9 TAHTA

9 TAHTA
BAB 20 : PINTU YANG TERBUKA


__ADS_3

Vann membersihkan lantai ke 7 sebelum merasa terkejut sebab ia menemukan sebuah ruang kelas yang membuka pintunya.


Pada awalnya Vann berpikir kelas ini mungkin sudah selesai sehingga pintunya terbuka, tapi saat Vann semakin dekat maka ia bisa mendengarkan penjelasan dari sana.


"Seperti yang kalian semua ketahui, dunia kultivator dibagi menjadi 3 kultivator yaitu kultivator rendah dimana Akademi Pedang Kayu kita menjadi tempat pelatihannya, kultivator menengah dan kultivator tinggi--", suara guru pria di ruangan itu berhenti, ia melihat ke arah pintu.


Vann yang ada dibalik pintu dan baru melihat bahwa guru yang mengajar di kelas ini adalah Guru Hasel merasa terkejut sebab Hasel tiba-tiba melihat ke arah dirinya.


Mengingat sifat Hasel, Vann berkeringat dingin dan tahu kemungkinan besar ia akan dimarahi.


Tetapi Hasel hanya menatap Vann sebentar lalu lanjut berkata "Masing-masing tingkat kultivator juga memiliki tahapan-tahapan yang berbeda--".


Vann sangat terkejut menemukan Hasel sama sekali tidak marah, bahkan ia lanjut mengajar yang membuat Vann bingung, apakah ini berarti ia boleh terus mendengarkan pelajaran di kelas ini?


Meskipun Vann bingung, ia memutuskan tetap berdiri di depan kelas Hasel sambil bertindak seakan-akan sedang menyapu, padahal ia mendengar penjelasan Hasel.


Hasel yang ada di kelas terus menjelaskan "Kultivator tingkat rendah dibagi menjadi 4 tahap yaitu Qi Gathering, Qi Fondation, Gold Core dan Soul Wandering. Setiap tahapan dibagi lagi menjadi 9 tingkatan dengan tingkat ke 1 yang paling lemah dan 9 merupakan yang terkuat. Aku rasa kalian masih belum perlu mengetahui mengenai tahapan di kultivator menengah sebab hal itu akan diajarkan saat kalian berhasil mencapai kultivator menengah dan diterima di akademi lebih lanjut. Tetapi biarkan aku memberitahu kalian, kultivator tidak akan bisa terbang tanpa alat bantu kecuali ia sudah mencapai kultivator menengah, jadi kalian harus bekerja keras! Selain itu aku memiliki kenyataan pahit untuk kalian semua".


"Walaupun kalian diterima sebagai murid disini, jangan sampai hal ini membuat kalian sombong hingga tidak berlatih. Biarkan aku memberitahu kalian, dari semua murid yang berhasil menjadi kultivator rendah, paling banyak hanya 20% yang bisa menjadi kultivator menengah. Apabila kalian tidak percaya, kalian bisa melihat diriku! Pada akhirnya aku gagal menjadi kultivator menengah sampai batas usia yang ditentukan, jadi aku hanya bisa mengajar di akademi--".


Sebelum keadaan kelas menjadi lebih suram akibat perkataan Hasel tentang kenyataan, suara bel kelas berbunyi yang menunjukkan kelas sudah berakhir dan waktu makan siang sudah tiba.

__ADS_1


Hasel membawa pedang kayu miliknya dan berkata "Waktu habis, padahal aku sedang mengajar di bagian yang paling menarik, sampai jumpa di pertemuan berikutnya, itupun kalau kalian masih hidup".


Hasel berjalan pergi dari kelas, setelah itu semua murid yang ada di kelas membicarakan dirinya sebagai guru yang kejam serta berusaha mematahkan semangat mereka.


Tanpa memperdulikan pembicaraan muridnya, Hasel berjalan di kelas untuk melihat Vann yang sedang bertindak seperti menyapu.


Melihat Vann dengan dingin, Hasel berkata "Kelas di mulai setiap jam 9 pagi, lain kali kau harus bekerja lebih cepat agar tidak memiliki pekerjaaan apapun lagi pada kelas pagi sehingga terlambat mendengarkan pelajaran, kelasku selalu di lantai 7. Lalu aku juga memiliki kelas alkimia pada siang hari di lantai 4".


Hasel segera pergi, dengan kecepatan Hasel maka ia sudah meninggalkan lantai ini sebelum Vann bisa menyadarinya.


Vann berdiri diam di tempat, ia sangat terkejut karena Vann mengerti maksud perkataan Hasel.


Berdasarkan perkataan Hasel barusan, itu berarti Hasel tidak keberatan Vann mendengarkan kelasnya di depan kelas seperti ini selama ia sudah selesai melakukan tugas bersih-bersih nya. Jadi Hasel menyarankan Vann untuk bekerja lebih pagi lagi supaya tidak terlambat mendengarkan pelajaran yang ia sampaikan, Hasel memberitahu bahwa lokasi kelasnya selalu disini dan tidak berubah yang berarti Vann bisa datang kesini setiap hari jika ia tertarik untuk belajar.


Walaupun alkimia tidak berguna bagi Vann sekarang sebab hanya bisa dilakukan oleh kultivator untuk membuat obat, tidak ada salahnya belajar.


Hal ini membuat Vann sangat berterima kasih, dari 70 kelas yang ada di gedung ini, hanya kelas Hasel yang membuka pintunya agar tukang bersih-bersih seperti mereka bisa belajar. Meskipun Hasel selalu terlihat dingin dan tidak peduli, namun Vann sekarang yakin bahwa Hasel pasti cukup baik.


Selesai membersihkan lantai 7, Vann langsung ikut pergi bersama para murid lain menuju kantin yang ada di lantai 5.


Terdapat 3 kantin yang memiliki kurang besar di gedung ini yaitu pada lantai 5, 3 dan 1. Vann pergi ke kantin lantai 5 sebab itu adalah lokasi kantin yang paling dekat dari dirinya.

__ADS_1


Vann mengambil makanan secepat mungkin dan mulai makan, hanya ada nasi dan beberapa daging serta sayuran yang menjadi makan siang tukang bersih-bersih seperti Vann.


Sebenarnya Vann bisa melihat para murid mendapatkan makanan lebih mewah, tapi ia tidak terlalu memperhatikan hal tersebut.


Menghabiskan makan siangnya dengan waktu kurang dari 10 menit, Vann mulai melakukan tugas pembersihan siang hari.


Alasan Vann melakukan ini secepat mungkin adalah agar ia tidak terlambat terlalu banyak pada kelas alkimia Hasel di siang hari.


Sangat aneh membersihkan area yang sama sebanyak 2 kali, tapi ini adalah apa yang harus mereka lakukan menurut perkataan Foltra.


Oleh karena itu, mereka harus membersihkan gedung ini sebanyak 2 kali setiap hari.


Vann menyelesaikan semua pembersihan di wilayahnya dengan waktu kurang dari 3 jam yang berarti jam kelas siang sudah di mulai dari tadi, selama pekerjaan ini ia sama sekali tidak menemui Foltra.


Nampaknya Foltra juga sibuk melakukan pekerjaannya sehingga tidak memiliki waktu untuk membantu Vann.


Tanpa ragu, Vann turun ke lantai 4 dan menemukan sebuah pintu kelas yang terbuka sendiri.


Berjalan ke kelas itu, Vann langsung bisa mendengar teriakan marah Hasel "Perhatikan tungku kalian, selama kalian berani mengalihkan perhatian kalian, obat yang kalian buat pasti gagal! Bahan membuat obat sama sekali tidak marah, setiap orang hanya memiliki kesempatan mencoba sekali, siapapun yang gagal harus menunggu sampai besok lagi sebelum mencoba!".


Vann hanya berdiri di depan kelas sambil mulai menyapu lagi, sepertinya ia sudah terlambat sehingga tidak mengetahui obat apa yang sedang dibuat di kelas ini serta bahan-bahan dan cara pembuatannya, padahal hal tersebut bisa menjadi pelajaran penting bagi Vann.

__ADS_1


Hasel yang memarahi para murid di sekitarnya yang sedang membuat obat segera menyadari keberadaan Vann, ia kembali berkata "Aku akan mengulangi kepada kalian semua, jangan sampai salah membuat obatnya! Obat yang akan kita buat kali ini bernama Obat Qi yang merupakan obat kultivasi paling dasar serta sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan orang-orang di tahap Qi Gathering. Aku akan menjelaskan kembali bahan dan cara pembuatannya, dengarkan supaya kalian tidak melakukan kesalahan bodoh lagi".


Vann yang ada di depan pintu bertanya-tanya, apakah Hasel mengulangi kembali bahan dan cara pembuatannya Obat Qi karena tahu Vann baru datang atau benar-benar hanya kebetulan agar para murid tidak melakukan kesalahan?


__ADS_2