9 TAHTA

9 TAHTA
BAB 59 : MENENTUKAN SIAPA YANG TERKUAT


__ADS_3

Setelah Tude yang kalah dibawa pergi untuk diobati, para kepala 3 kekuatan besar di Provinsi Talper segera mengumumkan masalah Tude yang melanggar aturan sebelumnya dengan cara memakan pil gila.


Seperti yang Vann rencanakan sebelumnya, ketika mengetahui Tude menggunakan pil gila maka para penonton memarahi Tude sebagai tidak tahu malu, apalagi Tude masih tetap kalah dari Vann setelah melanggar peraturan sekalipun.


Vann yang berada di ruang tunggu tersenyum, kemungkinan besar setelah ini Tude tidak akan berani menunjukkan wajahnya lagi di Provinsi Talper. Sekalipun ia belum menyerah menjadi kultivator, setiap kali orang lain melihat dirinya maka mereka pasti mengejek Tude.


Semuanya sesuai rencana Vann, sekarang ia tidak lagi tertarik dengan masalah Tude sebab di mata Vann, Tude bukan lagi lawannya.


Bagi Vann, kekuatan Tude sudah tidak mampu bersaing melawannya lagi, selain itu Vann telah membalas perbuatan Tude kepada dirinya barusan.


Apa yang lebih menarik perhatian Vann saat ini yaitu Yun Tian.


Baik dari segi kekuatan dan kecepatan, pedang Yun Tian sangat menakutkan.


Bahkan bagi Vann sendiri, ia kesulitan melihat gerakan pedang Yun Tian.


Oleh karena itu, Vann penasaran apakah dirinya bisa menang dari Yun Tian.


Para penonton juga membahas masalah apakah kekuatan Vann dapat dibandingkan dengan Yun Tian, namun sebagian besar penonton langsung yakin bahwa Vann memang kuat tetapi belum sebanding dengan Yun Tian.


Bagaimanapun dari segi kultivasi, Vann 1 tingkat di bawah Yun Tian. Belum lagi banyak orang menganggap Yun Tian tidak terkalahkan di antara Qi Gathering, Vann tidak mempunyai kesempatan menang sedikitpun dari Yun Tian.


Penonton lain yang awalnya ragu mulai merasa perkataan itu benar, lagipula Tude terkenal sebagai Qi Gathering tingkat 9 terlemah sehingga tidak aneh Vann mempunyai kesempatan menang.


Jadi beberapa saat kemudian, orang-orang berhenti berbicara mengenai Vann dan kembali memperhatikan arena lagi.


Pertandingan bulanan terus berlanjut, setiap musuh Yun Tian pasti kalah hanya dengan sekali tebasan pedang petir miliknya. Sebelum musuh mampu melihat gerakan pedang Yun Tian, pedang itu akan mengenai mereka lebih dulu yang sangat menakutkan.

__ADS_1


Sebenarnya Vann juga bisa melakukan tindakan seperti Yun Tian, mengalahkan orang lain menggunakan 1 kali serangan.


Tetapi menurut Vann, kesempatan bertarung melawan murid berbakat dari kekuatan lain di Provinsi Talper sama sekali tidak boleh dilewatkan. Selama bertarung melawan murid berbakat lain, Vann semakin banyak belajar dan memperkuat teknik pedang miliknya.


Setelah hari semakin mendekati malam, pertandingan terakhir di mulai.


Pertandingan terakhir ini yaitu adalah Yun Tian yang sebagian besar orang yakin dari awal bahwa ia pasti menang, sedangkan di sisi lain merupakan Vann yang mengejutkan semua orang.


Pada awalnya beberapa orang berpikir Vann menang dari Tude karena keberuntungan, ketika melawan orang lain maka Vann pasti kalah.


Lalu untuk kemungkinan Vann terus menang sampai pertandingan terakhir melawan Yun Tian, tidak ada seorangpun yang percaya Vann benar-benar dapat sampai ke tahap akhir.


Oleh karena itu, keberhasilan Vann ini mengejutkan semua orang. Walaupun Vann tidak memakai 1 kali serangan mengalahkan musuh seperti Yun Tian, banyak orang dari penonton yang menjadi pendukung Vann.


Saat 2 anak paling berbakat di tahap Qi Gathering Provinsi Talper naik ke atas panggung, semua penonton mulai berdiskusi "Siapa yang akan menang kali ini? Apakah Yun Tian yang tidak terkalahkan akhirnya kalah hari ini?".


"Jangan terlalu banyak berharap, Vann memang kuat namun masih belum cukup untuk menang dari Yun Tian".


"Kita tidak tahu sebelum pertandingan berakhir, bukankah di pertandingan sebelumya kalian juga mengatakan Vann akan kalah? Sebagai pendukung terbesar Vann, aku tetap percaya ia akan mengalahkan Yun Tian dan mengakhiri legenda tidak terkalahkan".


Ketika semua penonton sibuk membahas mengenai siapa yang menang dan kalah, Yun Tian yang telah ada di panggung menatap Vann "Kemampuan mu sangat hebat, setidaknya aku mengakui dirimu sebagai lawan ku. Meskipun begitu, kau harus kalah di tanganku! Apabila kau sudah mencapai Qi Gathering tingkat 9 seperti diriku, bukan tingkat 8, kau pasti mempunyai kesempatan menang walau sangat kecil".


Vann tidak marah terhadap perkataan Yun Tian, bagaimanapun ia memang berbakat sehingga tidak aneh Yun Tian merasa sangat sombong dan percaya diri.


Jadi Vann sedikit tersenyum "Bukankah kau terlalu cepat untuk menentukan siapa yang menang dan kalah? Aku sarankan untuk berhati-hati, apabila kau terlalu sombong maka pedangku mungkin mengalahkan mu".


Yun Tian menggelengkan kepalanya lalu tidak peduli terhadap perkataan Vann lagi, menurutnya Vann terlalu melebih-lebihkan kekuatannya sendiri.

__ADS_1


Melihat 2 sisi selesai berbicara, Githa yang berada di tengah arena berteriak "Dengan ini, pertandingan terakhir di mulai!".


Tanpa menunggu Vann bergerak, Yun Tian menarik pedang besi miliknya "Aku akan tunjukkan seberapa besar perbedaan kekuatan kita! Teknik Pedang Petir Yun tahap 1, Langkah Petir".


Di depan mata Vann, sosok Yun Tian benar-benar menghilang.


Sebelum Vann sadar, Yun Tian sudah muncul di depan dirinya, Vann harus mengakui gerakannya tampak seperti petir.


Pedang Yun Tian yang dilapisi petir menebas ke arah Vann, ia berencana mengalahkan Vann menggunakan sekali tebasan seperti lawan-lawan lain yang ia kalahkan barusan.


Walaupun gerakan Yun Tian sangat cepat, Vann bergerak ke samping dan menghindari tebasan tersebut.


"Slash!".


Sebuah luka goresan kecil muncul di wajah Vann yang membuat ia berkeringat dingin, selama Vann terlambat sedetik untuk menghindar maka luka yang ia terima bukan hanya goresan kecil lagi.


Tidak membiarkan Vann merasa senang akibat menghindari, Yun Tian melangkah maju sebanyak 1 langkah dan menebas Vann dari atas "Teknik Pedang Petir Yun tahap 2, Ledakan Petir".


Melihat petir di pedang Yun Tian menjadi semakin kuat, Vann merasakan krisis yang sangat besar dihadapannya.


Tanpa ragu sedikitpun, Vann menarik pedang kayu miliknya sebab ia tidak mempunyai kesempatan menghindar lagi "Teknik Pedang 5 Elemen tahap 1, Gelombang Air".


Air berkumpul di pedang Vann yang membentuk gelombang besar, lalu air tersebut bertabrakan dengan petir yang berkumpul di pedang Yun Tian.


"Booooom!".


Ledakan besar terjadi akibat tabrakan 2 kekuatan tersebut, banyak penonton yang dikejutkan sebab mereka merasa kekuatan Vann dan Yun Tian bukan lagi Qi Gathering, serangan mereka barusan sudah setara Qi Fondation.

__ADS_1


Setelah ledakan menghilang, asap putih menutupi seluruh arena.


Para penonton membuka mata mereka lebar-lebar penuh rasa penasaran, mereka berusaha mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dari ledakan barusan, siapa yang berhasil meraih menang?


__ADS_2