
Berdasarkan apa yang dilihat Vann barusan, Tude memakai pil gila sesuai apa yang pernah ia lihat di buku.
Pil gila mempunyai fungsi sesuai namanya yaitu selama seseorang memakan pil tersebut, maka kekuatan dan kecepatannya akan meningkat sebanyak 40%. Tapi di sisi lain, orang yang memakan pil tersebut tidak bisa berpikir secara normal lagi, ia akan menjadi gila dan menyerang secara sembarangan.
Setelah pil digunakan, penggunanya menjadi lemah selama beberapa minggu dan kultivasi nya menurun sehingga tidak banyak orang yang tertarik menggunakan pil tersebut kecuali mereka berada di keadaan sulit.
Selama Vann memberitahu tindakan licik Tude ke panitia, kemungkinan besar pertandingan bulanan akan dihentikan lalu Tude dianggap kalah sebab melanggar peraturan yang ada.
Meskipun begitu, Vann tidak berencana melaporkan hal tersebut, setidaknya bukan sekarang karena tujuan Vann yaitu membuat Tude malu.
Jika Tude sudah melanggar peraturan dan menggunakan obat yang mampu meningkatkan kekuatannya, namun pada akhirnya ia tetap kalah. Vann dapat membayangkan bahwa seluruh orang di Provinsi Talper pasti mengejek Tude dengan sangat buruk, nama Tude pasti menjadi buruk di mata semua orang.
Jadi Vann berencana mengalahkan Tude, walaupun kekuatan Tude meningkat akibat memakai pil gila tapi sejak awal pertarungan, Vann belum menggunakan seluruh kekuatan penuhnya yang membuat Vann yakin masih bisa menang dari Tude.
"Brak!".
Dengan pukulan Tude yang diperkuat akibat obat, Vann terlempar beberapa meter sebelum mendarat ke tanah tanpa masalah.
Tude yang telah menjadi gila bergegas menuju Vann lagi, setelah ia memakan pil gila maka apa yang ada dipikiran Tude sekarang yaitu mengalahkan Vann.
Banyak orang mungkin tidak menyadarinya, tapi Hasel dan kepala 3 kekuatan yang lain di Provinsi Talper melihat keanehan pada Tude, mereka yakin Tude kemungkinan besar memakai pil gila.
Pada awalnya Hasel berencana menghentikan pertandingan, tapi ia menemukan Vann mampu melawan Tude yang sudah menjadi lebih kuat.
Selain itu Vann pasti menemukan Tude yang memakan pil gila, namun Vann tidak melaporkan masalah itu yang berarti Vann siap melanjutkan pertandingan.
Selama tidak sampai krisis hidup dan mati serta Vann telah setuju, Hasel dan 3 kepala kekuatan lainnya memutuskan untuk menonton tanpa menghentikannya.
Vann terus menghindari serangan Tude, bagaimanapun setiap pukulan Tude sekarang terlalu kuat bagi dirinya sampai-sampai bisa memberikan Vann luka fatal selama mengenainya.
__ADS_1
Vann terus mundur hingga ia berdiri dipinggir panggung, selama Vann mundur lagi maka ia dianggap kalah akibat melewati batas arena.
"Nampaknya tidak ada jalan melarikan diri lagi", kata Vann sambil menatap Tude yang mendekatinya.
Tidak ada kepanikan di wajah Vann, ia menebas pedang kayunya menuju Tude dari atas ke bawah "Teknik Pedang 5 Elemen tahap 1, Gelombang Air".
Sebuah gelombang air besar muncul di belakang Vann mengikuti gerakan pedangnya, gelombang air tersebut menabrak Tude dengan keras.
"Brak!".
Walaupun ditabrak gelombang air, Tude terus melangkah maju mendekati Vann. Gerakannya memang melambat akibat gelombang air, tapi itu sama sekali tidak cukup untuk menghentikannya. Seiring waktu, Tude semakin mendekati Vann.
Ketika Tude berjarak 7 meter dari dirinya dan semua orang berpikir Vann akan kalah, lagipula orang-orang berpikir Vann hanya bisa memakai pedang gelombang air sebab Vann tidak pernah melakukan teknik pedang yang lain.
Tetapi di bawah tatapan terkejut semua orang, gerakan Vann berubah.
Vann menarik nafas lalu menebas pedangnya dari bawah ke atas "Teknik Pedang 5 Elemen tahap 2, Bilah Angin".
"Slash!".
Bilah angin bergerak dengan cepat dan terus menebas Tude tanpa henti.
Pada awalnya bilah angin hanya membuat luka kecil di tubuh Tude, tapi semakin dekat Tude dari Vann maka lukanya menjadi semakin besar.
Waktu Tude berjarak 4 meter dari Vann, ia tidak mampu berjalan lagi.
Seluruh tubuh Tude dipenuhi darah, ada banyak sekali luka tebasan di seluruh tubuhnya.
Jika bukan karena Tude yang memakan pil gila sehingga kehilangan kesadarannya, Tude pasti telah menyerah sekarang sebab luka terlalu berat.
__ADS_1
Tubuh Tude yang diam bergerak-gerak dari kiri ke kanan akibat tebasan bilah angin yang tidak berhenti, setelah itu tubuhnya jatuh ke tanah.
Tidak peduli seberapa hebat pil gila, ketika mendapatkan serangan sebanyak itu maka seseorang pasti kalah.
"Brak!".
Melihat tubuh Tude yang jatuh ke tanah, Githa kembali sadar "Pemenangnya Vann!".
Penonton diam selama beberapa saat sebelum berteriak keras "Gila, anak baru itu sangat kuat! Apa-apaan serangannya barusan, ada puluhan bilah angin tajam yang tidak terlihat! Jika aku harus melawan serangan itu, aku mungkin tidak akan bisa juga!".
"Kau sama sekali tidak tahu apa-apa, Teknik Pedang 5 Elemen adalah teknik terbaik Akademi Pedang Kayu walaupun sekarang tidak ada banyak orang lagi yang menggunakannya".
"Kenapa? Teknik sehebat itu tapi tidak ada yang menggunakannya, apakah orang-orang dari Akademi Pedang Kayu bodoh?".
"Teknik Pedang 5 Elemen itu sulit, hanya sedikit orang yang mampu mempelajarinya, apalagi itu adalah teknik pemegang tahta ke 5. Oleh karena itu, banyak orang menyerah! Pada usia di bawah 20 tahun dan kekuatan Qi Gathering, anak baru ini berhasil menguasai tahap 2 Teknik Pedang 5 Elemen yang sudah membuktikan bakatnya".
Para penonton terus membicarakan Vann,. mereka bertanya-tanya darimana anak berbakat seperti itu berasal dan Akademi Pedang Kayu mungkin mempunyai penerus pendiri akademi yang menguasai Teknik Pedang 5 Elemen.
Berbeda dari semua orang, Hasel juga terkejut tapi itu bukan karena Vann menguasai tahap 2 melainkan gerakan Vann barusan.
Vann barusan menggunakan Teknik Pedang 5 Elemen, namun Hasel sebagai guru yang ada di Akademi Pedang Kayu sejak lama dapat berkata dengan yakin bahwa teknik Vann berbeda dari Pedang 5 Elemen dari akademi.
Saat Hasel bingung darimana Vann belajar teknik berbeda yang lebih kuat dan memakai energi lebih sedikit tersebut, bagaimanapun air yang Vann gunakan diubah menjadi angin yang menyebabkan Vann tidak perlu menghabiskan banyak energi, sebuah ide muncul di kepala Hasel.
Ia bergumam penuh keraguan "Apakah Vann mendapatkan Teknik Pedang 5 Elemen yang asli? Apabila itu benar, untungnya Zerten ditangkap. Kalau ia melihat teknik Vann barusan, ia pasti berusaha sebaik mungkin menangkap Vann agar bisa mempelajarinya".
Di bawah tatapan penasaran dan kagum penonton, Vann kembali ke ruang tunggu, pertarungannya melawan Tude selesai tapi pertandingan bulanan masih belum berakhir.
Peserta berikutnya sedang naik ke atas panggung, tapi semua peserta itu tidak ada yang menarik perhatian Vann.
__ADS_1
Lebih tepatnya ada 1 orang yang menarik perhatian Vann dan ia berencana mengalahkan orang itu berikutnya, tujuan baru Vann yaitu mengalahkan Yun Tian, pemenang pertandingan bulanan sebelumnya.