah, dari semua peserta yang pergi hanya kurang lebih 30 orang yang kembali. Bisa dikatakan hanya sekitar 3% peserta yang berhasil kembali, bahkan lebih buruk daripada pertarungan melawan monster dan pemegang pilar dimana jumlah pasukan manusia yang kembali hidup-hidup pasti lebih banyak.


"Kenapa kalian tidak menjawab? Apabila kalian tidak membutuhkan mulut untuk berbicara lagi, kenapa aku tidak melepaskannya untuk kalian?", kata Kaisar Api Emas dingin.


Katra dan Lavein langsung berlutut, mereka tidak sanggup menahan tekanan dari Kaisar lagi walaupun Kaisar Api Emas hanya berdiri diam di tempat "Kaisar, kami bersalah! Dari 1000 peserta yang pergi ke Hutan Jiwa, hanya 30 yang kembali! Kami siap menerima hukuman apapun dari Aliansi Pelindung Manusia".


"Hahahahaha", Kaisar Api Emas langsung tertawa keras, tapi semua orang yang mendengar tawa tersebut dapat merasakan kemarahan yang kuat dari Kaisar Api Emas.


Tawa Kaisar Api Emas tidak ada tanda-tanda melemah, bahkan semakin kuat hingga seluruh tanah gemetar.


Baik itu semua peserta di sekitar hingga Hasel dan Githa langsung jatuh berlutut di tanah akibat tekanan Kaisar Api Emas, Vann yang ikut jatuh berkeringat dingin.


Sebelumnya ia melihat kekuatan Luna namun tidak merasakan tekanan apapun sebab Luna tidak berencana menekan Vann, tapi sekarang berbeda. Kaisar Api Emas yang terlalu marah sama sekali tidak peduli untuk menahan tekanan miliknya lagi, ia membiarkan semua orang merasakan seberapa menakutkannya kekuatan Kaisar.


"Hebat! Hebat! Sangat hebat! Pertandingan bulanan terjadi setiap bulannya pada semua wilayah kultivator selama puluhan tahun, tapi belum pernah ada yang kehilangan ratusan murid seperti ini! Jika semua ini bukan tindakan monster, lalu apa yang terjadi? Bisakah kau memberikanku penjelasan, Kepala Akademi Pedang Kayu, Zerten?", kata Kaisar Api Emas yang mengangkat tangannya.


Perlahan-lahan sebuah tombak emas terbentuk di tangannya, ia menarik nafas sebelum melempar tombak itu menuju Akademi Pedang Kayu.


Zerten yang masih ada di puncak gunung Akademi Pedang Kayu segera merasakan ancaman hidup dan mati, ia mengambil pedang besi yang ada di sudut ruangan lalu berdiri di atas pedang besi tersebut dan terbang ke langit.


Saat berada di langit, Zerten tentunya menemukan tombak emas yang mendekat dengan cepat menuju dirinya. Selama tombak itu menabrak Akademi Pedang Kayu, seluruh akademi pasti hancur. Sebagai kepala akademi, Zerten tidak boleh membiarkan hal tersebut terjadi.

__ADS_1


Zerten menarik pedangnya yang lain sebab 1 pedang dipakainya untuk membantu terbang, lalu Zerten menebas pedangnya menuju tombak emas yang mendekat sambil berteriak "Teknik Pedang 5 Elemen tahap 7, Naga Api dan Air".


Tiba-tiba dari atas langit, sosok 2 naga yang mempunyai panjang tidak diketahui muncul.


Naga di sisi kiri terbuat dari api sedangkan naga pada sisi kanan terbentuk oleh air.


Tanpa ragu, 2 naga tersebut bergegas menuju tombak emas dan saling bertabrakan.


"Booooom!".


Ledakan yang menghancurkan terjadi di langit, Vann bersama murid yang lain ikut mundur beberapa puluh meter akibat tabrakan tersebut, padahal lokasi mereka sangat jauh dari area ledakan.


Melihat semua itu, mata Vann bersinar! Ini adalah kekuatan kultivator sebenarnya, paling tidak Vann harus mencapai level ini suatu hari nanti.


Melihat 2 naga mampu menahan tombak emasnya walaupun kesulitan, Kaisar Api Emas sedikit mengangkat tangannya "Ternyata begitu, kau memiliki roh tingkat Mitos, Roda 5 Elemen! Tidak aneh kau dapat menahan serangan kecilku. Kalau begitu, Ayo kita lihat apakah kau masih bisa menahan serangan ini!".


Tanpa menunggu jawaban Zerten lagi, Kaisar Api Emas melambaikan tangannya.


Sosok singa setinggi 10 meter muncul di belakang Kaisar Api Emas.


Tubuh singa tersebut berwarna emas sepenuhnya serta nampak terbuat dari api.


Meskipun ia jauh lebih kecil daripada 2 naga tersebut, singa emas melompat ke langit tanpa ragu lalu membuka mulutnya.

__ADS_1


2 naga yang mencoba melawan tombak emas langsung ditarik menuju mulut singa. Bukan hanya itu, Zerten merasa seluruh energi terserap cepat oleh singa tersebut.


Melihat singa api emas itu, wajah Zerten berubah menjadi ketakutan "Tunggu dulu! Kau-- Kau adalah Kaisar Api Emas, anggota dari 15 Kaisar! Kenapa sosok kuat sepertimu berada di tempat seperti ini?".


__ADS_2