9 TAHTA

9 TAHTA
BAB 73 : RUMAH BARU


__ADS_3

Ketika Vann sampai ke rumahnya ia mengambil beberapa barang seperti kristal kultivasi tingkat rendah yang disimpan Lifure, bagaimanapun ia sudah menjadi murid elit yang berarti Vann tidak tinggal disini lagi.


Lifure sekarang masih sibuk di toko, ini adalah siang hari sedangkan Lifure menutup tokonya setiap mendekati malam hari. Oleh karena itu, Vann harus membersihkan semua barang di kamarnya sendirian.


Ketika Vann baru selesai membersihkan, suara ketukan di pintu terdengar.


Vann membuka pintu tersebut untuk menemukan seorang pria berpakaian merah yang menunjukkan bahwa ia juga merupakan murid elit Akademi Pedang Kayu.


Pria itu menatap ke arah Vann "Apakah kau anak baru yang berhasil menjadi murid elit, si naga air itu? Kalau begitu ikut denganku, aku akan membawamu menuju rumah barumu serta menjelaskan mengenai peraturan sebagai murid elit".


Vann mengangguk dan segera mengikuti pria tersebut, barang yang perlu ia bawa sama sekali tidak banyak yang membuat Vann dapat mengejarnya tanpa masalah.


Pria itu berjalan menuju ke pemukiman murid elit yang terletak di atas sambil menjelaskan "Namaku Laken, aku menjadi murid elit sejak 4 tahun yang lalu. Seperti yang kau tahu, murid elit tidak perlu pergi ke kelas lagi. Tetapi bukan berarti kau tidak boleh belajar, ada sebuah perpustakaan khusus murid elit di pemukiman kita nanti. Kau boleh belajar disana setiap harinya selama kau memiliki poin yang cukup, selain itu poin digunakan setiap jam".


"Aku lupa memberitahumu sesuatu yang paling dasar, di pemukiman murid elit, kau sama sekali tidak memakai uang lagi melainkan sesuatu yang disebut sebagai poin. Ketika seorang murid elit menyelesaikan tugas mereka, murid tersebut akan mendapatkan poin yang jumlahnya tergantung sesuai kesulitan tugas. Poin tersebut akan disimpan pada token milikmu, jadi jangan sampai kau menghilangkannya atau kau harus membayar harga yang mahal untuk membuat token baru".


"Cara membayar menggunakan poin adalah kau hanya perlu menunjukkan token mu kepada penjual, mereka pasti mengerti cara mengurangi jumlah token yang kau miliki. Lalu poin hanya boleh digunakan di akademi, saat kau berada di tempat lain maka poin tidak berlaku. Walaupun begitu, bagi murid elit maka poin sangat berharga. Setiap kali kau berencana mempelajari teknik, mendapatkan artefak dan lain-lain dari akademi, semuanya harus dibayar dengan poin".


"Pada awal-awal, kau seharusnya mendapatkan 10 poin dari akademi sehingga gunakan sebijak mungkin. Apakah kau mengerti masalah poin?".

__ADS_1


Vann mengangguk "Aku mengerti, tapi apakah poin dapat ditukar menjadi kristal kultivasi dan begitu juga sebaliknya?".


"Bisa, 1 poin setara 1 kristal kultivasi tingkat rendah", kata Laken menjelaskan "Setelah itu, kau harus berhati-hati waktu menjalankan tugas. Sebagian besar murid elit yang mati, mereka pasti terbunuh saat melakukan tugas. Berbeda saat di akademi, ketika melakukan tugas, tidak ada orang yang melindungi mu. Kau mungkin terbunuh baik oleh manusia atau monster! Berdasarkan informasi yang ada, setiap bulan selalu ada murid elit yang tidak kembali, kau harus berhati-hati".


"Kita juga harus berhati-hati terhadap manusia?", kata Vann terkejut "Jangan bilang saat melawan monster, masih ada manusia yang mencoba membunuh rekan mereka sendiri untuk membantu monster".


Laken mengangguk "Itu benar, jangan berpikir semua orang harus saling membantu hanya karena sama-sama manusia. Pada akhirnya, ada banyak sekali manusia yang berpihak pada monster, begitu juga beberapa monster yang memihak manusia. Bukan hanya itu, beberapa orang yang kau anggap rekan mungkin membunuhmu akibat berusaha mendapatkan harta. Lagipula tidak ada yang mengetahui kebenarannya dari membunuh seorang murid lain di pilar, sekalipun pihak akademi curiga, mereka tidak dapat melakukan apapun tanpa bukti".


"Terima kasih Senior Laken atas sarannya", kata Vann benar-benar berterima kasih, sekarang ia siap menjadi semakin berhati-hati waktu menjalankan tugas dari akademi.


"Tidak perlu khawatir, ini adalah apa yang harus aku lakukan", kata Laken yang saat ini berhenti di depan sebuah rumah pada pemukiman murid elit "Mulai sekarang, ini rumah yang diberikan pihak akademi kepadamu. Di setiap rumah pada pemukiman murid elit, terdapat artefak kuali tingkat 1 kelas rendah, jadi kau tidak perlu repot-repot pergi ke kelas apabila berencana membuat obat. Aku rasa aku tidak perlu menjelaskan terlalu banyak sebab kau akan mengetahuinya sendiri setelah melihat rumahmu, aku akan pergi sekarang".


Vann terus menatap Laken ramah sampai ia pergi jauh, Laken memberi Vann banyak informasi berguna yang membuat Vann sangat berterima kasih padanya.


Ketika Laken pergi, Vann membuka pagar rumah dan berjalan menuju kediaman barunya.


Berbeda dari rumah milik murid normal sebelumnya, rumah murid elit jauh lebih baik.


Setiap rumah mempunyai halaman mereka sendiri, meskipun tidak besar tapi tidak ada masalah bagi seseorang untuk menanam tumbuhan di halaman rumah mereka.

__ADS_1


Tidak berhenti sampai di situ, Vann mengamati rumahnya untuk menemukan terdapat 2 kamar tidur, 1 ruang kerja, ruang tamu, dapur serta kamar mandi. Selain kamar mandi di ruang tamu, setiap kamar juga mempunyai kamar mandi yang menunjukkan seberapa besar perbedaan rumah murid elit daripada murid normal.


Vann mengamati sekitar sebelum meletakkan barang-barangnya di ruang tamu, ia terus mengamati sekitar rumahnya sampai Lifure muncul pada malam hari.


Saat Vann membuka pagar rumah, ia menemukan Lifure yang terlihat lelah serta banyak berkeringat "Tuan, kenapa kau tidak memberitahuku bahwa kau sudah pindah? Aku pada awalnya berpikir kau menghilang, untungnya teman tuan di samping rumah memberitahuku bahwa tuan telah tinggal di pemukiman elit. Jika tidak, aku mungkin tidak bisa menemukan tuan seharian!".


Vann merasa sedikit bersalah melihat Lifure yang lelah, bagaimanapun ia benar-benar melupakan Lifure sebelumnya.


Sebelum Lifure marah lagi, Vann langsung bertanya untuk mengalihkan perhatiannya "Bagaimana keadaan toko? Apakah semuanya berjalan dengan baik?".


Lifure yang tidak menyadari Vann sedang mengalihkan perhatian langsung melupakan masalah sebelumnya "Benar, toko berjalan baik tanpa masalah, kita mendapatkan keuntungan 50 kristal kultivasi tingkat rendah hari ini, pasti akan bertambah banyak di masa depan. Ada banyak sekali pelanggan yang datang ke toko--".


Vann berjalan bersama Lifure yang terus bercerita kembali ke rumah baru mereka, Lifure sama sekali tidak menyadari Vann yang berhasil menipunya melainkan ia terus bercerita mengenai pengalamannya sambil tersenyum lebar.


Vann juga tidak menghentikan Lifure, ia penasaran mengenai masalah kemajuan toko mereka yang baru dibuka.


Tetapi berdasarkan cerita Lifure, nampaknya toko mereka berhasil berjalan tanpa masalah sedikitpun.


Dengan berjalan lancarnya toko, Vann sekarang dapat berkultivasi tanpa masalah dan menyerahkannya kepada Lifure untuk mengelola toko tersebut.

__ADS_1


__ADS_2