9 TAHTA

9 TAHTA
BAB 107 : GOLD CORE TINGKAT 1


__ADS_3

Seluruh murid elit di Akademi Pedang Kayu tinggal pada sebuah pemukiman rumah yang sama yaitu di bawah pemukiman guru tapi di atas pemukiman murid normal, tetapi tidak semua rumah yang ada di pemukiman murid elit sama.


Lebih tepatnya rumah murid elit yang berada di peringkat 10 besar sebagai murid terkuat adalah yang paling mewah dan besar daripada rumah murid elit lainnya. Jika rumah murid elit seperti rumah besar yang cukup mewah, mereka yang berada di peringkat 10 besar tinggal di sebuah rumah yang seperti villa dengan halaman luas.


Namun keadaan diam di rumah 10 besar murid elit sedikit berbeda hari ini, terutama di rumah murid elit terkuat peringkat 10, Horge.


Saat ini Horge berjalan di sekitar kamarnya sambil menghancurkan semua barang yang ada, tidak peduli apakah barang yang ia ambil adalah berlian mewah, kaca dan barang-barang lain yang terlihat mahal.


Horge mengambil barang tersebut dan melemparkannya ke tanah tanpa ragu. Dengan kekuatan Horge sebagai Gold Core tingkat 4, semua barang mewah yang ia lempar pasti hancur.


Semua pelayan yang ada di sekitar rumahnya cuma berani berdiri diam di sudut, mereka tidak berani berbicara atau bergerak sedikitpun melainkan hanya berdiri diam di sudut ruangan dengan tubuh gemetar.


Mereka takut, apabila mereka melakukan tindakan yang salah dan menarik kemarahan Horge, mereka pasti akan dipukul.


Oleh karena itu, mereka tidak berani melakukan apapun yang dapat membuat perhatian Horge menuju ke arah mereka.


Setelah menghancurkan hampir semua barang mewahnya, Horge akhirnya berhasil mengurangi sedikit kemarahannya "Vann anak itu! Aku bersikap baik kepadanya dan memberi ia waktu sebulan supaya ia dapat melarikan diri, tapi ini adalah tindakan balasannya terhadap semua kebaikanku? Bagus, sangat bagus! Mulai sekarang, aku menganggap mu sebagai musuh! Sekalipun kau mencoba melarikan diri saat ini sebelum pertandingan sebulan kemudian, aku pasti mengejar mu! Siapapun yang berani melawan diriku, Horge, maka mereka harus menerima akibatnya!".


Ketika Horge baru selesai berteriak, seorang pria yang merupakan penjaga gerbang villa Horge bergegas mendekat dengan tubuh gemetar, takut Horge marah kepada dirinya "Tuan, ada berita dari seseorang yang mengaku sebagai pengikut anda!".


Mendengar apa yang dikatakan penjaga ini, Horge menjadi tidak senang dan berteriak "Apakah kau tidak lihat aku sedang sibuk? Aku tidak memiliki waktu untuk bertemu orang lain, sekalipun mereka adalah pengikut ku! Kalau mereka datang kesini akibat masala Vann, tidak ada yang bisa aku lakukan sekarang! Paling tidak tunggu 1 bulan sebelum aku mampu membalaskan dendam mereka kepada Vann!".


"Tuan, pengikut anda datang kali ini bukan mencari bantuan anda untuk melawan Vann, menurut apa yang ia katakan, ia datang kesini membawa kabar baik mengenai Vann", kata pengawal tersebut.

__ADS_1


"Kabar tentang Vann?", Horge segera tertarik, bagaimanapun di matanya sekarang, Vann adalah musuh yang harus dibersihkan secepat mungkin. Pada daftar dendam milik Horge sekarang, Vann berada di puncak dan mengalahkan Yun Fa yang pernah mengalahkannya di pertarungan.


Lagipula tindakan Vann yang mengalahkan semua pengikutnya membuat banyak orang mengejek Horge, terutama mereka yang berada di peringkat 9 ke atas.


Oleh karena itu Horge semakin dendam terhadap Vann, selama ada kesempatan, ia pasti membunuh Vann tanpa ragu. Jadi, semua informasi mengenai Vann sekarang pasti membuat Horge tertarik.


"Biarkan pengikut ku datang dan memberitahu mengenai kabar Vann", kata Horge melambaikan tangannya.


Penjaga membungkuk lalu melarikan diri secepat mungkin menuju gerbang untuk memanggil pengikut Horge yang datang, ia tidak berani membuang waktu sebab takut Horge menjadi semakin marah dan menyerang dirinya.


Tidak lama kemudian, seorang pria datang ke villa Horge.


Ketika ia bertemu Horge, ia membungkuk secepat mungkin "Tuan Horge, senang bertemu dengan anda secara langsung".


"Ada apa tentang Vann? Apabila berita mu sama sekali tidak penting, aku pasti membuatmu menyesal karena telah membuang-buang waktu ku!", kata Horge dingin.


Di bawah tekanan Horge, pengikut itu tersenyum percaya diri "Tuan Horge, saya datang kesini membawa berita bagus bagi anda, Vann sebentar lagi pasti kalah sebab ia menantang Gordou yang merupakan anggota pengikut Tuan Horge juga!".


"Vann menantang Gordou? Apakah ia bodoh atau jangan-jangan ia berhasil mencapai Gold Core?", kata Horge tidak percaya, menurutnya tindakan Vann melawan Gordou sama seperti mencari kematiannya sendiri.


Pengikut Horge menggelengkan kepalanya "Seharusnya tidak, tadi pagi Vann masih berada di Qi Fondation tingkat 8. Tidak peduli seberapa berbakatnya anak itu, ia tidak bisa menjadi Gold Core hanya dengan waktu beberapa jam! Vann memang kuat, namun perbedaan Qi Fondation dengan Gold Core sangat jauh. Tidak peduli seberapa kuat Vann, ia pasti kalah kali ini, Tuan Horge tidak perlu bertarung untuk mengalahkan Vann".


Horge yang dari tadi marah akhirnya tertawa keras "Ayo pergi, kita harus menonton sendiri kekalahan Vann secara langsung, aku tidak dapat menunggu lagi waktu anak ini berbaring di tanah kesakitan akibat serangan Gordou!".

__ADS_1


Tanpa membersihkan barang-barang di rumah yang sudah ia hancurkan, Horge pergi bersama pengikutnya untuk menonton pertarungan Vann.


Saat Horge pergi, para pelayan baru berani bergerak untuk membersihkan semua pecahan yang ada di lantai. Apabila mereka belum membersihkannya sewaktu Horge kembali, mereka pasti disalahkan.


...----------------...


Di hutan pada pegunungan Akademi Pedang Kayu dekat dengan pemukiman murid elit, terdapat sebuah bangunan yang terlihat seperti tempat pelatihan kelompok murid pada umumnya.


Tetapi saat ini, ratusan murid mengelilingi tempat latihan itu seakan-akan sedang menunggu sesuatu, lebih tepatnya mereka menunggu kedatangan Vann.


Bangunan latihan yang mereka kepung tidak lain adalah area latihan milik Gordou, sosok Gold Core tingkat 1 di bawah Horge.


Gordou hanya menerima 5 orang sebagai anggota kelompoknya, tapi masing-masing orang tersebut adalah mereka yang berbakat di Akademi Pedang Kayu.


Sosok terlemah yaitu Qi Fondation tingkat 8 dan terkuat adalah tingkat 9, karena persyaratan penerimaan yang sangat tinggi sehingga Gordou cuma mempunyai sedikit rekan di kelompoknya.


Tetapi Gordou tidak keberatan sebab ia menganggap kekuatan jauh lebih penting daripada jumlah.


Sosok seorang pria dengan wajah tampan dan senyum lembut muncul dari bangunan yang menjadi pusat perhatian semua orang.


Pria tersebut tidak terlihat seperti kultivator hebat melainkan lebih mirip seseorang yang sangat berpengetahuan.


Meskipun penampilannya tidak terlihat kuat, tapi tidak ada seorangpun di sekitar yang berani meremehkannya sebab pria yang nampak lemah ini tidak lain merupakan Gordou yang menjadi alasan mereka datang kesini untuk menonton pertarungan.

__ADS_1


__ADS_2