9 TAHTA

9 TAHTA
BAB 44 : MENGHABISKAN KEKAYAAN DARI ARENA MONSTER


__ADS_3

Tanpa ragu sedikitpun, ia mengambil kotak yang ada di bawah meja ruang tamu lalu membukanya untuk melihat 40 kristal kultivasi tingkat rendah dan sebuah pedang besi yang ditutupi oleh pegangan kulit.


Melihat semua itu, Vann sedikit menghela nafas. Untungnya ia mendapatkan banyak sekali hadiah dari arena monster, sekarang ia mempunyai kemungkinan mencapai Qi Gathering tingkat 7.


Vann tidak akan ragu menghabiskan banyak kekayaan seperti ini, setidaknya bagi Vann sekarang, 40 kristal tingkat rendah masih merupakan kekayaan besar.


Di mata Vann, kekuatan diri sendiri masih lebih penting daripada uang yang banyak sebab di dunia kultivasi, seseorang membutuhkan kekuatan untuk melindungi semua uang miliknya.


Vann mengambil sebuah kristal kultivasi tingkat rendah sambil tersenyum "Dengan bantuan kristal kultivasi tingkat rendah, 2 hari seharusnya sudah cukup!".


...----------------...


Selama 2 hari, Vann sama sekali tidak hadir ke kelas. Tapi banyak orang tidak terkejut akan masalah Vann, bahkan Githa yang seharusnya menjadi guru kelas Vann tidak khawatir sedikitpun.


Lagipula Vann hampir terluka berat akibat serangan Tude kemarin, sekarang ia mungkin masih terpukul sebab kejadian itu yang membuatnya tidak hadir ke sekolah.


Githa sebenarnya berpikir untuk menemui Vann, tapi ia mengingat Vann mungkin membutuhkan beberapa waktu sendirian agar bisa menghilangkan rasa takutnya. Oleh karena itu, jika Vann masih tidak hadir pada pertarungan bulanan, Githa berencana mendatanginya sambil mencoba membujuknya.


Torti juga ikut merasa bersalah, lagipula ia tidak bisa melindungi temannya sedikitpun di kantin kemarin, ia tidak peduli terhadap luka di wajahnya akibat pukulan Tude.


Torti terus berjalan di sekitar bagian depan rumah Vann, namun ia tidak mengetuk atau mencoba membuka pintu rumah Vann sebab ia sama seperti Githa, ia takut menganggu Vann yang sedang berusaha menahan rasa takutnya.


Akhirnya Torti memutuskan tidak menganggu Vann, ia hanya perlu menunggu di rumahnya hingga Vann bisa mengatasi rasa takutnya sendiri.

__ADS_1


Semua orang di Akademi Pedang Kayu berpikir bahwa Vann ketakutan, tapi yang mengetahui kebenarannya mungkin hanya Vann dan Hasel.


Hasel yakin Vann tidak takut sebab ia pernah melihat secara langsung, Vann bukan orang yang mudah menyerah. Ia juga tahu Vann mengatasi kelemahannya dan berhasil membuat Obat Qi dengan kayu bakar, padahal banyak orang yang menganggap tidak mungkin.


Jadi berbeda dari semua orang, Hasel sangat penasaran terhadap apa yang terjadi pada Vann ketika ia pergi dari rumahnya.


Apabila apa yang ia pikirkan tidak salah, Vann pasti sedang meningkatkan kekuatannya. Di pertandingan bulanan yang sebentar lagi di mulai, Vann akan mengejutkan seluruh akademi.


"Aku tidak bisa menunggu lagi, apa yang akan dilakukan Vann pada pertandingan bulanan kali ini? Apakah menunjukkan murid yang baru bergabung ke akademi kurang dari setahun bisa mengalahkan murid yang sudah ada disini selama sekitar 20 tahun? Benar-benar menarik!", kata Hasel di ruangannya sambil tersenyum. Mungkin di seluruh Akademi Pedang Kayu, Hasel adalah orang yang paling mengerti mengenai seberapa menakutkannya Vann.


...----------------...


Hari pertandingan bulanan di mulai, pertandingan kali ini akan dilaksanakan pada Akademi Pedang Kayu. Setiap bulan, lokasi pertandingan bulanan akan berubah-ubah di antara wilayah 4 kekuatan.


Walaupun pertandingan bulanan selalu dimenangkan 4 kekuatan besar Provinsi Talper, bukan berarti mereka melarang orang lain bergabung ke pertandingan.


Selama seseorang berasal dari Provinsi Talper, mereka pasti diizinkan.


Tetapi untuk bisa bergabung ke pertandingan bulanan, seseorang harus membayar 5 kristal kultivasi tingkat rendah. Lalu tidak peduli apakah mereka kalah atau menang, uang yang diberikan tidak bisa kembali, hanya murid-murid dari 4 kekuatan besar yang bisa bergabung ke pertandingan secara gratis.


Ketika orang-orang berkumpul di kota bagian bawah gunung Akademi Pedang Kayu, suara seorang pria bergema di antara kota dan wilayah sekitarnya "Aku ucapkan terima kasih kepada para peserta yang sudah datang jauh-jauh kesini, karena pendaftaran sudah ditutup sejak kemarin maka kita tidak perlu membuang waktu lagi".


"Peserta yang mendaftar para pertandingan bulan ini sekitar 2000 orang, jauh lebih banyak daripada bulan sebelumnya. Oleh karena itu, jika pertandingan bulanan tetap dilakukan seperti bulan-bulan sebelumnya, waktu yang dihabiskan pertandingan bulanan ini menjadi terlalu banyak. Jadi di bawah persetujuan para tetua dan patriak dari 4 kekuatan besar, kami setuju mengubah beberapa peraturan dan pertandingan supaya jumlah peserta bisa dikurangi dengan cepat".

__ADS_1


Mendengar pengumuman tersebut, banyak orang yang bergabung ke pertandingan bulanan menjadi terkejut dan membuat keributan.


Bagaimanapun aturan pertandingan bulanan tidak pernah berubah, setidaknya sampai bulan lalu semaunya masih sama. Karena alasan ini, banyak dari peserta yang mempelajari kesalahan dan membuat rencana berdasarkan aturan serta pertandingan yang ada di setiap bulannya.


Namun peraturan bulan ini berbeda yang berarti semua strategi yang mereka siapkan dengan kesulitan menjadi tidak berguna, banyak orang yang tidak setuju memakai alasan tersebut.


Tapi suara yang bergema di seluruh kota sama sekali tidak peduli terhadap keributan yang orang-orang buat, jika kau tertarik ikut maka kau bisa terus ikut. Apabila kau tidak setuju dengan peraturan barunya maka tidak perlu repot-repot ikut, uang mereka juga tidak bisa dikembalikan lagi.


Suara tidak peduli kembali bergema "Setiap peserta diharapkan berkumpul ke dekat Hutan Jiwa sebelum jam 10, siapapun yang tidak datang sampai batas waktu habis, walaupun hanya sedetik mereka akan dianggap tidak hadir. Disana akan dijelaskan peraturan yang perlu kalian ketahui sebelum mulai bertarung, kami menunggu kedatangan kalian".


Suara pria yang penuh ketidakpedulian menghilang, semua peserta yang ada di seluruh kota langsung berdiri kaget akibat pengumuman tersebut.


Hutan Jiwa cukup jauh dari kota dimana Sekte Pedang Kayu berada, paling tidak butuh waktu 30 menit dari sini agar bisa tiba ke Hutan Jiwa.


Masalahnya sekarang tinggal ada waktu 15 menit sebelum batas waktu yang disebutkan aturan barusan selesai, tidak mungkin bisa mencapai Hutan Jiwa tanpa menggunakan harta ataupun teknik khusus.


Para murid segera menjadi panik, mereka berlari secepat mungkin menuju Hutan Jiwa.


Beberapa orang yang mempunyai harta khusus hingga roh yang bisa terbang sudah memakainya, mereka tidak khawatir terlambat dengan bantuan harta ataupun rekan roh mereka.


Vann yang masih ada di kamarnya mulai membuka mata, aura yang menakutkan muncul dari tubuh Vann dan menekan area di sekitarnya.


Kotak yang ada di depan Vann menjadi kotak kosong, hanya ada sebuah pedang besi rank 2 tingkat rendah. Padahal sebelumnya ada banyak sekali kristal kultivasi tingkat rendah, tapi semuanya habis dipakai oleh Vann.

__ADS_1


__ADS_2