
Semua orang terkejut dengan perkataan sombong Vann, tapi mereka semua merasakan apa yang ia katakan benar. Bagaimanapun ada puluhan orang yang sedang menunggu kesempatan mereka melawan Vann, kalau setiap orang harus banyak berbicara dulu sebelum bertarung, kapan pertarungan Vann selesai?
Ini baru pertarungan Vann, sebagian besar orang yang ada di arena datang kesini bukan untuk menonton pertandingan Vann melainkan semua orang menantikan pertandingan 10 murid elit terkuat Akademi Pedang Kayu.
Oleh karena itu, mereka semua berharap pertarungan Vann cepat selesai.
"Itu benar, kenapa kau terus membuang-buang waktu? Cepat bertarung dan selesaikan, atau mungkin kau takut melawan Vann?".
"Berapa lama lagi aku harus menunggu kalian berbicara sebelum bertarung? Cepat mulai dan selesaikan!".
Mendengarkan teriakan penonton di sekitar yang meledak akibat perkataan Vann, wajah lawan Vann sekarang menjadi malu.
Ia menatap Vann dengan mata merah sambil berteriak "Nak, jangan sombong dulu! Aku akan mengalahkan mu!".
Di bawah tatapan semua orang, ia berlari mendekati Vann dan menebas pedangnya tanpa ragu.
Vann sama sekali tidak panik melihat tebasan pedang yang mendekat, bagaimanapun selama ia menjadi Gold Core tingkat 2, ia mampu mengalahkan Horge yang berada di Gold Core tingkat 4.
Sekarang Vann telah mencapai Gold Core tingkat 4 juga, mereka yang berada di tahap Gold Core tingkat 4 bukan lawan dari kekuatan Vann lagi.
Tidak menggunakan teknik apapun, Vann menebas menuju musuh yang mendekatinya.
"Brak!".
Di depan mata terkejut semua orang, Vann memukul kepala musuh memakai sisi pedang yang tidak tajam agar musuh tidak mati.
__ADS_1
Musuh yang mendekati Vann segera terlempar sejauh puluhan meter sebelum jatuh dari arena, seluruh penonton di arena yang tadinya sangat ribut berubah menjadi diam.
Mereka menatap Vann penuh rasa tidak percaya, kekuatan musuh yang Vann lawan barusan sama dengan dirinya sendiri. Tetapi Vann berhasil mengalahkannya hanya memakai 1 serangan, mereka sekarang mengerti Vann berada di posisi 10 murid elit terkuat bukan karena keberuntungan melainkan benar-benar kemampuan Vann sendiri "Hebat!".
"Kemarin aku berpikir Vann hanya seorang anak yang beruntung, namun hari ini aku menyadarinya, aku salah! Julukan Vann sang Badai Gila memang tidak salah, kekuatannya terlalu gila!".
Di bawah teriakan semangat para penonton, guru topeng perak mengangkat tangannya "Pemenangnya adalah Vann karena musuh telah terlempar dari arena dan tidak dapat berdiri lagi, kami akan memberikan Vann waktu istirahat selama 10 menit untuk memulihkan energinya sebelum bertanding lagi".
Setiap pertarungan selesai, seorang peserta diizinkan beristirahat selama 10 menit untuk memulihkan semua energinya yang telah hilang di pertarungan sebelumnya. Hal ini dilakukan supaya tidak ada tindakan licik seperti menantang Vann berkali-kali tanpa membiarkannya istirahat, kalau Vann sudah kelelahan, seseorang bisa mengalahkannya dengan mudah.
Semua orang berpikir Vann akan memilih istirahat, tapi perkataan Vann berikutnya membuat semua orang membeku "Guru, aku berterima kasih atas kebaikan kalian! Tetapi apabila seperti ini, terlalu banyak waktu yang dibuang-buang pada Festival Puncak. Oleh karena itu, aku tidak keberatan bertarung lagi! Biarkan penantang berikutnya maju, aku akan mengalahkan mereka semua lalu beristirahat".
Guru topeng perak terkejut, ia melihat ke arah Tardi menunggu keputusannya.
Tardi mengamati Vann memang tidak mempunyai tanda-tanda kelelahan, apalagi Vann mengalahkan musuhnya barusan hanya memakai 1 serangan yang kemungkinan besar tidak menghabiskan banyak energi.
Melihat Tardi telah memberinya izin, guru topeng perak kembali berteriak "Ada perubahan peraturan secara tiba-tiba, karena Vann tidak merasa kelelahan sedikitpun, pertandingan akan terus dilanjutkan. Penantang berikutnya dipersilahkan baik, pertandingan akan dimulai!".
Vann menatap orang-orang yang berbaris di bawah panggung untuk melawannya, senyuman percaya diri muncul di wajah Vann.
Ia melambaikan tangannya ke arah orang-orang yang menunggu di bawah panggung "Ayo maju, penantang berikutnya!".
Banyak orang yang memperhatikan pertandingan Vann penuh rasa kagum, sekarang ia merupakan pusat perhatian dari seluruh orang yang ada di arena.
Sedangkan orang-orang yang bertarung di 4 arena lain, hanya sedikit penonton yang memperhatikan mereka. Lagipula tujuan sebagian besar orang yang datang kesini yaitu melihat seberapa kuat sosok 10 murid terkuat Akademi Pedang Kayu.
__ADS_1
Namun semakin bersinar Vann, tentunya ada juga yang tidak senang.
Poris yang mengamati semua tindakan Vann menjadi dingin "Ia menjadi sangat sombong padahal cuma berhasil menang melawan orang-orang lemah. Lebih baik ia tidak bertemu denganku di atas panggung nanti, jika tidak maka aku akan membuatnya tahu bahwa kekuatannya bukanlah sesuatu yang harus di sombong kan sebab kekuatannya tidak ada apa-apa dibandingkan kekuatanku. Apalagi ada beberapa kemungkinan ia dikalahkan orang yang menantangnya, bagaimanapun tidak peduli seberapa kuat seseorang, mereka bisa kelelahan. Ketika kau dikalahkan setelah bersikap begitu sombong, aku tidak tahu seberapa banyak orang di akademi yang menertawakan dirimu!".
...----------------...
20 menit kemudian sejak pertandingan Vann di mulai, pada awalnya beberapa penonton berpikir Vann mungkin dikalahkan, lagipula ia berencana melawan hampir 20 orang Gold Core tingkat 4 tanpa beristirahat sedikitpun.
Tetapi setelah pertandingan terus berlangsung, semua orang menyadari mereka salah.
Vann berdiri diam di atas panggung, sedangkan di sekitar panggung tempat Vann berdiri, puluhan orang penantang yang melawan dirinya dari tadi berbaring lemah tanpa kekuatan untuk melawan lagi.
Vann sama sekali tidak memberi mereka luka fatal yang mengancam hidup, oleh karena itu pihak akademi membiarkan mereka terus berbaring di tanah dulu sampai sadar sendiri atau pertarungan Vann selesai.
Melihat semua orang yang berbaring di tanah tanpa bergerak, Vann kembali tersenyum "Nampaknya pertandingan telah selesai, apakah ada yang tetap berencana melawanku?".
Semua orang menjadi diam akibat pertanyaan Vann, tidak peduli bagaimana mereka melihatnya, semua orang tahu kekuatan Vann benar-benar berada jauh di atas Horge.
Bahkan banyak orang lebih memilih melawan Horge saat ini daripada Vann, tapi Horge telah mati yang membuat mereka tidak dapat bertarung melawannya lagi.
Guru topeng perak tahu tidak ada lagi orang yang berencana menantang Vann, jadi ia mengangkat tangannya "Pertandingan berakhir, 27 penantang dikalahkan, pemenangnya adalah Vann dari kursi 10 murid terkuat Akademi Pedang Kayu!".
Tepuk tangan dan teriakan terdengar dari seluruh arena, ini semua merupakan bukti orang-orang mengakui Vann sebagai murid elit terkuat ke 10 di Akademi Pedang Kayu.
Pertarungan sudah berakhir, karena itu Vann tidak lagi bersikap sombong melainkan membungkuk sopan ke arah semua penonton terutama guru sebelum kembali menuju tempat duduknya.
__ADS_1
Dengan berakhirnya pertarungan Vann, semua orang tahu pertarungan yang paling mereka tunggu akhirnya tiba, pertarungan antara 10 murid terkuat Akademi Pedang Kayu.