
"Vann, jangan lengah!", teriak Yazer yang berhasil memindahkan api kadal perak sebelumnya "Kekuatanmu memang kuat, tapi Kadal Api Perak tidak hanya terkenal dengan kekuatannya, pertahanan mereka juga sangat kuat sehingga serangan mu barusan tidak akan memberikan luka apapun padanya".
Sebelum Yazer dapat berbicara lebih banyak lagi, ekor Kadal Api Perak menabraknya dari samping.
"Brak!".
Yazer terlempar sejauh beberapa meter sebelum mendarat di tanah dengan keras. Untungnya Yazer tidak terbang lebih jauh lagi, apabila Yazer barusan terbang terlalu jauh maka ia mungkin jatuh ke tengah-tengah kawah gunung berapi.
Mereka kultivator memang mempunyai kemampuan menahan panas yang cukup tinggi daripada orang normal, bahkan mereka mampu berjalan di kolam lava.
Tetapi selama mereka jatuh ke tengah kawah gunung berapi, mereka pasti mati akibat suhunya yang terlalu panas.
"Yazer!", teriak Vann terkejut, ia melihat serangan Kadal Api Perak tadi sangat keras hingga sanggup membunuh Yazer jika ia tidak beruntung.
"Ketika sedang bertarung melawan musuh, aku sarankan supaya tidak mengalihkan perhatianmu dari awal, walaupun aku rasa sudah terlambat bagimu untuk menyadarinya", suara Thersa terdengar dari samping.
Saat Vann menyadarinya lagi, Kadal Api Perak sudah berada di sampingnya dan memukul Vann memakai ekor.
"Teknik Pedang 5 Elemen tahap 1, Gelombang Air!", teriak Vann yang menebas pedangnya menuju ekor kadal tersebut.
"Brak!".
__ADS_1
Gelombang air Vann yang selalu mengalahkan musuh kini terpukul mundur, Vann juga terlempar sejauh beberapa meter sebelum menabrak sebuah batu dengan keras, ia tidak mengetahui berapa banyak tulangnya yang patah akibat tabrakan barusan.
Vann terus memuntahkan darah, ia mencoba berdiri untuk terus bertarung namun Vann menyadari lukanya terlalu berat sampai-sampai ia sudah kesulitan berdiri.
Kekalahan ini bukan karena Vann lemah melainkan kekuatan kultivasi Kadal Api Perak jauh di atas Vann, apabila Vann juga mempunyai kultivasi Qi Fondation tingkat 5, ia yakin tidak akan kalah.
Seperti Vann, Yazer hanya bisa berbaring di tanah sambil menahan rasa sakit. Ia tidak kehilangan kesadaran, namun sebuah luka berdarah besar terlihat di perutnya.
Yazer mencoba berdiri sebab ia menemukan monster kadal mendekati dirinya, tapi tidak peduli seberapa keras Yazer mencoba, ia tidak memiliki kekuatan lagi untuk berdiri yang membuat ia hanya bisa menatap kadal yang semakin mendekati dirinya.
"Tidak berguna, bahkan Qi Fondation tingkat 9 sekalipun kesulitan mengalahkan Kadal Api Perak, kenapa kalian berpikir kekuatan kalian yang sekarang cukup untuk mengalahkannya?", kata Thersa yang mendekati Yazer bersama monster kadal miliknya "Jangan khawatir, aku akan membunuh kalian sekarang juga tanpa memberikan banyak rasa sakit kepada kalian".
Yazer menggertakkan giginya, ia berteriak marah "Thersa, jangan pikir kau mampu melarikan diri dari semua ini? Ketika kau kembali sendirian ke akademi tanpa kami, akademi pasti mencurigai dirimu! Pada akhirnya kebenaran akan terungkap".
"Apa maksudmu?", tanya Yazer sedikit tidak percaya, menurutnya Thersa hanya berbicara kebohongan sebab bagaimana mungkin 4 kekuatan di Provinsi Talper yang terkenal bisa hancur? Jika mereka selemah itu, 4 kekuatan di Provinsi Talper telah lama dihancurkan.
"Aku akan menceritakan kepada kalian sedikit sebab aku masih memiliki banyak waktu sekarang", kata Thersa mengingat masa lalu dengan wajah sedih "Beberapa tahun yang lalu, ada 5 kekuatan terkuat di Provinsi Talper, bukan 4. Kekuatan terkuat dari semua itu adalah Laboratorium Monster, mereka meneliti tentang monster untuk memanfaatkan serta menjinakkan kekuatan monster supaya dapat digunakan melawan monster lain".
"Seiring berjalan waktu, kekuatan Laboratorium Monster menjadi semakin kuat hingga 4 kekuatan yang lain takut mereka akan dibersihkan. Oleh karena itu suatu hari, 4 kekuatan terbesar di Provinsi Talper bergabung dan membersihkan seluruh Laboratorium Monster hanya dengan waktu 1 malam, hampir semua petinggi Laboratorium Monster mati. Apa yang paling menjijikan adalah 4 kekuatan Provinsi Talper membenarkan tindakan mereka memakai alasan bahwa Laboratorium Monster bekerja sama dengan monster untuk melawan manusia, mereka membuat tindakan jahat mereka seakan-akan Laboratorium Monster merupakan orang jahatnya".
Melihat Thersa berhenti berbicara, Vann yang mulai mengerti masalahnya berkata "Apakah sekarang 4 kekuatan yang menghancurkan Laboratorium Monster adalah Akademi Pedang Kayu dan yang lainnya? Sedangkan kau pasti berasal dari Laboratorium Monster bukan?".
__ADS_1
"Benar!", kata Thersa dingin "Karena aku pernah berada di laboratorium, mereka terus mencurigai ku. Apabila bukan karena tidak adanya cukup bukti, aku pasti telah lama dibunuh. Tetapi sekarang hari-hari sulit telah berakhir, kepemimpinan 4 kekuatan besar Provinsi Talper akan berakhir".
"Jangan bilang kau berpikir Kadal Api Perak cukup untuk mengalahkan 4 kekuatan besar di Provinsi Talper bukan?", tanya Yazer tersenyum mengejek, bagi Yazer maka Thersa terlihat seperti orang yang belum bangun dari mimpi bodohnya.
"Aku tahu kalian meremehkan ku, tapi kalian membuat kesalahan besar yaitu aku tidak sendiri!", kata Thersa tertawa dingin "Setelah diam selama bertahun-tahun, kami dari Laboratorium Monster yang masih hidup dan terus bersembunyi akhirnya mampu menyelesaikan tujuan kami, ada puluhan ribu monster yang lebih kuat daripada Kadal Api Perak sudah kami siapkan! Sebentar lagi, 10.000 monster akan membawa festival ke Provinsi Talper dan mengakhiri pemerintahan kejam 4 kekuatan besar!".
Baik itu Vann dan Yazer terkejut, mereka tidak berpikir ada rencana sebesar itu yang akan terjadi di Provinsi Talper sebentar lagi.
"Nampaknya aku terlalu banyak bicara, namun tidak masalah, lagipula kalian akan mati! Makan mereka, tidak perlu meninggalkan apapun, bahkan tulang sekalipun", kata Thersa menunjuk Yazer.
Tetapi ketika Kadal Api Perak siap memakan Yazer, sesuatu yang mengejutkan terjadi.
Yazer menggerakkan tangannya yang memegang pedang sebelum menebas menuju Vann "Teknik Pedang Badai!".
Sebuah angin tornado yang sangat kuat muncul dari tebasan Yazer, tornado langsung membawa dirinya dan Vann pergi dari tempat ini.
Thersa juga hampir terbawa tornado badai milik Yazer, untungnya Kadal Api Perak datang tepat waktu untuk menghentikannya.
Yazer mengendalikan tornado agar tidak menyakiti dirinya ataupun Vann, ia berteriak "Vann, hati-hati! Aku akan berusaha membawa kita pergi dari sini!".
Tornado terus bergerak menuju pintu ke lantai bawah, Yazer mengerakkan tornado secepat mungkin sebelum Thersa dapat mengejar.
__ADS_1
Di sisi lain Vann sangat terkejut, ia tidak pernah berpikir ternyata Yazer terus menanyai Thersa dari tadi adalah untuk mengulur waktu agar bisa membentuk tornado yang bertujuan melarikan diri dari sini.